MANAGED BY:
MINGGU
24 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Sabtu, 15 April 2017 14:04
Syachrizal, Nama Baru Harapan Banua di Barito Putera

Sempat Diklat di Semarang, Tenang sebagai Stopper

HARAPAN BANUA: Syachrizal Rahman (kanan) berusaha menjadi pemain inti Barito Putera.

PROKAL.CO, Barito Putera sering kesulitan mencari pemain lokal berkualitas. Kini harapan itu ada di pundak Syachrizal Rahman.

------------------------------------------------------

M IDRIS JIAN SIDIK, Banjarmasin.

------------------------------------------------------

Lumayan susah menemukan rumah Syachrizal Rahman. Posisinya masuk ke dalam gang sempit berkelok-kelok di kawasan Antasan Kecil Barat. Ketika dihubungi via Line, Syachrizal sempat tak menjawab. “Saya ketiduran,” ujarnya, kecapekan usai latihan pagi.

Ketika disinggahi, pamannya sedang ngobrol dengan tetangga. Pada saat itu juga kedua orang tuanya baru tiba dari luar. Dengan baju kaos dan celana pendek, Syachrizal, muncul dari dalam rumah kayu tua.

Dari sederet komposisi pemain Barito Putera musim lalu, tercatat hanya nama Agi Pratama yang merupakan putra asli Banua. Kini, era berganti dengan regulasi baru PSSI. Pemain U-23 harus dimainkan dalam skuat utama. Itu membuat peluang pemain lokal unjuk gigi.

Kedatangan arsitek anyar Barito Putera, Jacksen F Tiago, juga membawa angin segar bagi telenta Banua. Pasalnya eks pelatih Persipura Jayapura terkenal suka mempromosikan pemain asli daerah. Contohnya Lukas Mandowen dan Nelson Alom dari Papua.

Kini di Barito hal tersebut kembali diterapkan. Salah satunya dengan mempromosikan Syachrizal. Pemain muda ini memulai karir sepak bolanya di SSB Junior 2000 pada tahun 2008, saat itu masih berumur 9 tahun.

Menimba ilmu sejak kecil bersama pelatih kawakan Banua, mulai dari Muhammad Noor di SSB Junior 2000 hingga Andi Amarullah dan Priyo Haryadi, membuatnya semakin matang dalam bermain. Empat tahun dibina M Noor membuatnya terpanggil untuk memperkuat Popda Banjarmasin pada tahun 2012 dan berhasil menjadi juara.

Bahkan di tahun yang sama Syachrizal kembali memperkuat tim Popwil Kalsel yang berlaga di Banten. Setahun berselang prestasi kembali diraihnya dengan menjadi runner up Porprov 2013 yang kala itu diselenggrakan di Kabupaten Banjar.

Syachrizal sempat merantau untuk mengikuti Diklat Bintang Pelajar di Semarang. Selagi di Jawa Tengah itu, ia sempat memperkuat tim Kota Semarang di ajang Popda tahun 2014, bahkan berhasil menjadi juara.

Lulus Diklat Pelajar di tahun 2015, manajemen Peseban Banjarmasin memasukkan namanya untuk mengarungi kompetisi Liga Nusantara 2016. Hasilnya duet bersama eks pemain Barito Putera Ferly La’ala mampu menciptakan benteng yang kokoh.

“Sangat berkesan kala membela Peseban. Banyak pemain yanmg bisa menjadi panutan mulai dari bang Ferly, Sofyan Morhan hingga Bang Midas (Meidiansyah) yang kini kembali bekerja sama di Barito,” ungkapnya.

Syachrizal bertekad untuk menembus skuat tim Barito. Ia berusaha membuktikan talenta lokal Banjarmasin maupun Kalsel bisa menembus Barito. “Bisa saya bilang kemampuan pemain di sini (Kalsel) sama saja dengan pemain lain. Hanya saja pemain lokal kurang pengalaman saja,” katanya.

Jacksen menilai Syachrizal merupakan sosok yang tepat di lini belakang. “Ia memiliki postur yang bagus dan ketenangan sebagai stopper. Bahkan pribadi di lapangan pun cukup baik, lebih banyak diam sampai saya sendiri masih membayangkan suaranya seperti apa,” jelas Jacksen dengan nada bercanda.

Ibu Syachrizal, Siti Sopiah, sangat bangga dengan prestasi yang terus ditorehkan sang anak. Sang ibu pun berharap Syachrizal bisa terus berkembang di dunia sepak bola hingga puncak karirnya. “Sebagai orang tua kami selalu mendukung dan berdoa untuk keberhasilannya,” tuntasnya.(gr/dye)

 


BACA JUGA

Minggu, 17 September 2017 16:51

Mengenang Kejayaan Bioskop Tua di Banjarmasin

BANJARMASIN - Sejak awal tahun 2000, bioskop-bioskop rakyat mulai tergerus oleh zaman. Keberadaannya…

Minggu, 10 September 2017 20:43

Berkenalan dengan Komunitas Pecinta Anime di Banua

Setiap tampil di sebuah acara, para cosplayer selalu menjadi pusat perhatian. Kecantikan seperti komik…

Minggu, 10 September 2017 20:38

Bisnis Sawit di Tanbu Kembali Menggeliat

Kabupaten Tanah Bumbu dikenal surganya penambang batu bara. Namun, seiring berjalannya waktu, saat ini…

Sabtu, 09 September 2017 15:40

Semakin Merosotnya Hutan Galam di Kabupaten Batola

Pembuatan pondasi bangunan di lahan rawa membutuhkan batang galam yang tak sedikit. Namun harga galam…

Jumat, 08 September 2017 15:12

Guru Sekolah Terpencil Keluhkan Minimnya Media Pembelajaran di Meratus

Daerah pedalaman tetap sulit untuk mendapatkan keadilan pemerataan pendidikan. Jika di kota, media pembelajaran…

Kamis, 07 September 2017 14:36

Gimana Nasib Mereka? Ibu Meninggal, Ayah Gangguan Jiwa

Usia mereka masih anak-anak, namun tiga bersaudara berinisial Z (11), R (5) dan V (3) tak lagi mendapatkan…

Rabu, 06 September 2017 14:30

Menyaksikan Tradisi Badandang di Desa Andhika: Dengung Menyayat di Atas Langit Tapin

Cuaca terik tidak menyurutkan keinginan ratusan pasang mata warga yang ingin melihat bedandang (layang-layang…

Minggu, 03 September 2017 12:22

Mengulik Kisah Ritual Kebal Tubuh di Kalsel: Bisa Kebal Sejak Lahir

Masyarakat Banjar kaya dengan berbagai macam fenomena dan ritual budaya yang bersifat khas. Salah satu…

Rabu, 30 Agustus 2017 14:32

Menengok Tradisi Warga Kandangan Membawa Senjata Tajam

Kandangan dikenal sebagai tanah jawara. Konon dulu di daerah ini ada banyak jagau. Warganya dikenal…

Selasa, 29 Agustus 2017 16:31

Fotografer Banua Menggali Ilmu Fotografi Komersial

Selain dituntut profesional, seorang fotografer komersial juga harus pintar mengkhayal. Pelajaran itu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .