MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Senin, 20 Maret 2017 16:12
Rayakan Milad Batalyon Infanteri 623/BWU di Tengah Medan Konflik Sudan

Serahkan Bantuan 70 Kitab Alquran ke Mujama Khalawi

BANTU PESANTREN: Kapten Inf Febrantodi Bustomi menyerahkan bantuan ke sebuah pesantren.

PROKAL.CO, Di tengah misi sebagai pasukan perdamaian di Darfur, Sudan, sebanyak 352 personel Batalyon Infanteri 623 Bhakti Wira Utama tetap berupaya menjaga tradisi. Merayakan milad batalyon, bukan dengan acara seremonial, tapi dengan membantu pesantren lokal.

----------------------------------------------

SYARAFUDDIN, Banjarbaru

----------------------------------------------

KAMIS (16/3) siang pada waktu setempat, Batalyon Infanteri 623/BWU yang dipimpin Kapten Inf Febrantodi Bustomi menyambangi Mujama Khalawi Mabruka li Takhfidzil Quran wal Dirosah Islamiyah di sebuah daerah bernama El Geneina, Darfur.

Ini sekolah lokal sekaligus juga pondok pesantren, dikhusukan sebagai wadah penggodokan para calon hafiz (penghafal) Alquran. Disitu, Yonif 623/BWU yang bermarkas di Sungai Ulin, Banjarbaru, menyerahkan bantuan pendidikan.

Berupa 70 buah Alquran, 50 gamis, 30 lembar seng dan uang sebesar 2.700 SDG. "Nominal bantuan ini sedikit sekali, tapi saya harap bermanfaat bagi pendidikan anak-anak Darfur," kata Kapten Inf Bustomi.

Diceritakannya, bantuan pendidikan ini sebagai ucapan rasa syukur. Atas usia batalyon yang telah menginjak 56 tahun. Meski jauh dari tanah air, mereka tak ingin terlewatkan dari perayaan ulang tahun batalyon yang jatuh pada tanggal 17 Maret tersebut.

Sebanyak 352 personil ini merupakan main body dari Satgas Indobatt 02 pasukan penjaga perdamaian. Peacekeeper atau yang juga sering disapa Pasukan Topi Baja Biru. Yonif 623/BWU sendiri merupakan pasukan tempur strategis di bawah Korem 101/Antasari Banjarmasin. Yang bernaung di bawah Kodam VI/Mulawarman.

Selepas menyerahkan bantuan, batalyon menggelar acara doa dan syukuran bersama. Mengingat masa penugasan mereka di Darfur tinggal sebulan. "Saya mohon doa, semoga di sisa waktu penugasan ini pasukan diberi kesehatan dan kemudahan. Serta tetap solid dan kompak," imbuh Kapten Inf Bustomi.

Penunjukan Yonif 623/BWU sebagai main body Satgas Indobatt 02 bukan tanpa alasan. Selagi dipimpin Letkol Inf Singgih Pambudi arianto (sekarang Komandan Satgas Indobatt 02), satuan ini berhasil menorehkan tinta emas. Menjadi batalyon terbaik dalam tugas pengamanan perbatasan Indonesia dan Papua New Guinea periode 2014-2015.

Sebagai gambaran, Darfur disorot dunia internasional sejak 2003, saat pemberontak mengangkat senjata melawan rezim pemerintahan. Tahun 2015, Dewan Keamanan PBB memperpanjang misi di tanah Afrika tersebut, meskipun ditentang pemerintah setempat.

PBB merilis data yang terbilang moderat. Sebanyak 300 ribu orang tewas akibat konflik saudara ini. Sementara 4,4 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan dan lebih dari 2,5 juta orang yang lari mengungsi dari Darfur. (fud)

 


BACA JUGA

Minggu, 17 September 2017 16:51

Mengenang Kejayaan Bioskop Tua di Banjarmasin

BANJARMASIN - Sejak awal tahun 2000, bioskop-bioskop rakyat mulai tergerus oleh zaman. Keberadaannya…

Minggu, 10 September 2017 20:43

Berkenalan dengan Komunitas Pecinta Anime di Banua

Setiap tampil di sebuah acara, para cosplayer selalu menjadi pusat perhatian. Kecantikan seperti komik…

Minggu, 10 September 2017 20:38

Bisnis Sawit di Tanbu Kembali Menggeliat

Kabupaten Tanah Bumbu dikenal surganya penambang batu bara. Namun, seiring berjalannya waktu, saat ini…

Sabtu, 09 September 2017 15:40

Semakin Merosotnya Hutan Galam di Kabupaten Batola

Pembuatan pondasi bangunan di lahan rawa membutuhkan batang galam yang tak sedikit. Namun harga galam…

Jumat, 08 September 2017 15:12

Guru Sekolah Terpencil Keluhkan Minimnya Media Pembelajaran di Meratus

Daerah pedalaman tetap sulit untuk mendapatkan keadilan pemerataan pendidikan. Jika di kota, media pembelajaran…

Kamis, 07 September 2017 14:36

Gimana Nasib Mereka? Ibu Meninggal, Ayah Gangguan Jiwa

Usia mereka masih anak-anak, namun tiga bersaudara berinisial Z (11), R (5) dan V (3) tak lagi mendapatkan…

Rabu, 06 September 2017 14:30

Menyaksikan Tradisi Badandang di Desa Andhika: Dengung Menyayat di Atas Langit Tapin

Cuaca terik tidak menyurutkan keinginan ratusan pasang mata warga yang ingin melihat bedandang (layang-layang…

Minggu, 03 September 2017 12:22

Mengulik Kisah Ritual Kebal Tubuh di Kalsel: Bisa Kebal Sejak Lahir

Masyarakat Banjar kaya dengan berbagai macam fenomena dan ritual budaya yang bersifat khas. Salah satu…

Rabu, 30 Agustus 2017 14:32

Menengok Tradisi Warga Kandangan Membawa Senjata Tajam

Kandangan dikenal sebagai tanah jawara. Konon dulu di daerah ini ada banyak jagau. Warganya dikenal…

Selasa, 29 Agustus 2017 16:31

Fotografer Banua Menggali Ilmu Fotografi Komersial

Selain dituntut profesional, seorang fotografer komersial juga harus pintar mengkhayal. Pelajaran itu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .