MANAGED BY:
MINGGU
24 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Selasa, 11 April 2017 16:53
Publikasi Jurnal Ilmiah Terkendala Bahasa
Wakil Rektor I ULM Banjarmasin Profesor Dr Ahmad Alim Bachri

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Faktor bahasa masih menjadi kendala bagi publikasi jurnal ilmiah internasional di perguruan tinggi di Banua. Ketakpahaman akan bahasa tulis asing ditakutkan membuat banyak dosen Banua kalah bersaing dengan perguruan tinggi luar.

Di Kalimantan sendiri, publikasi penelitian bertaraf internasional masih dipegang Universitas Mulawarman (Unmul) yang Februari lalu dinyatakan yang terbaik di regional Kalimantan. Di level nasional, kampus terbesar di Kaltim itu menduduki peringkat ke-32. Penilaian tersebut dilakukan oleh Scopus.

Scopus merupakan pusat data publikasi ilmiah tepercaya di dunia. Sekaligus menjadi tolok ukur bonafide-tidaknya sebuah publikasi yang diterbitkan ilmuwan atau institusi penelitian. Berdasar kompilasi Scopus, per 21 Februari 2017, Unmul memublikasikan sebanyak 213 penelitian.

Sementara itu, perguruan tinggi di Kalimantan lainnya, seperti Universitas Tanjungpura di Pontianak, Kalimantan Barat, menduduki peringkat 45 dengan publikasi penelitian sebanyak 147. Disusul Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan di peringkat 48 dengan total publikasi sebanyak 140.

“Kendala yang paling utama untuk jurnal internasional adalah faktor bahasa,” ungkap Wakil Rektor I ULM Banjarmasin Profesor Dr Ahmad Alim Bachri, Senin (10/4).

Pengajar di Fakultas Ekonomi ULM Banjarmasin ini mengakui tidak semua dosen memiliki kemampuan berbahasa asing dengan baik. Sehingga cukup menjadi hambatan bagi mereka.“Mereka bisa saja ngomong bahasa Inggris lancar, tapi menulisnya tidak bisa, ini faktor grammar,” jelasnya.

Untuk mengatasi kendala tersebut, lanjutnya, Universitas Lambung Mangkurat memfasilitasi kepada mereka untuk belajar bagaimana supaya mereka bisa menyelesaikan jurnal Internasional yang tengah di garap.“Solusinya ya kita fasilitasi, karena kita punya laboratorium bahasa dan itu bisa dimanfaatkan bagi para dosen,” tambahnya.

Meski begitu, dia melihat produktivitas dan perkembangan sekarang sudah semakin bagus. Dari 1.030 dosen yang ada sudah ada sebanyak 270 orang yang memiliki gelar Doktor. Aturan dari pusat jumlah dosen bergelar Doktor targetnya sebanyak 30 persen. “Saya yakin tahun depan target itu tercapai,” katanya.

Untuk memberikan dorongan terhadap para dosen, universitas mengeluarkan kebijakan yang sangat proaktif dengan cara memberikan insentif bagi dosen-dosen yang menghasilkan karya ilmiah, buku, jurnal dan sebagainya. Jumlah insentif yang diberikan beraneka ragam tergantung kualifikasi jurnal yang dihasilkan.

“Karena tidak ada dosen yang bisa naik pangkat tanpa riset dan tidak ada publikasi tanpa riset demikian pula tidak dosen bisa naik pangkat tanpa ada pengabdian dengan masyarakat, tidak ada dosen yang bisa naik pangkat tanpa ada proses pendidikan dan pengajaran (Tri Dharma Perguruan Tinggi),” jelasnya.

Jadi, lanjut dia, jika salah satu Tri Dharma ditinggalkan, dosen tidak akan berkembang atau hanya sebagai dosen pelengkap saja. Apalagi dengan keluarnya Permenristekdikti Nomor 20 tentang Pemberian Tunjangan Profesi Dosen dan tunjangan Kehormatan Profesor.

Paling tidak dosen harus meningkatkan terus kemampuan penulisan jurnal ilmiah, karena terkait dengan jabatan fungsional, jadi setiap dosen itu harus membuat jurnal baik nasional maupun internasional. Rektor punya target dengan kementerian pertahun untuk menghasilkan jurnal sekitar 200 jurnal.

“Ada 18 yang sedang diusulkan,yang kita nilai memenuhi syarat untuk dipatenkan, sekarang sudah dalam proses, bahkan sudah ada beberapa yang sudah ditanggapi oleh Kemenkum HAM,” jelasnya. (gmp/yn/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 23 September 2017 12:08

Wisata Sungai, Hiburan Anak Muda dan Keluarga

BANJARMASIN - Sebagai kota yang berjuluk 'Kota Seribu Sungai', Kota Banjarmasin di Kalsel punya daya…

Rabu, 20 September 2017 16:42

Menembus Gugusan Pulau dengan Inovasi Layanan ECC

      Kreatif dan inovatif adalah kunci kesuksesan menghadapi globalisasi dan perubahan…

Rabu, 20 September 2017 15:25

Satgas Saber Pungli Kunjungi Radar Banjarmasin

BANJARBARU – Rombongan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Pusat, Selasa…

Senin, 18 September 2017 12:30

Seruu..!! Lomba Mancing di Kemuning, Rebutan Dua Kwintal Ikan

BANJARBARU - Masyarakat Kampung Pelangi, Sumberadi, Guntung Paikat Minggu (17/9) kemarin menggelar lomba…

Minggu, 17 September 2017 16:34

Pelancong Malaysia Berwisata ke Tahura Sultan Adam

MARTAPURA - Nama Tahura Sultan Adam mulai dikenal oleh negara tetangga, Jumat (15/9) tadi rombongan…

Minggu, 17 September 2017 16:28

Forum Komunikasi Ulama dan Tokoh Banjarbaru Tolak Perpu Pembubaran Ormas

BANJARBARU - Sejumlah ulama dan tokoh umat Kota Banjarbaru menggelar mudzakarah di kediaman salah seorang…

Jumat, 15 September 2017 16:00

LIHAT NIH..!! Sasirangan Tampil Memukau di New York Fashion Week

Karya-karya desainer Indonesia, Vivi Zubedi sukses mencuri perhatian pada ajang New York Fashion Week…

Jumat, 15 September 2017 15:28

Menara di Taman Van Der Pijl Tonjolkan Motif Sasirangan

BANJARBARU - Dilukis sejak pertengahan Agustus tadi, kini menara PDAM di Taman Van Der Pijl sudah mulai…

Jumat, 15 September 2017 15:03

Selamat, Ridho dan Audina NaGa Banjar 2017

BANJARMASIN – M Ridho Anshari dan Audina Hariyani Gazali akhirnya berhasil menyisihkan teman-temannya…

Selasa, 12 September 2017 15:22

Lihat Nih.. Perfilman Banua Makin Menggeliat

BANJARMASIN – Benny Kadarhariarto, praktisi perfilman nasional serta penggagas DSLR Cinematography…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .