MANAGED BY:
RABU
26 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Jumat, 17 Maret 2017 14:32
Berita Kotabaru
Kala Burung Dara jadi Anugerah Bagi Para Nelayan
BERKUMPUL: Gerombolan burung dara Laut berkumpul tak jauh dari bagang.

PROKAL.CO, KOTABARU - Kahar, 46 tahun, terlihat tersenyum sumringah. Lelaki yang memiliki dua anak dan penduduk asli Desa Rampa Baru itu terlihat asyik membetulkan jala ikan dengan memakai perahunya, Kamis (16/3) pagi. Berjarak hanya beberapa meter dari tempat Kahar,  terlihat kurang lebih sembilan ekor burung dara Laut terbang ke sana ke mari dan sesekali hinggap di batang kayu yang ada di pinggir laut.

Junaidi, 32 tahun, penduduk asli lainnya di Desa Rampa Baru mengatakan bahwa keberadaan burung dara laut menjadi anugerah tersendiri. "Bila ada burung dara laut di sekitar tempat kami melabuhkan jala tangkap ikan, maka bisa dipastikan banyak ikan yang ada di bawahnya. Burung itu jadi patokan kami," tuturnya, seraya tersenyum.

Selain memakai jala tangkap yang dibentangkan, masyarakat sekitar juga menggunakan alat tangkap lainnya yaitu bagang. Sebuah alat yang berbentuk seperti pondokan yang sekelilingnya dipenuhi jala tangkap ikan dengan sistem putar. Saat malam hari bagang akan menyala kerlap-kerlip dari lampu.

Cuaca yang terang semakin menambah banyak burung dara laut yang singgah di sekitar Kahar. Usai membetulkan jala, ia kembali ke pinggir laut. Menurutnya, kalau dara laut bisa bertahan selama satu atau dua bulan ke depan di tempat tersebut, maka ia akan mampu mengumpulkan banyak ikan di satu tempat untuk dijual.

"Sayang, biasanya hanya bertahan satu hingga tiga minggu ke depan. Burung dara laut biasanya berpindah. Kalau pun menetap paling cuma satu atau dua ekor saja. Tak lagi bisa dijadikan patokan ikannya bakal banyak. Makanya saya sering berpindah-pindah tempat," jelasnya seraya tertawa.

Meski begitu, Kahar bersyukur bahwa kehidupan masyarakat Kotabaru dianugerahi dengan hasil laut yang melimpah. Mulai dari ikan, udang, hingga kepiting. Menjual hasil tangkapan pun tak terlalu sulit. Tinggal dikumpulkan kepada pengepul atau dijual sendiri ke pasar tradisional.

"Yang susah itu cuma alatnya. Kepinginnya sih alat tangkap yang berkualitas bagus biar hasil tangkapan juga maksimal. Sementara ini hanya alat  yang biasa saja yang dipakai. Mudah rusak," tuturnya. Terkait hal tersebut, Junaidi, yang sedari tadi asyik mendengarkan pembicaraan tiba-tiba langsung angkat bicara. Ia berharap Pemerintah kab Kotabaru bisa membantu para nelayan yang ada di Kotabaru. Utamanya, terkait pengadaan alat tangkap yang cukup berkualitas.

"Harganya cukup mahal. Hanya sebagian nelayan saja yang bisa beli. Kami memang diuntungkan dengan keberadaan burung dara laut yang berarti banyak ikan di sekitarnya. Tapi, tanpa alat yang memadai, kami tak akan mampu menangkap hasil yang maksimal," pungkasnya. (war/tof)

 


BACA JUGA

Selasa, 25 April 2017 15:38

Banjarbaru Fair 2017 Ditutup Nasyider dan Hafidz

BANJARBARU - Banjarbaru Fair 2017 ditutup lewat lantunan nasyid. Lewat penampilan grup nasyid asal Pondok…

Minggu, 23 April 2017 15:23
Kabar Banjarbaru

Kampung Pejabat Banjarbaru, Sebagian Besar Warganya Pedagang Jamu

Banjarbaru memiliki destinasi baru dengan nama Kampung Pejabat. Namun, nama pejabat diambil bukan karena…

Jumat, 21 April 2017 14:53

Sejuknya, Ratusan Napi Lapas Martapura Khataman Alquran

MARTAPURA - Hal yang berbeda terlihat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Anak Martapura di Jalan Pintu…

Jumat, 21 April 2017 09:25

Dahlan Iskan dan "Musuh Besarnya"

Di media ini saya pernah menulis kolom tentang para pemimpin yang “gila”. Misalnya, ada…

Rabu, 19 April 2017 22:13

Cihuy.. Amuntai Bakal Miliki Destinasi Wisata Baru

AMUNTAI – Tahun depan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bakal memiliki destinasi wisata baru.…

Senin, 17 April 2017 15:56

Penggemar Motor Besar Masuk Barabai

BARABAI – Dunia otomotif terus bergeliat di Barabai. Kali ini hadir pecinta motor besar yang tergabung…

Senin, 10 April 2017 12:09

Kang Abik Sapa Penggemar di Kalsel Book Fair 2017

BANJARBARU - Pada hari puncak Kalsel Book Fair 2017, Minggu (9/4) kemarin Dinas Pustarda dan Kearsipan…

Sabtu, 08 April 2017 18:31

Keren..! Petani di Desa Mantimin Ciptakan Gumbaan Bertenaga Surya

SEBUAH inovasi teknologi untuk mempermudah proses pertanian diciptakan oleh seorang petani asal Desa…

Rabu, 05 April 2017 16:05

Pinjami Zakir Naik Pesawat Pribadi, H Isam Mendadak Tenar di Medsos

Pengusaha Banua Haji Andi Syamsuddin Arsyad mendadak menjadi tenar di media sosial. Itu setelah H Isam…

Rabu, 05 April 2017 15:41
Berita Balangan

Seru Nih..! Hari Jadi Balangan Bakal Hadirkan Ragam Budaya

PARINGIN – Kurang dari sepekan lagi Balangan genap berusia 14 tahun. Berbagai rangkaian acara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .