MANAGED BY:
MINGGU
28 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 20 Maret 2017 16:09
Fenomena Kos Bebas di Banjarmasin, dari Zenit, Miras sampai Transaksi Seks pun Ada
PERINGATAN: Salah satu kos mahasiswa pria di Jalan Hasan Basri memberikan peringatan tertulis kepada penghuni.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin sebagai kota yang memiliki slogan “Baiman” (bersih wan nyaman) yang menyiratkan kesan religus ternyata masih menyimpan kisah menarik di baliknya.

Salah satunya adalah mengenai fenomena kos yang masih saja memperbolehkan penempatan laki-laki dan perempuan dalam satu tempat. Padahal, hal tersebut sudah dilarang dalam Peraturan Daerah (Perda) No 4 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Rumah Kos.

Radar Banjarmasin mencobai menemui RA (23). Ia adalah mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri yang pernah tinggal di kos bebas campur yang lokasinya berada di Jalan Hasan Basri bagian ujung. Ia berbicara banyak hal mengenai pengalamannya tinggal di kos tersebut selama satu setengah tahun.

“Sebelumnya, aku tekankan dulu bahwa Banjarmasin itu keras,” ujar RA memulai pembicaraan. Lalu ia berbicara mengenai awal kedatangannya di Kota Banjarmasin untuk menjalani perkuliahan. “Waktu itu masih polos sama sekali, belum bisa minum apalagi main perempuan” tuturnya. Karena masih belum mempunyai tempat tinggal, ia mulai mencari-cari kos untuk ditempati. Ia mengajak salah satu temannya. “Kami kos berdua dalam satu kamar,” ujar mahasiswa asal Banjarbaru ini.

Ia menemukan salah satu kos yang dikira cocok di Jalan Hasan Basri. “Tempatnya bersih,” terangnya. Kemudian ia putuskan untuk tinggal di sana bersama temannya. Belum genap satu bulan ia merasa bingung ketika mendapati kosnya bercampur. “Di sebelah kamar ada binian (perempuan), di sampingnya lagi ada yang kayaknya berkeluarga,” jelasnya. Namun, ia memutuskan tetap tinggal di sana karena sudah terlanjur mengangkut semua barang. 

Genap satu bulan, teman sekamar RA yang berinisial WR memutuskan untuk pindah gara-gara tak tahan melihat aktivitas dalam kos tersebut. “Sarang maksiat katanya,” ujar RA. Namun, RA masih bertahan di sana. Jadi, ia tinggal seorang diri. Pembicaraan semakin menarik. “Setelah menjalani beberapa hari baru sadar kos ini bebas banar (sangat bebas),” ujarnya.

Ia menyaksikan sendiri beberapa penghui kos pria yang dengan terang-terangan membawa lawan jenis masuk ke dalam kamar. “Ternyata pengelola kos sendiri yang memperbolehkan hal tersebut,” tuturnya. Tak hanya itu, ia juga menerangkan aktivitas sewa-menyewa perempuan juga ada dalam tempat tersebut. “Dari mahasiswa

juga yang jadi agennya, mereka ibaratnya jual teman sendiri” tuturnya mengejutkan. Soal tarif sewa perempuan, ia menerangkan bervariasi. “Ada yang lima ratus ribu, ada yang satu juta,” tambahnya. Jika si pelanggan bisa merayu, tanpa bayar alias gratis pun bisa.

Selain dijadikan tempat esek-esek, RA menerangkan bahwa kos tersebut juga jadi sarang peredaran obat ilegal. “Zineth tahu ja lo? Nah di sana sering transaksi,” tuturnya. Selain peredaran obat terlarang, kos tersebut juga menjadi wadah bebas untuk minum-minuman keras.

Akibat tinggal di tempat tersebut, RA menerangkan bahwa dirinya sempat terjerumus dalam aktivitas tersebut. “Aku jadi kenal minuman keras dan perempuan di sana,” tuturnya. Tak tanggung-tanggung, ia mengonsumsi minuman keras itu setiap hari. (mr-149/tof)


BACA JUGA

Sabtu, 27 Mei 2017 08:31

SIKAT, Rumah Bandar Koplo Digerebek

BANJARMASIN - Ibu dan anak terpaksa diamankan aparat kepolisian. Amnah (65) serta Achmad Rifani alias…

Jumat, 26 Mei 2017 17:35

WOW, Narkoba Kalsel Peringkat 17 Nasional

BANJARMASIN - Peredaran narkoba di Kalsel sudah cukup memprihatinkan. Ini dibuktikan dengan banyaknya…

Jumat, 26 Mei 2017 14:15

Nyanyian Dua Wanita Seret Bandar Ekstasi

BANJARMASIN - Nyanyian merdu dua wanita berhasil menyeret seorang bandar ekstasi. Dia adalah Lupus (32),…

Kamis, 25 Mei 2017 14:23

Petaka di Aquatica, Main Air Bocah Tewas

BANJARBARU - Hati-hati memberikan anak bermain di wahana wisata air. Rabu (24/5) kemarin, Sabian Fatahillah…

Kamis, 25 Mei 2017 13:59

Ijazah TK Kartika Ikut Terbakar

BANJARMASIN – TK Kartika V-21 di Jalan Lambung Mangkurat terbakar, Selasa (23/5) dini hari pukul…

Kamis, 25 Mei 2017 13:23

Waspada Jambret Berkeliaran Jelang Puasa dan Lebaran, Satu Sudah Jadi Korban

BANJARMASIN - Peristiwa penjambretan yang terjadi di jalan Sutoyo S, tepatnya di depan RS TPT, menjadi…

Kamis, 25 Mei 2017 12:57

Karaoke Batola Diobok-obok, Nih Hasilnya

MARABAHAN – Jajaran Polres Batola bersama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batola…

Kamis, 25 Mei 2017 08:01

MERUSAK GENERASI, Blender Sabu Senilai Rp5 Miliar

  BANJARMASIN - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan (Kalsel) memusnahkan…

Rabu, 24 Mei 2017 17:47

Ya Allah Teganya, Janin Ditemukan di Musala Batulicin

  BATULICIN - Warga Jalan Bina Bakat Gang As-Salam RT 03 RW 01,  Desa Sejahtera,  Kecamatan…

Rabu, 24 Mei 2017 17:43

Di Rantau Ribuan Pengendara Juga Terjaring Razia

  RANTAU - Empat belas hari sudah berlalu Operasi Patuh Intan 2017, ribuan pengendara terjaring.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .