MANAGED BY:
JUMAT
18 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 14 April 2017 18:27
Mahasiswa Asal Tanbu Rancang Jembatan Kaca Khusus Pejalan Kaki

Digadang-Gadang Pertama Ada di Indonesia

DESAIN JEMBATAN: Khairul Ahmad (22), mahasiswa asal Tanah Bumbu yang merancang jembatan kaca khusus pejalan kaki.

PROKAL.CO, Kabupaten Tanah Bumbu boleh berbangga memiliki mahasiswa berprestasi seperti Khairul Ahmad (22). Mahasiswa Semester 2 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) jurusan tekhnik sipil ini berhasil merancang desain jembatan kaca khusus pejalan kaki. Jika terwujud, ini adalah jembatan kaca pertama ada di Indonesia.

-------------------------------------

Karyono, Batulicin

-------------------------------------

DESAIN jembatan kaca khusus pejalan kaki itu dibuat bersama sahabatnya bernama Mahatma Aji Pangestu, yang juga mahasiswa UMM jurusan tekhnik sipil. Mereka bukan mahasiswa yang biasa-biasa saja. Aji-sapaan akrab Mahatma Aji Pangestu adalah juara umum Kompetisi Bangunan Gedung Seluruh Indonesia.

Sementara Arul-panggilan akrab Khairul Ahmad adalah juara umum kategori Metodologi Pembangunan Kontruksi Tercepat dalam Kompetisi Jembatan Indonesia yang dilaksanakan Kemenristek Dikti di Universitas Kristen Maranatha, Bandung, Jawa Barat, 19-22 November 2015 yang lalu.

Untuk merampungkan desain jembatan kaca dengan tipe cable stayed

tersebut, Arul bertugas sebagai desainer jembatan, sedangkan Aji sebagai analis bangunan.

Jembatan kaca khusus pejalan kaki rancangannya tersebut akan dibangun diatas sungai di Kota Malang yang menghubungkan Kampung Warna Warni Jodipan dan Kampung Tridi kesatrian. Jembatan kaca khusus pejalan kaki itu, kata Arul dibangun tak hanya untuk penghubung dua kampung saja, namun fungsinya sebagai jembatan wisata.

“Kebetulan dua kampong itu kini jadi destinasi wisata baru di Kota Malang,” kata Arul, kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

“Itu merupakan yang pertama ada di Indonesia. Yang sudah ada justru di Provinsi Zhangjiajie, China,” imbuh warga Desa Polewali Marajae Kecamatan Batulicin.

Jembatan yang didesain oleh Aji dan Arul memiliki panjang 21 meter, lebar 1, 25 meter dan tinggi 1.5 meter. Bahannya besi bercampur baja dan alas jembatan jenis kaca akrilik.

“Akrilik inilah yang nantinya memiliki fungsi seperti kaca sehingga pengunjung dapat melihat bagian bawah jembatan,” kata Arul.

Jembatan yang dibangun di Kota Malang itu didesain memiliki kapasitas hingga 100 orang untuk melintas dan berhenti diatasnya dalam waktu bersamaan.

Namun dengan pertimbangan keamanan dan kenyamanan pengunjung, dalam prakteknya nanti kapasitas jembatan itu akan dibatasi 25 sampai 30 orang saja. Dikatakan Alumni SMKN I  Simpang Empat ini, jembatan itu bisa bertahan selama 20 tahun lebih jika dirawat dengan benar.

“Bisa lebih dari itu kalau saja perawatannya sesuai standard dan masyarakat bisa sama-sama menjaga,” kata putra pasangan Norliyan dan Harudin ini.

Jembatan yang disesainnya itu sebenarnya adalah jembatan sederhana, namun seolah-olah jembatan itu adalah jembatan gantung karena ditambahkan dengan aksesoris berupa sling (tali yang terbuat dari besi).  

Diceritakan Arul, ide membuat desain jembatan kaca tersebut berawal dari permintaan Walikota Malang Moch Anton yang meminta agar dibangunkan jembatan penghubung antar dua kampung tersebut.

“Bagaimana supaya jembatan yang dibangun itu menjadi menarik,” jelasnya.

Pertengahan bulan April 2017 ini, desain rancangannya tersebut akan mulai dibangun.

“Memang dibandingkan jembatan biasa, desain milik saya ini butuh anggaran dana yang lebih banyak, namun modelnya lebih menarik,” pungkasnya seraya mengatakan dalam dalam pembangunan proyek tersebut, dia ditugaskan untuk mengawasi langsung di lapangan agar pembangunan jembatan sesuai dengan desain. (kry)


BACA JUGA

Sabtu, 12 Agustus 2017 15:30

Melihat Kondisi Rehabilitasi Pecandu Narkoba di Kalsel

Meski gencar diperangi, kasus-kasus narkoba di Kalsel terus meningkat. Hukuman mati yang diterapkan…

Kamis, 10 Agustus 2017 11:14

Mengenal Komunitas Yamaha Vixion Club Indonesia Chapter Seribu Sungai

BANJARMASIN – Jika club motor pada umumnya melakukan touring di wilayah perkotaan dengan menyusuri…

Rabu, 09 Agustus 2017 15:02

Rio, Remaja Penderita Leukimia Perlu Pengobatan

Di saat teman-teman sebayanya sedang asik menikmati masa sekolah, M Rio Ramadhan terbaring lemas di…

Sabtu, 05 Agustus 2017 18:10

Kisah Jambret Muda yang Sudah Tiga Kali Masuk Penjara

Baru berumur 18 tahun, LB sudah punya riwayat kejahatan yang panjang. Aksi terakhirnya menjambret di…

Senin, 24 Juli 2017 08:33

Ada yang Ditangkap Saat Makan dengan Anak Istri

Ada yang Ditangkap Saat Makan dengan Anak Istri Seorang ibu rumah tangga tenaga kesehatan Puskesmas…

Jumat, 21 Juli 2017 17:12

Ini Alasan Mengapa Orang Banua Susah Menjadi Pramugari

Pramugari masih menjadi profesi idaman. Gaji besar dan bisa terbang ke mana-mana membuat pendaftar sekolah…

Kamis, 20 Juli 2017 15:52

Melihat Aktivitas Belajar di SDN Jawa 5 Pasca Kebakaran

Mengalami musibah kebakaran beberapa hari sebelum masa liburan berakhir, membuat pihak SDN Jawa 5 kelabakan.…

Kamis, 20 Juli 2017 15:12

Menengok Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa di Kabupaten Balangan

Kabupaten Balangan menjadi pilot project penyelenggaraan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa…

Rabu, 19 Juli 2017 19:37

Pasar Loak Mess Kalteng, Tetap Eksis di Tengah Gempuran Penjual Onderdil Baru

Saat ini penjual onderdil sepeda motor tersebar di pinggir pinggir jalan raya. Bahkan, ada yang berjualan…

Selasa, 18 Juli 2017 14:02

Di Pelosok Masih Ada Pasar Keliling, Bukan Semata untuk Jual Beli

Minggu (16/7) kemarin, sejuk kaki pegunungan di sebelah timur Pulau Laut. Tepatnya di Desa Seratak Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .