MANAGED BY:
SELASA
12 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 20 Maret 2017 16:09
Fenomena Kos Bebas di Banjarmasin, dari Zenit, Miras sampai Transaksi Seks pun Ada
PERINGATAN: Salah satu kos mahasiswa pria di Jalan Hasan Basri memberikan peringatan tertulis kepada penghuni.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin sebagai kota yang memiliki slogan “Baiman” (bersih wan nyaman) yang menyiratkan kesan religus ternyata masih menyimpan kisah menarik di baliknya.

Salah satunya adalah mengenai fenomena kos yang masih saja memperbolehkan penempatan laki-laki dan perempuan dalam satu tempat. Padahal, hal tersebut sudah dilarang dalam Peraturan Daerah (Perda) No 4 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Rumah Kos.

Radar Banjarmasin mencobai menemui RA (23). Ia adalah mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri yang pernah tinggal di kos bebas campur yang lokasinya berada di Jalan Hasan Basri bagian ujung. Ia berbicara banyak hal mengenai pengalamannya tinggal di kos tersebut selama satu setengah tahun.

“Sebelumnya, aku tekankan dulu bahwa Banjarmasin itu keras,” ujar RA memulai pembicaraan. Lalu ia berbicara mengenai awal kedatangannya di Kota Banjarmasin untuk menjalani perkuliahan. “Waktu itu masih polos sama sekali, belum bisa minum apalagi main perempuan” tuturnya. Karena masih belum mempunyai tempat tinggal, ia mulai mencari-cari kos untuk ditempati. Ia mengajak salah satu temannya. “Kami kos berdua dalam satu kamar,” ujar mahasiswa asal Banjarbaru ini.

Ia menemukan salah satu kos yang dikira cocok di Jalan Hasan Basri. “Tempatnya bersih,” terangnya. Kemudian ia putuskan untuk tinggal di sana bersama temannya. Belum genap satu bulan ia merasa bingung ketika mendapati kosnya bercampur. “Di sebelah kamar ada binian (perempuan), di sampingnya lagi ada yang kayaknya berkeluarga,” jelasnya. Namun, ia memutuskan tetap tinggal di sana karena sudah terlanjur mengangkut semua barang. 

Genap satu bulan, teman sekamar RA yang berinisial WR memutuskan untuk pindah gara-gara tak tahan melihat aktivitas dalam kos tersebut. “Sarang maksiat katanya,” ujar RA. Namun, RA masih bertahan di sana. Jadi, ia tinggal seorang diri. Pembicaraan semakin menarik. “Setelah menjalani beberapa hari baru sadar kos ini bebas banar (sangat bebas),” ujarnya.

Ia menyaksikan sendiri beberapa penghui kos pria yang dengan terang-terangan membawa lawan jenis masuk ke dalam kamar. “Ternyata pengelola kos sendiri yang memperbolehkan hal tersebut,” tuturnya. Tak hanya itu, ia juga menerangkan aktivitas sewa-menyewa perempuan juga ada dalam tempat tersebut. “Dari mahasiswa

juga yang jadi agennya, mereka ibaratnya jual teman sendiri” tuturnya mengejutkan. Soal tarif sewa perempuan, ia menerangkan bervariasi. “Ada yang lima ratus ribu, ada yang satu juta,” tambahnya. Jika si pelanggan bisa merayu, tanpa bayar alias gratis pun bisa.

Selain dijadikan tempat esek-esek, RA menerangkan bahwa kos tersebut juga jadi sarang peredaran obat ilegal. “Zineth tahu ja lo? Nah di sana sering transaksi,” tuturnya. Selain peredaran obat terlarang, kos tersebut juga menjadi wadah bebas untuk minum-minuman keras.

Akibat tinggal di tempat tersebut, RA menerangkan bahwa dirinya sempat terjerumus dalam aktivitas tersebut. “Aku jadi kenal minuman keras dan perempuan di sana,” tuturnya. Tak tanggung-tanggung, ia mengonsumsi minuman keras itu setiap hari. (mr-149/tof)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 13:45

Yudha Jadi Saksi Terakhir Sidang Kasus Suap PDAM Bandarmasih

BANJARMASIN – Sidang lanjutan kasus suap PDAM Bandarmasih kembali disidangkan Kamis (14/12) mendatang.…

Senin, 11 Desember 2017 13:20

Simpan 3 Kilo Sabu di Pintu Mobil, Warga Kaltara Diamankan

BANJARMASIN – Penyelidikan selama kurang lebih tiga bulan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional…

Senin, 11 Desember 2017 12:44

Perda Carnophen Tunggu Rekomendasi Kemendagri

BANJARMASIN – Peredaran gelap narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya sudah semakin parah.…

Senin, 11 Desember 2017 11:15

Razia Gabungan Obok-obok Empat THM di Banjarbaru, Hasilnya..

BANJARBARU - Personel gabungan dari Satpol PP Banjarbaru, TNI dan kepolisian Sabtu (9/12) malam tadi…

Sabtu, 09 Desember 2017 16:12

Akhirnya, Iray Kasfy Divonis Hakim

MARTAPURA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Martapura menjatuhkan kurungan badan selama 4 tahun…

Sabtu, 09 Desember 2017 16:05

Kapal Kargo Tenggelam di Sungai Barito, Ternyata ini Sebabnya

BANJARMASIN - Kapal MV KENEUKAI, pengangkut semen Cons, mengalami musibah di perairan Sungai Barito,…

Sabtu, 09 Desember 2017 16:01

Penimbunan Gas Melon Digerebek, Pelaku Sempat Mengelak

BANJARMASIN – Sebelum azan salat Jumat (8/12) kemarin, sebuah rumah di Jalan Gunung Sari Ujung…

Sabtu, 09 Desember 2017 14:47

Ini Penyebab Kebakaran di Kuin Utara

BANJARMASIN - Enam buah rumah luluh lantak di Jalan Kuin Utara RT 10,  Banjarmasin Utara, akibat…

Sabtu, 09 Desember 2017 14:43

Kebakaran di Kandangan, Seorang Nenek Tewas Terpanggang

KANDANGAN – Disaat kebanyakan orang sedang beristirahat, Jumat (8/12) dini hari lalu,  warga…

Jumat, 08 Desember 2017 18:47

Rp10 Juta untuk Pelicin Fasilitasi

BANJARMASIN – Kasus suap PDAM Bandarmasih yang melibatkan mantan Dirut PDAM Muslih dan Manajer…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .