MANAGED BY:
RABU
29 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Sabtu, 18 Maret 2017 18:48
Atur Bantuan Lahan Pertanian, Tidak Boleh Dibangun Perumahan
BERKURANG: Salah seorang petani sedang melakukan menanam padi, sementara di dekatnya berdiri perumahan.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Banyak lahan atau tanah masyarakat yang ternyata diplot sebagai kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan lahan pertanian berkelanjutan. Namun, nantinya bakal diatur mengenai bantuan untuk pemilik lahan pertanian berdasarkan Raperda tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDRT) dan Peraturan Zonasi Kota Banjarmasin.

Kasubag Peraturan Perundang-Undangan Bagian Hukum Sekdako Banjarmasin, Jefrie Fransyah, menjelaskan, dalam peraturan sudah jelas lahan pertanian berkelanjutan tidak boleh dibangun perumahan. Sebagai dispensasinya, pemko bakal memberikan bantuan berupa insentif terhadap pemilik lahan. “Lahannya tidak boleh dijual. Zona pun sudah ditetapkan,” bebernya.

Ketua Pansus Raperda tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDRT) dan Peraturan Zonasi Kota Banjarmasin, Isnaini, membeberkan bahwa dalam aturan tersebut bakal direncanakan untuk ganti rugi terhadap warga yang ingin menjual lahannya. “Yang jadi masalah, lahannya milik pribadi, ketika ingin dijual terkendala dokumen karena masuk RTH. Pemerintah wajib membelinya,” ujarnya.

Selain itu, dalam aturan juga bisa menjawab permasalahan RTH Banjarmasin yang sangat minim, yaitu hanya 6 persen. Dibeberkannya, tugas pansus untuk memperbaiki dengan harapan pelaksanaan tidak merugikan semua pihak.

Perda RTRW lama, ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, sudah tidak sesuai dengan RTRW saat ini. Gara-garanya banyak lahan masyarakat yang masuk plot RTH. Pansus akan mengakomodir selama masuk di tata ruang itu dan nantinya akan dirincikan dalam Raperda tentang RDTR dan Peraturan Zonasi.

Isnaini berharap dengan terealisasinya perda tersebut, pembangunan di Kota Banjarmasin bisa lebih tertata rapi dan pemanfaatan ruang yang berkualitas bisa tercapai. “Yang banyak berubah peruntukannya di wilayah Banjarmasin Selatan dan Utara. Nantinya bila ada lahan masyarakat ternyata masuk plot RTH maka pemerintah harus mengganti rugi,” tegasnya. (eka)


BACA JUGA

Selasa, 28 Maret 2017 21:00

Persiapan Posko untuk Haul Akbar Sudah 90 Persen

MARTAPURA - Kurang dari sepekan puncak Haul ke-12 Guru Sekumpul akan digelar. Relawan di setiap posko…

Selasa, 28 Maret 2017 19:35

Hmm... Ternyata Hanya Pemkab Banjar yang Peduli Honorer

TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong dan kabupaten lainnya yang belum mendaftarkan honorer…

Selasa, 28 Maret 2017 17:46
Berita Tanah Bumbu

Umat Hindu Tiga Kabupaten Gelar Melasti

BATULICIN - Umat Hindu yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu, Tanah Laut, dan Kotabaru menggelar upacara…

Selasa, 28 Maret 2017 17:44
Berita Tanah Bumbu

Warga Giat Bergotong Royong

BATULICIN - Warga Desa Pulau Pulau Panjang Kecamatan Simpang Empat melaksanakan kegiatan gotong royong…

Selasa, 28 Maret 2017 17:43
Berita Tanah Bumbu

Bank Kalsel Tanbu Salurkan Dana ZIS Rp70 juta

BATULICIN - Bank Kalsel memasuki usianya yang ke-53. Di hari ulang tahunnya, bank urang banua ini menyalurkan…

Senin, 27 Maret 2017 21:35

Ratusan Umat Hindu Banjarmasin Padati Pura Agung Jagat Natha

BANJARMASIN - Pura Agung Jagat Natha, di Jalan Gatot Subroto, Banjarmasin Timur dipenuhi ratusan umat…

Senin, 27 Maret 2017 19:04

Polsek Banjarmasin Timur Siap Amankan Perayaan Nyepi

BANJARMASIN - Umat Hindu di Banjarmasin, Senin (27/3) malam akan melaksanakan sembayang di Pura Agung…

Senin, 27 Maret 2017 13:23

Suka Duka Guru Honorer di Banua, Harus Nyambi demi Nafkah

Menjadi guru adalah pekerjaan mulia. Tapi, tak semua guru hidup dengan sejahtera. Mereka yang berstatus…

Senin, 27 Maret 2017 13:02
Jelang Haul Guru Sekumpul ke-12

Para Relawan Haul Guru Sekumpul Mulai Buat Garis Shaf

MARTAPURA - Agar para jemaah mengetahui arah kiblat saat menunaikan Salat berjemaah pada puncak haul…

Senin, 27 Maret 2017 12:40

96 Desa Masuk Kategori Merah Kasus Malaria, di Tanbu Tertinggi

BANJARMASIN – Sedikitnya 96 desa di Kalsel terdata masuk kategori merah atau kasus tinggi malaria.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .