MANAGED BY:
JUMAT
24 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 15 Maret 2017 15:14
Angkutan Semen Lebihi Batas KIR, Conch Langgar Kesepakatan
RAZIA CONCH: Bupati Tabalong Anang Syakhfi ani memimpin razia angkutan semen di Bandara Warukin Tanjung, Senin (13/3) malam.

PROKAL.CO, TANJUNG – PT Conch South Kalimantan Semen ternyata melanggar aturan yang sudah disepakati dengan Pemerintah Kabupaten Tabalong. Kesepakatan yang dilanggar adalah batasan muatan angkutan semen berdasarkan KIR atau kapasitas muatan kendaraan. Gara-gara pelanggaran itulah menjadi penyebab utama kerusakan poros jalan di Tabalong dan Balangan.

Pelanggaran itu diketahui ketika Bupati Tabalong Anang Syakhfiani turun langsung melakukan razia gabungan angkutan semen Conch di areal Bandara Warukin Desa Padang Panjang, Senin (13/3) malam kemarin. Saat razia ditemukan surat atau form pengiriman semen terbitan PT Conch dengan kapasistas 50 ton lebih. Padahal dalam buku KIR kendaraan tidak mencapai beban seberat itu.

Temuan itu membuat bupati geram dan meminta petugas dari jajaran Satlantas Polres Tabalong, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tabalong, Satpol PP Kabupaten Tabalong dan Kodim 1008 Tanjung, agar memberikan sanksi tilang. Bupati juga meminta sopir kembali ke pabrik semen untuk mengembalikan muatan yang berlebihan tersebut.

Mau tidak mau kendaraan berbadan besar itu balik kanan mengarah lintasan semula yang dilewatinya. Khusus muatan yang melebihi KIR, bupati meminta angkutannya ditahan dan tidak melakukan perjalanan ke mana pun. "Ada empat unit kendaraan yang saya minta kembali dan satu unit ditahan di tempat. Saya minta kembali itu tidak tahu apakah ke pabrik atau ke gudang mereka, yang pasti muatan mereka harus sesuai buku KIR," tegas Bupati Anang Syakhfiani.

Bupati Anang Syakhfiani menegaskan bahwa form muatan semen yang dikeluarkan perusahaan asal Tiongkok tersebut sudah melanggar kesepakatan. Untuk itu, bupati berencana akan segera memanggil manajemen PT Conch agar tidak melakukannya lagi. PT Conch juga diminta bertanggung jawab untuk memperbaiki kerusakan di Jalan Suaka Permai, Kelurahan Mabuun.

Tidak hanya itu, Anang pun membeberkan temuan masalah lainnya. Yakni buku KIR yang dimanfaatkan kendaraan trailer untuk mendapatkan izin muatan dikeluarkan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Barito Kuala.  "Sebagian besar mobil trailer meminta buku KIR di UPT KIR Handil Bhakti, Barito Kuala," katanya, sembari membeberkan sejumlah kesalahan, diantaranya kapasitas muatan KIR yang dikeluarkan melebihi ketentuan, ditambah persoalan lokasi operasional kendaraan yang seharusnya dikeluarkan oleh Dishub Tabalong.

Untuk menyelesaikan masalah ini dia telah meminta Dishub Tabalong segera mendatangi Dishub Barito Kuala agar tidak menerbitkan KIR tersebut. "Saya sudah memerintahkan Dishub dan mengirim stafnya ke sana," katanya.  Semua peristiwa tersebut langsung mendapat perhatian dari manajemen pabrik semen di Desa Saradang, Kecamatan Haruai itu.

Manajemen PT Conch terdiri dari General Manager Wu Shi Long, Kepala Humas Yandri dan salah seorang stafnya mendatangi kediaman dinas Bupati Tabalong, Selasa (14/3).  Sayangnya, pertemuan mereka tidak diperkenankan jajaran Humas Pemkab Tabalong untuk diliput wartawan secara langsung sehingga terkesan tertutup. Meski begitu, karena pintu ruangan terbuka, maka kegiatan bisa disaksikan dari luar ruangan.

Usai pertemuan bupati pun menyampaikan kesimpulan pembicaraanya dengan manajemen PT Conch tersebut di hadapan wartawan. Ia menjelaskan, pertemuan utamanya membahas pembangunan masjid di Desa Saradang dengan meniru masjid di Pasuruan dan Palembang.

Meski demikian, dia mengarahkan ke pembicaraan hasil temuan razia dan dijawab kalau Conch merasa kecolongan. "Dia (Conch) bilang kecolongan," kata bupati menirukan komentar General Manager PT Conch saat pertemuan.  Meski dianggap kecolongan, tapi bupati menekankan agar perusahaan Cina itu tidak mengulang kembali masalah form yang melebihi buku KIR.

Jika tetap melanggar kesepakatan, maka bupati menegaskan ia sendiri yang akan turun tangan langsung memimpin razia sebagaimana malam hari itu.  General Manager PT Conch South Kalimantan Semen, Wu Shi Long mengatakan akan bertekad mengikuti aturan yang berlaku. "Kami siap melakukan sebagaimana yang disampaikan pak bupati," katanya, melalui penerjemah yang juga Kepala Humas Conch Yandri.

Ia juga mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya sudah pernah menyampaikan penekanan serupa kepada para distributor semennya. Dengan kejadian ini akan disampaikan kembali walaupun angkutan semen bukan dari perusahaanya. (ibn)


BACA JUGA

Jumat, 24 Maret 2017 09:57

TEGA BANGET.. Tak Dipinjami Uang, Pindriansyah Tikam Tetangga Sendiri

LAMPIHONG - Tidak dipinjami uang Pindriansyah (38) warga Desa Kandang Jaya RT 1, Kecamatan Lampihong…

Kamis, 23 Maret 2017 22:32

LIHAT NIH..!! Takut Dipukuli Warga, Jambret Sampai Sembunyi di Pantat Satpol PP

BANJARMASIN-Saking takutnya salah satu kawanan perampas uang korban Khairunnisa (48) warga Belitung…

Kamis, 23 Maret 2017 20:06

HAPUK..!! Duo Jambret ini Ditangkap Warga dan Satpol PP Saat Beraksi

BANJARMASIN - Nasib sial dialami dua orang jambret yang beraksi di Jalan Pangeran Antasari Depan Rapi…

Kamis, 23 Maret 2017 19:07

Kasus Korupsi Bansos Lanjut Lagi, Muchlis Pergi tanpa Pamit

BANJARMASIN - Masih ingat kasus korupsi Bansos Pemrov Kalsel 2010. Salah satu terdakwa sesuai putusan…

Kamis, 23 Maret 2017 19:05

Menandai Sejarah 23 Maret, Pemisahan Polda Kalsel - Polda Kalteng

23 Maret ini adalah sejarah pertama kalinya Polda Kalsel dipisahkan dari Polda Kalteng. Sebelumnya 22…

Kamis, 23 Maret 2017 19:00

Transaksi Ekstasi di Gang Pengkor, Dua Pria Pengangguran Diringkus

BANJARMASIN - Gara-gara dua butir pil ekstasi Chandra Afriadi alias Candra (23) dan M Aditya R alias…

Kamis, 23 Maret 2017 16:38

Tak Beri Data, RSUD Abdul Azis Marabahan Digugat

MARABAHAN - Gara-gara tidak memberi data pengerjaan proyek pengadaan alat dan instalansi alat pengelohan…

Kamis, 23 Maret 2017 16:22

Ya Ampun.. Rumah dan Salon di Gang Laila Hangus Dilalap Api

BANJARMASIN - Satu rumah dan satu salon milik warga di Jalan Kelayan A Gang Laila, Nomor 51 RT 5, Banjarmasin…

Kamis, 23 Maret 2017 14:26

Anggota Satpol PP Mendadak Dites Urin, ini Hasilnya

BANJARMASIN - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarmasin, Rabu (22/02) kemarin menyambangi Kantor…

Kamis, 23 Maret 2017 14:19

RASAKAN..!! 489 Gram Sabu Disita, Bandar Narkoba Kembali Dibuat Tekor

BANJARMASIN - Dalam sepekan ini bandar narkotika banyak dibuat tekor. Sebelumnya penyelundupan 2 kg…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .