MANAGED BY:
SELASA
22 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Minggu, 19 Maret 2017 13:18
PARAH...!! Gaji Guru Honor Telat Dianggap Biasa

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Belum dibayarnya gaji guru honorer di daerah ini sudah sampai ke telinga Sekretaris Jenderal DPP Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Muhammad Qudrat Nugraha. Menariknya ia menganggap persoalan tersebut hal biasa disaat transisi kebijakan dan terbitnya peraturan perundang-undangan yang baru

Menurut Qudrat, guru sudah terbiasa menghadapi berbagai masalah. Bahkan, dirinya memastikan persoalan belum bisanya membayar gaji para guru honorer tak akan memengaruhi kinerja pendidikan. Perubahan kebijakan terkait transisi ini, diakuinya membuat semua daerah harus menyesuaikan kembali.

"Karena permasalahan ini tak terlalu berat, saya kira tak akan mengganggu pendidikan di daerah," ujar Qudrat saat Konferensi Kerja III PGRI Kalsel di Hotel Rattan In Banjarmasin, Jumat (17/3) malam. Ia menyayangkan  petunjuk teknis (juknis) terkait pembayaran gaji honorer para guru belum ada.

Hal itu menjadi salah satu penyebab terhambatnya pembayaran gaji guru honorer saat ini. Dimintai tanggapan terkendalanya pembayaran gaji guru honorer karena lahirnya Peraturan Menteri (Permen) Pendidikan Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah yang tak boleh menarik pungutan, Qudrat mendukung hal ini. Menurutnya, dengan adanya permen tersebut sekolah bisa maksimal mencari peluang lain di luar komite selama ini.

Ia menilai permen tersebut bukan menghambat sekolah yang selama ini diklaim tak berani memungut meskipun dalam artian sumbangan. Ia tak menampik sekolah malah takut apa yang dilakukan mereka selama ini adalah pungutan liar (Pungli). Untuk itu sebutnya, tim Sapu Bersih (Saber) Pungli harus memahami. "Hal ini yang perlu dikoordinasikan," katanya.

Pihaknya sendiri membuka ruang kepada para guru di daerah ini untuk melaporkan kepada PGRI Kalsel terkait persoalan belum dibayarnya gaji para guru honorer. "PGRI siap memfasilitasi hal ini, jangan sampai permasalahan ini menghambat pendidikan kita," tandasnya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel masih melakukan verifikasi jumlah guru honorer. Terkait perhitungan besaran pembayaran gaji honorer masih dalam tahap menggodok formulasi. "Formulasi ada tiga, yang pertama dibayar sesuai jumlah jam mengajar, formulasi kedua dibayar sesuai strata pendidikan, formulasi ketiga dibayar akan meminta kepada kabupaten dan kota untuk membantu kekurangan biaya gaji honorer," jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel Yusuf Effendi. (mof/ema)


BACA JUGA

Senin, 21 Agustus 2017 18:07

Rakyat Kotabaru Siapkan Class Action Izin Tambang

KOTABARU - Guru besar sekaligus Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Prof Dr Syaiful Bakhri…

Senin, 21 Agustus 2017 17:20

Wabup Ziarah Makam Pahlawan

BATULICIN - Wabup Tanbu H Sudian Noor melaksanakan ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan Mattone Kecamatan…

Senin, 21 Agustus 2017 17:16

Rintik Hujan Warnai Upacara Penurunan Bendera

BATULICIN - Tim Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) angkatan XIV Kabupaten Tanah Bumbu, menurunkan bendera…

Senin, 21 Agustus 2017 17:12

Paskibra Tanbu Sukses Jalankan Tugas

BATULICIN - Resepsi kenegaraan dan malam ramah tamah HUT Kemerdekaan RI ke-72 yang dilaksanakan di Perkantoran…

Senin, 21 Agustus 2017 16:51

Hasil Survey, Penduduk Kalsel Lebih Bahagia Ketimbang di Jakarta

BANJARMASIN - DKI Jakarta, selama ini memang populer. Menjadi lokasi ibukota negara, infrastrukturnya…

Senin, 21 Agustus 2017 16:06

Sanitasi Jadi Persoalan Akreditasi di Sekolah

BANJARMASIN –  Sanitasi, ketersediaan air bersih, dan kebersihan lingkungan menjadi aspek…

Senin, 21 Agustus 2017 16:02

Ke Banjarmasin, Presiden Akan Kenakan Baju Adat Banjar

BANJARMASIN – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan mengenakan pakaian adat kerajaan Banjar…

Minggu, 20 Agustus 2017 14:05

Melihat Kesungguhan Pemprov Membangun Landmark Km 0: Belum Apa-apa, Sudah Begini...

Membangun tugu 0 Km dengan desain megah dipastikan memakan anggaran tak sedikit. Karena itu, pemerintah…

Minggu, 20 Agustus 2017 13:57

Penduduk Miskin Kalsel Bertambah 10.000

BANJARMASIN - Ironis. Baru saja memperingati momen kemerdekaan, warga Banua harus dikejutkan dengan…

Minggu, 20 Agustus 2017 13:21

Sejarah Panjang Kain Sasirangan: Semakin Dikenal Masyarakat Luar

BANJARMASIN – Kepercayaan suku Banjar terhadap makna di balik warna kain ini merupakan keberlanjutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .