MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 20 Maret 2017 16:09
Fenomena Kos Bebas di Banjarmasin, dari Zenit, Miras sampai Transaksi Seks pun Ada
PERINGATAN: Salah satu kos mahasiswa pria di Jalan Hasan Basri memberikan peringatan tertulis kepada penghuni.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin sebagai kota yang memiliki slogan “Baiman” (bersih wan nyaman) yang menyiratkan kesan religus ternyata masih menyimpan kisah menarik di baliknya.

Salah satunya adalah mengenai fenomena kos yang masih saja memperbolehkan penempatan laki-laki dan perempuan dalam satu tempat. Padahal, hal tersebut sudah dilarang dalam Peraturan Daerah (Perda) No 4 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Rumah Kos.

Radar Banjarmasin mencobai menemui RA (23). Ia adalah mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri yang pernah tinggal di kos bebas campur yang lokasinya berada di Jalan Hasan Basri bagian ujung. Ia berbicara banyak hal mengenai pengalamannya tinggal di kos tersebut selama satu setengah tahun.

“Sebelumnya, aku tekankan dulu bahwa Banjarmasin itu keras,” ujar RA memulai pembicaraan. Lalu ia berbicara mengenai awal kedatangannya di Kota Banjarmasin untuk menjalani perkuliahan. “Waktu itu masih polos sama sekali, belum bisa minum apalagi main perempuan” tuturnya. Karena masih belum mempunyai tempat tinggal, ia mulai mencari-cari kos untuk ditempati. Ia mengajak salah satu temannya. “Kami kos berdua dalam satu kamar,” ujar mahasiswa asal Banjarbaru ini.

Ia menemukan salah satu kos yang dikira cocok di Jalan Hasan Basri. “Tempatnya bersih,” terangnya. Kemudian ia putuskan untuk tinggal di sana bersama temannya. Belum genap satu bulan ia merasa bingung ketika mendapati kosnya bercampur. “Di sebelah kamar ada binian (perempuan), di sampingnya lagi ada yang kayaknya berkeluarga,” jelasnya. Namun, ia memutuskan tetap tinggal di sana karena sudah terlanjur mengangkut semua barang. 

Genap satu bulan, teman sekamar RA yang berinisial WR memutuskan untuk pindah gara-gara tak tahan melihat aktivitas dalam kos tersebut. “Sarang maksiat katanya,” ujar RA. Namun, RA masih bertahan di sana. Jadi, ia tinggal seorang diri. Pembicaraan semakin menarik. “Setelah menjalani beberapa hari baru sadar kos ini bebas banar (sangat bebas),” ujarnya.

Ia menyaksikan sendiri beberapa penghui kos pria yang dengan terang-terangan membawa lawan jenis masuk ke dalam kamar. “Ternyata pengelola kos sendiri yang memperbolehkan hal tersebut,” tuturnya. Tak hanya itu, ia juga menerangkan aktivitas sewa-menyewa perempuan juga ada dalam tempat tersebut. “Dari mahasiswa

juga yang jadi agennya, mereka ibaratnya jual teman sendiri” tuturnya mengejutkan. Soal tarif sewa perempuan, ia menerangkan bervariasi. “Ada yang lima ratus ribu, ada yang satu juta,” tambahnya. Jika si pelanggan bisa merayu, tanpa bayar alias gratis pun bisa.

Selain dijadikan tempat esek-esek, RA menerangkan bahwa kos tersebut juga jadi sarang peredaran obat ilegal. “Zineth tahu ja lo? Nah di sana sering transaksi,” tuturnya. Selain peredaran obat terlarang, kos tersebut juga menjadi wadah bebas untuk minum-minuman keras.

Akibat tinggal di tempat tersebut, RA menerangkan bahwa dirinya sempat terjerumus dalam aktivitas tersebut. “Aku jadi kenal minuman keras dan perempuan di sana,” tuturnya. Tak tanggung-tanggung, ia mengonsumsi minuman keras itu setiap hari. (mr-149/tof)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 12:02

BIADAB..!! Diancam Dibunuh, Guru ini Cabuli Siswi Madrasah Puluhan Kali

MARTAPURA - Entah setan apa yang sudah merasuki Ahmad Turidi. Demi memuaskan hawa nafsunya, guru MIN…

Jumat, 23 Februari 2018 11:13

Duh Miris..! Pelajar Ikut Terlibat Jadi Pengedar Sabu

BANJARMASIN - Gusti Antung Antawan alias Iwan (40) tega menjerumuskan seorang pelajar inisal MA (17)…

Jumat, 23 Februari 2018 11:04

Jasad Misterius di Desa Sungai Batang itu Diperkirakan Berusia 60 Tahun

BANJARMASIN – Aparat Polres Banjar berupaya keras mengungkap sosok mayat tanpa identitas yang…

Jumat, 23 Februari 2018 10:56

Hanya Karena Ditegur, Utuh Cobek Tega Bacok Udin

BANJARMASIN - Asmain Hadi alias Utuh Cobek berurusan dengan kepolisian. Pria berusia 27 tahun warga…

Kamis, 22 Februari 2018 16:14
BREAKING NEWS

Jet yang Membawa Aktivis Usman Pahero Sudah Tiba di Singapura

KOTABARU - Dosen sekaligus aktivis Usman Pahero yang dibacok orang tidak dikenal akhirnya sampai ke…

Kamis, 22 Februari 2018 13:13

Usman Pahero Dibawa ke Singapura, Begini Kondisinya

KOTABARU - Penganiayaan terhadap dosen sekaligus aktivis Usman Pahero membuat mahasiswa meradang. Senin…

Kamis, 22 Februari 2018 12:57

Diduga Timbun Gas, SN Diamankan ke Kantor Polisi

BANJARMASIN - Peringatan bagi pangkalan elpiji. Jangan menimbun gas 3 kilogram! Karena polisi tak segan…

Kamis, 22 Februari 2018 12:40

Kantor MUI HSS Terbakar, TK Pertiwi 1 Kandangan Ikut Kena Imbasnya

KANDANGAN – Sejumlah warga di Jalan Pemuda, Kecamatan Kandangan,  dikejutkan dengan…

Rabu, 21 Februari 2018 10:51

Buat Resah, Warga Jalan Banyiur Laporkan Pengedar Sabu

BANJARMASIN - Sebuah rumah di Jalan Banyiur Dalam RT 40 Banjarmasin Barat, disinyalir menjadi tempat…

Rabu, 21 Februari 2018 10:31

Dua Kaka Beradik Pengeroyok Suriadi Digelandang Aparat

BANJARMASIN - Perburuan kakak beradik yang terjerat kasus penganiayaan dan pengeroyokan,  akhirnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .