MANAGED BY:
RABU
29 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Kamis, 16 Maret 2017 10:50
Berita Tanah Bumbu
PPNI Tanbu Gelar Kegiatan Donor Darah
FOTO BERSAMA: Wabup Tanbu H Sudian Noor foto bersama dengan anggota PPNI Tanbu.

PROKAL.CO, BATULICIN - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Tanah Bumbu, bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat, menggelar kegiatan donor darah. Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan di Komplek Perumahan Bumi Datarlaga RT 12 Desa Sarigadung Kecamatan Simpang Empat, kemarin. Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 Wita sampai selesai.

“Target kami 200 kantong darah,” ujar Ketua PPNI Tanbu, Muhammad Ridani disela-sela kegiatan donor darah.

Dikatakannya, kegiatan donor darah bekerjasama dengan PMI tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam menyambut ulang tahun PPNI ke-43 yang jatuh pada tanggal 17 Maret 2017. Kegiatan tersebut bertemakan “Gerakan Perawat Mendukung Masyarakat Sehat”.

“Kegiatan donor darah ini rutin kami laksanakan setiap tahun. Sasaran kami masyarakat, mahasiswa dan pelajar SMK. Bahkan, anggota PPNI Tanbu juga ikut mendonorkan darah,” jelas Ridani.

Dalam kegiatan itu Wabup Tanbu H Sudian Noor menjadi pendonor pertama.

“Beliau datang pagi-pagi sekali untuk mendonorkan darah,” ujar Ridani.

Hingga siang hari, jumlah warga yang mendonorkan darahnya mencapai 50 orang.

“Semua darah yang disumbangkan warga untuk pasokan darah di RSUD dr H Andi Abdurrahman Noor, mengingat kebutuhan darah di rumah sakit semakin banyak,” jelasnya.

Dia menambahkan, tujuan kegiatan itu agar setiap perawat di Kabupaten Tanbu memiliki point pengabdian dan keilmuan.

“Point tersebut wajib dimiliki untuk perpanjangan Surat Tanda Registrasi (STR) izin perawat,” katanya.

Dalam kegiatan donor darah tersebut, sebanyak 5 orang dari PMI Tanbu diterjunkan.

Menurut salah satu anggotanya, Fitri tidak semua warga yang berniat mendonorkan darah bisa diambil darahnya. Ada syarat-syarat tertentu sehingga bisa mendonor. Yakni

tekanan darahnya tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. Kemudian HB-nya terlalu rendah, sementara syaratnya harus 12.5 mg-16.00 mg.

“Selanjutnya faktor usia juga bisa mempengaruhi boleh atau tidaknya seseorang mendonor. Minimal usia 17 tahun dan maksimal 48 tahun. Ibu hamil, ibu menyusui atau sedang datang bulan juga tidak bisa donor. Berat badan minimal 45 kilogram,” papar Fitri.

Darah yang didonorkan juga tidak menjamin bisa didonorkan kepada pasien. Semua darah yang didonorkan akan melalui proses screening untuk mengetahui ada penyakitnya atau tidak.

“Kalau ternyata dari hasil screening ada penyakitnya, darahnya tidak bisa didonorkan. Sebaliknya kalau bebas penyakit, baru bisa didonorkan,” jelas cewe berparas manis ini. (kry)


BACA JUGA

Selasa, 28 Maret 2017 21:00

Persiapan Posko untuk Haul Akbar Sudah 90 Persen

MARTAPURA - Kurang dari sepekan puncak Haul ke-12 Guru Sekumpul akan digelar. Relawan di setiap posko…

Selasa, 28 Maret 2017 19:35

Hmm... Ternyata Hanya Pemkab Banjar yang Peduli Honorer

TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong dan kabupaten lainnya yang belum mendaftarkan honorer…

Selasa, 28 Maret 2017 17:59

Diperbaiki Waktu Jokowi Berkunjung, Jalan Menuju Tahura Kembali Rusak

BANJARMASIN – Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sultan Adam Mandiangin, di Kabupaten Banjar diakui Kepala…

Senin, 27 Maret 2017 21:35

Ratusan Umat Hindu Banjarmasin Padati Pura Agung Jagat Natha

BANJARMASIN - Pura Agung Jagat Natha, di Jalan Gatot Subroto, Banjarmasin Timur dipenuhi ratusan umat…

Senin, 27 Maret 2017 19:04

Polsek Banjarmasin Timur Siap Amankan Perayaan Nyepi

BANJARMASIN - Umat Hindu di Banjarmasin, Senin (27/3) malam akan melaksanakan sembayang di Pura Agung…

Senin, 27 Maret 2017 13:23

Suka Duka Guru Honorer di Banua, Harus Nyambi demi Nafkah

Menjadi guru adalah pekerjaan mulia. Tapi, tak semua guru hidup dengan sejahtera. Mereka yang berstatus…

Senin, 27 Maret 2017 13:02
Jelang Haul Guru Sekumpul ke-12

Para Relawan Haul Guru Sekumpul Mulai Buat Garis Shaf

MARTAPURA - Agar para jemaah mengetahui arah kiblat saat menunaikan Salat berjemaah pada puncak haul…

Senin, 27 Maret 2017 12:40

96 Desa Masuk Kategori Merah Kasus Malaria, di Tanbu Tertinggi

BANJARMASIN – Sedikitnya 96 desa di Kalsel terdata masuk kategori merah atau kasus tinggi malaria.…

Senin, 27 Maret 2017 12:08

Pemprov Kalsel: Hari ini Tak Ada Seruan Libur

BANJARMASIN – Selasa (28/3) besok hari libur nasional memperingati Hari Raya Nyepi. Hari ini,…

Senin, 27 Maret 2017 09:52

Ini Nih Master Plan Jalan Veteran, Pembangunan Akan Dimulai Bulan Mei

BANJARMASIN – Balai Sungai Wilayah II Kalimantan akan menyiring Sungai Veteran tahun ini. Pembangunan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .