MANAGED BY:
JUMAT
28 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 15 Maret 2017 15:14
Angkutan Semen Lebihi Batas KIR, Conch Langgar Kesepakatan
RAZIA CONCH: Bupati Tabalong Anang Syakhfi ani memimpin razia angkutan semen di Bandara Warukin Tanjung, Senin (13/3) malam.

PROKAL.CO, TANJUNG – PT Conch South Kalimantan Semen ternyata melanggar aturan yang sudah disepakati dengan Pemerintah Kabupaten Tabalong. Kesepakatan yang dilanggar adalah batasan muatan angkutan semen berdasarkan KIR atau kapasitas muatan kendaraan. Gara-gara pelanggaran itulah menjadi penyebab utama kerusakan poros jalan di Tabalong dan Balangan.

Pelanggaran itu diketahui ketika Bupati Tabalong Anang Syakhfiani turun langsung melakukan razia gabungan angkutan semen Conch di areal Bandara Warukin Desa Padang Panjang, Senin (13/3) malam kemarin. Saat razia ditemukan surat atau form pengiriman semen terbitan PT Conch dengan kapasistas 50 ton lebih. Padahal dalam buku KIR kendaraan tidak mencapai beban seberat itu.

Temuan itu membuat bupati geram dan meminta petugas dari jajaran Satlantas Polres Tabalong, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tabalong, Satpol PP Kabupaten Tabalong dan Kodim 1008 Tanjung, agar memberikan sanksi tilang. Bupati juga meminta sopir kembali ke pabrik semen untuk mengembalikan muatan yang berlebihan tersebut.

Mau tidak mau kendaraan berbadan besar itu balik kanan mengarah lintasan semula yang dilewatinya. Khusus muatan yang melebihi KIR, bupati meminta angkutannya ditahan dan tidak melakukan perjalanan ke mana pun. "Ada empat unit kendaraan yang saya minta kembali dan satu unit ditahan di tempat. Saya minta kembali itu tidak tahu apakah ke pabrik atau ke gudang mereka, yang pasti muatan mereka harus sesuai buku KIR," tegas Bupati Anang Syakhfiani.

Bupati Anang Syakhfiani menegaskan bahwa form muatan semen yang dikeluarkan perusahaan asal Tiongkok tersebut sudah melanggar kesepakatan. Untuk itu, bupati berencana akan segera memanggil manajemen PT Conch agar tidak melakukannya lagi. PT Conch juga diminta bertanggung jawab untuk memperbaiki kerusakan di Jalan Suaka Permai, Kelurahan Mabuun.

Tidak hanya itu, Anang pun membeberkan temuan masalah lainnya. Yakni buku KIR yang dimanfaatkan kendaraan trailer untuk mendapatkan izin muatan dikeluarkan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Barito Kuala.  "Sebagian besar mobil trailer meminta buku KIR di UPT KIR Handil Bhakti, Barito Kuala," katanya, sembari membeberkan sejumlah kesalahan, diantaranya kapasitas muatan KIR yang dikeluarkan melebihi ketentuan, ditambah persoalan lokasi operasional kendaraan yang seharusnya dikeluarkan oleh Dishub Tabalong.

Untuk menyelesaikan masalah ini dia telah meminta Dishub Tabalong segera mendatangi Dishub Barito Kuala agar tidak menerbitkan KIR tersebut. "Saya sudah memerintahkan Dishub dan mengirim stafnya ke sana," katanya.  Semua peristiwa tersebut langsung mendapat perhatian dari manajemen pabrik semen di Desa Saradang, Kecamatan Haruai itu.

Manajemen PT Conch terdiri dari General Manager Wu Shi Long, Kepala Humas Yandri dan salah seorang stafnya mendatangi kediaman dinas Bupati Tabalong, Selasa (14/3).  Sayangnya, pertemuan mereka tidak diperkenankan jajaran Humas Pemkab Tabalong untuk diliput wartawan secara langsung sehingga terkesan tertutup. Meski begitu, karena pintu ruangan terbuka, maka kegiatan bisa disaksikan dari luar ruangan.

Usai pertemuan bupati pun menyampaikan kesimpulan pembicaraanya dengan manajemen PT Conch tersebut di hadapan wartawan. Ia menjelaskan, pertemuan utamanya membahas pembangunan masjid di Desa Saradang dengan meniru masjid di Pasuruan dan Palembang.

Meski demikian, dia mengarahkan ke pembicaraan hasil temuan razia dan dijawab kalau Conch merasa kecolongan. "Dia (Conch) bilang kecolongan," kata bupati menirukan komentar General Manager PT Conch saat pertemuan.  Meski dianggap kecolongan, tapi bupati menekankan agar perusahaan Cina itu tidak mengulang kembali masalah form yang melebihi buku KIR.

Jika tetap melanggar kesepakatan, maka bupati menegaskan ia sendiri yang akan turun tangan langsung memimpin razia sebagaimana malam hari itu.  General Manager PT Conch South Kalimantan Semen, Wu Shi Long mengatakan akan bertekad mengikuti aturan yang berlaku. "Kami siap melakukan sebagaimana yang disampaikan pak bupati," katanya, melalui penerjemah yang juga Kepala Humas Conch Yandri.

Ia juga mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya sudah pernah menyampaikan penekanan serupa kepada para distributor semennya. Dengan kejadian ini akan disampaikan kembali walaupun angkutan semen bukan dari perusahaanya. (ibn)


BACA JUGA

Kamis, 27 April 2017 16:38

BREAKING NEWS: Pasar Ujung Murung Dilalap Api

BANJARMASIN - Saat ini terjadi kebakaran di Pasar Ujung Murung Banjarmasin Tengah, kebakaran ini menghebohkan…

Kamis, 27 April 2017 14:34

BREAKING NEWS: Empat Tahanan Kabur Berhasil Ditangkap di Handil Bakti

BANJARMASIN - Kerja keras tim gabungan Resmob dan semua Subdit Ditresnarkoba Polda Kalsel, memburu empat…

Kamis, 27 April 2017 12:44

Gak Dikasih Uang, Pemabuk ini Malah Tikam Tukang Parkir

BANJARMASIN - Satu orang lagi pelaku penganiayaan yang diringkus oleh aparat Reskrim Polresta Banjarmasin…

Kamis, 27 April 2017 11:45

Miliki Puluhan Ribu Zenith, Petani ini Diamankan

PELAIHARI - Tak disangka, Rudiansyah (55) alias Abau, warga Desa Anjir Lama RT 16, Kecamatan Anjir Pasar,…

Kamis, 27 April 2017 11:08

Satu Lagi, Emak-emak Jadi Pengedar Sabu

BANJARMASIN - Selain berprofesi sebagai ibu rumah tangga, ternyata Warnah (30), juga berprofesi sebagai…

Kamis, 27 April 2017 10:43

Setahun Diintai Polisi, Bandar Zenith ini Akhirnya Diringkus

AMUNTAI - Rahmadi alias Madi (33) merupakan bandar charnophen alias zenith yang dikenal lihai dan licin…

Rabu, 26 April 2017 13:04

WUIH..! ini Orang Ngejambret Pake CBR Loh

BANJARBARU - Alfian Noor memang seorang penjambret, tapi penjambret yang ingin tampil keren. Dalam setiap…

Rabu, 26 April 2017 09:58

Majelis Hakim Geleng-geleng Kepala Lihat Korban Penganiayaan Anak Angkat

BANJARMASIN - Majelis hakim dibuat miris setelah melihat kondisi tubuh DA alias Memei (8), korban penganiayaan…

Rabu, 26 April 2017 09:44

Dua Pemuda Ketangkep Curi Celengan Sama Hp, Untung Gak Digebukin

BANJARMASIN - Dua orang pria yang ada hubungan keluarga, harus berurusan dengan polisi karena ketahuan…

Selasa, 25 April 2017 16:39
Berita HSS

Meski Berdamai, Kasus Pencabulan Oknum Anggota DPRD Tetap Lanjut

KANDANGAN – Kasus pencabulan yang dilakukan oknum anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan Gazali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .