MANAGED BY:
KAMIS
27 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Sabtu, 15 April 2017 14:04
Syachrizal, Nama Baru Harapan Banua di Barito Putera

Sempat Diklat di Semarang, Tenang sebagai Stopper

HARAPAN BANUA: Syachrizal Rahman (kanan) berusaha menjadi pemain inti Barito Putera.

PROKAL.CO, Barito Putera sering kesulitan mencari pemain lokal berkualitas. Kini harapan itu ada di pundak Syachrizal Rahman.

------------------------------------------------------

M IDRIS JIAN SIDIK, Banjarmasin.

------------------------------------------------------

Lumayan susah menemukan rumah Syachrizal Rahman. Posisinya masuk ke dalam gang sempit berkelok-kelok di kawasan Antasan Kecil Barat. Ketika dihubungi via Line, Syachrizal sempat tak menjawab. “Saya ketiduran,” ujarnya, kecapekan usai latihan pagi.

Ketika disinggahi, pamannya sedang ngobrol dengan tetangga. Pada saat itu juga kedua orang tuanya baru tiba dari luar. Dengan baju kaos dan celana pendek, Syachrizal, muncul dari dalam rumah kayu tua.

Dari sederet komposisi pemain Barito Putera musim lalu, tercatat hanya nama Agi Pratama yang merupakan putra asli Banua. Kini, era berganti dengan regulasi baru PSSI. Pemain U-23 harus dimainkan dalam skuat utama. Itu membuat peluang pemain lokal unjuk gigi.

Kedatangan arsitek anyar Barito Putera, Jacksen F Tiago, juga membawa angin segar bagi telenta Banua. Pasalnya eks pelatih Persipura Jayapura terkenal suka mempromosikan pemain asli daerah. Contohnya Lukas Mandowen dan Nelson Alom dari Papua.

Kini di Barito hal tersebut kembali diterapkan. Salah satunya dengan mempromosikan Syachrizal. Pemain muda ini memulai karir sepak bolanya di SSB Junior 2000 pada tahun 2008, saat itu masih berumur 9 tahun.

Menimba ilmu sejak kecil bersama pelatih kawakan Banua, mulai dari Muhammad Noor di SSB Junior 2000 hingga Andi Amarullah dan Priyo Haryadi, membuatnya semakin matang dalam bermain. Empat tahun dibina M Noor membuatnya terpanggil untuk memperkuat Popda Banjarmasin pada tahun 2012 dan berhasil menjadi juara.

Bahkan di tahun yang sama Syachrizal kembali memperkuat tim Popwil Kalsel yang berlaga di Banten. Setahun berselang prestasi kembali diraihnya dengan menjadi runner up Porprov 2013 yang kala itu diselenggrakan di Kabupaten Banjar.

Syachrizal sempat merantau untuk mengikuti Diklat Bintang Pelajar di Semarang. Selagi di Jawa Tengah itu, ia sempat memperkuat tim Kota Semarang di ajang Popda tahun 2014, bahkan berhasil menjadi juara.

Lulus Diklat Pelajar di tahun 2015, manajemen Peseban Banjarmasin memasukkan namanya untuk mengarungi kompetisi Liga Nusantara 2016. Hasilnya duet bersama eks pemain Barito Putera Ferly La’ala mampu menciptakan benteng yang kokoh.

“Sangat berkesan kala membela Peseban. Banyak pemain yanmg bisa menjadi panutan mulai dari bang Ferly, Sofyan Morhan hingga Bang Midas (Meidiansyah) yang kini kembali bekerja sama di Barito,” ungkapnya.

Syachrizal bertekad untuk menembus skuat tim Barito. Ia berusaha membuktikan talenta lokal Banjarmasin maupun Kalsel bisa menembus Barito. “Bisa saya bilang kemampuan pemain di sini (Kalsel) sama saja dengan pemain lain. Hanya saja pemain lokal kurang pengalaman saja,” katanya.

Jacksen menilai Syachrizal merupakan sosok yang tepat di lini belakang. “Ia memiliki postur yang bagus dan ketenangan sebagai stopper. Bahkan pribadi di lapangan pun cukup baik, lebih banyak diam sampai saya sendiri masih membayangkan suaranya seperti apa,” jelas Jacksen dengan nada bercanda.

Ibu Syachrizal, Siti Sopiah, sangat bangga dengan prestasi yang terus ditorehkan sang anak. Sang ibu pun berharap Syachrizal bisa terus berkembang di dunia sepak bola hingga puncak karirnya. “Sebagai orang tua kami selalu mendukung dan berdoa untuk keberhasilannya,” tuntasnya.(gr/dye)

 


BACA JUGA

Jumat, 21 April 2017 13:58

Kreatif Banget, Siswa ini Bikin Abon dari Kulit Nenas dan Pisang

Rusminah keranjingan buah nenas. Namun, setelah kenyang ia selalu merasa terganggu, melihat tumpukan…

Selasa, 18 April 2017 10:56

Sejarah Masjid Jami Banjarmasin, Kisah yang Perlu Diketahui

Sebagai salah satu masjid tertua di Kota Banjarmasin, Masjid Jami Sungai Jingah tentu memiliki kisah…

Minggu, 16 April 2017 18:39

Menyicipi Nikmatnya Kue Cinta di Pasar Amuntai

Kue Cincin Talipuk lazim disebut wadai cinta.  DI Amuntai, ini telah menjadi jajanan yang cukup…

Jumat, 14 April 2017 18:27

Mahasiswa Asal Tanbu Rancang Jembatan Kaca Khusus Pejalan Kaki

Kabupaten Tanah Bumbu boleh berbangga memiliki mahasiswa berprestasi seperti Khairul Ahmad (22). Mahasiswa…

Jumat, 14 April 2017 18:09

Kala Gubernur Keliling Naik Sepeda Motor, Curi Kesempatan Lepas Pengawalan

Mengikuti atau mengawal Gubernur Sahbirin Noor bukan perkara mudah, ketika Gubernur melakukan kunjungan…

Minggu, 09 April 2017 17:06
Kiprah Para Novelis Wanita Kalsel

Cantik itu Pujangga

Dunia kepenulisan di Kalimantan Selatan semakin bergairah akhir-akhir ini karena diramaikan para novelis…

Jumat, 07 April 2017 15:14

Kisah Abdulrahman, Lulusan Sarjana Teknik yang Setia Berjualan Koran

Pelintas Jalan A Yani Km 33, Banjarbaru pasti pernah melihatnya. Abdulrahman, adalah lulusan sarjana…

Jumat, 07 April 2017 11:22

Mengunjungi Rumah Lanting Tersisa di Kampung Sasirangan

Di tengah gencarnya pembangunan siring beton yang menggusur pinggiran sungai, masih ada tersisa warga…

Kamis, 06 April 2017 16:30

Saprah Amal, Tradisi Lelang Tradisional yang Masih Dipertahankan di HSU

Saprah Amal atau proses lelang jajanan atau barang lekat pada tradisi masyarakat Hulu Sungai Utara.…

Rabu, 05 April 2017 16:10

Kisah Pilu Yuda, Pengamen Banjarmasin Bersuara Mirip Charly Setia Band

Yuda Karsa Saputra, pengamen bersuara merdu yang suaranya mirip Charly ‘Setia Band’ belakangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .