MANAGED BY:
SENIN
18 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Selasa, 21 Maret 2017 11:46
Kiprah Windi Novianto, Pemuda yang Berdayakan Petani Jagung

Percaya Pesan Bung Karno, Pilih Jadi Petani Ketimbang Kerja Kantoran

BENAHI DESA: Windi Novanto, sulap banyak lahan tidur menjadi perkebunan jagung.

PROKAL.CO, Banyak pemuda yang memilih bekerja di kantor ketimbang menjadi seorang petani. Tapi anggapan itu tak berlaku bagi Windi Novianto. Meskipun bertitel sarjana, ia memilih menjadi petani. Bersama puluhan petani di Tanah Laut, ia mengembangkan lahan tidur menjadi perkebunan jagung.

----------------------------------------------------

TATAS DWI UTAMA, Gunung Raja

----------------------------------------------------

Hujan membasahi sepanjang jalan dari Banjarbaru menuju Bati-Bati, Tanah Laut, Minggu (19/3) pekan lalu. Namun hal itu tak menyurutkan langkah penulis mengunjungi perkebunan jagung di Desa Gunung Raja. Di lahan tersebut, seorang pemuda 28 tahun, Windi Novianto berkarya. Ia memberdayakan puluhan petani untuk bersama-sama mengembangkan lahan tidur menjadi perkebunan jagung.

Jalan menuju perkebunan jagung sebenarnya tidak terlalu jauh dari Jalan Ahmad Yani. Lokasi kebun tersebut tak jauh dari SDN Gunung Raja. Di sebelah sekolah tersebut ada jalan masuk beraspal. Aspal mulus masih bisa dirasakan sekitar 3 kilometer. Namun setelah itu harus masuk ke jalan tanah melewati perkebunan karet dan kelapa sawit. Karena penulis menggunakan mobil city car perjalanan lumayan sulit apalagi kawasan tersebut sedang diguyur hujan. Beruntung penulis dipandu langsung oleh Windi. Dalam rombongan penulis juga ikut serta kakak ipar yang kebetulan lama malang melintang di perusahaan kelapa sawit di Kalimantan Barat dan Riau.

“Medan seperti ini belum ada apa-apanya,” celetuknya usai membantu memandu mobil penulis agar tak terjebak dikubangan lumpur.

Setelah perjalanan melalui jalan tanah yang cukup mendembarkan akhirnya penulis memasuki lahan luas yang ditanami jagung. Di tengah lahan ada pohon Akasia. Di sebelah pohon itulah didirikan semacam pondok dari kayu yang dijadikan tempat istirahat para petani.

“Kalau mau makan-makan di pondok juga bisa,” ucap Windi mengawali pembicaraan.

Di sekitar pondok ada puluhan karung jagung yang sudah dipanen. Menurut Windi, jagung itu sudah ada pembelinya yakni sebuah perusahaan pakan ternak di Tanah Laut.

Kepada penulis, alumni Prodi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat ini bercerita awal mula tertarik mengembangkan jagung khususnya jagung pakan. Awal mula usaha budidaya jagung pakan karena adanya pembangunan pabrik pakan ternak yang baru di Kabupaten Tanah Laut. Saat itu, Windi diminta mengerjakan penanaman tanaman untuk landscape di perusahaan tersebut.

“Saya berbincang dan dapat informasi dari perusahaan tersebut bahwa kebutuhan jagung pakan di Kalsel masih belum terpenuhi untuk kebutuhan pabrik pakan ternak yang ada, artinya ada potensi,” ucapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 18 Desember 2017 14:41

Derita Naufal, Anak Kaum Masjid yang Mengidap Kelenjar Getah Bening

Brahim (32) sudah terlihat berputus asa menyembuhkan anak bungsunya, Muhammad Naufal Al Azzam (1,5)…

Jumat, 15 Desember 2017 15:23

Setengah Hari di Hutan Mangrove Langadai Kelumpang Hilir Kotabaru

Tombak ulin yang tengahnya berlubang mereka angkat ke depan wajah. Kemudian mereka tiup pangkalnya,…

Senin, 11 Desember 2017 13:14

Melihat Tradisi Mandi Kebal di Hulu Sungai Selatan

Masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) selain akrab dengan tradisi membawa senjata tajam (sajam)…

Senin, 11 Desember 2017 10:38

Wayang Kulit Banjar Hibur Pengunjung Perpusda

Asam pauh dalima pauh, rama-rama batali banang. Ndiiiiiiih yaaaaaing. Ikam jauh aku jauh, sama-sama…

Rabu, 06 Desember 2017 12:05

Meriahnya Perayaan Baayun Maulid di Masjid Nurul Amilin

Ribuan manusia berjejal di Masjid Nurul Amilin, di Jalan Kelayan B Timur, Kelurahan Haur Kuning, Kecamatan…

Selasa, 05 Desember 2017 14:01

Masyarakat Lawan Pemburu Telur Penyu

Sejak dinyatakan sebagai salah satu hewan langka oleh pemerintah, penyu dan telurnya tak lagi diperjualbelikan.…

Selasa, 05 Desember 2017 11:49

Duel Berdarah Lagi di Kelayan, Begini Kronologisnya

BANJARMASIN - Dua orang pria dilarikan ke rumah sakit berbeda karena terlibat perkelahian menggunakan…

Sabtu, 02 Desember 2017 19:47

Naik Kapal Perang, Terjang Gelombang Dua Meter

Dengan kecepatan angin 15 sampai 30 knot, kapal perang yang kami tumpangi bertolak dari Dermaga Stagen,…

Jumat, 01 Desember 2017 15:06

Pukulan Telak Bagi Guru Daerah Terpencil

Tiga edisi laporan masyarakat Paminggir sudah diterbitkan. Tulisan ini ibarat catatan kaki. Menyuarakan…

Kamis, 30 November 2017 15:20

ML Siang-Malam, Iwak Karing Bikin Hipertensi

JELANG AZAN ISYA, diawali lampu yang berkedap-kedip, listrik mendadak padam. Tanpa dikomando, para guru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .