MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Jumat, 17 Maret 2017 14:32
Berita Kotabaru
Kala Burung Dara jadi Anugerah Bagi Para Nelayan
BERKUMPUL: Gerombolan burung dara Laut berkumpul tak jauh dari bagang.

PROKAL.CO, KOTABARU - Kahar, 46 tahun, terlihat tersenyum sumringah. Lelaki yang memiliki dua anak dan penduduk asli Desa Rampa Baru itu terlihat asyik membetulkan jala ikan dengan memakai perahunya, Kamis (16/3) pagi. Berjarak hanya beberapa meter dari tempat Kahar,  terlihat kurang lebih sembilan ekor burung dara Laut terbang ke sana ke mari dan sesekali hinggap di batang kayu yang ada di pinggir laut.

Junaidi, 32 tahun, penduduk asli lainnya di Desa Rampa Baru mengatakan bahwa keberadaan burung dara laut menjadi anugerah tersendiri. "Bila ada burung dara laut di sekitar tempat kami melabuhkan jala tangkap ikan, maka bisa dipastikan banyak ikan yang ada di bawahnya. Burung itu jadi patokan kami," tuturnya, seraya tersenyum.

Selain memakai jala tangkap yang dibentangkan, masyarakat sekitar juga menggunakan alat tangkap lainnya yaitu bagang. Sebuah alat yang berbentuk seperti pondokan yang sekelilingnya dipenuhi jala tangkap ikan dengan sistem putar. Saat malam hari bagang akan menyala kerlap-kerlip dari lampu.

Cuaca yang terang semakin menambah banyak burung dara laut yang singgah di sekitar Kahar. Usai membetulkan jala, ia kembali ke pinggir laut. Menurutnya, kalau dara laut bisa bertahan selama satu atau dua bulan ke depan di tempat tersebut, maka ia akan mampu mengumpulkan banyak ikan di satu tempat untuk dijual.

"Sayang, biasanya hanya bertahan satu hingga tiga minggu ke depan. Burung dara laut biasanya berpindah. Kalau pun menetap paling cuma satu atau dua ekor saja. Tak lagi bisa dijadikan patokan ikannya bakal banyak. Makanya saya sering berpindah-pindah tempat," jelasnya seraya tertawa.

Meski begitu, Kahar bersyukur bahwa kehidupan masyarakat Kotabaru dianugerahi dengan hasil laut yang melimpah. Mulai dari ikan, udang, hingga kepiting. Menjual hasil tangkapan pun tak terlalu sulit. Tinggal dikumpulkan kepada pengepul atau dijual sendiri ke pasar tradisional.

"Yang susah itu cuma alatnya. Kepinginnya sih alat tangkap yang berkualitas bagus biar hasil tangkapan juga maksimal. Sementara ini hanya alat  yang biasa saja yang dipakai. Mudah rusak," tuturnya. Terkait hal tersebut, Junaidi, yang sedari tadi asyik mendengarkan pembicaraan tiba-tiba langsung angkat bicara. Ia berharap Pemerintah kab Kotabaru bisa membantu para nelayan yang ada di Kotabaru. Utamanya, terkait pengadaan alat tangkap yang cukup berkualitas.

"Harganya cukup mahal. Hanya sebagian nelayan saja yang bisa beli. Kami memang diuntungkan dengan keberadaan burung dara laut yang berarti banyak ikan di sekitarnya. Tapi, tanpa alat yang memadai, kami tak akan mampu menangkap hasil yang maksimal," pungkasnya. (war/tof)

 


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 11:15

Tips Tampil Pede Tanpa Make Up ala ASN Cantik

Kata siapa make up adalah kunci utama untuk tampil cantik. Yang pasti tidak bagi Gusti Zahratan. Aparatur…

Senin, 19 Februari 2018 14:18

WOW..! Tak Tanggung-tanggung H Isam Akan Umrohkan 250 Orang

BATULICIN - Puluhan guru di SMPN I Mantewe, lagi bergembira ria. Mereka bakal berangkat umrah tahun…

Senin, 19 Februari 2018 13:45

Ternyata Melukis Bisa Membantuk Rasa Pede, Begini Caranya

BANJARMASIN – Menggambar tentu mengasyikkan. Terumata bagi anak-anak. Manfaatnya luar biasa. Tak…

Senin, 19 Februari 2018 13:25

Meriahnya Acara Jalan Santai di Siring Laut Kotabaru

KOTABARU - Hiburan dan hadiah yang dikemas dalam jalan santai rupanya mampu menyedot warga tumpah ruah…

Rabu, 14 Februari 2018 15:42

Cinta yang Jatuh pada Bukan Lawan Jenis

Dora menjadi transpuan karena pelecehan seksual di masa kecil. Keket tidak, dia memilihnya dengan sadar.…

Senin, 12 Februari 2018 12:55

Maras..!! Ini Nasib Meriam yang Ditemukan di Bawah Jembatan Tatas Dulu

BANJARMASIN - Masih ingatkah dengan meriam yang ditemukan 8 Agustus 2016 lalu? Ya, senjata sepanjang…

Rabu, 07 Februari 2018 14:04

Perkenalkan, Komunitas Cari Jodoh Buhan Banjar

Mencari jodoh susah-susah gampang. Jika memang rezeki, mudah ditemukan. Tapi kalau apes, sulitnya minta…

Selasa, 06 Februari 2018 12:28

Membuat Furniture Cantik Dari Kayu Bekas

BANJARMASIN - Seiring dengan makin tingginya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, segala sesuatu…

Rabu, 31 Januari 2018 14:18

Super Blue Blood Moon Malam ini, Perpaduan Tiga Fenomena Bulan

Super Blue Blood Moon. Begitulah sebutannya. Gerhana bulan yang pernah terjadi 152 tahun lalu itu bakal…

Minggu, 28 Januari 2018 17:21

CATAT..! Haul Akbar Guru Sekumpul Jatuh Tanggal 25 Maret

MARTAPURA – Haul Akbar ke-13 Alimul `allamah Al `Arif Billah Asy-Syekh Haji Muhammad Zaini Abdul…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .