MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Jumat, 17 Maret 2017 14:32
Berita Kotabaru
Kala Burung Dara jadi Anugerah Bagi Para Nelayan
BERKUMPUL: Gerombolan burung dara Laut berkumpul tak jauh dari bagang.

PROKAL.CO, KOTABARU - Kahar, 46 tahun, terlihat tersenyum sumringah. Lelaki yang memiliki dua anak dan penduduk asli Desa Rampa Baru itu terlihat asyik membetulkan jala ikan dengan memakai perahunya, Kamis (16/3) pagi. Berjarak hanya beberapa meter dari tempat Kahar,  terlihat kurang lebih sembilan ekor burung dara Laut terbang ke sana ke mari dan sesekali hinggap di batang kayu yang ada di pinggir laut.

Junaidi, 32 tahun, penduduk asli lainnya di Desa Rampa Baru mengatakan bahwa keberadaan burung dara laut menjadi anugerah tersendiri. "Bila ada burung dara laut di sekitar tempat kami melabuhkan jala tangkap ikan, maka bisa dipastikan banyak ikan yang ada di bawahnya. Burung itu jadi patokan kami," tuturnya, seraya tersenyum.

Selain memakai jala tangkap yang dibentangkan, masyarakat sekitar juga menggunakan alat tangkap lainnya yaitu bagang. Sebuah alat yang berbentuk seperti pondokan yang sekelilingnya dipenuhi jala tangkap ikan dengan sistem putar. Saat malam hari bagang akan menyala kerlap-kerlip dari lampu.

Cuaca yang terang semakin menambah banyak burung dara laut yang singgah di sekitar Kahar. Usai membetulkan jala, ia kembali ke pinggir laut. Menurutnya, kalau dara laut bisa bertahan selama satu atau dua bulan ke depan di tempat tersebut, maka ia akan mampu mengumpulkan banyak ikan di satu tempat untuk dijual.

"Sayang, biasanya hanya bertahan satu hingga tiga minggu ke depan. Burung dara laut biasanya berpindah. Kalau pun menetap paling cuma satu atau dua ekor saja. Tak lagi bisa dijadikan patokan ikannya bakal banyak. Makanya saya sering berpindah-pindah tempat," jelasnya seraya tertawa.

Meski begitu, Kahar bersyukur bahwa kehidupan masyarakat Kotabaru dianugerahi dengan hasil laut yang melimpah. Mulai dari ikan, udang, hingga kepiting. Menjual hasil tangkapan pun tak terlalu sulit. Tinggal dikumpulkan kepada pengepul atau dijual sendiri ke pasar tradisional.

"Yang susah itu cuma alatnya. Kepinginnya sih alat tangkap yang berkualitas bagus biar hasil tangkapan juga maksimal. Sementara ini hanya alat  yang biasa saja yang dipakai. Mudah rusak," tuturnya. Terkait hal tersebut, Junaidi, yang sedari tadi asyik mendengarkan pembicaraan tiba-tiba langsung angkat bicara. Ia berharap Pemerintah kab Kotabaru bisa membantu para nelayan yang ada di Kotabaru. Utamanya, terkait pengadaan alat tangkap yang cukup berkualitas.

"Harganya cukup mahal. Hanya sebagian nelayan saja yang bisa beli. Kami memang diuntungkan dengan keberadaan burung dara laut yang berarti banyak ikan di sekitarnya. Tapi, tanpa alat yang memadai, kami tak akan mampu menangkap hasil yang maksimal," pungkasnya. (war/tof)

 


BACA JUGA

Minggu, 17 September 2017 16:34

Pelancong Malaysia Berwisata ke Tahura Sultan Adam

MARTAPURA - Nama Tahura Sultan Adam mulai dikenal oleh negara tetangga, Jumat (15/9) tadi rombongan…

Minggu, 17 September 2017 16:28

Forum Komunikasi Ulama dan Tokoh Banjarbaru Tolak Perpu Pembubaran Ormas

BANJARBARU - Sejumlah ulama dan tokoh umat Kota Banjarbaru menggelar mudzakarah di kediaman salah seorang…

Jumat, 15 September 2017 15:28

Menara di Taman Van Der Pijl Tonjolkan Motif Sasirangan

BANJARBARU - Dilukis sejak pertengahan Agustus tadi, kini menara PDAM di Taman Van Der Pijl sudah mulai…

Senin, 11 September 2017 14:04

Beruang Madu Magnet Baru Tahura Sultan Adam

BANJAR - Pesona wisata alam di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, terletak di Desa Mandiangin, Kecamatan…

Jumat, 08 September 2017 10:00

Ikan Predator, Tren Baru Pengganti Ikan Hias di Akuarium

BANJARMASIN - Lazimnya, ikan-ikan di akuarium diisi oleh beragam jenis ikan hias. Namun, bagaimana jadinya…

Rabu, 06 September 2017 10:38

Sekarang, Ospek Tak Lagi Menyeramkan, Gak Percaya ?

BANJARMASIN -Lapangan Open Space  Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin menguning. Pasalnya,…

Rabu, 06 September 2017 10:35

Lestarikan Kebudayaan Tionghoa di Banjarmasin

BANJARMASIN - Halaman Klenteng Sutji Nurani dipenuhi dengan kudapan-kudapan serta berbagai minuman. …

Minggu, 03 September 2017 12:17

Festival Pasar Terapung Berhasil Sedot 14.000 Pengunjung

BANJARMASIN -Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, Heriansyah menyatakan, gelaran Festival Budaya…

Kamis, 31 Agustus 2017 11:31

Memanusiakan Jiwa, Mencapai Kesalehan Sosial

Maswi dan Fatimah, dua kakak beradik asal Balangan yang kisah hidupnya menjadi viral, tiba-tiba menghenyak…

Kamis, 31 Agustus 2017 05:13

ASYIK NIH..!! Makanan Khas Banjar Disediakan di Pesawat Garuda

BANJARBARU – Beragam menu makanan dan cemilan lokal Banjar, menjadi andalan yang disajikan pihak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .