MANAGED BY:
SENIN
26 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 20 Maret 2017 16:09
Fenomena Kos Bebas di Banjarmasin, dari Zenit, Miras sampai Transaksi Seks pun Ada
PERINGATAN: Salah satu kos mahasiswa pria di Jalan Hasan Basri memberikan peringatan tertulis kepada penghuni.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin sebagai kota yang memiliki slogan “Baiman” (bersih wan nyaman) yang menyiratkan kesan religus ternyata masih menyimpan kisah menarik di baliknya.

Salah satunya adalah mengenai fenomena kos yang masih saja memperbolehkan penempatan laki-laki dan perempuan dalam satu tempat. Padahal, hal tersebut sudah dilarang dalam Peraturan Daerah (Perda) No 4 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Rumah Kos.

Radar Banjarmasin mencobai menemui RA (23). Ia adalah mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri yang pernah tinggal di kos bebas campur yang lokasinya berada di Jalan Hasan Basri bagian ujung. Ia berbicara banyak hal mengenai pengalamannya tinggal di kos tersebut selama satu setengah tahun.

“Sebelumnya, aku tekankan dulu bahwa Banjarmasin itu keras,” ujar RA memulai pembicaraan. Lalu ia berbicara mengenai awal kedatangannya di Kota Banjarmasin untuk menjalani perkuliahan. “Waktu itu masih polos sama sekali, belum bisa minum apalagi main perempuan” tuturnya. Karena masih belum mempunyai tempat tinggal, ia mulai mencari-cari kos untuk ditempati. Ia mengajak salah satu temannya. “Kami kos berdua dalam satu kamar,” ujar mahasiswa asal Banjarbaru ini.

Ia menemukan salah satu kos yang dikira cocok di Jalan Hasan Basri. “Tempatnya bersih,” terangnya. Kemudian ia putuskan untuk tinggal di sana bersama temannya. Belum genap satu bulan ia merasa bingung ketika mendapati kosnya bercampur. “Di sebelah kamar ada binian (perempuan), di sampingnya lagi ada yang kayaknya berkeluarga,” jelasnya. Namun, ia memutuskan tetap tinggal di sana karena sudah terlanjur mengangkut semua barang. 

Genap satu bulan, teman sekamar RA yang berinisial WR memutuskan untuk pindah gara-gara tak tahan melihat aktivitas dalam kos tersebut. “Sarang maksiat katanya,” ujar RA. Namun, RA masih bertahan di sana. Jadi, ia tinggal seorang diri. Pembicaraan semakin menarik. “Setelah menjalani beberapa hari baru sadar kos ini bebas banar (sangat bebas),” ujarnya.

Ia menyaksikan sendiri beberapa penghui kos pria yang dengan terang-terangan membawa lawan jenis masuk ke dalam kamar. “Ternyata pengelola kos sendiri yang memperbolehkan hal tersebut,” tuturnya. Tak hanya itu, ia juga menerangkan aktivitas sewa-menyewa perempuan juga ada dalam tempat tersebut. “Dari mahasiswa

juga yang jadi agennya, mereka ibaratnya jual teman sendiri” tuturnya mengejutkan. Soal tarif sewa perempuan, ia menerangkan bervariasi. “Ada yang lima ratus ribu, ada yang satu juta,” tambahnya. Jika si pelanggan bisa merayu, tanpa bayar alias gratis pun bisa.

Selain dijadikan tempat esek-esek, RA menerangkan bahwa kos tersebut juga jadi sarang peredaran obat ilegal. “Zineth tahu ja lo? Nah di sana sering transaksi,” tuturnya. Selain peredaran obat terlarang, kos tersebut juga menjadi wadah bebas untuk minum-minuman keras.

Akibat tinggal di tempat tersebut, RA menerangkan bahwa dirinya sempat terjerumus dalam aktivitas tersebut. “Aku jadi kenal minuman keras dan perempuan di sana,” tuturnya. Tak tanggung-tanggung, ia mengonsumsi minuman keras itu setiap hari. (mr-149/tof)


BACA JUGA

Senin, 26 Juni 2017 16:23

Pemuda Tanbu Tewas Meregang di Malam Takbiran

BATULICIN - Malam takbiran di Kota Batulicin pada Sabtu (24/6), malam sekitar pukul 23.30 Wita,…

Minggu, 25 Juni 2017 00:59

Malam Lebaran, Kantor Pos Banjarmasin Diamuk Api

BANJARMASIN - Disaat ramai umat muslim di Banjarmasin merayakan kemenangan dengan pawai takbir berkeliling…

Sabtu, 24 Juni 2017 12:02

Doyan Judi Terlilit Utang, Pegawai Negeri Kandangan Mencuri Motor

KANDANGAN – Gara-gara memiliki banyak utang akibat melakukan perjudian, Rizqan Wahyudi (34), oknum…

Sabtu, 24 Juni 2017 09:38

Ya Allah, Besok Lebaran Rumah Terbakar

PARINGIN – Kabupaten Balangan kembali dirundung duka, Sabtu (24/6) dini hari tadi sekitar pukul…

Kamis, 22 Juni 2017 19:55

Jelang Lebaran, Preman Pasar Dibersihkan

BANJARMASIN – Puluhan preman pasar diamankan petugas Polda Kalimantan Selatan. Hal ini dilakukan…

Kamis, 22 Juni 2017 04:31

WALAAH..MAS..MAAASS!! Masih Muda Jualan Sabu, Begini Deh Jadinya..

BANJARMASIN - Masa muda Ahmad Rezza Baihaki terbuang sia-sia. Di usianya yang masih 21 tahun, pemuda…

Kamis, 22 Juni 2017 04:29

Diduga Bandar Sabu, Kakek Renta Diamankan Polisi

PELAIHARI - Tak disangka peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Kintap dilakukan oleh seorang kakek-kakek…

Rabu, 21 Juni 2017 15:41

Komplotan Pemalsu SIM Ditangkap Juga Palsukan KTP dan Buku Nikah

BANJARBARU – Periksalah SIM Anda sekarang jika dulunya menggunakan jasa calo. Karena ada kemungkinan…

Rabu, 21 Juni 2017 07:56

Astaghfirullah, Nenek ini Simpan 7 Paket Sabu

BANJARMASIN - Seakan lupa usia, Sinar (57) masih saja menyimpan barang haram. Senin (19/6) pukul 16.00…

Selasa, 20 Juni 2017 16:15

Tujuh Ratus Ribu Zenith Disita

BANJARMASIN - Alih-alih berkurang, peredaran Zenith selama bulan Ramadan justru semakin marak. Bagaimana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .