MANAGED BY:
SENIN
24 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Jumat, 17 Maret 2017 14:32
Berita Kotabaru
Kala Burung Dara jadi Anugerah Bagi Para Nelayan
BERKUMPUL: Gerombolan burung dara Laut berkumpul tak jauh dari bagang.

PROKAL.CO, KOTABARU - Kahar, 46 tahun, terlihat tersenyum sumringah. Lelaki yang memiliki dua anak dan penduduk asli Desa Rampa Baru itu terlihat asyik membetulkan jala ikan dengan memakai perahunya, Kamis (16/3) pagi. Berjarak hanya beberapa meter dari tempat Kahar,  terlihat kurang lebih sembilan ekor burung dara Laut terbang ke sana ke mari dan sesekali hinggap di batang kayu yang ada di pinggir laut.

Junaidi, 32 tahun, penduduk asli lainnya di Desa Rampa Baru mengatakan bahwa keberadaan burung dara laut menjadi anugerah tersendiri. "Bila ada burung dara laut di sekitar tempat kami melabuhkan jala tangkap ikan, maka bisa dipastikan banyak ikan yang ada di bawahnya. Burung itu jadi patokan kami," tuturnya, seraya tersenyum.

Selain memakai jala tangkap yang dibentangkan, masyarakat sekitar juga menggunakan alat tangkap lainnya yaitu bagang. Sebuah alat yang berbentuk seperti pondokan yang sekelilingnya dipenuhi jala tangkap ikan dengan sistem putar. Saat malam hari bagang akan menyala kerlap-kerlip dari lampu.

Cuaca yang terang semakin menambah banyak burung dara laut yang singgah di sekitar Kahar. Usai membetulkan jala, ia kembali ke pinggir laut. Menurutnya, kalau dara laut bisa bertahan selama satu atau dua bulan ke depan di tempat tersebut, maka ia akan mampu mengumpulkan banyak ikan di satu tempat untuk dijual.

"Sayang, biasanya hanya bertahan satu hingga tiga minggu ke depan. Burung dara laut biasanya berpindah. Kalau pun menetap paling cuma satu atau dua ekor saja. Tak lagi bisa dijadikan patokan ikannya bakal banyak. Makanya saya sering berpindah-pindah tempat," jelasnya seraya tertawa.

Meski begitu, Kahar bersyukur bahwa kehidupan masyarakat Kotabaru dianugerahi dengan hasil laut yang melimpah. Mulai dari ikan, udang, hingga kepiting. Menjual hasil tangkapan pun tak terlalu sulit. Tinggal dikumpulkan kepada pengepul atau dijual sendiri ke pasar tradisional.

"Yang susah itu cuma alatnya. Kepinginnya sih alat tangkap yang berkualitas bagus biar hasil tangkapan juga maksimal. Sementara ini hanya alat  yang biasa saja yang dipakai. Mudah rusak," tuturnya. Terkait hal tersebut, Junaidi, yang sedari tadi asyik mendengarkan pembicaraan tiba-tiba langsung angkat bicara. Ia berharap Pemerintah kab Kotabaru bisa membantu para nelayan yang ada di Kotabaru. Utamanya, terkait pengadaan alat tangkap yang cukup berkualitas.

"Harganya cukup mahal. Hanya sebagian nelayan saja yang bisa beli. Kami memang diuntungkan dengan keberadaan burung dara laut yang berarti banyak ikan di sekitarnya. Tapi, tanpa alat yang memadai, kami tak akan mampu menangkap hasil yang maksimal," pungkasnya. (war/tof)

 


BACA JUGA

Kamis, 20 Juli 2017 13:58

Ada Apa..? Polisi Tiba-tiba Datang ke Rumah Nenek Serah

BANJARMASIN - Seorang nenek terharu setelah setelah menerima kedatangan dua orang anggota Polri didampingi…

Rabu, 19 Juli 2017 19:13

Boyong Artis Ibukota Salawatan di Banjarbaru

BANJARBARU – Harapan ribuan jemaah pengajian Al-Munawarah di Banua untuk salawatan sekaligus…

Rabu, 19 Juli 2017 12:36

KREATIF, Bikin Bouqet Bunga Dari Sasirangan

BANJARMASIN - Ada saja cara untuk melestarikan kain sasirangan. Yasmine Qamaraniqa, cewek cantik yang…

Senin, 17 Juli 2017 10:19

Kanker Serviks Ancaman Serius Bagi Wanita, Deteksi Dini Sebelum Terlambat

AMUNTAI – Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tengah gencar menyosialisasikan Germas…

Jumat, 14 Juli 2017 10:45

Subhanallah.. Jemaah Membludak di Haul ke 79 Syekh Kasyful Anwar

MARTAPURA – Syekh Kasyful Anwar tetap hidup di hati umat, meski ulama karismatik Martapura itu…

Selasa, 11 Juli 2017 15:03

Hebat! Selain Itik Alabio, Itik Asal HSU Ini Juga Tembus Kaltim

AMUNTAI - Selain itik Alabio di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) juga ada jenis itik kawin silang yang…

Sabtu, 08 Juli 2017 20:27

Menelusuri Sejarah Rumah Makan Padang di Banjarmasin

Rumah Makan Padang menjamur di Kota Banjarmasin. Tidak hanya bertebaran di jalan-jalan utama. Tapi,…

Jumat, 07 Juli 2017 14:51
OPINI

Menyoal Tudingan Syi’ah Terhadap Quraish Shihab

Pasca diundang menjadi Khatib Idul Fitri di Istiqlal, ada perang opini yang menurut saya demikian jorok…

Kamis, 06 Juli 2017 12:37
Dulu Demam Batu Kini Demam Besi

Pedang Berstempel VOC Jadi Buruan Warga Kalsel

BANJARMASIN - Booming batu akik kian meredup. Kini sebagian kolektor beralih pada bisnis benda-benda…

Kamis, 06 Juli 2017 12:32

Salut..! Aksi Polisi Danau Panggang Evakuasi Bumil Naik Speed Boat

AMUNTAI – Aksi heroik diperlihatkan seorang anggota polisi. Bukan untuk menggagalkan sebuah tindak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .