MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 20 Maret 2017 16:09
Fenomena Kos Bebas di Banjarmasin, dari Zenit, Miras sampai Transaksi Seks pun Ada
PERINGATAN: Salah satu kos mahasiswa pria di Jalan Hasan Basri memberikan peringatan tertulis kepada penghuni.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin sebagai kota yang memiliki slogan “Baiman” (bersih wan nyaman) yang menyiratkan kesan religus ternyata masih menyimpan kisah menarik di baliknya.

Salah satunya adalah mengenai fenomena kos yang masih saja memperbolehkan penempatan laki-laki dan perempuan dalam satu tempat. Padahal, hal tersebut sudah dilarang dalam Peraturan Daerah (Perda) No 4 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Rumah Kos.

Radar Banjarmasin mencobai menemui RA (23). Ia adalah mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri yang pernah tinggal di kos bebas campur yang lokasinya berada di Jalan Hasan Basri bagian ujung. Ia berbicara banyak hal mengenai pengalamannya tinggal di kos tersebut selama satu setengah tahun.

“Sebelumnya, aku tekankan dulu bahwa Banjarmasin itu keras,” ujar RA memulai pembicaraan. Lalu ia berbicara mengenai awal kedatangannya di Kota Banjarmasin untuk menjalani perkuliahan. “Waktu itu masih polos sama sekali, belum bisa minum apalagi main perempuan” tuturnya. Karena masih belum mempunyai tempat tinggal, ia mulai mencari-cari kos untuk ditempati. Ia mengajak salah satu temannya. “Kami kos berdua dalam satu kamar,” ujar mahasiswa asal Banjarbaru ini.

Ia menemukan salah satu kos yang dikira cocok di Jalan Hasan Basri. “Tempatnya bersih,” terangnya. Kemudian ia putuskan untuk tinggal di sana bersama temannya. Belum genap satu bulan ia merasa bingung ketika mendapati kosnya bercampur. “Di sebelah kamar ada binian (perempuan), di sampingnya lagi ada yang kayaknya berkeluarga,” jelasnya. Namun, ia memutuskan tetap tinggal di sana karena sudah terlanjur mengangkut semua barang. 

Genap satu bulan, teman sekamar RA yang berinisial WR memutuskan untuk pindah gara-gara tak tahan melihat aktivitas dalam kos tersebut. “Sarang maksiat katanya,” ujar RA. Namun, RA masih bertahan di sana. Jadi, ia tinggal seorang diri. Pembicaraan semakin menarik. “Setelah menjalani beberapa hari baru sadar kos ini bebas banar (sangat bebas),” ujarnya.

Ia menyaksikan sendiri beberapa penghui kos pria yang dengan terang-terangan membawa lawan jenis masuk ke dalam kamar. “Ternyata pengelola kos sendiri yang memperbolehkan hal tersebut,” tuturnya. Tak hanya itu, ia juga menerangkan aktivitas sewa-menyewa perempuan juga ada dalam tempat tersebut. “Dari mahasiswa

juga yang jadi agennya, mereka ibaratnya jual teman sendiri” tuturnya mengejutkan. Soal tarif sewa perempuan, ia menerangkan bervariasi. “Ada yang lima ratus ribu, ada yang satu juta,” tambahnya. Jika si pelanggan bisa merayu, tanpa bayar alias gratis pun bisa.

Selain dijadikan tempat esek-esek, RA menerangkan bahwa kos tersebut juga jadi sarang peredaran obat ilegal. “Zineth tahu ja lo? Nah di sana sering transaksi,” tuturnya. Selain peredaran obat terlarang, kos tersebut juga menjadi wadah bebas untuk minum-minuman keras.

Akibat tinggal di tempat tersebut, RA menerangkan bahwa dirinya sempat terjerumus dalam aktivitas tersebut. “Aku jadi kenal minuman keras dan perempuan di sana,” tuturnya. Tak tanggung-tanggung, ia mengonsumsi minuman keras itu setiap hari. (mr-149/tof)


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 12:46

Besok, Sidang Kasus Suap PDAM Bandarmasih Digelar

BANJARMASIN – Persidangan kasus suap PDAM Bandarmasih yang menghebohkan publik Banua akan segera…

Rabu, 22 November 2017 09:57

Kabel Milik Telkom Diembat, Eh Apes Malah Kepergok

BANJARMASIN - Dua pencuri kabel milik PT Telkom bernasib sial. Mereka tertangkap pekerja lepas perusahan…

Selasa, 21 November 2017 11:23

Satpolair Ringkus Penjual Zenith Spesialis Awak Kapal

MARABAHAN - Jajaran Satpolair Polres Batola berhasil meringkus RU (44), seorang penjual pil koplo yang…

Selasa, 21 November 2017 11:11

Ngeri..!! Anak Dibawah Umur Bawa Samurai, Mau Tawuran?

BANJARMASIN – Seorang remaja tertangkap tangan membawa senjata tajam (Sajam) jenis samurai, Minggu…

Senin, 20 November 2017 12:24

Delapan Remaja Mabuk di Kelurahan Cempaka Diamankan

BANJARBARU - Delapan remaja, Sabtu (18/11) dinihari tadi diamankan aggota Polsek Banjarbaru Timur. Mereka…

Senin, 20 November 2017 11:12

Kasus TKA Conch Terlindas, Sopir Loader Kini Tersangka

TANJUNG - Akhirnya proses penyelidikan Polres Tabalong menetapkan kesimpulan terkait tewasnya tenaga…

Minggu, 19 November 2017 10:42

Sopir Pingsan, Truk Kontainer Lompati Median Jalan

BANJARBARU - Pengguna jalan yang melintas di Jalan A Yani Km 23, Sabtu (18/11) kemarin dihebohkan…

Minggu, 19 November 2017 10:33

Ya Ampun, Tingginya Transaksi Narkoba di Serambi Mekkah

MARTAPURA - Kabupaten Banjar adalah penyangga Kota Banjarmasin, efeknya tentu beragam. Salah satunya…

Sabtu, 18 November 2017 13:12

Peti Kemas Berisi Rokok Dibobol Maling, Ratusan Juta Lenyap

BANJARMASIN - Rokok senilai ratusan juta rupiah di peti kemas area kawasan pelabuhan Trisakti Banjarmasin,…

Sabtu, 18 November 2017 13:09

Buron Satu Tahun, Akhirnya Penganiaya Fatmila Diringkus

RANTAU - Setelah hampir satu tahun lebih melarikan diri, akhirnya seorang pelaku penganiayaan berhasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .