MANAGED BY:
SABTU
25 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 17 Maret 2017 15:37
Kisah Iptu Misransyah dan Pengalamannya Membina Para Tahanan

Punya Rumus Tahanan Tak Boleh Dikerasi

SENAM - Tahanan Polres HSU saat mendapat kesegaran jasmani dari Iptu Misransyah di halaman Sel Tahanan.

PROKAL.CO, Tegas tak mesti keras, itulah prinsip teguh dipegang oleh Iptu Misransyah dalam melaksanan tugas. Sebagai Kasat Tahanan dan Barang Bukti, perwira balok dua ini punya jurus jitu membina tahanan dari multi kasus, berikut kisah singkatnya.

Muhammad Akbar, Amuntai

"Pagi, komandan!"
Sapaan itu sudah terdengar akrab di telinga Kepala Satuan Tahti Polres Hulu Sungai Utara Iptu Misransyah. Setiap pagi, dia harus mengeluarkan para tahanan keluar dari sel untuk berolahraga alias senam.

Pagi itu, satu persatu pelaku kejahatan baik judi, curanmor, narkoba dan perampokan satu persatu keluar dari sel sambil bercanda. Wajah mereka terlihat kusut, tapi tetap ceria. Iptu Misransyah menyapa dan mengajak mereka berbincang-bincang. Sesekali candaan terdengar diiringi dengan tawa.

"Ya ini kegiatan rutin para tahanan yang belum menyandang status terdakwa. Mereka semua masih menunggu proses pelimpahan kasus dari pihak kami ke kejaksaan. Mereka penjahat namun kami tidak perlu untuk jahat kepada mereka," sebut Misransyah yang juga pernah menjabat sebagai Kapolsek Babirik tersebut.

Dia mengatakan bagian Tahti atau Tahanan dan Barang Bukti pada unit kepolisian mungkin kalah populernya dengan unit lainnya seperti lalulintas ataupun reskrim. Padahal bagian ini punya tugas yang tak kalah berat dan penuh risiko.

Pasalnya sehari-harinya harus bergaul dengan para tahanan. Unit Tahti juha harus benar-benar mereka yang "kuat iman." Banyak iming-iming dan sogokan dari tahanan yang mendapat keringanan saat proses penahanan.

Menurut Misransyah, sebagai petugas hukum, dirinya yakin tahanan-tahanan itu, pasti memiliki jiwa yang baik. Mungkin pergaulan atau masalah-masalah klasik kehidupan membawa mereka menjadi warga yang melanggar hukum.

"Saya punya rumus, tahanan tidak boleh dikerasi. Mereka manusia juga, mungkin kesempatan dalam hidup saja berbeda. Pendekatan kekeluargaan mungkin lebih baik, ketimbang mereka dikerasi. Tegas tidak harus marah," sebutnya.

Jadi usai latihan, kalau kebetulan bertepatan dengan hari Jumat para tahanan ini disuguhkan tausyiah. "Biar hati mereka sejuk dan menyadari perbuatannya yang salah karena melanggar hukum negara bahkan diagamapun dipastikan salah tindakan yang mereka lakukan," ucap Misransyah.

Apakah ada perbaikan perilaku dengan pendekatan ini?
"Yang sangat kelihatan etika mereka yang dulu kurang setelah ikut senam pagi dan bimbingan agama jauh lebih baik dalam perubahan prilaku mereka," cetusnya polisi lepasan SPN Balikpapan tahun 1995 ini.

Salah satu tahanan sebut saja Curat, yang ditahan dalam kasus pencurian kendaraan roda dua mengaku banyak mendapatkan hal positif dalam hidupnya setelah ikut acara bimbingan tahti. "Badan segar, otak jadi lebih adem dengan nasehat para ustadz yang datang membina kami," ungkapnya. (mar)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 14:50

Mengunjungi Danau Biru Berwarna Hijau di Desa Pugaan Tabalong

Kabupaten Tabalong memiliki objek wisata buatan yang cukup menjanjikan sebagai destinasi rekreasi keluarga.…

Rabu, 22 November 2017 09:23
Mengenal Grup Musik Panting Ading Batuah, Angkinang, HSS

Konsisten Melatih Panting Sejak Usia Dini

Ada banyak ragam kesenian daerah yang dapat kita nikmati dan hingga kini masih terjaga. Salah satunya…

Minggu, 19 November 2017 10:39

Jalan Panjang Nelayan Berjuang Merancang Alat Penangkap Ikan

BANJARBARU - Puluhan nelayan kecil yang tergabung dalam Ikatan Nelayan Saijaan (INSAN) Kotabaru beberapa…

Kamis, 16 November 2017 10:34

Mengenal Lebih Dekat Sosok Pelatih Futsal di Banjarmasin

Sempat membela Yellow Alligator, Peseban Banjarmasin yang kini akan bertarung di babak nasional Liga…

Rabu, 15 November 2017 15:30

Wahyudi, GM Bandara Syamsuddin Noor yang Baru Bertugas

Namanya pendek dan mudah diingat, Wahyudi. Mantan General Manager Bandara El Tari Kupang itu buka-bukaan…

Rabu, 15 November 2017 11:13

Mengenal Komunitas N Gage Lovers Banjarmasin

bentuk yang unik, bak mangkuk yang dibelah, membuat handphone (HP) Jadul berupa N Gage sangat digemari.…

Selasa, 14 November 2017 15:12

Werner Laule - Siti Farida Elyanor, pasangan Jerman-Kelua yang Suka Bertualang

Werner Laule dan Siti Farida Elyanor berlibur di Banua sejak 28 September lalu. Pasangan Jerman-Kelua…

Selasa, 14 November 2017 12:19

Pangeran Muhammad Noor Gagal Lagi Jadi Pahlawan Nasional

Perjuangan Pangeran Muhammad Noor dalam merebut kemerdekaan tak berbeda dengan pahlawan nasional lain…

Selasa, 14 November 2017 11:27

Kelas Inspirasi GMC + di SMP Islam Terpadu Qardhan Hasana

Dono Prasetyo menjadi General Manager sebuah hotel berbintang dalam usia begitu muda. Ia percaya, sukses…

Jumat, 10 November 2017 11:33

Sukiman, Pahlawan Pendidikan dari Wilayah Paminggir

Kalau ikhlas semua jadi enteng dan nyaman. Itu semboyan penguat asa Sukiman dalam menjalani perannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .