MANAGED BY:
SENIN
24 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Jumat, 07 April 2017 14:04
Sekdako Banjarbaru Pastikan Tak Ada Lagi Tambahan Ritel
TEGURAN: Satpol PP Banjarbaru saat menyampaikan teguran ke salah satu ritel.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Munculnya tiga ritel pasca moratorium membuat Sekdako Banjarbaru Said Abdullah jengah. Ia bahkan buka-bukaan, mengatakan ada oknum pemko yang main mata dengan pengusaha. Memberi sinyal untuk membolehkan mereka beroperasi, meski belum mengantongi Izin Usaha Toko Modern.

"Ada oknum pemko yang memberi sinyal, membolehkan mereka buka. Selama informasi ini akurat, oknum ini akan kami peringati dan bina," tegas Said, kemarin (6/4).

Said pula yang memerintahkan Satpol PP bergerak. Hasilnya, satu ritel di Jalan Trikora perempatan Pembatuan sudah tutup, satu ritel dekat Denzipur Guntung Payung dikirimi SP1 (Surat Peringatan Pertama) dan berjanji segera tutup, menyusul satu ritel lagi dekat landasan pacu Bandara Syamsudin Noor.

Ia sangat menyayangkan, jika orang internal pemko malah bertindak bak kepanjangan tangan pengusaha. Menjadi juru lobi, berkeliling dari satu instansi ke instansi lain. Ketika gagal, coba mendekati beberapa pejabat.

"Saya peringatkan, jangan mudah tergoda. Karena kalau berakhir di tangan Satgas Saber Pungli, ceritanya bakal berbeda. Jangan coba-coba menjadi penghubung atau jembatan pengusaha," kecamnya.

Mengenai regulasi, moratorium memang sudah gugur sejak Perda No 11 Tahun 2016 tentang Izin Usaha Toko Modern terbit. Tapi pemko sudah mengambil keputusan. Jumlah ritel di Banjarbaru sudah cukup dan tidak akan ada penambahan ritel dalam kurun waktu yang tak ditentukan.

"Kalau dibiarkan, terjadi monopoli oleh satu-dua merek. Peluang berusaha masyarakat akan tertutup. Sekali lagi, cukup sampai di sini, tidak ada lagi ritel tambahan," jelasnya. Jika tak dikendalikan, dikhawatirkan menjamurnya toko modern bakal mematikan pasar tradisional dan warung kelontongan milik warga.

Mengenai nasib ketiga ritel tersebut, plus dua ritel lainnya yang sedang bersiap buka, Said menyatakan tidak akan ada toleransi. "Kalau memang belum mengantongi izin, ya harus tutup," pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, Satpol PP melayangkan SP1 ke toko modern yang baru buka di Jalan Ahmad Yani kilometer 30 Guntung Payung. Sebelum ditutup, mereka meminta tenggat waktu untuk merelokasi barang dan karyawannya. (fud/al/bin)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 16:58

Pemko Banjarbaru Terpaksa Nyicil Dua Tahun Anggaran

BANJARBARU - Anggaran pemko menerima pukulan bertubi-tubi. Bukan hanya menghadapi pemangkasan transfer…

Kamis, 20 Juli 2017 15:29

Bisnis Tanah Kaveling di Kalsel Lagi Naik Daun

BANJARMASIN - Mulai membaiknya perekonomian Kalsel, membuat bisnis tanah kaveling makin naik daun. Apalagi…

Selasa, 18 Juli 2017 17:22

Pegawai PLN Turun ke Jalan Promosikan Diskon Tambah Daya

BANJARBARU - Pemandangan tak biasa terlihat beberapa hari terakhir ini, beberapa petugas PLN Wilayah…

Selasa, 18 Juli 2017 14:26

Sahbirin Undang Investor Cina ke Kalsel

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, mendapat kesempatan  khusus memaparkan…

Minggu, 16 Juli 2017 19:05

Banjarbaru Benahi Infrastruktur Destinasi Wisata

BANJARBARU - Kelurahan Guntung Manggis merilis peta wisata. Memuat petunjuk arah dan deskripsi singkat…

Jumat, 14 Juli 2017 11:32

Pemko Banjarmasin Bakal Kembalikan Pajak Tree Park ke Pemkab Banjar

BANJARBARU - Persoalan perebutan pajak Tree Park Hotel antara Pemkot Banjarmasin dan Pemkab Banjar hingga…

Rabu, 12 Juli 2017 11:04

PLN Tawarkan Promo Tambah Daya ke DM

BANJARBARU - PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN Kalselteng) melakukan sosialisasi…

Rabu, 12 Juli 2017 11:02

Masjid Sabilal Amin Dapat Diskon Tambah Daya 100 Persen

BANJARBARU - PT PLN (Persero) melalui Promo Gemerlap Lebaran 2017 memberikan potongan biaya penyambungan…

Selasa, 11 Juli 2017 16:44

Hotel Roditha Datangkan Penyanyi Jebolan Elfa's Music School

BANJARBARU - Tamu Hotel Roditha bakal dihibur penyanyi asal Bandung, Mei Lan Li. Jebolan sekolah musik…

Senin, 10 Juli 2017 15:27

Kuota Pupuk Bersubsidi Tidak Seimbang

BANJARMASIN – Kelangkaan pupuk bersubsidi di pasaran ternyata bukan hanya karena dugaan adanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .