MANAGED BY:
RABU
24 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 07 April 2017 16:02
Duh.. Udah Lima Kali Travel ini Batalkan Keberangkatan Umrah Jemaah
JADI KORBAN TRAVEL: Pasangan suami istri Norzani Kurdi Dullah, 58, dan Hamdanah Utun Satta, 52, saat memperlihatkan perlengkapan umrah yang dia terima dari travel. Hingga kini belum ada kepastian kapan mereka diberangkatkan.

PROKAL.CO, Harapan pasangan suami istri Norzani Kurdi Dullah, 58, dan Hamdanah Utun Satta, 52, pergi ke Tanah Suci untuk beribadah umrah pada tahun ini mulai memudar.

Itu di karenakan, PT NAM selaku travel yang mereka pilih, secara sepihak membatalkan jadwal keberangkatan. Hingga kini pihak travel masih belum memberikan kepastian kapan mereka akan diberangkatkan.

Belum adanya kepastian dari biro perjalanan umrah, membuat Pasutri yang bertempat tinggal di Komplek Griya Indah 2, Jalan Kemuning, Banjarbaru ini dirundung kecemasan. "Tiga hari sekali kami menanyakan jadwal keberangkatan ke travel, tapi hingga sekarang tidak ada kepastian. Mereka hanya memberikan janji," kata Hamdanah Utun Satta, Kamis (6/4) kemarin.

Dia mengungkapkan, total sudah lima kali travel yang berkantor di Jalan Brigjen Hasan Basri, Kayutangi, Banjarmasin tersebut membatalkan keberangkatan secara sepihak. Jadwal keberangkatan awal ialah tanggal 14 Februari, usai menggelar Manasik Haji pada tanggal 7 Februari. "Sehari sebelum tanggal 14 Februari, pihak travel tiba-tiba menghubungi kami katanya keberangkatan ditunda pada tanggal 18 Februari," ungkapnya.

Mereka mengira penundaan tersebut hal yang wajar, sehingga tak menanyakan penyebabnya. Akan tetapi, pada tanggal 18 Februari saat 78 calon jemaah berkumpul di Bandara Syamsudin Noor. Ternyata hanya 32 orang yang diberangkatkan, sementara 46 sisanya tidak. "Kami termasuk dalam 46 orang itu, travel beralasan visa kami belum beres sehingga keberangkatan dibatalkan. Mereka menjanjikan kami akan diberangkatkan pada tanggal 28 Februari," tambah Hamdanah.

Dia mengungkapkan, ternyata pada tanggal 28 Februari travel kembali membatalkan keberangkatan. Mereka menjanjikan keberangkatan pada 3 Maret. "Begitu tanggal 3 Maret tiba, lagi-lagi travel membatalkannya. Dan memastikan akan berangkat pada tanggal 31 Maret. Karena merasa yakin kami pun menerimanya dan sebagian jemaah menggelar selamatan di rumah, termasuk saya. Berharap agar keberangkatan kami diberkahi," ungkapnya.

Namun, kekesalan pun dirasakan oleh 46 jemaah. Itu dikarenakan, pihak travel kembali membatalkan keberangkatan. Kemudian pada 1 April, Hamdanah Utun Satta bersama suaminya Norzani Kurdi Dullah mendatangi kantor PT NAM selaku biro perjalanan umroh. "Saat kami protes, akhirnya salah satu petingginya jujur kalau mereka tidak punya uang untuk memberangkatkan kami. Dia bilang, mereka mau menjual rumah dan berhutang ke bank. Kalau sudah cair baru kami diberangkatkan," kata Hamdanah.

Akan tetapi sampai sekarang pihak travel masih belum memberikan kepastian, hal itu membuat Norzani Kurdi Dullah merasa kesal. Menurutnya, pihak travel selama ini hanya membohongi mereka saja. "Mereka hanya bisa berbohong, kalau begini caranya kami tidak ingin berangkat umrah melalui mereka. Kami ingin uang kami dikembalikan. Total uang yang sudah kami setor sekitar Rp48 juta," ujarnya.

Sementara itu, Hamdanah menuturkan, mereka memilih travel tersebut karena terkecoh dengan promonya. Biro perjalanan umrah itu memberikan harga hanya Rp24 juta untuk satu orang, sementara travel lain rata-rata di atas Rp30 juta. Pendaftaran umrah sendiri mereka lakukan pada bulan September dan sudah menerima semua perlengkapan umrah. Mulai dari kartu identitas, buku petunjuk hingga tas. "Kalau tahu begini, kami tidak memilih travel itu. Sekarang kami malu, semua orang tahu kami mau berangkat umrah. Tapi nyatanya tidak jadi," sesalnya.

Saat dikonfirmasi ke pihak travel, Aulia Rahman yang mengaku sebagai Operasional PT NAM tak menampik jika pihaknya telah membatalkan keberangkatan umrah beberapa jemaah. Akan tetapi, dia mengaku tak mengetahui apa alasan pihak travel melakukan pembatalan. "Coba langsung konfirmasi ke pimpinan, tapi mereka semua tidak ada di kantor. Dan sulit dihubungi," ujarnya.

Dia memberikan pilihan untuk menghubungi Sekretaris PT NAM, namun saat wartawan koran ini menghubungi nomor ponselnya tak ada jawaban dari sekretaris bernama Ayu Puji Astuti tersebut. Begitu juga ketika wartawan mengirimkan pesan singkat, tak ada balasan darinya. (ris/ay/ran)


BACA JUGA

Rabu, 24 Januari 2018 11:46

Perwira Polres Batola Kembali Dirombak

MARABAHAN - Jajaran Polres Batola kembali melakukan mutasi perwira. Selasa (23/1) pagi,  dilaksanakan…

Rabu, 24 Januari 2018 11:43

Pengurus IKMA Tanbu Dilantik

BATULICIN - Pelantikan Pengurus Ikatan Mahasiswa Tanah Bumbu (IKMA Tanbu) Kalsel Periode 2017-2018 dilaksanakan…

Rabu, 24 Januari 2018 11:42

Pemkab Tanbu Memberhentikan 22 PTT

BATULICIN - Pemkab Tanbu melakukan pemberhentian kerja kepada 22 Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan tenaga…

Rabu, 24 Januari 2018 11:42

Pemda Reviu Penyerapan Dana Desa

BATULICIN - Untuk menghindari terjadinya korupsi, Pemkab Tanbu terus melakukan pengawasan terhadap dana…

Rabu, 24 Januari 2018 11:33

Penggunaan Dermaga Apung Tunggu Kesepakatan Acil-acil

BANJARMASIN – Dermaga apung di Siring Pierre Tendean mestinya sudah aktif awal Januari 2018. Namun,…

Rabu, 24 Januari 2018 11:21

Berbahaya..!! Jalan Titian Gang Al Amin Rusak, Banyak Anak-anak Terjatuh

BANJARMASIN - Rasa khawatir bercampur jengkel bergelut di benak warga Gang Al Amin, Sungai Andai. Tepatnya…

Rabu, 24 Januari 2018 11:10

Kawal Raperda RZWP3K, Lindungi Masyarakat Pesisir

BANJARBARU - Proses penggodokan Perda Rencana Zonasi di Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K)…

Rabu, 24 Januari 2018 11:03
Berita Tabalong

Warga Tujuh Desa Terpencil di Tabalong Kini Bisa Nelpon

TANJUNG - Masyarakat di desa-desa terpencil di Kabupaten Tabalong kini bisa menelpon. Hal itu sejak…

Selasa, 23 Januari 2018 15:32
Parlementaria Balangan

DPRD Balangan Tengahi Permasalahan Warga dan Perusahaan Tambang

PARINGIN - Untuk menengahi permasalahan yang terjadi antara warga Desa Padang Batung dan Tawahan Kecamatan…

Selasa, 23 Januari 2018 14:48

DPRD Kotabaru dan DPRD Kalsel Saling Tuding Soal Tambang

KOTABARU - Aksi saling tuding antara anggota DPRD Kotabaru dan DPRD Kalsel sempat mewarnai jalannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .