MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Minggu, 02 April 2017 12:43
Melihat Industri Kopiah Hulu Pasar Hulu Sungai Utara

Orang Brunai Suka Motif Kopiah Bahrani

SERIUS -Pekerja Bahrani tengah menyelesaikan pesanan kopiah yang mulai banjir jelang Ramadan tahun ini.

PROKAL.CO, Kopiah merupakan sebuah penutup kepala yang identik dengan Muslim. Semua negara punya kopiah berbeda-beda. Nah di Kabupaten HSU ada sentra kopiah home industri yang menembus pasar Brunai Darussalam dan Malaysia.

 

MUHAMMAD AKBAR, Amuntai

 

Usaha peternakan dan mebel telah menjadikan Hulu Sungai Utara terkenal. Tetapi,konveksi di daerah yang berjarak 190 kilometer dari Banjarmasin juga membuat ekonomi daerah tua ini bergeliat. Salah satunya adalah industri kopiah HSU.

Home industri kopiah di HSU yang paling populer adalah milik H Bahrani yang berada di Desa ulu Pasar Kecamatan Amuntai Tengah.

Soal kualitas dan pemasaran kopiah yang memiliki corak dan motif dari buah sampai hewan tersebut, tidak usah diragukan. Penjualannya bahkan sudah menembus pasar Asia Tenggara. Kopiah ini disebut lebih populer di suku melayu yang ada di Brunai Darussalam dan Malaysia. Bahkan cabang pemasaran kopiah ini dipusatkan di Surabaya Provinsi Jawa Timur.

Senin (30/7) sekira pukul 10. 45 Wita wartawan koran ini, berkesempatan mengunjungi sentra industri kupiah H Bahrani, di Desa Hulu Pasar Kecamatan Amuntai Tengah, ketika sampai dilokasi H Bahrani tidak sedang ditempat, menurut pekerjanya yang bersangkutan sedang berada di cabang kupiah yang berada di Surabaya (Jawa Timur).

Wartawan yang mendatangi sentra pembuatan penutup kepala itu itu mendengar suara mesin jahit ramai. Di sela-sela, kebisingan itu, Aulia anak dari sang pemilik mau berbagai kisah dengan industri kopiah kebanggan keluarganya tersebut.

"Sekarang permintaan mulai tinggi, sebab tidak lama lagi masuk Bulan Ramadan, disusul hari raya idul fitri dan pemberangkatan haji usai Idul Adha. Maka itu orderan lagi banyak-banyaknya," sebut Aulia.

Untuk pemasaran selain memenuhi pasar lokal banua baik HSU maupun Kalsel, saat ini pemasaran sudah menasional sebab cabang pemasaran kopiah ini juga ada di Surabaya. Memang benar kopiah yang didesain oleh ayahnya memiliki pasar di luar Indonesia.

"Pasar kopiah ini sudah sampai di Brunai Darussalam dan Malaysia. Masyarakat melayu disana menyukai kopiah dari Amuntai ini," terangnya.

Ada motif khas dari kopiah ini yakni motif buah seperti jambu, manggis dan beberapa buah lainnya, termasuk motif cumi juga kembang atau bunga-bunga. Semua itu tutur Aulia dikerjakan secara manual, ini yang membuat pecinta kopiah punya tempat masyarakat.

Aroma khas kain yang merupakan bahan dasar pembuatan kopiah ini tercium diareal penjahit yang tengah serius menuntaskan hasil produksinya. "Kalau orderan bertambah banyak, maka karyawan juga kerja ekstra. Sebab tidak sembarang penjahit yang bisa memahami alur motif yang menjadi ciri Kopiah Bahrani," terangnya.

Untuk produksi, satu penjahit mampu menyelesaikan dua kodi kopiah atau sekitar 40 kopiah. Menariknya pekerja dibagi berbagai tugas ada yang membuat pola dasar kopiah, memberikan motif sampai dengan proses penyatuan bahan menjadi kopiah.

"Jadi target memang tidak kami berikan. Hal itu semata-mata menjaga kualitas produksi dan orisinil kopiah Bahrani. Semua dikerjakan secara manual bukan mesin produksi massal," terang Aulia yang dipercayakan dalam proses pemasaran.

Zainal (23) karyawan Bahrani yang sudah bekerja kurang lebih 3 tahun mengamini permintaan kopiah mengalami peningkatan. Meski demikian, mereka memang tidak pernah diberi target. Semua dilakukan dengan santai, agar hasil jahitan dan bordir kopiah berkualitas baik," jawabnya yang mengatakan karyawan di tempat pengrajin kopiah H Bahrani sekarang berjumlah 9 orang pekerja.

Biasanya, mahasiswa Amuntai yang kuliah di Mesir, Maroko dan pemondokan di negara-negara muslim, juga menjadikan kopiah Bahrani sebagai buah tangan ataupun dijual disana.
Dinas Koperindakop, UKM dan Pasar melalui Kabid Industri Maionor, mengakui usaha Kopiah Bahrani menembus pasar Brunei dan Kuala Lumpur.

Bahkan kerajinan Bahrani kerap diikutakan pada pameran lokal, regional bahkan nasional. "Kami ada pembinaan setiap home industri yang ada di wilayah ini. Misalkan pelatihan desain dan kualitas," sampai Maionor pada wartawan koran ini. (mar)

 


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 09:23
Mengenal Grup Musik Panting Ading Batuah, Angkinang, HSS

Konsisten Melatih Panting Sejak Usia Dini

Ada banyak ragam kesenian daerah yang dapat kita nikmati dan hingga kini masih terjaga. Salah satunya…

Minggu, 19 November 2017 10:39

Jalan Panjang Nelayan Berjuang Merancang Alat Penangkap Ikan

BANJARBARU - Puluhan nelayan kecil yang tergabung dalam Ikatan Nelayan Saijaan (INSAN) Kotabaru beberapa…

Rabu, 15 November 2017 15:30

Wahyudi, GM Bandara Syamsuddin Noor yang Baru Bertugas

Namanya pendek dan mudah diingat, Wahyudi. Mantan General Manager Bandara El Tari Kupang itu buka-bukaan…

Rabu, 15 November 2017 11:13

Mengenal Komunitas N Gage Lovers Banjarmasin

bentuk yang unik, bak mangkuk yang dibelah, membuat handphone (HP) Jadul berupa N Gage sangat digemari.…

Selasa, 14 November 2017 15:12

Werner Laule - Siti Farida Elyanor, pasangan Jerman-Kelua yang Suka Bertualang

Werner Laule dan Siti Farida Elyanor berlibur di Banua sejak 28 September lalu. Pasangan Jerman-Kelua…

Selasa, 14 November 2017 12:19

Pangeran Muhammad Noor Gagal Lagi Jadi Pahlawan Nasional

Perjuangan Pangeran Muhammad Noor dalam merebut kemerdekaan tak berbeda dengan pahlawan nasional lain…

Selasa, 14 November 2017 11:27

Kelas Inspirasi GMC + di SMP Islam Terpadu Qardhan Hasana

Dono Prasetyo menjadi General Manager sebuah hotel berbintang dalam usia begitu muda. Ia percaya, sukses…

Jumat, 10 November 2017 11:33

Sukiman, Pahlawan Pendidikan dari Wilayah Paminggir

Kalau ikhlas semua jadi enteng dan nyaman. Itu semboyan penguat asa Sukiman dalam menjalani perannya…

Jumat, 10 November 2017 11:07

Menengok Kelompok Perajin di Kampung Purun Banjarbaru

Satu tahun sudah destinasi wisata Kampung Purun di Kelurahan Palm, Banjarbaru diperkenalkan. Bagaimanakah…

Kamis, 09 November 2017 14:37

Yoga Rivaldi, Peraih IPK Sempurna, Wakili Indonesia di Ajang Internasional

Kebanggaan luar biasa dirasakan kedua orang tua Yoga Rivaldi. Bagaimana tidak, anak tertua dari dua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .