MANAGED BY:
SENIN
18 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 21 Maret 2017 12:06
Keluhkan Persiapan USBN, Ribet Pakai Kertas
SEMOGA LANCAR: Seorang siswi membawa tisu dan air mineral, menjalani USBN selagi menderita flu ringan.

PROKAL.CO, Sinta Kurnia, siswi kelas XII Jurusan IPA SMAN 2 Banjarbaru mengaku lebih sreg dengan ujian online. Klik mouse, soal pun terjawab. Ketimbang harus membulati satu demi satu kolom LJK (Lembar Jawaban Komputer) dengan pensil.

"Capek ngebulatin satu-satu. Kurang tebal takut tak terbaca. Terlalu tebal takut kertasnya rusak," aku gadis berkacamata tersebut.

Kemarin (20/3) sekolah Sinta menggelar USBN (Ujian Sekolah Berbasis Nasional). Bedanya dengan UNBK, ujian digelar dengan gaya lama. Mengujikan enam mata pelajaran, USBN digelar selama tiga hari.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana USBN SMAN 2 Banjarbaru, Khairani menyebut ada 256 peserta ujian yang dibagi pada 13 kelas. Ditanya kendala, ia mengatakan distribusi naskah soal sempat telat sehari.

"Naskah soal dalam bentuk PDF. Kamis tiba, Jumat pagi baru bisa dibuka filenya. Sabtu sore baru kelar memperbanyak naskah soal. Terburu-buru jadinya," jelas Khairani.
Persiapan yang dinilai tak cukup juga diakui Kepala Sekolah SMAN 1 Alalak, Rusmin di Barito Kuala. Dia mengatakan, pelaksanaan ujian tahun ini agak ribet dan tambah biaya.

Dulu pemerintah pusat ada yang mencanangkan untuk tidak ada melaksanakan ujian.Tapi kenyataannya, tiba–tiba pemerintah mengeluarkan kebijakan menambah ujian dengan nama USBN. Sekolah merasa waktu yang diberikan terlalu mepet.

Selain itu, sekolah juga dituntut untuk membuat soal USBN dan US termasuk menyiapkan sarana prasarana untuk UN baik itu Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). “Selain mempersiapkan anak (siswa), kami juga mempersiapkan soal USBN dan UN yang dianggap menyita waktu,” katanya.

Ia berharap, kedepannya, kebijakan pemerintah terkiat pelaksanaan ujian ini harus dirancang harus jauh-jauh hari atau paling tidak awal tahun sudah disosialisasi ke sekolah sehingga sekolah memiliki waktu untuk persiapan penyelenggaraan ujian.

Tanpa persiapan, siswa bakal terkaget-kaget dengan adanya perubahan. Kepala Sekolah SMAN 1 Mandastana, Abdul Khair mengatakan dulu, siswa hanya mengikuti US dan UN. Tapi sekarang ditambah dengan USBN. “Selesai USBN, siswa kembali harus bersiap menghadapi US dan UN,” ujarnya usai mendampingi Radar Banjarmasin memantau pelajar yang sedang mengikuti USBN.

Meski demikian, pantauan wartawan Radar Banjarmasin di beberapa daerah, pelaksanaan USBN berlangsung lancar. Di SMAN 2 Kandangan, Hulu Sungai Selatan misalnya, sebanyak 180 siswa hadir dan nampak serius menjawab pertanyaan yang sudah disiapkan.

Pahmi Rohliansyah, pengawas SMAN 2 Kandangan dan SMAN 3 Kandangan mengatakan, secara keseluruhan hari pertama pelaksanaan USBN berjalan aman dan lancar.“Tidak ada hambatan sedikit pun. Karena pelaksanaan USBN berbeda dengan UNBK,” ujarnya.(fud/hni/shn/ay/ran)


BACA JUGA

Senin, 18 Desember 2017 15:00

Sahbirin Bawa Keluarga Balanting Paring Susuri Sungai Amandit

KANDANGAN – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengajak keluarganya menyusuri Sungai Amandit di Loksado,…

Senin, 18 Desember 2017 14:52

MANTAP..!! Sehari, Listrik Padam Tujuh Kali

BANJARBARU - Permasalahan jaringan listrik di Banua tak ada habisnya. Minggu (17/12) kemarin misalnya,…

Senin, 18 Desember 2017 14:46

Dana Desa 2018 untuk Kalsel Akan Dipangkas

BANJARBARU - Jika tahun sebelumnya Kalimantan Selatan mendapat Rp1,4 triliun untuk pengembangan desa,…

Senin, 18 Desember 2017 14:43

Kerbau Rawa HSU Terancam Punah

AMUNTAI – Peternak hadangan atau kerbau rawa di Kecamatan Paminggir sedang risau. Puluhan hewan…

Senin, 18 Desember 2017 14:37

Ini Dia Taman Kedelapan Milik Kota Idaman

BANJARBARU - Kota Banjarbaru punya satu taman baru lagi, dilengkapi dengan peralatan fitnes. Taman itu…

Senin, 18 Desember 2017 14:36

HEBOH! Mobil Terobos Pagar Bandara, ini Pengakuan Sopir

BANJARBARU - Pagar besi Bandara Syamsudin Noor lagi-lagi jadi sasaran kecelakaan lalu lintas. Satu unit…

Senin, 18 Desember 2017 11:01

Walikota Banjarmasin Inginkan JPO di Flyover

BANJARMASIN - Terlepas dari kontroversi jembatan kaca, rupanya masih ada jembatan penyeberangan pejalan…

Senin, 18 Desember 2017 10:52

SPBU: Pasokan Premium Memang Tidak Bisa Ditambah

BANJARMASIN - Sesekali, antrean mengular di SPBU masih jadi pemandangan khas di Banjarmasin. Jelang…

Senin, 18 Desember 2017 10:44

Kontrak Habis, PKL Baiman Harus Bayar Sewa Lahan Sendiri

BANJARMASIN - Sejak 25 Januari 2018, masa penyewaan lahan Kuliner Baiman berakhir. Karena masalah anggaran…

Senin, 18 Desember 2017 10:09

BPK Serahkan LHP Kinerja

MARABAHAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan (Kalsel)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .