MANAGED BY:
MINGGU
30 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Selasa, 28 Maret 2017 20:17
Kala Penggemar Love Bird Adakan Pameran

Sarana Penghilang Stres, Harganya Capai Jutaan Rupiah Per Ekor

PROKAL.CO, Komunitas hewan peliharaan di Banjarmasin semakin banyak bermunculan. Salah satunya adalah Komunitas Love Bird Indonesia (KLI) DA Banjarmasin. Mengklaim memiliki ribuan anggota penggemar love bird, komunitas ini tampil di Siring Tendean Banjarmasin.

Fauzan Ridhani, Banjarmasin

Love bird memang burung yang mempesona. Betapa tidak, walaupun berpostur mungil dan mini, ternyata keindahan love bird terletak pada corak warnanya. Menurut Dion,Ketua Panitia Pameran Love Bird Beauty, semakin beragam gradasi warnanya, maka makin mahal pula harga jualnya. “Kalau yang kami pamerkan ini, paling mahal ada yang seharga Rp15 jutaan per ekor.

Ditawarkan seharga tersebut lantaran punya corak warna yang sangat mencolok, beragam, serta memiliki bentuk kepala yang bulat sempurna,” ungkap Dion yang juga aktif dalam kepengurusan KLI DA Banjarmasin, kemarin (26/3).

Dion menuturkan dalam setiap kontes love bird, indikator penilaian memang menitikberatkan pada corak warna. Namun, di kontes lainnya, love bird juga kerap dinilai dari kicauannya. “Bahkan, ada beberapa kontes yang khusus mempertandingkan keindahan kicauan love bird. Kalau jenis ini, tentunya sang burung cinta harus rajin dilatih berkicau,” ujarnya.

Untuk saat ini, menurutnya belum ada seorangpun komunitas KLI DA Banjarmasin yang berhasil menang di ajang kontes keindahan maupun kontes kicauan love bird tingkat nasional. Pasalnya, dikatakan Dion, persaingannya sangat sengit. “Para penggemar love bird di Pulau Jawa memang sulit dikalahkan. Mereka memiliki berbagai varian love bird yang terbilang multi talenta. Yakni, bagus secara corak bulunya, serta pandai berkicau,” sambung Dion.

Kendatipun demikian, Dion optimistis ke depan akan ada anggota komunitas KLI DA Banjarmasin yang bisa memenangkan kontes love bird berskala nasional maupun internasional. “Oleh karena itulah, persiapan demi persiapan kami lakukan mulai sekarang.

Mulai dari mengembangkan penangkaran, pembibitan, hingga penelitian nutrisi. Sehingga, ke depan love bird yang dikembangkan oleh KLI DA Banjarmasin mampu menembus kontes nasional maupun internasional. Ini juga jadi upaya kami untuk melesatkan harga jual love bird, terutama bibit unggul,” tuturnya.

Untuk memelihara love bird, dikatakan Dion tidak susah. Karena, hanya dikasih makan berupa milet (sejenis pakan burung berukuran seperti biji-bijian), racikan sayuran, dan aneka nutrisi yang bisa dengan mudah diperoleh di pasar hewan peliharaan.

“Tinggal kesungguhan dan konsistensi sang pemilik love bird, kalau rajin dikasih makan yang bergizi, maka burungnya akan tumbuh sehat dengan corak warna yang menarik. Yang paling penting, love bird jangan dibiarkan kehujanan, nanti bisa sakit dan cepat mati,” ingatnya.

Di sisi lain, Yanto, salah satu pehobi love bird mengaku baru-baru saja mengenal burung yang kerap diartikan sebagai Burung Cinta itu. “Awalnya ya biasa saja. Tapi, lama kelamaan kalau memandangi love bird ternyata asyik juga. Bulunya yang beraneka ragam warna membuat mata dan pikiran jadi teduh. Inilah salah satu sarana penghilang stress,” tandasnya.(oza/ay/ran)


BACA JUGA

Minggu, 30 April 2017 16:51

Mengikuti Kampung Purun Banjarbaru Studi Banding ke Desa Palimbangan Sari

Pagi masih buta. Tiga buah mobil dipenuhi para pengrajin purun yang kebanyakan perempuan terlihat melaju…

Sabtu, 29 April 2017 12:50

Melihat Indahnya Masjid Agung Al-Falah di Batulicin

Mengunjungi masjid dengan gaya arsitektur timur tengah tidak perlu ke Arab. Di Batulicin sudah berdiri…

Sabtu, 29 April 2017 12:34

Lihat Nih Aksi Nyentrik Aiptu Mujianto, Acara Nikahan Jadi Heboh

Masih ingat dengan polisi yang suka bagi-bagikan sembako ke fakir miskin? Usai ledakan popularitasnya…

Rabu, 26 April 2017 13:44

Mencoba Praktik Terapi Alternatif Al Fasdhu, Keluarkan Racun dari Kaki

AL Fasdhu adalah terapi mengeluarkan darah dari pembuluh vena yang di dalamnya terdapat sumbatan-sumbatan…

Sabtu, 22 April 2017 13:25

Kisah Warga Banua Bantu Pengungsi Suriah di Eropa

Niat awal Oce Oktoman Anggakusumah hanya ingin jalan-jalan ke Eropa. Namun, rasa kemanusiaan pemuda…

Sabtu, 22 April 2017 12:46

Yulianti, Kartini dari Pedalaman Meratus, Mengajar Bermodal Ijazah Paket C

Mentari belum sempurna menampakkan diri, Yulianti (24) sudah bergegas mengenakan pakaian rapi untuk…

Jumat, 21 April 2017 16:10

Para Kartini Tangguh Dari Ujung Banua, Mendidik di Perbatasan

Tina Kartina membiarkan air matanya tumpah di pipi. Gempuran angin dan riuh ombak Laut Jawa mengantarnya…

Jumat, 21 April 2017 15:52

Dese Yulianti, Komandan di Dunia Para Pria

Supel, energik dan tegas. Tiga kata ini mewakili sosok Kompol Dese Yulianti. Kapolsek Banjarmasin Timur…

Jumat, 21 April 2017 14:25

Kisah Penghuni Perdana Perumahan Difabel Banjarbaru

Nama Heri Suntara dan Mugniansyah bakal tercatat dalam sejarah kecil kota Banjarbaru. Sebagai penghuni…

Jumat, 21 April 2017 13:58

Kreatif Banget, Siswa ini Bikin Abon dari Kulit Nenas dan Pisang

Rusminah keranjingan buah nenas. Namun, setelah kenyang ia selalu merasa terganggu, melihat tumpukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .