MANAGED BY:
SELASA
22 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 20 Maret 2017 16:09
Fenomena Kos Bebas di Banjarmasin, dari Zenit, Miras sampai Transaksi Seks pun Ada
PERINGATAN: Salah satu kos mahasiswa pria di Jalan Hasan Basri memberikan peringatan tertulis kepada penghuni.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin sebagai kota yang memiliki slogan “Baiman” (bersih wan nyaman) yang menyiratkan kesan religus ternyata masih menyimpan kisah menarik di baliknya.

Salah satunya adalah mengenai fenomena kos yang masih saja memperbolehkan penempatan laki-laki dan perempuan dalam satu tempat. Padahal, hal tersebut sudah dilarang dalam Peraturan Daerah (Perda) No 4 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Rumah Kos.

Radar Banjarmasin mencobai menemui RA (23). Ia adalah mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri yang pernah tinggal di kos bebas campur yang lokasinya berada di Jalan Hasan Basri bagian ujung. Ia berbicara banyak hal mengenai pengalamannya tinggal di kos tersebut selama satu setengah tahun.

“Sebelumnya, aku tekankan dulu bahwa Banjarmasin itu keras,” ujar RA memulai pembicaraan. Lalu ia berbicara mengenai awal kedatangannya di Kota Banjarmasin untuk menjalani perkuliahan. “Waktu itu masih polos sama sekali, belum bisa minum apalagi main perempuan” tuturnya. Karena masih belum mempunyai tempat tinggal, ia mulai mencari-cari kos untuk ditempati. Ia mengajak salah satu temannya. “Kami kos berdua dalam satu kamar,” ujar mahasiswa asal Banjarbaru ini.

Ia menemukan salah satu kos yang dikira cocok di Jalan Hasan Basri. “Tempatnya bersih,” terangnya. Kemudian ia putuskan untuk tinggal di sana bersama temannya. Belum genap satu bulan ia merasa bingung ketika mendapati kosnya bercampur. “Di sebelah kamar ada binian (perempuan), di sampingnya lagi ada yang kayaknya berkeluarga,” jelasnya. Namun, ia memutuskan tetap tinggal di sana karena sudah terlanjur mengangkut semua barang. 

Genap satu bulan, teman sekamar RA yang berinisial WR memutuskan untuk pindah gara-gara tak tahan melihat aktivitas dalam kos tersebut. “Sarang maksiat katanya,” ujar RA. Namun, RA masih bertahan di sana. Jadi, ia tinggal seorang diri. Pembicaraan semakin menarik. “Setelah menjalani beberapa hari baru sadar kos ini bebas banar (sangat bebas),” ujarnya.

Ia menyaksikan sendiri beberapa penghui kos pria yang dengan terang-terangan membawa lawan jenis masuk ke dalam kamar. “Ternyata pengelola kos sendiri yang memperbolehkan hal tersebut,” tuturnya. Tak hanya itu, ia juga menerangkan aktivitas sewa-menyewa perempuan juga ada dalam tempat tersebut. “Dari mahasiswa

juga yang jadi agennya, mereka ibaratnya jual teman sendiri” tuturnya mengejutkan. Soal tarif sewa perempuan, ia menerangkan bervariasi. “Ada yang lima ratus ribu, ada yang satu juta,” tambahnya. Jika si pelanggan bisa merayu, tanpa bayar alias gratis pun bisa.

Selain dijadikan tempat esek-esek, RA menerangkan bahwa kos tersebut juga jadi sarang peredaran obat ilegal. “Zineth tahu ja lo? Nah di sana sering transaksi,” tuturnya. Selain peredaran obat terlarang, kos tersebut juga menjadi wadah bebas untuk minum-minuman keras.

Akibat tinggal di tempat tersebut, RA menerangkan bahwa dirinya sempat terjerumus dalam aktivitas tersebut. “Aku jadi kenal minuman keras dan perempuan di sana,” tuturnya. Tak tanggung-tanggung, ia mengonsumsi minuman keras itu setiap hari. (mr-149/tof)


BACA JUGA

Senin, 21 Agustus 2017 18:21

Kasus Perjalanan Dinas Fiktif Dewan: Sembunyi Dibalik Pergub?

Apa yang terjadi sebenarnya dengan perjalanan dinas fiktif anggota DPRD Kalsel? Radar Banjarmasin melakukan…

Senin, 21 Agustus 2017 16:27

Bupati Batola Saja Bingung, Kok Jembatan ini Bisa Ambruk?

MARABAHAN - Bupati Barito Kuala (Batola) Hasanuddin Murad meninjau lokasi ambruknya jembatan penghubung…

Senin, 21 Agustus 2017 16:15

RESMI, Lurah Pelambuan Jadi Tersangka Kasus OTT Saber Pungli

BANJARMASIN – Lurah Pelambuan Rahmatullah (38) yang dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan…

Senin, 21 Agustus 2017 15:28

Bos Batubara Penganiaya Ledies Diamankan, Nih Tampangnya..

BANJARMASIN – Seorang pengusaha bernama Wawan Pranata yang dilaporkan seorang wanita berinisial…

Senin, 21 Agustus 2017 15:21

Monyet Ngamuk..! Pekerja Batubara Jadi Korban Gigitan

PELAIHARI - Tak disangka, salah satu warga Desa Trans 200, Kecamatan Jorong, Su'eb (42), diduga mengalami…

Senin, 21 Agustus 2017 15:14

Mabuk Tiap Malam, Pria ini Ditemukan Ngapung di Sungai

MARTAPURA - Solihin alias Endol (37), warga Desa  Sungai Landas Rt 03 RW 01, Kecamatan Karang Intan,…

Senin, 21 Agustus 2017 13:47
BREAKING NEWS

Ban Pecah, Minibus di Kandangan Nyungsep ke Sawah

KANDANGAN - Sebuah kendaraan Mobil Luxio dengan nomor polisi (Nopol) DA 7569 SD yang membawa sejumlah…

Minggu, 20 Agustus 2017 14:01

EKSKLUSIF BACA NIH..! Kapolda Luruskan Opini Masyarakat terkait Video Pungli

BANJARMASIN – Sebuah video menghebohkan masyarakat Banua beberapa waktu terakhir.  Dalam…

Minggu, 20 Agustus 2017 13:54

ALAMAK..! Bandar Besar Zenith di Banjarbaru Ternyata Seorang Janda

BANJARBARU - Tanpa ampun, Kapolsek Banjarbaru Timur AKP Avan Suligi menggeber gas sepeda motor trailnya,…

Minggu, 20 Agustus 2017 13:47

Pos Jaga Lapas Hanya Hiasan, Kapolres Geledah Sel Napi

BANJARBARU - Menara pos jaga di sudut-sudut tembok Lapas Banjarbaru sebenarnya cuma hiasan. Pos itu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .