MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Sabtu, 08 April 2017 17:55
Kasak-Kusuk Pembangunan Perumahan Sederhana untuk Kaum Difabel

Tak Menyumbang, Jangan Memfitnah

MULAI DIBANGUN: Bangunan permanen sederhana untuk keluarga tunanetra.di Jalan Trikora Banjarbaru.

PROKAL.CO, Pemko membangun perumahan sederhana untuk keluarga difabel (tunanetra). Masalahnya, lahan siap tapi anggarannya tak ada. Pegawai pemko lantas diminta menyisihkan sebagian penghasilan untuk menyumbang ongkos pembangunan rumah.

SEKDAKO Banjarbaru, Said Abdullah menyerukan agar satu instansi mampu membangunkan satu rumah. Satu rumah dipatok Rp55 juta. Jika dalam satu dinas ada 55 pegawai, maka per orang setidaknya menyumbang Rp1 juta. Ada yang bersemangat menyumbang, adapula yang diam-diam mengeluh.

"Saya tegaskan tak ada intimidasi. Ini sukarela, artinya kalau tak sanggup satu rumah, separo rumah pun cukup. Tak menyumbang juga tak masalah," kata Abdullah, kemarin (7/4). Sebagai timbal balik, plang nama instansi penyumbang akan dipasang di teras rumah.

Abdullah sadar betul. Ada pejabat atau pegawai yang keberatan, hingga membuat kasak-kusuk. "Tak menyumbang tak apa. Tapi tolong diam! Jangan malah menyebar fitnah," kecamnya.

Sebab, keluarga difabel yang dibantu jadi enggan menempati rumah bantuan itu karena merasa bersalah. "Kasihan kalau fitnah-fitnah ini sampai ke telinga kawan-kawan difabel. Mereka jadi tak enak hati," imbuhnya.
Pemko sudah menyiapkan lahan di Jalan Trikora. Target minimal, 41 rumah bisa dibangun untuk 41 kepala keluarga difabel. Sebab, 90 persen keluarga difabel di Banjarbaru masih tinggal di rumah kontrakan. Sementara mereka bertahan hidup dengan dua cara, menjadi tukang pijat atau pengamen.

Syarat penerima bantuan adalah mengantongi KTP Banjarbaru dan masih bekerja, bukan pengemis. "Tak ada paksaan untuk relokasi. Sebab, sebagian tunanetra sudah punya rumah sendiri," tambahnya.

Ia juga mewanti-wanti agar sumbangan murni dari penyisihan gaji. Bukan dari pemangkasan anggaran instansi. Selain menggalakkan gerakan sumbangan di pemko, Abdullah juga melobi perusahaan swasta dan pelat merah.
"Saat kami tawarkan ke Bank Kalsel dan PDAM, mereka tertarik dan menyatakan siap menyumbang," kisahnya.
Sebagai jaminan transparansi, sumbangan disetor ke rekening khusus, bukan kas pemko. "Uangnya tidak singgah ke kas pemko, jadi jangan khawatir, kami tidak ambil untung sepeser pun," ujarnya.

Rumah perdana sudah berhasil dibangun. Tinggal menyediakan jaringan air leding dan listrik. Rencananya, pada 13 April nanti rumah itu diresmikan. Ditempati dua KK difabel penghuni perdana. Saat ditanya apa nama perumahan ini, Abdullah mengaku belum tahu. "Namanya belum ketemu," pungkasnya.

Status hunian adalah pinjam pakai seumur hidup. Artinya, ketika penghuni meninggal dunia, keluarganya diminta pindah. Relokasi hanya sementara, sebatas membantu mereka menabung uang yang selama ini habis untuk bayar kontrakan ke pembelian rumah pribadi. (fud)


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 17:20
Berita Tabalong

Tabalong Urutan Keempat UN SMP Kalsel

TANJUNG - Hasil ujian nasional (UN) Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs)…

Jumat, 25 Mei 2018 15:36

1001 Kisah Pesantren: Tak Punya Banyak Aturan

Sudah umum didengar ada guru di pesantren yang ditakuti santrinya. Tapi beda dengan Gus Jam, pimpinan…

Jumat, 25 Mei 2018 15:15

Meriah, Alalak Utara Sambut Sukacita Paman Birin

Jarum jam baru menunjukan pukul 01.00 Wita dini hari.  Namun suasana di areal lingkungan Masjid …

Jumat, 25 Mei 2018 15:10

PLN Jaga Pasokan Listrik Masjid, Ibadah Jadi Nyaman

BANJARMASIN - Memasuki Ramadan, PLN Area Banjarmasin melaksanakan kegiatan peduli instalasi listrik…

Jumat, 25 Mei 2018 14:39

Herman: Sudahlah, Sebaiknya Pak Ibnu Manut Saja

BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah menyarankan agar Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina…

Jumat, 25 Mei 2018 14:35

Tidak Membuat Jera, Denda Warung Sakadup Dinilai Terlalu Kecil

BANJARMASIN - Razia warung sakadup digelar maraton. Sejak Selasa (22/5) hingga kemarin (24/5), sudah…

Jumat, 25 Mei 2018 14:27

Jelang Mudik, BPTD Cek dan Ricek Kelayakan Angkutan di Terminal Km 6

BANJARMASIN - Menjelang mudik Lebaran, Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XV Kalsel mengecek…

Jumat, 25 Mei 2018 14:20

Dikuasai Preman, Tarif Parkir di Pasar Sudimampir Berlapis

Praktik "tarif berlapis" parkir Pasar Sudimampir benar-benar bikin siapa saja geregetan. Alih-alih cukup…

Jumat, 25 Mei 2018 13:41

ASTAGA! Diberi Sembako, Warga Malah Dimintai Tanda Tangan Dukung Tambang

Di malam Ramadan, usai jam teraweh beberapa Ketua RT di Desa Selaru kasak-kusuk. Mereka sibuk mengumpulkan…

Jumat, 25 Mei 2018 13:39

11.000 Dukungan Tolak Tambang di Pulau Laut Diserahkan

BANJARMASIN – Setelah Jumat pekan lalu pihak penggugat (PT Sebuku Group) mendatangkan dua saksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .