MANAGED BY:
SELASA
12 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Minggu, 19 Maret 2017 13:18
PARAH...!! Gaji Guru Honor Telat Dianggap Biasa

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Belum dibayarnya gaji guru honorer di daerah ini sudah sampai ke telinga Sekretaris Jenderal DPP Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Muhammad Qudrat Nugraha. Menariknya ia menganggap persoalan tersebut hal biasa disaat transisi kebijakan dan terbitnya peraturan perundang-undangan yang baru

Menurut Qudrat, guru sudah terbiasa menghadapi berbagai masalah. Bahkan, dirinya memastikan persoalan belum bisanya membayar gaji para guru honorer tak akan memengaruhi kinerja pendidikan. Perubahan kebijakan terkait transisi ini, diakuinya membuat semua daerah harus menyesuaikan kembali.

"Karena permasalahan ini tak terlalu berat, saya kira tak akan mengganggu pendidikan di daerah," ujar Qudrat saat Konferensi Kerja III PGRI Kalsel di Hotel Rattan In Banjarmasin, Jumat (17/3) malam. Ia menyayangkan  petunjuk teknis (juknis) terkait pembayaran gaji honorer para guru belum ada.

Hal itu menjadi salah satu penyebab terhambatnya pembayaran gaji guru honorer saat ini. Dimintai tanggapan terkendalanya pembayaran gaji guru honorer karena lahirnya Peraturan Menteri (Permen) Pendidikan Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah yang tak boleh menarik pungutan, Qudrat mendukung hal ini. Menurutnya, dengan adanya permen tersebut sekolah bisa maksimal mencari peluang lain di luar komite selama ini.

Ia menilai permen tersebut bukan menghambat sekolah yang selama ini diklaim tak berani memungut meskipun dalam artian sumbangan. Ia tak menampik sekolah malah takut apa yang dilakukan mereka selama ini adalah pungutan liar (Pungli). Untuk itu sebutnya, tim Sapu Bersih (Saber) Pungli harus memahami. "Hal ini yang perlu dikoordinasikan," katanya.

Pihaknya sendiri membuka ruang kepada para guru di daerah ini untuk melaporkan kepada PGRI Kalsel terkait persoalan belum dibayarnya gaji para guru honorer. "PGRI siap memfasilitasi hal ini, jangan sampai permasalahan ini menghambat pendidikan kita," tandasnya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel masih melakukan verifikasi jumlah guru honorer. Terkait perhitungan besaran pembayaran gaji honorer masih dalam tahap menggodok formulasi. "Formulasi ada tiga, yang pertama dibayar sesuai jumlah jam mengajar, formulasi kedua dibayar sesuai strata pendidikan, formulasi ketiga dibayar akan meminta kepada kabupaten dan kota untuk membantu kekurangan biaya gaji honorer," jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel Yusuf Effendi. (mof/ema)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 13:15

Puluhan Rumah di Desa Walangku Tergenang Banjir

BARABAI - Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir membuat sebagian daerah di Kabupaten…

Senin, 11 Desember 2017 13:10

Semua Agen Gas Elpiji di Kalsel Akan Dipanggil

BANJARMASIN – Selepas terbongkarnya penimbunan gas elpiji 3 Kg yang dilakukan salah satu pangkalan…

Senin, 11 Desember 2017 12:29

Hii Seremm..!! Kata Warga Pertokoan Citra Plaza Menakutkan

BANJARBARU - Pertokoan Citra Plaza, di Jalan Mistar Cokrokusumo, Kelurahan Sei Besar menuai keluhan…

Senin, 11 Desember 2017 12:08

Waduh, Berkas Calon Independen Tapin Tidak Memenuhi Syarat

RANTAU – Setelah dilakukan verifikasi selama delapan hari oleh KPUD Tapin, berkas dukungan dari…

Senin, 11 Desember 2017 11:29

Dicari Terbaik dari yang Terbaik di Banjarbaru Go Green and Clean 2017

BANJARBARU – Program Banjarbaru Go Green and Clean tahun ini memasuki tahun ke-6, setelah pertama…

Senin, 11 Desember 2017 11:08

Selamat, Nadjmi Raih Penghargaan Menteri LHK

BANJARBARU - Hasil yang membanggakan ditorehkan Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani. Orang nomor satu…

Senin, 11 Desember 2017 10:56

Ajak Ulama Bahas Persoalan Tanbu

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming hadir dalam acara sarasehan bersama ulama se-Kabupaten…

Senin, 11 Desember 2017 10:56

Bentuk Destana Karhutla

BATULICIN - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengakibatkan kerugian yang besar, baik dari segi ekonomi,…

Senin, 11 Desember 2017 10:55

Putus Rantai Kemiskinan

BATULICIN - Guna meningkatkan kesamaan gerak dan langkah dalam rangka pelaksanaan Program Keluarga Harapan…

Senin, 11 Desember 2017 10:50

Guru Harus Memiliki Kompetensi

MARABAHAN - Anak Berkebutuhan Khusus (Children With Special Needs) membutuhkan penanganan khusus yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .