MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Sabtu, 15 April 2017 14:04
Syachrizal, Nama Baru Harapan Banua di Barito Putera

Sempat Diklat di Semarang, Tenang sebagai Stopper

HARAPAN BANUA: Syachrizal Rahman (kanan) berusaha menjadi pemain inti Barito Putera.

PROKAL.CO, Barito Putera sering kesulitan mencari pemain lokal berkualitas. Kini harapan itu ada di pundak Syachrizal Rahman.

------------------------------------------------------

M IDRIS JIAN SIDIK, Banjarmasin.

------------------------------------------------------

Lumayan susah menemukan rumah Syachrizal Rahman. Posisinya masuk ke dalam gang sempit berkelok-kelok di kawasan Antasan Kecil Barat. Ketika dihubungi via Line, Syachrizal sempat tak menjawab. “Saya ketiduran,” ujarnya, kecapekan usai latihan pagi.

Ketika disinggahi, pamannya sedang ngobrol dengan tetangga. Pada saat itu juga kedua orang tuanya baru tiba dari luar. Dengan baju kaos dan celana pendek, Syachrizal, muncul dari dalam rumah kayu tua.

Dari sederet komposisi pemain Barito Putera musim lalu, tercatat hanya nama Agi Pratama yang merupakan putra asli Banua. Kini, era berganti dengan regulasi baru PSSI. Pemain U-23 harus dimainkan dalam skuat utama. Itu membuat peluang pemain lokal unjuk gigi.

Kedatangan arsitek anyar Barito Putera, Jacksen F Tiago, juga membawa angin segar bagi telenta Banua. Pasalnya eks pelatih Persipura Jayapura terkenal suka mempromosikan pemain asli daerah. Contohnya Lukas Mandowen dan Nelson Alom dari Papua.

Kini di Barito hal tersebut kembali diterapkan. Salah satunya dengan mempromosikan Syachrizal. Pemain muda ini memulai karir sepak bolanya di SSB Junior 2000 pada tahun 2008, saat itu masih berumur 9 tahun.

Menimba ilmu sejak kecil bersama pelatih kawakan Banua, mulai dari Muhammad Noor di SSB Junior 2000 hingga Andi Amarullah dan Priyo Haryadi, membuatnya semakin matang dalam bermain. Empat tahun dibina M Noor membuatnya terpanggil untuk memperkuat Popda Banjarmasin pada tahun 2012 dan berhasil menjadi juara.

Bahkan di tahun yang sama Syachrizal kembali memperkuat tim Popwil Kalsel yang berlaga di Banten. Setahun berselang prestasi kembali diraihnya dengan menjadi runner up Porprov 2013 yang kala itu diselenggrakan di Kabupaten Banjar.

Syachrizal sempat merantau untuk mengikuti Diklat Bintang Pelajar di Semarang. Selagi di Jawa Tengah itu, ia sempat memperkuat tim Kota Semarang di ajang Popda tahun 2014, bahkan berhasil menjadi juara.

Lulus Diklat Pelajar di tahun 2015, manajemen Peseban Banjarmasin memasukkan namanya untuk mengarungi kompetisi Liga Nusantara 2016. Hasilnya duet bersama eks pemain Barito Putera Ferly La’ala mampu menciptakan benteng yang kokoh.

“Sangat berkesan kala membela Peseban. Banyak pemain yanmg bisa menjadi panutan mulai dari bang Ferly, Sofyan Morhan hingga Bang Midas (Meidiansyah) yang kini kembali bekerja sama di Barito,” ungkapnya.

Syachrizal bertekad untuk menembus skuat tim Barito. Ia berusaha membuktikan talenta lokal Banjarmasin maupun Kalsel bisa menembus Barito. “Bisa saya bilang kemampuan pemain di sini (Kalsel) sama saja dengan pemain lain. Hanya saja pemain lokal kurang pengalaman saja,” katanya.

Jacksen menilai Syachrizal merupakan sosok yang tepat di lini belakang. “Ia memiliki postur yang bagus dan ketenangan sebagai stopper. Bahkan pribadi di lapangan pun cukup baik, lebih banyak diam sampai saya sendiri masih membayangkan suaranya seperti apa,” jelas Jacksen dengan nada bercanda.

Ibu Syachrizal, Siti Sopiah, sangat bangga dengan prestasi yang terus ditorehkan sang anak. Sang ibu pun berharap Syachrizal bisa terus berkembang di dunia sepak bola hingga puncak karirnya. “Sebagai orang tua kami selalu mendukung dan berdoa untuk keberhasilannya,” tuntasnya.(gr/dye)

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 11:07

Sisi Lain Parade Jukung Barenteng, Berawal dari Request Fotografer Asing

Belakangan sering digelar parade jukung di Kota Banjarmasin. Menampilkan berbagai formasi unik. Di balik…

Kamis, 18 Januari 2018 18:57

Dibalik Kegagalan Rumah Sakit Idaman Meraih Akreditasi Bintang Lima

Dua spanduk besar bertuliskan "RSID Kita Semua, RSID Paripurna, RSID Yes! Yes! Yes!" terpasang di lobi…

Sabtu, 13 Januari 2018 15:55

Salut..!! Ini Nih Para Srikandi Relawan Kebakaran Banjarmasin

Pernah mendengarkan lagu Sang Penakluk Api dari The Cangcuters? Kalau belum, coba saja dengarkan. Liriknya…

Sabtu, 13 Januari 2018 15:10

Kisah Perajin Purun di Bahalayung, Rumput Tergusur Kelapa Sawit

Perajin  topi purun  masih bertahan,  meski bahan baku rumput mulai langka akibat tergusur…

Jumat, 12 Januari 2018 13:52

Pelajaran Berharga AKP Ade Papa Rihi dari DEA dan FBI

Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China. Ungkapan itu pantas dialamatkan untuk Ajun Komisaris Polisi (AKP)…

Kamis, 11 Januari 2018 13:19

Darmatasiah, TKW yang Dua Tahun Stroke di Arab Saudi akhirnya Kembali

Darmatasiah tak mampu menutupi rasa harunya, saat diturunkan dari pesawat oleh petugas menggunakan tandu.…

Kamis, 11 Januari 2018 12:39

Rifky, Atlet Muda Banjarmasin. Raih Prestasi Lewat Karate

Muda, berprestasi. Dua kata itu cukup untuk menggambarkan seorang Rifky Akbar Khair. Dia adalah siswa…

Rabu, 10 Januari 2018 15:27

Mengenal Pemeran Saranti Dalam Film Sejarah Perang Banjar

Film Perang Banjar sudah ditayangkan beberapa waktu lalu. Yang menontonnya tentu ingat dengan sosok…

Selasa, 09 Januari 2018 14:32

FKH Banjarmasin Tak Gentar Menanam Rambai di Tengah Kota

Gbo Green bukan sekadar kaos oblong bertema lingkungan. Atau kemana-mana pakai sepatu gunung. Ini menyangkut…

Senin, 08 Januari 2018 13:21

Kisah Sukses Moses, Berawal dari Sebuah Pahat Pemberian Ayah

  Siapa bilang hobi tak bisa dijadikan bisnis menjanjikan. Sudah banyak contoh mereka yang sukses.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .