MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 14 April 2017 18:09
Kala Gubernur Keliling Naik Sepeda Motor, Curi Kesempatan Lepas Pengawalan
TIBA DI KOTABARU: Rombongan Paman Birin saat mengunjungi pelosok Kalsel.

PROKAL.CO, Mengikuti atau mengawal Gubernur Sahbirin Noor bukan perkara mudah, ketika Gubernur melakukan kunjungan ke pelosok menggunakan roda dua. Pria akrab disapa Paman Birin itu kerap curi-curi kesempatan di pelosok jalan sendiri tanpa pendamping atau pengawalan

------------------------------------------------------

Zalyan Shodiqin Abdi, Kotabaru

 -----------------------------------------------------

Rabu (12/4) tadi, rombongan Gubernur memasuki Pulau Laut Kotabaru menggunakan kapal feri dari Batulicin Tanah Bumbu. Mereka rata-rata menggunakan kendaraan roda dua, trail, Paman Birin hanya menggunakan kendaraan matic. Di antara mereka juga ada beberapa buah mobil untuk petugas mekanik dan pengawal.

Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga jam rombongan tiba di pesisir Pulau Laut bagian selatan, tepatnya di Desa Teluk Kemuning Kecamatan Pulau Laut Kepulauan. Nurul Alpisah warga Kotabaru yang ikut dalam rombongan mengatakan, Paman Birin terlihat menikmati perjalanan darat meski jalan banyak rusak dan berlubang. Juga cuaca yang kurang bersahabat.

Di Teluk Kemuning rombongan ngaso di rumah warga. Berbagai makanan khas desa disuguhkan. Nurul Alpisah yang akrab disapa Uyuy mengatakan, dirinya melihat keunikan Paman Birin di perjalanan itu. "Kada kawa (tidak bisa) lengah, bisa hilang sidin (Gubernur) bekunjang (jalan-jalan sendiri) melihat kampung urang (orang)," akunya.

Gubernur katanya, di waktu-waktu tertentu suka jalan sendiri tanpa pemberitahuan, menggunakan roda dua keliling kampung. Singgah di warung atau di rumah warga, ngobrol dan bercengkerama. Tentu saja rombongan kemudian sibuk mencarinya.

Gubernur pun bermalam di Teluk Kemuning, dan menyempatkan memancing ke laut. Aziz warga di sana mengatakan, Gubernur terlihat beberapa kali memuji keindahan alam Pulau Laut. "Katanya potensi wisata dan perikanan di sini sangat baik namun belum dikembangkan maksimal".

Pagi Kamis (13/4) kemarin, Gubernur putar balik. Namun menyempatkan singgah di Desa Lontar Kecamatan Pulau Laut Barat. Di sini Camat Sultan Syahrir sudah menunggu bersama warga. Rombongan pun dijamu dengan es kelapa muda di pesisir pantai. Gubernur yang memakai roda dua dan mengenakan ikat pinggang sarung merupakan pemandangan yang menarik bagi warga.

Lepas dari sana Gubernur pun melanjutkan perjalanan ke pusat kabupaten. Kembali rombongan melalui jalan berlubang. Sampai di pusat kota siangnya, Bupati Sayed Jafar didampingi Dandim 1004 Letkol Inf Samujiyo menyambut. Makan siang digelar di rumah makan Desa Perumnas.

Agus pemilik rumah makan mengaku kaget, melihat Gubernur datang hanya memakai roda dua. Jaket hitam, celana kain dan ikat pinggang sarung. Sepatu yang dikenakan adalah sepatu sandal tanpa kaus kaki. "Saya salut. Katanya sudah biasa pakai roda dua".

Selepas itu rombongan lanjut menyeberang kembali ke Pulau Kalimantan. Menuju desa Peramasan yang berbatasan dengan daerah Kandangan. Gubernur bersama rombongan menerabas hujan menembus kaki Meratus. Rencananya rombongan akan meneruskan perjalanan membelah pegunungan Meratus untuk kembali ke Banjarmasin.

Adi warga Pulau Laut Kotabaru yang awalnya ikut rombongan ke Pulau Kalimantan di tengah perjalanan memilih balik kanan. "Bulik aku (aku balik kanan), kehujanan. Gubernur terus lanjut," ujarnya kepada penulis. (by/ram)


BACA JUGA

Senin, 18 September 2017 15:59

Seminar Nasional Dies Natalis ULM ke-59

Tahun ini, usia Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sudah memasuki ke-59. Menyambut bertambahnya usia…

Sabtu, 16 September 2017 17:32

Menengok Kehidupan Pekerja Sosial di Panti Budi Luhur Banjarbaru

Bagi banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) hari Jumat berarti waktunya pulang lebih cepat. Namun, hal tersebut…

Jumat, 15 September 2017 13:47

Mengenal Peserta Duta Damai Dunia Maya Kalsel

Propaganda dan provokasi untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa melalui dunia maya, saat…

Senin, 11 September 2017 15:22

Penyair Joko Pinurbo Bicara Pajak Penulis di Banjarbaru

Komunitas Penulis Banjarbaru menghadirkan Penyair Joko Pinurbo ke Banjarbaru. Banyak hal yang dibincangkan…

Senin, 11 September 2017 12:06

Perjuangan Suratman dan Rusmi, Suami Istri Transmigran Batu Ampar

Andai mereka menyerahkan dan balik kembali ke daerah asalnya di Tuban, tentulah Tanah Laut tidak mengenal…

Minggu, 10 September 2017 20:43

Berkenalan dengan Komunitas Pecinta Anime di Banua

Setiap tampil di sebuah acara, para cosplayer selalu menjadi pusat perhatian. Kecantikan seperti komik…

Minggu, 10 September 2017 20:38

Bisnis Sawit di Tanbu Kembali Menggeliat

Kabupaten Tanah Bumbu dikenal surganya penambang batu bara. Namun, seiring berjalannya waktu, saat ini…

Sabtu, 09 September 2017 15:40

Semakin Merosotnya Hutan Galam di Kabupaten Batola

Pembuatan pondasi bangunan di lahan rawa membutuhkan batang galam yang tak sedikit. Namun harga galam…

Jumat, 08 September 2017 15:12

Guru Sekolah Terpencil Keluhkan Minimnya Media Pembelajaran di Meratus

Daerah pedalaman tetap sulit untuk mendapatkan keadilan pemerataan pendidikan. Jika di kota, media pembelajaran…

Jumat, 08 September 2017 14:52

Langka, Aksi Polisi Aribowo “Jinakkan” ODMK

Sepertinya tidak sembarang polisi mampu menjadi Bhabinkamtibmas. Seorang yang serba bisa di samping…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .