MANAGED BY:
MINGGU
24 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Rabu, 29 Maret 2017 15:56
Kisah Gauzie, Pria yang Mengkliping Berita Guru Sekumpul

Untuk Pembelajaran Anak Cucu Kelak

TELATEN: Gauzie, 56, menunjukan koleksi berita Guru Sekumpul yang sudah dia klipiing dengan rapi.

PROKAL.CO, Rasa cinta Gauzie, 56, kepada Guru Al Arifbillah HM Zaini bin Abdul Ghani membuat dirinya ingin selalu mengenang kisah hidupnya. Dengan cara mengumpulkan selembar demi selembar berita Guru Ijai yang dimuat di koran, lalu mengklipingnya dengan rapi.

-------------------------------------------------------

SUTRISNO, Martapura

 --------------------------------------------

Gauzie sangat ramah menyambut wartawan saat datang ke rumahnya di Jalan P Abdurrahman, Gang Fukaha, Kelurahan Keraton, Martapura, Selasa (28/3) kemarin. Di rumah konstruksi kayu tersebut, banyak terdapat karya batu aji yang tersusun rapi di dalam lemari kaca. Di atas lemari itu, terpampang koran Radar Banjarmasin yang memberitakan acara haul Guru Sekumpul ke-11 tahun tadi. "Itu sebagian koleksi berita guru yang saya kliping," ujarnya, sembari menunjuk koran Radar Banjarmasin itu.

Dia lantas mengambil koran tersebut, ternyata di dalamnya masih ada puluhan berita lain mengenai Guru Sekumpul dari berbagai koran harian dengan edisi terbit yang berbeda-beda. Gauzie membuka lembar demi lembar koleksi berita yang diklipingnya, sambil memberitahu tahun berapa saja koran itu terbit.

Usai memperlihatkan, sebagian koleksi koran yang dia pajang. Gauzie kemudian masuk ke dalam kamar, dan membawa keluar empat buku yang berisikan kliping koran. Di buku tersebut, berita Guru Sekumpul yang dia kumpulkan rata-rata edisi terbit di tahun 2000-an.

Edisi yang paling lama ialah berita berjudul "Nisfu Sya'ban Bersama Guru Sekumpul" yang diterbitkan oleh koran harian Radar Banjarmasin pada tahun 2002. "Ini koleksi saya pertama, sebelum dikliping koran ini sebelumnya saya tempel di dinding. Namun, karena semakin rusak maka saya kliping ke dalam buku," ujar Gauzie.

Dia mengaku, memiliki hobi mengkliping berita Guru Sekumpul karena memiliki rasa cinta yang sangat besar. Dia tidak ingin, gambar HM Zaini bin Abdul Ghani diletakan di sembarang tempat. "Pertama kali memiliki pemikiran untuk mengkliping berita beliau, karena menemukan koran yang memberitakan beliau digunakan untuk bungkus batu. Saya tidak ingin koran mengenai beliau diletakan sembarangan, apalagi untuk bungkus," katanya.

Saat ini, Gauzie telah memiliki 160 lebih koleksi berita Guru Sekumpul. Mulai dari guru masih hidup hingga berita perayaan haul ke-11 nya pada tahun lalu. "Untuk berita haul beliau di tahun ini, saya sudah menitipkan uang di penjual koran. Saya bilang, kalau ada berita guru simpankan korannya," ungkapnya.

Selain membeli langsung ke penjual koran, dia juga seringkali mencari koran bekas yang memberitakan tentang Guru Sekumpul. "Kalau ada koran bekas yang memberitakan beliau langsung saya ambil, supaya koleksi saya semakin banyak," kata Gauzie.

Pria yang mengaku masih bujangan ini meyakini koleksi kliping tersebut nantinya akan sangat bermanfaat untuk generasi mendatang. "Dari berita-berita yang saya kliping ini, anak-anak akan tahu kisah-kisah mengenai Guru Sekumpul," ungkapnya.

Dia mengaku akan terus mengumpulkan setiap lembar koran yang memberitakan Guru Sekumpul dan menyimpannya dengan rapi, sebab hanya dengan cara itu dia dapat menunjukan rasa cintanya. "Nanti kalau saya meninggal, saya usahakan ada yang meneruskan hobi saya ini," pungkasnya. (ris/ay/ran)


BACA JUGA

Minggu, 17 September 2017 16:51

Mengenang Kejayaan Bioskop Tua di Banjarmasin

BANJARMASIN - Sejak awal tahun 2000, bioskop-bioskop rakyat mulai tergerus oleh zaman. Keberadaannya…

Minggu, 10 September 2017 20:43

Berkenalan dengan Komunitas Pecinta Anime di Banua

Setiap tampil di sebuah acara, para cosplayer selalu menjadi pusat perhatian. Kecantikan seperti komik…

Minggu, 10 September 2017 20:38

Bisnis Sawit di Tanbu Kembali Menggeliat

Kabupaten Tanah Bumbu dikenal surganya penambang batu bara. Namun, seiring berjalannya waktu, saat ini…

Sabtu, 09 September 2017 15:40

Semakin Merosotnya Hutan Galam di Kabupaten Batola

Pembuatan pondasi bangunan di lahan rawa membutuhkan batang galam yang tak sedikit. Namun harga galam…

Jumat, 08 September 2017 15:12

Guru Sekolah Terpencil Keluhkan Minimnya Media Pembelajaran di Meratus

Daerah pedalaman tetap sulit untuk mendapatkan keadilan pemerataan pendidikan. Jika di kota, media pembelajaran…

Kamis, 07 September 2017 14:36

Gimana Nasib Mereka? Ibu Meninggal, Ayah Gangguan Jiwa

Usia mereka masih anak-anak, namun tiga bersaudara berinisial Z (11), R (5) dan V (3) tak lagi mendapatkan…

Rabu, 06 September 2017 14:30

Menyaksikan Tradisi Badandang di Desa Andhika: Dengung Menyayat di Atas Langit Tapin

Cuaca terik tidak menyurutkan keinginan ratusan pasang mata warga yang ingin melihat bedandang (layang-layang…

Minggu, 03 September 2017 12:22

Mengulik Kisah Ritual Kebal Tubuh di Kalsel: Bisa Kebal Sejak Lahir

Masyarakat Banjar kaya dengan berbagai macam fenomena dan ritual budaya yang bersifat khas. Salah satu…

Rabu, 30 Agustus 2017 14:32

Menengok Tradisi Warga Kandangan Membawa Senjata Tajam

Kandangan dikenal sebagai tanah jawara. Konon dulu di daerah ini ada banyak jagau. Warganya dikenal…

Selasa, 29 Agustus 2017 16:31

Fotografer Banua Menggali Ilmu Fotografi Komersial

Selain dituntut profesional, seorang fotografer komersial juga harus pintar mengkhayal. Pelajaran itu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .