MANAGED BY:
KAMIS
27 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Selasa, 11 April 2017 16:53
Publikasi Jurnal Ilmiah Terkendala Bahasa
Wakil Rektor I ULM Banjarmasin Profesor Dr Ahmad Alim Bachri

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Faktor bahasa masih menjadi kendala bagi publikasi jurnal ilmiah internasional di perguruan tinggi di Banua. Ketakpahaman akan bahasa tulis asing ditakutkan membuat banyak dosen Banua kalah bersaing dengan perguruan tinggi luar.

Di Kalimantan sendiri, publikasi penelitian bertaraf internasional masih dipegang Universitas Mulawarman (Unmul) yang Februari lalu dinyatakan yang terbaik di regional Kalimantan. Di level nasional, kampus terbesar di Kaltim itu menduduki peringkat ke-32. Penilaian tersebut dilakukan oleh Scopus.

Scopus merupakan pusat data publikasi ilmiah tepercaya di dunia. Sekaligus menjadi tolok ukur bonafide-tidaknya sebuah publikasi yang diterbitkan ilmuwan atau institusi penelitian. Berdasar kompilasi Scopus, per 21 Februari 2017, Unmul memublikasikan sebanyak 213 penelitian.

Sementara itu, perguruan tinggi di Kalimantan lainnya, seperti Universitas Tanjungpura di Pontianak, Kalimantan Barat, menduduki peringkat 45 dengan publikasi penelitian sebanyak 147. Disusul Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan di peringkat 48 dengan total publikasi sebanyak 140.

“Kendala yang paling utama untuk jurnal internasional adalah faktor bahasa,” ungkap Wakil Rektor I ULM Banjarmasin Profesor Dr Ahmad Alim Bachri, Senin (10/4).

Pengajar di Fakultas Ekonomi ULM Banjarmasin ini mengakui tidak semua dosen memiliki kemampuan berbahasa asing dengan baik. Sehingga cukup menjadi hambatan bagi mereka.“Mereka bisa saja ngomong bahasa Inggris lancar, tapi menulisnya tidak bisa, ini faktor grammar,” jelasnya.

Untuk mengatasi kendala tersebut, lanjutnya, Universitas Lambung Mangkurat memfasilitasi kepada mereka untuk belajar bagaimana supaya mereka bisa menyelesaikan jurnal Internasional yang tengah di garap.“Solusinya ya kita fasilitasi, karena kita punya laboratorium bahasa dan itu bisa dimanfaatkan bagi para dosen,” tambahnya.

Meski begitu, dia melihat produktivitas dan perkembangan sekarang sudah semakin bagus. Dari 1.030 dosen yang ada sudah ada sebanyak 270 orang yang memiliki gelar Doktor. Aturan dari pusat jumlah dosen bergelar Doktor targetnya sebanyak 30 persen. “Saya yakin tahun depan target itu tercapai,” katanya.

Untuk memberikan dorongan terhadap para dosen, universitas mengeluarkan kebijakan yang sangat proaktif dengan cara memberikan insentif bagi dosen-dosen yang menghasilkan karya ilmiah, buku, jurnal dan sebagainya. Jumlah insentif yang diberikan beraneka ragam tergantung kualifikasi jurnal yang dihasilkan.

“Karena tidak ada dosen yang bisa naik pangkat tanpa riset dan tidak ada publikasi tanpa riset demikian pula tidak dosen bisa naik pangkat tanpa ada pengabdian dengan masyarakat, tidak ada dosen yang bisa naik pangkat tanpa ada proses pendidikan dan pengajaran (Tri Dharma Perguruan Tinggi),” jelasnya.

Jadi, lanjut dia, jika salah satu Tri Dharma ditinggalkan, dosen tidak akan berkembang atau hanya sebagai dosen pelengkap saja. Apalagi dengan keluarnya Permenristekdikti Nomor 20 tentang Pemberian Tunjangan Profesi Dosen dan tunjangan Kehormatan Profesor.

Paling tidak dosen harus meningkatkan terus kemampuan penulisan jurnal ilmiah, karena terkait dengan jabatan fungsional, jadi setiap dosen itu harus membuat jurnal baik nasional maupun internasional. Rektor punya target dengan kementerian pertahun untuk menghasilkan jurnal sekitar 200 jurnal.

“Ada 18 yang sedang diusulkan,yang kita nilai memenuhi syarat untuk dipatenkan, sekarang sudah dalam proses, bahkan sudah ada beberapa yang sudah ditanggapi oleh Kemenkum HAM,” jelasnya. (gmp/yn/ran)


BACA JUGA

Selasa, 25 April 2017 15:38

Banjarbaru Fair 2017 Ditutup Nasyider dan Hafidz

BANJARBARU - Banjarbaru Fair 2017 ditutup lewat lantunan nasyid. Lewat penampilan grup nasyid asal Pondok…

Minggu, 23 April 2017 15:23
Kabar Banjarbaru

Kampung Pejabat Banjarbaru, Sebagian Besar Warganya Pedagang Jamu

Banjarbaru memiliki destinasi baru dengan nama Kampung Pejabat. Namun, nama pejabat diambil bukan karena…

Jumat, 21 April 2017 14:53

Sejuknya, Ratusan Napi Lapas Martapura Khataman Alquran

MARTAPURA - Hal yang berbeda terlihat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Anak Martapura di Jalan Pintu…

Jumat, 21 April 2017 09:25

Dahlan Iskan dan "Musuh Besarnya"

Di media ini saya pernah menulis kolom tentang para pemimpin yang “gila”. Misalnya, ada…

Rabu, 19 April 2017 22:13

Cihuy.. Amuntai Bakal Miliki Destinasi Wisata Baru

AMUNTAI – Tahun depan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bakal memiliki destinasi wisata baru.…

Senin, 17 April 2017 15:56

Penggemar Motor Besar Masuk Barabai

BARABAI – Dunia otomotif terus bergeliat di Barabai. Kali ini hadir pecinta motor besar yang tergabung…

Senin, 10 April 2017 12:09

Kang Abik Sapa Penggemar di Kalsel Book Fair 2017

BANJARBARU - Pada hari puncak Kalsel Book Fair 2017, Minggu (9/4) kemarin Dinas Pustarda dan Kearsipan…

Sabtu, 08 April 2017 18:31

Keren..! Petani di Desa Mantimin Ciptakan Gumbaan Bertenaga Surya

SEBUAH inovasi teknologi untuk mempermudah proses pertanian diciptakan oleh seorang petani asal Desa…

Rabu, 05 April 2017 16:05

Pinjami Zakir Naik Pesawat Pribadi, H Isam Mendadak Tenar di Medsos

Pengusaha Banua Haji Andi Syamsuddin Arsyad mendadak menjadi tenar di media sosial. Itu setelah H Isam…

Rabu, 05 April 2017 15:41
Berita Balangan

Seru Nih..! Hari Jadi Balangan Bakal Hadirkan Ragam Budaya

PARINGIN – Kurang dari sepekan lagi Balangan genap berusia 14 tahun. Berbagai rangkaian acara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .