MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Selasa, 21 Maret 2017 11:46
Kiprah Windi Novianto, Pemuda yang Berdayakan Petani Jagung

Percaya Pesan Bung Karno, Pilih Jadi Petani Ketimbang Kerja Kantoran

BENAHI DESA: Windi Novanto, sulap banyak lahan tidur menjadi perkebunan jagung.

PROKAL.CO, Banyak pemuda yang memilih bekerja di kantor ketimbang menjadi seorang petani. Tapi anggapan itu tak berlaku bagi Windi Novianto. Meskipun bertitel sarjana, ia memilih menjadi petani. Bersama puluhan petani di Tanah Laut, ia mengembangkan lahan tidur menjadi perkebunan jagung.

----------------------------------------------------

TATAS DWI UTAMA, Gunung Raja

----------------------------------------------------

Hujan membasahi sepanjang jalan dari Banjarbaru menuju Bati-Bati, Tanah Laut, Minggu (19/3) pekan lalu. Namun hal itu tak menyurutkan langkah penulis mengunjungi perkebunan jagung di Desa Gunung Raja. Di lahan tersebut, seorang pemuda 28 tahun, Windi Novianto berkarya. Ia memberdayakan puluhan petani untuk bersama-sama mengembangkan lahan tidur menjadi perkebunan jagung.

Jalan menuju perkebunan jagung sebenarnya tidak terlalu jauh dari Jalan Ahmad Yani. Lokasi kebun tersebut tak jauh dari SDN Gunung Raja. Di sebelah sekolah tersebut ada jalan masuk beraspal. Aspal mulus masih bisa dirasakan sekitar 3 kilometer. Namun setelah itu harus masuk ke jalan tanah melewati perkebunan karet dan kelapa sawit. Karena penulis menggunakan mobil city car perjalanan lumayan sulit apalagi kawasan tersebut sedang diguyur hujan. Beruntung penulis dipandu langsung oleh Windi. Dalam rombongan penulis juga ikut serta kakak ipar yang kebetulan lama malang melintang di perusahaan kelapa sawit di Kalimantan Barat dan Riau.

“Medan seperti ini belum ada apa-apanya,” celetuknya usai membantu memandu mobil penulis agar tak terjebak dikubangan lumpur.

Setelah perjalanan melalui jalan tanah yang cukup mendembarkan akhirnya penulis memasuki lahan luas yang ditanami jagung. Di tengah lahan ada pohon Akasia. Di sebelah pohon itulah didirikan semacam pondok dari kayu yang dijadikan tempat istirahat para petani.

“Kalau mau makan-makan di pondok juga bisa,” ucap Windi mengawali pembicaraan.

Di sekitar pondok ada puluhan karung jagung yang sudah dipanen. Menurut Windi, jagung itu sudah ada pembelinya yakni sebuah perusahaan pakan ternak di Tanah Laut.

Kepada penulis, alumni Prodi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat ini bercerita awal mula tertarik mengembangkan jagung khususnya jagung pakan. Awal mula usaha budidaya jagung pakan karena adanya pembangunan pabrik pakan ternak yang baru di Kabupaten Tanah Laut. Saat itu, Windi diminta mengerjakan penanaman tanaman untuk landscape di perusahaan tersebut.

“Saya berbincang dan dapat informasi dari perusahaan tersebut bahwa kebutuhan jagung pakan di Kalsel masih belum terpenuhi untuk kebutuhan pabrik pakan ternak yang ada, artinya ada potensi,” ucapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Minggu, 13 Mei 2018 05:50

Surat Terakhir Erik Petersen Pria Keturunan Bangsa Viking di Banua Anyar

Erik Petersen adalah keturunan Bangsa Viking. Yang memilih meninggal dunia di Banua Anyar. Warisan Erik,…

Kamis, 10 Mei 2018 18:57

Kisah Nelayan Pulau Laut yang Menolak Keras Pertambangan

Sama seperti hari cerah lainnya, Ari si pemancing ikan gabus, beberapa hari lalu dapat puluhan kilogram…

Senin, 07 Mei 2018 14:17

Mengunjungi Pasar Kajut Edisi ke-IV, Menjual Apa Saja yang Penting Keren

Orang Indonesia mengenal Pasar Kaget. Anak muda Banjarmasin mengenal Pasar Kajut. Inilah wadah banyak…

Sabtu, 05 Mei 2018 19:41

Curahan Lirih dari Pulau Laut: "Mau Tinggal di Mana Kami"

Aksi menolak penambangan batubara di Pulau Laut, Kotabaru, terus dilancarkan. Beragam cara dilakukan…

Sabtu, 05 Mei 2018 12:39

Kisah Mereka yang Ditolak Pulang dari Rumah Singgah Baiman

Rumah Singgah Baiman didirikan untuk menampung ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), pengemis, gelandangan,…

Jumat, 04 Mei 2018 14:17

Mengintip Aktifitas Pelatih Karate Cantik di Banjarmasin

Helda Wahdini punya paras cantik. Tapi di balik kecantikannya orang tidak menduga kalau dia ternyata…

Kamis, 03 Mei 2018 12:27

Eter Nabiring, Penjaga Adat dan Tradisi Suku Dayak Halong

Gelisah akan kemajuan zaman yang menggerus kearifan lokal dan budaya warisan nenek moyang, Eter Nabiring,…

Kamis, 03 Mei 2018 12:03

Hardiknas Berbarengan dengan USBN SLB

Ricky Joevani begitu pendiam. Saat diwawancara, dia lebih banyak mengangguk dan tersenyum. Sesekali…

Rabu, 02 Mei 2018 15:24

Permasalahan Lansia yang Mulai Hantui Kalsel

Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Sejahtera milik Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan cuma…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .