MANAGED BY:
SENIN
29 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Sabtu, 15 April 2017 14:04
Syachrizal, Nama Baru Harapan Banua di Barito Putera

Sempat Diklat di Semarang, Tenang sebagai Stopper

HARAPAN BANUA: Syachrizal Rahman (kanan) berusaha menjadi pemain inti Barito Putera.

PROKAL.CO, Barito Putera sering kesulitan mencari pemain lokal berkualitas. Kini harapan itu ada di pundak Syachrizal Rahman.

------------------------------------------------------

M IDRIS JIAN SIDIK, Banjarmasin.

------------------------------------------------------

Lumayan susah menemukan rumah Syachrizal Rahman. Posisinya masuk ke dalam gang sempit berkelok-kelok di kawasan Antasan Kecil Barat. Ketika dihubungi via Line, Syachrizal sempat tak menjawab. “Saya ketiduran,” ujarnya, kecapekan usai latihan pagi.

Ketika disinggahi, pamannya sedang ngobrol dengan tetangga. Pada saat itu juga kedua orang tuanya baru tiba dari luar. Dengan baju kaos dan celana pendek, Syachrizal, muncul dari dalam rumah kayu tua.

Dari sederet komposisi pemain Barito Putera musim lalu, tercatat hanya nama Agi Pratama yang merupakan putra asli Banua. Kini, era berganti dengan regulasi baru PSSI. Pemain U-23 harus dimainkan dalam skuat utama. Itu membuat peluang pemain lokal unjuk gigi.

Kedatangan arsitek anyar Barito Putera, Jacksen F Tiago, juga membawa angin segar bagi telenta Banua. Pasalnya eks pelatih Persipura Jayapura terkenal suka mempromosikan pemain asli daerah. Contohnya Lukas Mandowen dan Nelson Alom dari Papua.

Kini di Barito hal tersebut kembali diterapkan. Salah satunya dengan mempromosikan Syachrizal. Pemain muda ini memulai karir sepak bolanya di SSB Junior 2000 pada tahun 2008, saat itu masih berumur 9 tahun.

Menimba ilmu sejak kecil bersama pelatih kawakan Banua, mulai dari Muhammad Noor di SSB Junior 2000 hingga Andi Amarullah dan Priyo Haryadi, membuatnya semakin matang dalam bermain. Empat tahun dibina M Noor membuatnya terpanggil untuk memperkuat Popda Banjarmasin pada tahun 2012 dan berhasil menjadi juara.

Bahkan di tahun yang sama Syachrizal kembali memperkuat tim Popwil Kalsel yang berlaga di Banten. Setahun berselang prestasi kembali diraihnya dengan menjadi runner up Porprov 2013 yang kala itu diselenggrakan di Kabupaten Banjar.

Syachrizal sempat merantau untuk mengikuti Diklat Bintang Pelajar di Semarang. Selagi di Jawa Tengah itu, ia sempat memperkuat tim Kota Semarang di ajang Popda tahun 2014, bahkan berhasil menjadi juara.

Lulus Diklat Pelajar di tahun 2015, manajemen Peseban Banjarmasin memasukkan namanya untuk mengarungi kompetisi Liga Nusantara 2016. Hasilnya duet bersama eks pemain Barito Putera Ferly La’ala mampu menciptakan benteng yang kokoh.

“Sangat berkesan kala membela Peseban. Banyak pemain yanmg bisa menjadi panutan mulai dari bang Ferly, Sofyan Morhan hingga Bang Midas (Meidiansyah) yang kini kembali bekerja sama di Barito,” ungkapnya.

Syachrizal bertekad untuk menembus skuat tim Barito. Ia berusaha membuktikan talenta lokal Banjarmasin maupun Kalsel bisa menembus Barito. “Bisa saya bilang kemampuan pemain di sini (Kalsel) sama saja dengan pemain lain. Hanya saja pemain lokal kurang pengalaman saja,” katanya.

Jacksen menilai Syachrizal merupakan sosok yang tepat di lini belakang. “Ia memiliki postur yang bagus dan ketenangan sebagai stopper. Bahkan pribadi di lapangan pun cukup baik, lebih banyak diam sampai saya sendiri masih membayangkan suaranya seperti apa,” jelas Jacksen dengan nada bercanda.

Ibu Syachrizal, Siti Sopiah, sangat bangga dengan prestasi yang terus ditorehkan sang anak. Sang ibu pun berharap Syachrizal bisa terus berkembang di dunia sepak bola hingga puncak karirnya. “Sebagai orang tua kami selalu mendukung dan berdoa untuk keberhasilannya,” tuntasnya.(gr/dye)

 


BACA JUGA

Minggu, 28 Mei 2017 13:35

Ekspedisi Islam Jilid III; Bubur Legenda Masjid Sultan Suriansyah (Bagian 2)

Bubur Ayam Khas Banjar yang acap kali jadi santapan khas buka di Masjid Sultan Suriansyah mempunyai…

Sabtu, 27 Mei 2017 08:48

Ekspedisi Islam Jilid III; Tradisi Rumpi Jelang Berbuka di Tanah “Merdeka” (Bagian 1)

Setelah sukses melakukan Ekspedisi Islam di Kawasan Pesisir pada Ramadan lalu, kini Ekspedisi Islam…

Jumat, 26 Mei 2017 18:01

Nonton Film "Bara di Bongkahan Batu" Kisah Nasib Warga di Sekitar Tambang

Debu berterbangan mengurangi jarak pandang, truk-truk besar lalu-lalang. Lubang-lubang menganga di tengah-tengah…

Minggu, 14 Mei 2017 17:31

EKSLUSIF, Wawancara dengan Ajeng, Teman Dekat Siswa yang Tewas Bunuh Diri

Ajeng Siti Aisyah bersedia berbagi kisahnya secara ekslusif kepada Radar Banjarmasin. Ajeng adalah pacar…

Sabtu, 06 Mei 2017 16:34

Curahan Hati Jawara Paper Competition UMY Asal Banjarbaru, Susahnya Berprestasi di Negeri Joget

Gabrielle dan Fatima merasa bahagia sekaligus getir. Satu sisi memenangi kompetisi bergengsi. Sisi lain…

Rabu, 03 Mei 2017 18:28

Bupati Tabalong Anang Syakhfiani Bernostalgia di Sekolahnya

"Dulu saya pernah bersekolah di sini," kata Anang Syakhfiani. Bupati Tabalong ini bercerita kepada puluhan…

Selasa, 02 Mei 2017 16:14

Kala Buruh Bikin Agenda Tak Biasa di May Day

Ada yang berbeda pada peringatan Hari Buruh Sedunia 1 Mei, kemarin. DPW Kofenderasi Serikat Pekerja…

Minggu, 30 April 2017 16:51

Mengikuti Kampung Purun Banjarbaru Studi Banding ke Desa Palimbangan Sari

Pagi masih buta. Tiga buah mobil dipenuhi para pengrajin purun yang kebanyakan perempuan terlihat melaju…

Sabtu, 29 April 2017 12:50

Melihat Indahnya Masjid Agung Al-Falah di Batulicin

Mengunjungi masjid dengan gaya arsitektur timur tengah tidak perlu ke Arab. Di Batulicin sudah berdiri…

Sabtu, 29 April 2017 12:34

Lihat Nih Aksi Nyentrik Aiptu Mujianto, Acara Nikahan Jadi Heboh

Masih ingat dengan polisi yang suka bagi-bagikan sembako ke fakir miskin? Usai ledakan popularitasnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .