MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Kamis, 16 Maret 2017 11:01
Berita Batola
WADUH..! Conch Manfaatkan Buku KIR yang Dikeluarkan UPTD PKB Handil Bakti
UPT: Kantor UPT KIR Handil Bhakti, Barito Kuala.

 

Kemudian dokumen surat izin numpang uji ditambah fotocopy STNK dan buku KIR asli dikirim ke Dinas Perhubungan yang mengeluarkan buku KIR untuk dilakukan perpanjangan. “Jadi pembuatan KIR ini bisa di mana saja asalkan sesuai dengan aturan yang berlaku,” terangnya.

Terkait buku KIR yang digunakan untuk mengangkut semen Conch, pihaknya tidak tahu karena di dalam buku KIR hanya menyebutkan angkutan barang saja. Dalam buku KIR juga mencantumkan daya angkut orang dan jumlah berat yang diizinkan. 

Misal dump truk,  daya angkut hanya tiga orang dengan jumlah berat yang diizinkan sekitar 4 ton. “Kalau melebihi jumlah berat yang diizinkan tersebut tentu tidak boleh dan bisa ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” terangnya.

      Ditanya soal angkutan semen Conch yang beratnya mencapai 50 ton lebih, Ismail mengatakan angkutan trailer tersebut memang melebihi tonase. Biasanya batas angkutan trailer tonasenya kurang dari 50 ton. Bila melebihi tonase maka berdampak pada kerusakan jalan. “Bila ada kendaraan yang membawa barang melebihi tonase seharusnya diturunkan di jembatan timbang. Jadi pengawasan angkutan barang ada di jembatan timbang,” cetusnya. 

Kepala Dishub Kalsel Rusdiansyah juga menegaskan bahwa apa yang terjadi di Tabalong tersebut bukan pelanggaran. Menurut pejabat yang akrab disapa Rusdi itu, terbitnya izin buku KIR dari daerah/kabupaten lain diperbolehkan sesuai peraturan perundangan yang berlaku. 

Dia menjelaskan, biasanya pemilik angkutan menghindari matinya KIR. Karena itu, biasanya pengusaha mengurus KIR terlebih dahulu di lokasi terdekat. Dia memberi contoh, ketika batas waktu KIR angkutan mati esok hari, biasanya para pengusaha atau sopir mengurus di daerah pemilik asal atas nama angkutan kendaraan tersebut. Hal ini untuk menghidari pelanggaran karena KIR angkutan mati. “Jika tak dibayar malah melanggar peraturan. Istilahnya numpang uji,” kata Rusdi, Rabu (15/3) kemarin.

Pemprov sendiri sebutnya tak memiliki kewenangan mengeluarkan KIR yang ranahnya ada di kabupaten dan kota. “Kami (Dishub Kalsel) tak punya kewenangan perpanjangan KIR ini. Namun, pemprov selalu mendorong daerah untuk memberikan pelayanan prima soal KIR ini,” ujarnya. (hni/mof)

MARABAHAN – Buku uji kendaraan bermotor (KIR) yang dikeluarkan Kantor Dinas Perhubungan dan Komunikasi UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Handil Bakti, Batola jadi sorotan.       Sebab, ada beberapa kendaraan trailer yang mengakut semen Conch  di Tabalong memanfaatkan buku KIR yang dikeluarkan oleh UPTD PKB Handil Bakti untuk mendapatkan izin muatan. Izin muatan ini disalahgunakan oleh oknum sopir trailer dengan mengangkut semen Conch melebihi kapasitas muatan dalam KIR. Aktivitas angkutan ilegal yang melebihi tonase ini terungkap setelah Bupati Tabalong Anang Syakhfiani bersama dengan tim gabungan melakukan razia terhadap trailer yang mengakut semen Conch di areal Bandara Warukin Desa Padang Panjang, Senin (13/3) malam.Menanggapi soal KIR dari UPTD PKB Handil Bakti, salah seorang tim penguji kendaraan bermotor UPTD PKB Handil Bakti, Ismail Marzuki mengatakan, persyaratan untuk membuat KIR sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Mulai dari mengisi formulir, fotocopi KTP, BPKB, STNK yang berlaku, hingga membawa kendaraan ke unit pelaksana untuk dilakukan pengujian.Untuk pengujian kendaraan, ada beberapa objek yang diperiksa, diantaranya sistem pengereman dan daya pengereman, lampu-lampu dan daya pancar lampu utama, emisi gas buangan, dimensi dan bobot kendaraan, sistem kemudi, dan speedometer. “Setiap buku KIR yang kami terbitkan sudah sesuai prosedur dan tahapan pengujian,” bebernya.Dalam pembuatan KIR, kendaraan yang diuji tersebut tidak harus berasal dari wilayah UPTD yang mengeluarkan buku KIR. Artinya kendaraan tersebut bisa saja berasal dari luar wilayah UPTD yang mengeluarkan buku KIR.       Contohnya adalah numpang uji masuk. Isitilah ini dilakukan apabila kendaraan diuji KIR berada di luar wilayah. Contoh mobil plat B (Jakarta), mobil tersebut saat ini berada di Banjarmasin. Maka yang harus dilakukan pembuat KIR adalah membuat surat permohonan numpang uji KIR dengan menjelaskan alasan dengan dilampiri Buku KIR asli dan fotocopi STNK. Nanti di Jakarta akan diminta untuk membayar biaya administrasi.       Kemudian dokumen surat izin numpang uji ditambah fotocopy STNK dan buku KIR asli dikirim ke Dinas Perhubungan yang mengeluarkan buku KIR untuk dilakukan perpanjangan. “Jadi pembuatan KIR ini bisa di mana saja asalkan sesuai dengan aturan yang berlaku,” terangnya.      Terkait buku KIR yang digunakan untuk mengangkut semen Conch, pihaknya tidak tahu karena di dalam buku KIR hanya menyebutkan angkutan barang saja. Dalam buku KIR juga mencantumkan daya angkut orang dan jumlah berat yang diizinkan.       Misal dump truk,  daya angkut hanya tiga orang dengan jumlah berat yang diizinkan sekitar 4 ton. “Kalau melebihi jumlah berat yang diizinkan tersebut tentu tidak boleh dan bisa ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” terangnya.      Ditanya soal angkutan semen Conch yang beratnya mencapai 50 ton lebih, Ismail mengatakan angkutan trailer tersebut memang melebihi tonase. Biasanya batas angkutan trailer tonasenya kurang dari 50 ton. Bila melebihi tonase maka berdampak pada kerusakan jalan. “Bila ada kendaraan yang membawa barang melebihi tonase seharusnya diturunkan di jembatan timbang. Jadi pengawasan angkutan barang ada di jembatan timbang,” cetusnya.             Kepala Dishub Kalsel Rusdiansyah juga menegaskan bahwa apa yang terjadi di Tabalong tersebut bukan pelanggaran. Menurut pejabat yang akrab disapa Rusdi itu, terbitnya izin buku KIR dari daerah/kabupaten lain diperbolehkan sesuai peraturan perundangan yang berlaku.       Dia menjelaskan, biasanya pemilik angkutan menghindari matinya KIR. Karena itu, biasanya pengusaha mengurus KIR terlebih dahulu di lokasi terdekat. Dia memberi contoh, ketika batas waktu KIR angkutan mati esok hari, biasanya para pengusaha atau sopir mengurus di daerah pemilik asal atas nama angkutan kendaraan tersebut. Hal ini untuk menghidari pelanggaran karena KIR angkutan mati. “Jika tak dibayar malah melanggar peraturan. Istilahnya numpang uji,” kata Rusdi, Rabu (15/3) kemarin.      Pemprov sendiri sebutnya tak memiliki kewenangan mengeluarkan KIR yang ranahnya ada di kabupaten dan kota. “Kami (Dishub Kalsel) tak punya kewenangan perpanjangan KIR ini. Namun, pemprov selalu mendorong daerah untuk memberikan pelayanan prima soal KIR ini,” ujarnya. (hni/mof)

 

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 15:29

HEDEH..!! Warga Keluhkan Proses Adminstrasi Ganti Nopol Terlalu Ribet

ATURAN baru mengenai pengurusan pelat nomor kendaraan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No…

Selasa, 24 April 2018 15:23

Gangguan Server dan Listrik Padam, Warnai UNBK SMP di Martapura

MARTAPURA – Para pelajar SMP sempat panik saat tiba-tiba lampu padam di gedung SMK 1 Martapura.…

Selasa, 24 April 2018 15:17

Ayo Buruan Unduh Aplikasi Sasirangan, Dijamin Banyak Manfaatnya

18 hari setelah diluncurkan, pengunduh aplikasi Sasirangan terus melonjak. Hampir dua kali lipat sejak…

Selasa, 24 April 2018 15:13

Menjelang Akhir Semester II Tp. 2017/2018, Siswa Kelas XI Ikuti Ujian Lisan

BANJARBARU - Setelah sebelumnya ikuti ujian seminar  magang (prakerin) secara berkelompok,…

Selasa, 24 April 2018 15:04

Hari Pertama UNBK SMP di Banjarmasin, Lagi-Lagi Ada Gangguan

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama untuk SMP berlangsung kemarin (23/4). Lalu, apakah…

Selasa, 24 April 2018 15:01

WADUH !!! Pemko Kena Denda Gara-gara Telat Bayar Tagihan

BANJARMASIN - Sejumlah dinas, bagian dan badan di Pemko Banjarmasin dibuat "babak-beluar". Dalam rapat…

Selasa, 24 April 2018 14:52

Pelaku Seni Tuntut Gedung Bina Satria Difungsikan Seperti Semula

BANJARBARU - Gedung Bina Satria dulu dibangun untuk menjadi wadah kegiatan kepemudaan dan wadah berekspresi…

Selasa, 24 April 2018 14:48

Mantap..! SMK Pertanian Banjarbaru Pertahankan Piala PMR Tingkat Kalsel

BANJARBARU - SMKPP Negeri Banjarbaru memiliki berbagai kegiatan untuk menunjang kemampuan…

Selasa, 24 April 2018 14:36

Kerbau Rawa di Paminggir HSU Diincar Wisatawan Tiongkok

AMUNTAI - Kabar gembira bagi peternak kerbau rawa di Kecamatan Paminggir Kecamatan Hulu Sungai Utara…

Selasa, 24 April 2018 14:14
Pemkab Tabalong

Plt Bupati Tabalong Beri Apresiasi SMPN 1 Tanta

TANJUNG - SMPN 1 Tanta ternyata turut meramaikan peringatan tujuh hari untuk bumi di Taman Ruang Terbuka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .