MANAGED BY:
SENIN
29 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Sabtu, 08 April 2017 18:04
Pemkab Banjar Gigit Jari, Miliaran PAD Masuk ke Kas Banjarmasin
REBUTAN PAD: Tree Park Hotel yang masuk wilayah Kabupaten Banjar membayar pajak hotel dan restorannya malah ke Pemko Banjarmasin.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Sejak beroperasi pada akhir tahun 2015 lalu, Tree Park Hotel yang masuk wilayah Kabupaten Banjar ternyata membayar pajak hotel dan restorannya malah ke Pemko Banjarmasin. Jumlah pajak yang disetorkan ke kota Banjarmasin nilainya tidak sedikit, mencapai miliaran Rupiah.

Berdasarkan data dari Badan Keuangan Daerah Pemko Banjarmasin, tahun 2015 lalu sejak mulai beroperasi bulan Oktober hingga akhir tahun, pajak hotelnya mencapai Rp207.520.885. Bahkan, tahun 2016 lalu, setoran pajak hotel yang masuk ke kas daerah kota Banjarmasin, nilainya mencapai Rp1 miliar lebih. Tepatnya, Rp1.067.131.090.

Sedangkan untuk tahun ini. Setoran PAD yang diterima sampai bulan Februari tadi nilainya mencapai Rp129 juta. Itu belum pajak restoran. Kabupaten Banjar harus gigit jari, karena nilai pajak restoran yang masuk ke Pemko Banjarmasin dari awal beroperasi hingga akhir bulan Februari tadi, nilainya mencapai Rp1 miliar lebih, tepatnya Rp1.291.079.671.

Kepala Bidang Penagihan dan Pengawasan Pajak Bakuda Banjarmasin, Endri menuturkan, penarikan pajak sudah dihentikan seiring dengan ditetapkannya tapal batas di sana yang memang masuk wilayah pemerintahan kabupaten Banjar.

Penagihan pajak hotel dan restoran untuk Tree Park Hotel sebutnya, mengacu pada dokumen yang dimiliki hotel tersebut. Seperti sertifikat yang dikeluarkan oleh kota Banjarmasin. Alhasil, penarikan pun diberlakukan pada dokumen yang dimiliki hotel. Diketahui, izin bangunan dan sertifikat dikeluarkan oleh Pemko Banjarmasin.

Dituturkannya, pasca terbitnya surat keputusan dari Tata Pemerintahan kota Banjarmasin yang bersepakat dengan pihak Pemkab Banjar. Penagihan pajak hotel dan restoran pun tak diberlakukan sejak bulan Maret tadi. “Kami tak menarik lagi sejak tahun ini, semua sudah diserahkan ke Pemkab Banjar,” ujar Endri, Jumat (7/4) kemarin.

Kepala Bakuda kota Banjarmasin, Subhan Noor Yaumil tampak legowo berpindahnya potensi PAD ke kabupaten tetangga. Dirinya mengakui usai terbitnya surat dari Tapem Kota Banjarmasin, semua pungutan dari hotel ini beralih ke kabupaten Banjar. “Kami tak ada kewenangan lagi dengan pungutan PAD disana. Tanya langsung ke Tapem,” kata Subhan yang mengaku sedang berada di luar kota.

Kabag Tapem Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto mengungkapkan usai verifikasi ulang tapal batas di sana, pihaknya menyerahkan penuh kepada Kabupaten Banjar, dia sendiri mengungkapkan sudah memberitahu kepada pihak hotel terkait persolan ini. “Berdasarkan Permendagri yang lama, wilayah tersebut masih wilayah Banjarmasin. Terlebih dokumen yang dimiliki pihak hotel dikeluarkan oleh Pemko,” ujar Iwan.

Sementara itu, ketika masalah ini dikonfirmasi ke Pemkab Banjar, Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Banjar Syahrialuddin membenarkan telah ada pertemuan antara Tapem Pemkab Banjar dengan Pemko Banjarmasin akhir Desember 2016 lalu mengenai verifikasi ulang tapal batas.

“Semestinya, ketika telah mengetahui posisi Hotel Tree Park berada di wilayah Kabupaten Banjar, Pemko Banjarmasin sudah tidak boleh lagi memungut pajak hotel dan restoran Tree Park,” ujarnya saat dihubungi via telepon Jumat (7/4) petang kemarin.

Anehnya, lanjut Syahrial, Pemko Banjarmasin terus memungut hingga Maret 2017 kemarin. Padahal Dispenda Banjar telah berkali-kali rapat dengan Tree Park Hotel membahas persoalan tersebut tidak lama setelah hasil verifikasi ulang tapal batas antara Banjar-Banjarmasin diketahui.

Secara terpisah, Publik Relation Tree Park Hotel, Alima tak mau berkomentar terkait persoalan ini. Dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada aturan yang berlaku. “Saya tak mau berkomentar dulu, apapun nanti putusannya kami yang pasti taat,” ujarnya sembari mengatakan belum menerima surat pemberitahuan pengalihan pembayaran pajak dari Pemko Banjarmasin. (mof/ram/yn/ram)


BACA JUGA

Minggu, 28 Mei 2017 12:45

Ritel ini Nekat Buka Tapi Malu-malu

BANJARBARU - Pasca penutupan sejumlah ritel menyusul teguran keras Satpol PP, ternyata tak mengendorkan…

Jumat, 26 Mei 2017 17:46

HEBAT, Jelang Ramadan Harga Sembako Kotabaru Stabil

KOTABARU - Jelang Ramadan harga barang di pasar harian cenderung masih stabil. Kadisperindag Dr Ir Mahyudiansyah…

Kamis, 25 Mei 2017 08:12

Begini Jadinya Jika Manajemen Armani Kunjungi Radar Banjarmasin

BANJARBARU – GM Armani Suites Hotel dan Entertainment Jonathan HM bersama rombongan Selasa (23/5)…

Kamis, 11 Mei 2017 12:45

Kebutuhan Pokok di Kandangan Masih Stabil

KANDANGAN – Untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok dan mengantisipasi harganya menjelang…

Rabu, 10 Mei 2017 12:05

Mudahnya Sambungan Baru Listrik PLN

Dengan kondisi sistem kelistrikan yang semakin membaik, PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan…

Rabu, 10 Mei 2017 12:01

Tambah Pasokan Listrik Sistem Barito, PLN Optimalkan Pelayanan di KalSeTeng

PLN terus memperkuat sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah untuk mendorong…

Senin, 08 Mei 2017 10:47

Presiden RI Apresiasi Langkah BRI

PELAIHARI - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melakukan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan…

Selasa, 02 Mei 2017 13:26

Tantangan Notaris 2016, Harus Ektra Hati-hati

MARTAPURA - Persoalan kepemilikan tanah masih menjadi problem yang ramai diperbincangkan.  Duplikat…

Senin, 01 Mei 2017 14:03

AWAS..!! Penimbun Sembako Jelang Ramadan Akan Ditindak Tegas

BANJARMASIN - Menjelang Ramadan dan lebaran mendatang, harga kebutuhan pokok menjadi sorotan. Terutama…

Sabtu, 29 April 2017 20:05

Ini Nih Penyebab Harga Bawang Putih Terus Naik

BANJARMASIN - Dalam beberapa hari terakhir harga bawang putih terus melonjak. Ini dipicu terganggunya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .