MANAGED BY:
JUMAT
31 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Jumat, 17 Maret 2017 14:32
Berita Kotabaru
Kala Burung Dara jadi Anugerah Bagi Para Nelayan
BERKUMPUL: Gerombolan burung dara Laut berkumpul tak jauh dari bagang.

PROKAL.CO, KOTABARU - Kahar, 46 tahun, terlihat tersenyum sumringah. Lelaki yang memiliki dua anak dan penduduk asli Desa Rampa Baru itu terlihat asyik membetulkan jala ikan dengan memakai perahunya, Kamis (16/3) pagi. Berjarak hanya beberapa meter dari tempat Kahar,  terlihat kurang lebih sembilan ekor burung dara Laut terbang ke sana ke mari dan sesekali hinggap di batang kayu yang ada di pinggir laut.

Junaidi, 32 tahun, penduduk asli lainnya di Desa Rampa Baru mengatakan bahwa keberadaan burung dara laut menjadi anugerah tersendiri. "Bila ada burung dara laut di sekitar tempat kami melabuhkan jala tangkap ikan, maka bisa dipastikan banyak ikan yang ada di bawahnya. Burung itu jadi patokan kami," tuturnya, seraya tersenyum.

Selain memakai jala tangkap yang dibentangkan, masyarakat sekitar juga menggunakan alat tangkap lainnya yaitu bagang. Sebuah alat yang berbentuk seperti pondokan yang sekelilingnya dipenuhi jala tangkap ikan dengan sistem putar. Saat malam hari bagang akan menyala kerlap-kerlip dari lampu.

Cuaca yang terang semakin menambah banyak burung dara laut yang singgah di sekitar Kahar. Usai membetulkan jala, ia kembali ke pinggir laut. Menurutnya, kalau dara laut bisa bertahan selama satu atau dua bulan ke depan di tempat tersebut, maka ia akan mampu mengumpulkan banyak ikan di satu tempat untuk dijual.

"Sayang, biasanya hanya bertahan satu hingga tiga minggu ke depan. Burung dara laut biasanya berpindah. Kalau pun menetap paling cuma satu atau dua ekor saja. Tak lagi bisa dijadikan patokan ikannya bakal banyak. Makanya saya sering berpindah-pindah tempat," jelasnya seraya tertawa.

Meski begitu, Kahar bersyukur bahwa kehidupan masyarakat Kotabaru dianugerahi dengan hasil laut yang melimpah. Mulai dari ikan, udang, hingga kepiting. Menjual hasil tangkapan pun tak terlalu sulit. Tinggal dikumpulkan kepada pengepul atau dijual sendiri ke pasar tradisional.

"Yang susah itu cuma alatnya. Kepinginnya sih alat tangkap yang berkualitas bagus biar hasil tangkapan juga maksimal. Sementara ini hanya alat  yang biasa saja yang dipakai. Mudah rusak," tuturnya. Terkait hal tersebut, Junaidi, yang sedari tadi asyik mendengarkan pembicaraan tiba-tiba langsung angkat bicara. Ia berharap Pemerintah kab Kotabaru bisa membantu para nelayan yang ada di Kotabaru. Utamanya, terkait pengadaan alat tangkap yang cukup berkualitas.

"Harganya cukup mahal. Hanya sebagian nelayan saja yang bisa beli. Kami memang diuntungkan dengan keberadaan burung dara laut yang berarti banyak ikan di sekitarnya. Tapi, tanpa alat yang memadai, kami tak akan mampu menangkap hasil yang maksimal," pungkasnya. (war/tof)

 


BACA JUGA

Jumat, 24 Maret 2017 15:30

Seminggu Pameran, Satupun Tak Ada Terbeli, Perupa Banua Buat Pernyataan

BANJARMASIN - Puluhan lukisan indah dipamerkan di rumah Anno 1925 sejak 17 Maret tadi. Beberapa pelukis…

Jumat, 24 Maret 2017 14:41
Berita Kotabaru

Pesta Laut Warga Pulau Sebuku Kotabaru Bakal Digelar di Tiga Tempat

KOTABARU - Acara adat warga Pulau Sebuku Kotabaru Minggu (26/3) mendatang, bakal digelar berbeda dari…

Kamis, 23 Maret 2017 17:14

PT Pelindo III Banjarmasin Serahkan Penghargaan Kepada Radar Banjarmasin

GRESIK - Radar Banjarmasin menerima penghargaan dari Pelindo III Banjarmasin, Kamis (23/3). Penghargaan…

Rabu, 22 Maret 2017 16:06

Peringati Hari Air Sedunia, Mapala Fisipioneer Gelar Teatrikal

BANJARMASIN – Tanggal 22 Maret diperingati sebagai Hari Air Sedunia. Mapala Fisipioneer menggelar…

Senin, 20 Maret 2017 15:03

Lah.. Jadi Ambassador, Ian Kasela Kok Malah Gak Pake Sasirangan

BANJARMASIN – Dekranasda Kota Banjarmasin melantik empat Brand Ambassador (Duta) Sasirangan Kota…

Minggu, 19 Maret 2017 16:35

Second Day Dijamin Makin Seru

Pecah ! Ya itulah kata singkat yang mewakili keseruan acar Zetizen NEwz Room First Class 2017 pada hari…

Kamis, 09 Maret 2017 14:26

Ribuan Jemaah Hadiri Haul Perdana Ulama dan Sejarawan Martapura

MARTAPURA – Waktu begitu cepat berjalan, tak terasa setahun sudah KH M Irsyad Zein berpulang ke…

Minggu, 05 Maret 2017 17:55

Sanggar Titian Barantai Uniska Pentaskan Tragedi Cinta Terbesar Tiongkok

Legenda kisah tragedi cinta terbesar daratan Tiongkok dipentaskan di Taman Budaya Kalimantan Selatan.…

Minggu, 05 Maret 2017 17:28

Paguyuban Warga Batak Marga Simbolon Kalsel Dikukuhkan di Batola

BANJARMASIN - Kalimantan Selatan memang kaya akan budaya.  Beragam suku dan budaya ada di daerah…

Sabtu, 04 Maret 2017 08:12

Mengaku "Bawa Bom", Cewe Cantik ini Batal Berlibur ke Bali

BANJARBARU - Rencana berlibur ke pulau Dewata, Bali bersama temannya terpaksa harus diurungkan oleh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .