MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 20 Maret 2017 16:09
Fenomena Kos Bebas di Banjarmasin, dari Zenit, Miras sampai Transaksi Seks pun Ada
PERINGATAN: Salah satu kos mahasiswa pria di Jalan Hasan Basri memberikan peringatan tertulis kepada penghuni.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin sebagai kota yang memiliki slogan “Baiman” (bersih wan nyaman) yang menyiratkan kesan religus ternyata masih menyimpan kisah menarik di baliknya.

Salah satunya adalah mengenai fenomena kos yang masih saja memperbolehkan penempatan laki-laki dan perempuan dalam satu tempat. Padahal, hal tersebut sudah dilarang dalam Peraturan Daerah (Perda) No 4 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Rumah Kos.

Radar Banjarmasin mencobai menemui RA (23). Ia adalah mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri yang pernah tinggal di kos bebas campur yang lokasinya berada di Jalan Hasan Basri bagian ujung. Ia berbicara banyak hal mengenai pengalamannya tinggal di kos tersebut selama satu setengah tahun.

“Sebelumnya, aku tekankan dulu bahwa Banjarmasin itu keras,” ujar RA memulai pembicaraan. Lalu ia berbicara mengenai awal kedatangannya di Kota Banjarmasin untuk menjalani perkuliahan. “Waktu itu masih polos sama sekali, belum bisa minum apalagi main perempuan” tuturnya. Karena masih belum mempunyai tempat tinggal, ia mulai mencari-cari kos untuk ditempati. Ia mengajak salah satu temannya. “Kami kos berdua dalam satu kamar,” ujar mahasiswa asal Banjarbaru ini.

Ia menemukan salah satu kos yang dikira cocok di Jalan Hasan Basri. “Tempatnya bersih,” terangnya. Kemudian ia putuskan untuk tinggal di sana bersama temannya. Belum genap satu bulan ia merasa bingung ketika mendapati kosnya bercampur. “Di sebelah kamar ada binian (perempuan), di sampingnya lagi ada yang kayaknya berkeluarga,” jelasnya. Namun, ia memutuskan tetap tinggal di sana karena sudah terlanjur mengangkut semua barang. 

Genap satu bulan, teman sekamar RA yang berinisial WR memutuskan untuk pindah gara-gara tak tahan melihat aktivitas dalam kos tersebut. “Sarang maksiat katanya,” ujar RA. Namun, RA masih bertahan di sana. Jadi, ia tinggal seorang diri. Pembicaraan semakin menarik. “Setelah menjalani beberapa hari baru sadar kos ini bebas banar (sangat bebas),” ujarnya.

Ia menyaksikan sendiri beberapa penghui kos pria yang dengan terang-terangan membawa lawan jenis masuk ke dalam kamar. “Ternyata pengelola kos sendiri yang memperbolehkan hal tersebut,” tuturnya. Tak hanya itu, ia juga menerangkan aktivitas sewa-menyewa perempuan juga ada dalam tempat tersebut. “Dari mahasiswa

juga yang jadi agennya, mereka ibaratnya jual teman sendiri” tuturnya mengejutkan. Soal tarif sewa perempuan, ia menerangkan bervariasi. “Ada yang lima ratus ribu, ada yang satu juta,” tambahnya. Jika si pelanggan bisa merayu, tanpa bayar alias gratis pun bisa.

Selain dijadikan tempat esek-esek, RA menerangkan bahwa kos tersebut juga jadi sarang peredaran obat ilegal. “Zineth tahu ja lo? Nah di sana sering transaksi,” tuturnya. Selain peredaran obat terlarang, kos tersebut juga menjadi wadah bebas untuk minum-minuman keras.

Akibat tinggal di tempat tersebut, RA menerangkan bahwa dirinya sempat terjerumus dalam aktivitas tersebut. “Aku jadi kenal minuman keras dan perempuan di sana,” tuturnya. Tak tanggung-tanggung, ia mengonsumsi minuman keras itu setiap hari. (mr-149/tof)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 14:26

EDAN..! Kantor Desa Malah Jadi Tempat Transaksi Zenith

PARINGIN - Polsek Lampihong menangkap MA (34), warga Desa Kandang Jaya, Kecamatan Lampihong, Kabupaten…

Jumat, 22 September 2017 14:19

Tak Berkutik, 19 Paket Sabu Siap Edar Diamankan

BANJARMASIN - Tim khusus Bekantan berhasil menangkap salah satu pengedar yang sering berjualan sabu-sabu…

Jumat, 22 September 2017 14:13

Pohon Lagi Diem Ditabrak, Joki Bali Inalillah

BANJARMASIN – Nyawa Abdurrahman (23) tak tertolong setelah sepeda motor yang ditungganginya menabrak…

Kamis, 21 September 2017 14:37

Mantan PSK Pembatuan: Saya Keenakan Mas Jadi PSK

BANJARBARU - Ditutupnya eks Lokalisasi Pembatuan, ternyata tak membuat mantan Pekerja Seks Komersial…

Kamis, 21 September 2017 11:49

Lagi-lagi Under Cover Buy Berhasil Kelabui Pengedar Sabu

BANJARMASIN - Mat Saleh alias Saleh (45) kaget begitu mengetahui orang yang datang mendekatinya bukan…

Kamis, 21 September 2017 10:51

Dikabarkan Hilang, Kakek Syamsuri Akhirnya Ditemukan

PELAIHARI - Sempat dikabarkan menghilang setelah berpamitan akan memancing di Desa Sungai Rangas, Kabupaten…

Kamis, 21 September 2017 10:43

Wanita Muda Asal Tamban Ketangkep Basah Bawa Zenith

MARABAHAN – Jajaran Polsek Tamban berhasil mengamankan wanita muda yang kedapatan memiliki 100…

Rabu, 20 September 2017 16:33

Satgas Saber Pungli: Kami Memang Spesialis Recehan

BANJARBARU – Sejak kejadian OTT KPK di Banjamasin, Jumat (14/9), harapan terhadap pemberantasan…

Rabu, 20 September 2017 14:53

Pasangan Selingkuh di Kost, Ngakunya Nikah Siri, Buktinya Nihil

BANJARBARU - Penggerebekan pasangan mesum di Banjarbaru tak pernah habis. Setiap tahunnya, Satpol-PP…

Selasa, 19 September 2017 16:47

Para Tersangka OTT KPK ini Ditahan Terpisah

JAKARTA – Di mana lokasi tahanan para tersangka yang tersandung kasus OTT KPK dalam dugaan suap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .