MANAGED BY:
MINGGU
30 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Senin, 27 Maret 2017 11:03
Ternyata Teknis Membuat Kain Sasirangan Tak Rumit
MENJAHIT: Peserta pelatihan Sasirangan di Aula Kayuh Baimbai sedang asyik menjahit motif yang sudah dilukis. Diikuti oleh 110 orang, kegiatan ini juga diikuti berbagai kalangan usia.

PROKAL.CO, Komunitas Pecinta Sasirangan membuat pelatihan di Aula Pemko Banjarmasin, kemarin (26/3). Cukup banyak ternyata yang tertarik belajar membuat kain sasirangan.

---------------------------------------------

Donny Muslim, Banjarmasin

---------------------------------------------

Nurjannah sedang asyik menjahit kain yang sebelumnya sudah dilukis motif-motif Sasirangan. Warga Tapin ini datang jauh-jauh ke Aula Kayuh Baimbai Kota Banjarmasin untuk mengetahui seluk beluk pembuatan Kain Sasirangan. "Aku ini lagi sakit. Tapi, ini kesempatan yang langka bisa belajar pembuatan kain sasirangan, makanya datang jauh-jauh," tuturnya.

Pelatihan dilaksanakan Komunitas Pecinta Sasirangan, sebuah lembaga nirlaba yang bergerak untuk melestarikan Kain Sasirangan. Selain melestarikan, mereka juga mempunyai tanggung jawab untuk melakukan promosi Kain Sasirangan ke luar daerah.

"Dalam komunitas ini ada bubuhan yang dinamakan Utuh Sirang dan Aluh Sisit sebagai pelaksana teknis kegiatan ini," ujar Utuh Arif selaku ketua panitia.

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai langkah awal mengenalkan Kain Sasirangan lebih jauh pada masyarakat Kalsel, khususnya Banjarmasin. "Kita seringkali mendengar istilah batik sasirangan. Padahal batik dan sasirangan pada prinsipnya berbeda. Mereka punya ciri masing-masing," ulasnya.

Tak hanya sekadar jadi mode pakaian, Kain Sasirangan juga memiliki filosofi yang bisa diterapkan dalam kehidupan masyarakat Banjar. "Misalnya tampuk manggis itu memiliki makna konsistensi dalam berpikir dan bertindak," tuturnya.

Dulu kain khas ini juga dikenal sebagai kain untuk pengobatan. "Tapi belum terbukti secara medis, hanya kepercayaan orang-orang terdahulu," ceritanya. Misalnya kain sasirangan yang memiliki warna hitam dipercaya sebagai obat untuk mengurangi rasa gatal pada tubuh.

Untuk teknisnya, Arif mengatakan tak begitu rumit. Awal-awalnya peserta diminta untuk menggambar motif yang sudah disediakan. Lalu motif tersebut dijahit. Setelah selesai menjahit, dilakukanlah pewarnaan untuk kain tersebut. Pewarnaan dilakukan dengan merendam kain di baskom yang sudah disediakan.

Setelah direndam beberapa waktu, jahitan dilepas dan motif sasirangan sudah terbentuk. "Mudah aja, prosesnya hampir sama dengan kain-kain tradisional yang lainnya," tutur Arif.

Nurjannah berharap warga Kalsel bisa lebih mencintai Kain Sasirangan. "Aku berencana membentuk usaha sasirangan setelah ini. Di Tapin belum begitu ada. Mengajak anak muda juga biar mereka menghargai kebudayaan yang kita miliki," jelas Jannah, sapaannya.(az/dye)


BACA JUGA

Selasa, 25 April 2017 15:38

Banjarbaru Fair 2017 Ditutup Nasyider dan Hafidz

BANJARBARU - Banjarbaru Fair 2017 ditutup lewat lantunan nasyid. Lewat penampilan grup nasyid asal Pondok…

Jumat, 21 April 2017 14:53

Sejuknya, Ratusan Napi Lapas Martapura Khataman Alquran

MARTAPURA - Hal yang berbeda terlihat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Anak Martapura di Jalan Pintu…

Jumat, 21 April 2017 09:25

Dahlan Iskan dan "Musuh Besarnya"

Di media ini saya pernah menulis kolom tentang para pemimpin yang “gila”. Misalnya, ada…

Senin, 17 April 2017 15:56

Penggemar Motor Besar Masuk Barabai

BARABAI – Dunia otomotif terus bergeliat di Barabai. Kali ini hadir pecinta motor besar yang tergabung…

Senin, 10 April 2017 12:09

Kang Abik Sapa Penggemar di Kalsel Book Fair 2017

BANJARBARU - Pada hari puncak Kalsel Book Fair 2017, Minggu (9/4) kemarin Dinas Pustarda dan Kearsipan…

Sabtu, 08 April 2017 18:31

Keren..! Petani di Desa Mantimin Ciptakan Gumbaan Bertenaga Surya

SEBUAH inovasi teknologi untuk mempermudah proses pertanian diciptakan oleh seorang petani asal Desa…

Rabu, 05 April 2017 16:05

Pinjami Zakir Naik Pesawat Pribadi, H Isam Mendadak Tenar di Medsos

Pengusaha Banua Haji Andi Syamsuddin Arsyad mendadak menjadi tenar di media sosial. Itu setelah H Isam…

Rabu, 05 April 2017 15:41
Berita Balangan

Seru Nih..! Hari Jadi Balangan Bakal Hadirkan Ragam Budaya

PARINGIN – Kurang dari sepekan lagi Balangan genap berusia 14 tahun. Berbagai rangkaian acara…

Jumat, 31 Maret 2017 14:46

Dampak Video Viral Ular Telan Buruh, Pekerja Sawit Lain Dibuat Takut

KOTABARU - Tewasnya buruh perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Mamuju Sulbar belum lama tadi, ternyata…

Jumat, 31 Maret 2017 14:37

Najwa Ajak Kontrol Politisi Busuk

BANJARMASIN – Sosoknya yang tegas dan cerdas ini menjadi magnet yang mampu menyedot ratusan mahasiswa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .