MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Kamis, 06 April 2017 16:30
Saprah Amal, Tradisi Lelang Tradisional yang Masih Dipertahankan di HSU

Kue Bolu Bisa Tembus Jutaan Rupiah

TRADISI: Proses Saprah Amal di Desa Rantau Bujur Kecamatan Sungai Tabukan HSU.

PROKAL.CO, Saprah Amal atau proses lelang jajanan atau barang lekat pada tradisi masyarakat Hulu Sungai Utara. Kebiasaan ini hadir sebagai solusi mencari dana untuk proses pembangunan masjid dan musala bahkan kas kosong desa.

-----------------------------------------------------

MUHAMMAD AKBAR, Amuntai

-----------------------------------------------------

Tradisi Saprah Amal atau Lelang Jajanan dan barang rumah tangga lainnya sudah melekat lama pada kebiasaan masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara. Tradisi ini masih bisa dijumpai pada desa sampai sekarang.

Acara Saprah Amal tidak mengenal musim, namun lebih pada kebutuhan fasilitas ibadah masyarakat yang proses pencarian dana dilaksanakan melalui tradisi tersebut. Salah satu kegiatan yang baru dilaksanakan di Desa Rantau Bujur Darat Kecamatan Sungai Tabukan.

Panitia pelaksana Marsuki pada Radar Banjarmasin, belum lama tadi, mengakui bahwa acara Saprah Amal yang dilaksanakan di desanya tidak lain merupakan agenda untuk menggalang dana melalui proses lelang.

Dana yang dikumpulkan akan dimasukkan pada kas pembangunan masjid maupun kas sosial desa. Animo warga sangat baik setiap dilaksanakannya Saprah Amal yang dilaksanakan baru-baru ini.

"Warga kami datang selain untuk melihat kegiatan, ada juga datang sebagai peserta lelang yang niat untuk ikut lelang produk seperti jajanan (kue) ataupun produk rumah tangga yang ditawarkan panitia," ungkapnya.

Untuk pastinya pelaksanaan tradisi ini berjalan, tentu sudah lama dan turun temurun. Dulu masih menggunakan obor atau pertromaks saat ini bertabur cahaya dengan adanya listrik.

Yang disediakan dalam proses lelang yakni kue-kue termasuk gorengan dan alat-alat rumah tangga. Dan yang paling jadi ciri yakni hadirnya kue Gulambin (Bolu, red) yang kerap diburu oleh peserta lelang.

"Karena niat ibadah. Maka warga rela menawar dengan harga tinggi. Jika perang tawaran terjadi kue bisa naik menjadi ratusan ribu. Bahkan tembus jutaan rupiah. Uang Saprah tidak kami ambil namun dimasukkan dalam kas masjid atau kas sosial desa," terangnya.

Sementara itu, menurut pandangan pemerhati tradisi warga Amuntai, Ahdiat Gazali Rahman, menilai bahwa acara Saprah Amal sudah jadi ciri masyarakat Banjar khususnya di HSU.

Makna dari tradisi ini yakni penanaman jiwa gotong royong, sebab mustahil mendapatkan dana puluhan juta untuk pembangunan masjid tanpa urunan dengan warga. Hadirnya tradisi ini di tengah-tengah warga kala itu.

"Sejak saya anak-anak tradisi Saprah Amal sudah ada. Kapan pastinya dan siapa yang memulai belum dikaji mendalam," ungkap Ahdiat yang juga seorang penulis buku budaya tersebut.

Mengapa ada jajanan atau alat-alat rumah tangga yang sederhana nilainya secara ekonomi, namun mampu dijual dengan harga lebih?

"Kue ataupun alat hanya sebagai bentuk penghargaan pada donatur (pemenang lelang, red). Dari pihak panitia. Dan cara ini jitu sebab setiap pelaksanaan sapral amal mampu mendatangkan sumbangan mencapai puluhan juta rupiah," terangnya.

Bahkan masyarakat Amuntai di perantauan yang sukses, apabila mengetahui ada acara ini maka dipastikan mereka akan pulang ke kampung untuk mengikuti lelang di Saprah Amal. "Ini bukti bahwa tradisi ini sangat dinanti-nanti warga," terangnya lagi. (mar)


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 13:44

Laporan dari Kelas Inspirasi GMC+ di SMPN 8 Banjarbaru

Meski menjadi pengalaman pertamanya menjadi pembicara di hadapan para siswa, tak membuat GM TIKI Banjarmasin…

Kamis, 16 November 2017 14:12

Bripka Ronny Setiadi, Polisi yang Jual Tanah demi Beli Mobil Ambulans

Menolong seorang wanita hamil yang hampir tak dapat tumpangan ke rumah sakit, membuat Bripka Ronny Setiadi…

Kamis, 16 November 2017 11:52

Kelas Inspirasi GMC+ di SMPN 4 dan 5 Banjarbaru

Kelas Inspirasi Rabu (15/11) kemarin dilaksanakan di dua sekolah sekaligus, yaitu di SMPN 4 Banjarbaru…

Kamis, 16 November 2017 10:34

Mengenal Lebih Dekat Sosok Pelatih Futsal di Banjarmasin

Sempat membela Yellow Alligator, Peseban Banjarmasin yang kini akan bertarung di babak nasional Liga…

Rabu, 15 November 2017 15:30

Wahyudi, GM Bandara Syamsuddin Noor yang Baru Bertugas

Namanya pendek dan mudah diingat, Wahyudi. Mantan General Manager Bandara El Tari Kupang itu buka-bukaan…

Rabu, 15 November 2017 11:13

Mengenal Komunitas N Gage Lovers Banjarmasin

bentuk yang unik, bak mangkuk yang dibelah, membuat handphone (HP) Jadul berupa N Gage sangat digemari.…

Selasa, 14 November 2017 15:12

Werner Laule - Siti Farida Elyanor, pasangan Jerman-Kelua yang Suka Bertualang

Werner Laule dan Siti Farida Elyanor berlibur di Banua sejak 28 September lalu. Pasangan Jerman-Kelua…

Selasa, 14 November 2017 12:19

Pangeran Muhammad Noor Gagal Lagi Jadi Pahlawan Nasional

Perjuangan Pangeran Muhammad Noor dalam merebut kemerdekaan tak berbeda dengan pahlawan nasional lain…

Selasa, 14 November 2017 11:27

Kelas Inspirasi GMC + di SMP Islam Terpadu Qardhan Hasana

Dono Prasetyo menjadi General Manager sebuah hotel berbintang dalam usia begitu muda. Ia percaya, sukses…

Jumat, 10 November 2017 11:33

Sukiman, Pahlawan Pendidikan dari Wilayah Paminggir

Kalau ikhlas semua jadi enteng dan nyaman. Itu semboyan penguat asa Sukiman dalam menjalani perannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .