MANAGED BY:
SELASA
25 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 17 Maret 2017 15:37
Kisah Iptu Misransyah dan Pengalamannya Membina Para Tahanan

Punya Rumus Tahanan Tak Boleh Dikerasi

SENAM - Tahanan Polres HSU saat mendapat kesegaran jasmani dari Iptu Misransyah di halaman Sel Tahanan.

PROKAL.CO, Tegas tak mesti keras, itulah prinsip teguh dipegang oleh Iptu Misransyah dalam melaksanan tugas. Sebagai Kasat Tahanan dan Barang Bukti, perwira balok dua ini punya jurus jitu membina tahanan dari multi kasus, berikut kisah singkatnya.

Muhammad Akbar, Amuntai

"Pagi, komandan!"
Sapaan itu sudah terdengar akrab di telinga Kepala Satuan Tahti Polres Hulu Sungai Utara Iptu Misransyah. Setiap pagi, dia harus mengeluarkan para tahanan keluar dari sel untuk berolahraga alias senam.

Pagi itu, satu persatu pelaku kejahatan baik judi, curanmor, narkoba dan perampokan satu persatu keluar dari sel sambil bercanda. Wajah mereka terlihat kusut, tapi tetap ceria. Iptu Misransyah menyapa dan mengajak mereka berbincang-bincang. Sesekali candaan terdengar diiringi dengan tawa.

"Ya ini kegiatan rutin para tahanan yang belum menyandang status terdakwa. Mereka semua masih menunggu proses pelimpahan kasus dari pihak kami ke kejaksaan. Mereka penjahat namun kami tidak perlu untuk jahat kepada mereka," sebut Misransyah yang juga pernah menjabat sebagai Kapolsek Babirik tersebut.

Dia mengatakan bagian Tahti atau Tahanan dan Barang Bukti pada unit kepolisian mungkin kalah populernya dengan unit lainnya seperti lalulintas ataupun reskrim. Padahal bagian ini punya tugas yang tak kalah berat dan penuh risiko.

Pasalnya sehari-harinya harus bergaul dengan para tahanan. Unit Tahti juha harus benar-benar mereka yang "kuat iman." Banyak iming-iming dan sogokan dari tahanan yang mendapat keringanan saat proses penahanan.

Menurut Misransyah, sebagai petugas hukum, dirinya yakin tahanan-tahanan itu, pasti memiliki jiwa yang baik. Mungkin pergaulan atau masalah-masalah klasik kehidupan membawa mereka menjadi warga yang melanggar hukum.

"Saya punya rumus, tahanan tidak boleh dikerasi. Mereka manusia juga, mungkin kesempatan dalam hidup saja berbeda. Pendekatan kekeluargaan mungkin lebih baik, ketimbang mereka dikerasi. Tegas tidak harus marah," sebutnya.

Jadi usai latihan, kalau kebetulan bertepatan dengan hari Jumat para tahanan ini disuguhkan tausyiah. "Biar hati mereka sejuk dan menyadari perbuatannya yang salah karena melanggar hukum negara bahkan diagamapun dipastikan salah tindakan yang mereka lakukan," ucap Misransyah.

Apakah ada perbaikan perilaku dengan pendekatan ini?
"Yang sangat kelihatan etika mereka yang dulu kurang setelah ikut senam pagi dan bimbingan agama jauh lebih baik dalam perubahan prilaku mereka," cetusnya polisi lepasan SPN Balikpapan tahun 1995 ini.

Salah satu tahanan sebut saja Curat, yang ditahan dalam kasus pencurian kendaraan roda dua mengaku banyak mendapatkan hal positif dalam hidupnya setelah ikut acara bimbingan tahti. "Badan segar, otak jadi lebih adem dengan nasehat para ustadz yang datang membina kami," ungkapnya. (mar)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 17:12

Ini Alasan Mengapa Orang Banua Susah Menjadi Pramugari

Pramugari masih menjadi profesi idaman. Gaji besar dan bisa terbang ke mana-mana membuat pendaftar sekolah…

Kamis, 20 Juli 2017 15:52

Melihat Aktivitas Belajar di SDN Jawa 5 Pasca Kebakaran

Mengalami musibah kebakaran beberapa hari sebelum masa liburan berakhir, membuat pihak SDN Jawa 5 kelabakan.…

Kamis, 20 Juli 2017 15:12

Menengok Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa di Kabupaten Balangan

Kabupaten Balangan menjadi pilot project penyelenggaraan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa…

Rabu, 19 Juli 2017 19:37

Pasar Loak Mess Kalteng, Tetap Eksis di Tengah Gempuran Penjual Onderdil Baru

Saat ini penjual onderdil sepeda motor tersebar di pinggir pinggir jalan raya. Bahkan, ada yang berjualan…

Selasa, 18 Juli 2017 14:02

Di Pelosok Masih Ada Pasar Keliling, Bukan Semata untuk Jual Beli

Minggu (16/7) kemarin, sejuk kaki pegunungan di sebelah timur Pulau Laut. Tepatnya di Desa Seratak Kecamatan…

Minggu, 16 Juli 2017 19:23

Melihat Antusiasme Siswa Mengikuti FLS2N SMA/SMK se-Kalsel: Ingin Harumkan Banua ke Kancah Nasional

Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMA/SMK se-Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu…

Sabtu, 15 Juli 2017 15:59

Kiprah Pebasket Banjarmasin Trisna Gama Putri di PT DBL Indonesia

Trisna Gama Putri sukses menembus Honda DBL Indonesia All Star dan dikirim ke Australia pada tahun 2008…

Jumat, 14 Juli 2017 11:21

Kisah Sukses Habib Zaid Shabab Merintis Bisnis Konter Handphone Syihab

Meski baru berusia 28 tahun, namun Habib Zaid Shahab telah sukses mengelola bisnis konter ponsel. Sekarang…

Kamis, 13 Juli 2017 14:36

Mengunjungi Sentra Perajin Atap Rumbia di Baringin A

Zaman yang sudah berubah membuat kerajinan tradisional tinggal ditekuni hanya oleh segelintir orang.…

Selasa, 11 Juli 2017 14:27

Begini Kiprah Mahasiswa ULM Melestarikan Budaya Banjar

Permainan tradisonal Banjar kian tergerus dengan perkembangan zaman. Di era teknologi sekarang ini,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .