MANAGED BY:
RABU
24 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Sabtu, 08 April 2017 18:31
Keren..! Petani di Desa Mantimin Ciptakan Gumbaan Bertenaga Surya
BERTENAGA SURYA: Supriansyah (dua dari kiri) bersama timnya dengan gumbaan tenaga surya yang mereka produksi.

PROKAL.CO, SEBUAH inovasi teknologi untuk mempermudah proses pertanian diciptakan oleh seorang petani asal Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi, Ahmad Supriansyah.

Teknologi yang ia ciptakan itu yakni Gumbaan Tenaga Surya. Gumbaan adalah alat tradisional milik masyarakat Banjar, berfungsi untuk memisahkan padi yang berisi dengan hampa.

Kalau pengoperasian gumbaan tradisional secara manual  menggunakan tangan, maka Gumbaan Tenaga Surya yang ia beri merek Poro Tech ini bisa beroperasi secara otomatis. “Dengan begini, proses membersihkan gabah pun semakin mudah dan cepat,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Poro ini menuturkan, awal mula ia mendapatkan ide membuat teknologi ini saat ia diminta membuat sebuah teknologi,  untuk diikutkan dalam pameran teknologi tepat guna di Samarinda tahun 2014.

Syarat yang ditentukan kata dia yaitu harus menggunakan barang bekas serta menggunakan energi tak terbatas. Secara kebetulan kata dia, juga saat itu ada pembentukan pos pelayanan teknologi tepat guna atau Posyantek di Kecamatan Batumandi.

“Karena saya lihat di sini kebanyakan masyarakat bersentuhan dengan pertanian, maka terpikirlah ide untuk menginovasi gumbaan tradisional menjadi sedikit modern. Saya diberi waktu menyelesaikan proyek ini selama sebulan,” ujarnya.

Saat ditanya cara kerjanya, pria kelahiran 32 tahun tersebut menjelaskan, baling-baling yang ada pada gumbaan digerakkan oleh mesin yang tenaganya berpusat pada aki, dan sumber energi aki didapat dari tenaga surya.

“Tujuan memanfaatkan tenaga surya supaya mudah dibawa kemana saja, karena ‘kan biasanya gumbaan ini dibawa ke tengah sawah. Walau begitu, bisa juga menggunakan listrik rumah, karena ada juga colokan khususnya untuk listrik,”  tutur sarjana jebolan STIA Amuntai ini.

Kalau digunakan sewaktu siang di bawah sinar matahari, gumbaan ini kata dia bisa digunakan sehari penuh, namun bula malam dan tidak dicolok ke listrik tenaganya hanya bertahan selama tiga jam.

“Kalau tidak dipakai buat membersihkan padi, tenaga surya pada gumbaan ini bisa juga digunakan untuk penerangan saat malam bila listrik mati,” ungkapnya.

Sekarang kata dia gumbaannya menggunakan dua bahan, ada yang dari kayu dan alumunium serta sudah ia komersilkan. Untuk yang dari kayu ia patok harga Rp4 juta, dan yang dari alumunium mencapai Rp4,5 juta. “Sekarang kita lagi sibuk dalam persiapan membuat teknologi baru, yaitu mobil listrik dari bahan bekas,” ungkapnya. (why/yn/ram)


BACA JUGA

Rabu, 24 Januari 2018 12:04

Tips Tampil Cantik dengan Daster

BANJARMASIN - Daster pakaian kebesaran ibu-ibu yang kerap mengerjakan semua pekerjaan rumah hingga rapi.…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:56

Keren! Atraksi Puluhan Jukung Tampilkan Formasi Bunga Teratai

BANJARMASIN – Parade Jukung Barenteng di Sungai Martapura digelar, kemarin (19/1) sore. Ada 44…

Selasa, 16 Januari 2018 14:35

Kampung Bunga di Sungai Andai, Tempat Asik Berswafoto Ria

Ada satu sudut di Kota Banjarmasin yang belakangan ini jadi perhatian. Sebutannya Kampung Bunga. Berada…

Senin, 15 Januari 2018 12:00

Seruh Nih..!! Ada Sepeda Air di Kampung Pelangi

BANJARBARU - Warga Kampung Pelangi kembali berinovasi untuk menarik para pengunjung. Kini, destinasi…

Senin, 08 Januari 2018 13:11

8 Tips Bangkitkan Rasa Pede pada Anak

Melihat anak tumbuh percaya diri menjadi kebanggaan tersendiri bagi orang tua. Namun bagaimana jika…

Jumat, 05 Januari 2018 11:01

Dua Pantai ini Masih Jadi Primadona

BATULICIN - Pantai Angsana dan Rindu Alam, masih menjadi tujuan wisata bagi warga yang menikmati liburan…

Selasa, 02 Januari 2018 15:11

PENUHNYA! Duta Mall dan Q Mall Diserbu Warga

BANJARMASIN – Dua mall besar di Kalimantan Selatan yakni Duta Mall Banjarmasin dan Q Mall Banjarbaru…

Selasa, 02 Januari 2018 14:39

Libur Tahun Baru, Susur Sungai Masih Jadi Primadona

BANJARMASIN – Tahun baru merupakan momentum tersendiri untuk berlibur bersama keluarga. Tak mesti…

Sabtu, 30 Desember 2017 15:59

Alternatif Wisata Terbaik di Kalsel, Dari Pesisir hingga Masuk Gua, Ayo Dipilih!

BANJARMASIN – Libur akhir pekan di penghujung tahun 2017 sudah di depan mata. Ke mana Anda ingin…

Kamis, 28 Desember 2017 15:42

HORE..!! Dishub Kalsel Siapkan Bus untuk Transportasi ke Pantai

PELAIHARI - Sebagai daerah yang memiliki panorama pantai di Kalsel, Tanah Laut bakal menjadi pilihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .