MANAGED BY:
JUMAT
31 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Selasa, 21 Maret 2017 11:46
Kiprah Windi Novianto, Pemuda yang Berdayakan Petani Jagung

Percaya Pesan Bung Karno, Pilih Jadi Petani Ketimbang Kerja Kantoran

BENAHI DESA: Windi Novanto, sulap banyak lahan tidur menjadi perkebunan jagung.

PROKAL.CO, Banyak pemuda yang memilih bekerja di kantor ketimbang menjadi seorang petani. Tapi anggapan itu tak berlaku bagi Windi Novianto. Meskipun bertitel sarjana, ia memilih menjadi petani. Bersama puluhan petani di Tanah Laut, ia mengembangkan lahan tidur menjadi perkebunan jagung.

----------------------------------------------------

TATAS DWI UTAMA, Gunung Raja

----------------------------------------------------

Hujan membasahi sepanjang jalan dari Banjarbaru menuju Bati-Bati, Tanah Laut, Minggu (19/3) pekan lalu. Namun hal itu tak menyurutkan langkah penulis mengunjungi perkebunan jagung di Desa Gunung Raja. Di lahan tersebut, seorang pemuda 28 tahun, Windi Novianto berkarya. Ia memberdayakan puluhan petani untuk bersama-sama mengembangkan lahan tidur menjadi perkebunan jagung.

Jalan menuju perkebunan jagung sebenarnya tidak terlalu jauh dari Jalan Ahmad Yani. Lokasi kebun tersebut tak jauh dari SDN Gunung Raja. Di sebelah sekolah tersebut ada jalan masuk beraspal. Aspal mulus masih bisa dirasakan sekitar 3 kilometer. Namun setelah itu harus masuk ke jalan tanah melewati perkebunan karet dan kelapa sawit. Karena penulis menggunakan mobil city car perjalanan lumayan sulit apalagi kawasan tersebut sedang diguyur hujan. Beruntung penulis dipandu langsung oleh Windi. Dalam rombongan penulis juga ikut serta kakak ipar yang kebetulan lama malang melintang di perusahaan kelapa sawit di Kalimantan Barat dan Riau.

“Medan seperti ini belum ada apa-apanya,” celetuknya usai membantu memandu mobil penulis agar tak terjebak dikubangan lumpur.

Setelah perjalanan melalui jalan tanah yang cukup mendembarkan akhirnya penulis memasuki lahan luas yang ditanami jagung. Di tengah lahan ada pohon Akasia. Di sebelah pohon itulah didirikan semacam pondok dari kayu yang dijadikan tempat istirahat para petani.

“Kalau mau makan-makan di pondok juga bisa,” ucap Windi mengawali pembicaraan.

Di sekitar pondok ada puluhan karung jagung yang sudah dipanen. Menurut Windi, jagung itu sudah ada pembelinya yakni sebuah perusahaan pakan ternak di Tanah Laut.

Kepada penulis, alumni Prodi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat ini bercerita awal mula tertarik mengembangkan jagung khususnya jagung pakan. Awal mula usaha budidaya jagung pakan karena adanya pembangunan pabrik pakan ternak yang baru di Kabupaten Tanah Laut. Saat itu, Windi diminta mengerjakan penanaman tanaman untuk landscape di perusahaan tersebut.

“Saya berbincang dan dapat informasi dari perusahaan tersebut bahwa kebutuhan jagung pakan di Kalsel masih belum terpenuhi untuk kebutuhan pabrik pakan ternak yang ada, artinya ada potensi,” ucapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 29 Maret 2017 11:49

Asiik Ngerokok, Tiba-tiba Disiram Bensin, Bwarr.. Api Langsung Menyala

BANJARBARU - Hanya karena masalah sepele, Hermansyah disiram bensin dan mengalami luka bakar serius…

Selasa, 28 Maret 2017 20:17

Kala Penggemar Love Bird Adakan Pameran

Komunitas hewan peliharaan di Banjarmasin semakin banyak bermunculan. Salah satunya adalah Komunitas…

Selasa, 28 Maret 2017 19:18

Tak ingin Ditangkap, Pengedar ini Ceburkan Diri ke Sungai

BANJARMASIN - Yudi (41), pengedar narkotika jenis sabu, warga Desa Pagatan Besar Rt 9 Rw 1, Kecamatan…

Sabtu, 25 Maret 2017 17:56

Ini Nih Puncak Halinjuangan, jadi Ajang Foto Selfie Baru

Bagi penikmat pemandangan kawasan pegunungan bisa mencoba objek wisata yang baru saja dibuka di Kabupaten…

Jumat, 24 Maret 2017 15:04
Berita Tanah Laut

Tiga Desa di Tanah Laut Siaga Serangan Bangkui

Tiga Warga Desa di Kabupaten Tanah Laut (Tala) resah  dengan keberadaan beruk atau di Banua biasa…

Minggu, 19 Maret 2017 13:02

Kala Wakil Rakyat Menetapkan target untuk Kelulusan, Ngotot 100 Persen, Tak Boleh Kurang

  DPRD boleh habis-habisan mengkritik, tapi Dinas Pendidikan tetap ngotot. Dengan segala masalah…

Rabu, 15 Maret 2017 15:19

Tak Ada Anggaran, Halaman Kantor Gubernur Lama yang Terendam Dibiarkan

BANJARMASIN – Kepala Biro Umum Setdaprov Kalsel M Rusli mengatakan, tergenangnya halaman perkantoran…

Selasa, 14 Maret 2017 12:57
Berita Tanah Bumbu

Saat Bupati Tanbu Mardani H Maming Membiayai Operasi Warganya

Sugra Noor Mappatunru (60) hidup bersama anak dan cucunya di rumah kontrakan yang beralamat di Jalan…

Jumat, 10 Maret 2017 10:49

Cara Belajar Unik Pelajar MIS Nurul Huda Desa Sungai Pinang Baru

Belajar di ruang kelas nyaman jadi barang mewah bagi warga Desa Sungai Pinang Baru. ------------------------------------------------------…

Senin, 06 Maret 2017 16:19
Berita HSU

Kala Ribuan Biker Berkumpul di Satu Kota, Jauh dari Kesan Anarkis

Ribuan pengendara motor dari berbagai komunitas berkumpul tentu hal langka. Di Amuntai, pesta para biker…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .