MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 21 Maret 2017 12:06
Keluhkan Persiapan USBN, Ribet Pakai Kertas
SEMOGA LANCAR: Seorang siswi membawa tisu dan air mineral, menjalani USBN selagi menderita flu ringan.

PROKAL.CO, Sinta Kurnia, siswi kelas XII Jurusan IPA SMAN 2 Banjarbaru mengaku lebih sreg dengan ujian online. Klik mouse, soal pun terjawab. Ketimbang harus membulati satu demi satu kolom LJK (Lembar Jawaban Komputer) dengan pensil.

"Capek ngebulatin satu-satu. Kurang tebal takut tak terbaca. Terlalu tebal takut kertasnya rusak," aku gadis berkacamata tersebut.

Kemarin (20/3) sekolah Sinta menggelar USBN (Ujian Sekolah Berbasis Nasional). Bedanya dengan UNBK, ujian digelar dengan gaya lama. Mengujikan enam mata pelajaran, USBN digelar selama tiga hari.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana USBN SMAN 2 Banjarbaru, Khairani menyebut ada 256 peserta ujian yang dibagi pada 13 kelas. Ditanya kendala, ia mengatakan distribusi naskah soal sempat telat sehari.

"Naskah soal dalam bentuk PDF. Kamis tiba, Jumat pagi baru bisa dibuka filenya. Sabtu sore baru kelar memperbanyak naskah soal. Terburu-buru jadinya," jelas Khairani.
Persiapan yang dinilai tak cukup juga diakui Kepala Sekolah SMAN 1 Alalak, Rusmin di Barito Kuala. Dia mengatakan, pelaksanaan ujian tahun ini agak ribet dan tambah biaya.

Dulu pemerintah pusat ada yang mencanangkan untuk tidak ada melaksanakan ujian.Tapi kenyataannya, tiba–tiba pemerintah mengeluarkan kebijakan menambah ujian dengan nama USBN. Sekolah merasa waktu yang diberikan terlalu mepet.

Selain itu, sekolah juga dituntut untuk membuat soal USBN dan US termasuk menyiapkan sarana prasarana untuk UN baik itu Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). “Selain mempersiapkan anak (siswa), kami juga mempersiapkan soal USBN dan UN yang dianggap menyita waktu,” katanya.

Ia berharap, kedepannya, kebijakan pemerintah terkiat pelaksanaan ujian ini harus dirancang harus jauh-jauh hari atau paling tidak awal tahun sudah disosialisasi ke sekolah sehingga sekolah memiliki waktu untuk persiapan penyelenggaraan ujian.

Tanpa persiapan, siswa bakal terkaget-kaget dengan adanya perubahan. Kepala Sekolah SMAN 1 Mandastana, Abdul Khair mengatakan dulu, siswa hanya mengikuti US dan UN. Tapi sekarang ditambah dengan USBN. “Selesai USBN, siswa kembali harus bersiap menghadapi US dan UN,” ujarnya usai mendampingi Radar Banjarmasin memantau pelajar yang sedang mengikuti USBN.

Meski demikian, pantauan wartawan Radar Banjarmasin di beberapa daerah, pelaksanaan USBN berlangsung lancar. Di SMAN 2 Kandangan, Hulu Sungai Selatan misalnya, sebanyak 180 siswa hadir dan nampak serius menjawab pertanyaan yang sudah disiapkan.

Pahmi Rohliansyah, pengawas SMAN 2 Kandangan dan SMAN 3 Kandangan mengatakan, secara keseluruhan hari pertama pelaksanaan USBN berjalan aman dan lancar.“Tidak ada hambatan sedikit pun. Karena pelaksanaan USBN berbeda dengan UNBK,” ujarnya.(fud/hni/shn/ay/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 26 Mei 2018 12:54

Gara-Gara 37 Meter, Pembebasan Lahan di Muara Kelayan Belum Selesai

BANJARMASIN - Pembebasan lahan di Muara Kelayan menyisakan masalah. Dari 175 petak tanah dan bangunan…

Sabtu, 26 Mei 2018 12:29

Jelang Lebaran, Tunjangan ASN Diharapkan Jangan Molor

BANJARMASIN - Mantan Wakil Walikota Banjarmasin, Irwan Anshari meminta kekisruhan pembebastugasan Hamli…

Sabtu, 26 Mei 2018 12:09

Komisi III DPRD Balangan Studi Banding ke Boyolali

PARINGIN - Komisi III DPRD Kabupaten Balangan belum lama tadi melakukan studi banding ke Dinas…

Sabtu, 26 Mei 2018 11:37

Tak Kalah dengan Bubur Sabilal, Bubur Masjid Al Jihad Juga Lezat

BANJARMASIN - Sebagian besar masjid di Banjarmasin menghadirkan menu bubur bagi masyarakat yang ingin…

Jumat, 25 Mei 2018 17:20
Berita Tabalong

Tabalong Urutan Keempat UN SMP Kalsel

TANJUNG - Hasil ujian nasional (UN) Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs)…

Jumat, 25 Mei 2018 15:36

1001 Kisah Pesantren: Tak Punya Banyak Aturan

Sudah umum didengar ada guru di pesantren yang ditakuti santrinya. Tapi beda dengan Gus Jam, pimpinan…

Jumat, 25 Mei 2018 15:15

Meriah, Alalak Utara Sambut Sukacita Paman Birin

Jarum jam baru menunjukan pukul 01.00 Wita dini hari.  Namun suasana di areal lingkungan Masjid …

Jumat, 25 Mei 2018 15:10

PLN Jaga Pasokan Listrik Masjid, Ibadah Jadi Nyaman

BANJARMASIN - Memasuki Ramadan, PLN Area Banjarmasin melaksanakan kegiatan peduli instalasi listrik…

Jumat, 25 Mei 2018 14:39

Herman: Sudahlah, Sebaiknya Pak Ibnu Manut Saja

BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah menyarankan agar Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina…

Jumat, 25 Mei 2018 14:35

Tidak Membuat Jera, Denda Warung Sakadup Dinilai Terlalu Kecil

BANJARMASIN - Razia warung sakadup digelar maraton. Sejak Selasa (22/5) hingga kemarin (24/5), sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .