MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Sabtu, 08 April 2017 18:31
Keren..! Petani di Desa Mantimin Ciptakan Gumbaan Bertenaga Surya
BERTENAGA SURYA: Supriansyah (dua dari kiri) bersama timnya dengan gumbaan tenaga surya yang mereka produksi.

PROKAL.CO, SEBUAH inovasi teknologi untuk mempermudah proses pertanian diciptakan oleh seorang petani asal Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi, Ahmad Supriansyah.

Teknologi yang ia ciptakan itu yakni Gumbaan Tenaga Surya. Gumbaan adalah alat tradisional milik masyarakat Banjar, berfungsi untuk memisahkan padi yang berisi dengan hampa.

Kalau pengoperasian gumbaan tradisional secara manual  menggunakan tangan, maka Gumbaan Tenaga Surya yang ia beri merek Poro Tech ini bisa beroperasi secara otomatis. “Dengan begini, proses membersihkan gabah pun semakin mudah dan cepat,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Poro ini menuturkan, awal mula ia mendapatkan ide membuat teknologi ini saat ia diminta membuat sebuah teknologi,  untuk diikutkan dalam pameran teknologi tepat guna di Samarinda tahun 2014.

Syarat yang ditentukan kata dia yaitu harus menggunakan barang bekas serta menggunakan energi tak terbatas. Secara kebetulan kata dia, juga saat itu ada pembentukan pos pelayanan teknologi tepat guna atau Posyantek di Kecamatan Batumandi.

“Karena saya lihat di sini kebanyakan masyarakat bersentuhan dengan pertanian, maka terpikirlah ide untuk menginovasi gumbaan tradisional menjadi sedikit modern. Saya diberi waktu menyelesaikan proyek ini selama sebulan,” ujarnya.

Saat ditanya cara kerjanya, pria kelahiran 32 tahun tersebut menjelaskan, baling-baling yang ada pada gumbaan digerakkan oleh mesin yang tenaganya berpusat pada aki, dan sumber energi aki didapat dari tenaga surya.

“Tujuan memanfaatkan tenaga surya supaya mudah dibawa kemana saja, karena ‘kan biasanya gumbaan ini dibawa ke tengah sawah. Walau begitu, bisa juga menggunakan listrik rumah, karena ada juga colokan khususnya untuk listrik,”  tutur sarjana jebolan STIA Amuntai ini.

Kalau digunakan sewaktu siang di bawah sinar matahari, gumbaan ini kata dia bisa digunakan sehari penuh, namun bula malam dan tidak dicolok ke listrik tenaganya hanya bertahan selama tiga jam.

“Kalau tidak dipakai buat membersihkan padi, tenaga surya pada gumbaan ini bisa juga digunakan untuk penerangan saat malam bila listrik mati,” ungkapnya.

Sekarang kata dia gumbaannya menggunakan dua bahan, ada yang dari kayu dan alumunium serta sudah ia komersilkan. Untuk yang dari kayu ia patok harga Rp4 juta, dan yang dari alumunium mencapai Rp4,5 juta. “Sekarang kita lagi sibuk dalam persiapan membuat teknologi baru, yaitu mobil listrik dari bahan bekas,” ungkapnya. (why/yn/ram)


BACA JUGA

Senin, 23 Oktober 2017 12:10

Ragam Etnis Bersatu di Pawai Budaya Banjarbaru Creative Expo 2017

BANJARBARU - Banjarbaru Creative Expo 2017, Minggu (22/10) kemarin berlangsung sangat meriah dengan…

Senin, 23 Oktober 2017 11:22

Gini Nih Jadinya Kalo Bidan Jago Motret Bayi

Bekerja sebagai bidan desa tidak membuat Eka Nurmawaty meninggalkan hobinya bertahun-tahun, fotografi.…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:43

Tidak Diputar di Bioskop, Film Perang Banjar Akan Diputar Ditempat ini

BANJARBARU - Perang Banjar digadang-gadang menjadi film komersil pertama yang mengangkat tema lokal…

Selasa, 17 Oktober 2017 12:44

Bersiap, Banjarbaru Creative Expo 4 Hari Lagi

BANJARBARU - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-89, Pemkot Banjarbaru kembali menggelar…

Rabu, 11 Oktober 2017 13:37

LPM Kinday Putar Film Jagal di Kampus

BANJARMASIN - Pemutaran film Pengkhianatan G30S/PKI digelar oleh beragam lapisan masyarakat di Kalimantan…

Selasa, 10 Oktober 2017 11:37

Misteri Bangunan Megah dengan Arsitektur Eropa Klasik di Banjar

Sebuah bangunan dengan arsitektur Eropa klasik menjadi bahan perdebatan banyak orang yang melintasinya…

Senin, 09 Oktober 2017 14:46

Banjarmasin Bakal Jadi Tuan Rumah Gathnas

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin rencananya akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Gathering Nasional…

Senin, 09 Oktober 2017 14:41

Byurr... Jalan Santai Pilkada di Tabalong Diadang Hujan

TANJUNG – Hujan deras adang jalan santai sosialisasi pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Kabupaten…

Senin, 02 Oktober 2017 14:00

Sepoi-sepoi Sejuk, Nonton G30S/PKI di Tepi Laut

KOTABARU - Ribuan warga memadati Siring Laut Kotabaru. Mereka nonton bareng film G30S/PKI, Sabtu (30/9)…

Senin, 02 Oktober 2017 12:31

SIAP SELFIE.. Dua Pekan Lagi Menara Taman Van Der Pijl Rampung

BANJARBARU - Perupa Sulistyono Hilda, terus menggeber pengerjaan proyek melukis menara PDAM di Taman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .