MANAGED BY:
MINGGU
24 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 17 April 2017 12:15
Menguak Kehidupan Komunitas Anak Punk di Banjarmasin

Coba Patahkan Stigma Negatif

ANGKUT: Anak punk di Banjarmasin ditertibkan petugas Satpol PP, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam kurun waktu beberapa tahun ini sedang gencar-gencarnya menangkapi anak punk. Namun, stigma negatif komunitas punk adalah kumpulan anak berandalan coba mereka patahkan.

Salah satu perwakilan komunitas punk, Arida Bengis, menekankan terlebih dahulu bahwa punk itu bukan hanya sekadar fashion. Seperti yang dilihat kebanyakan, anak-anak punk memiliki fashion yang agak berbeda, seperti mengubah gaya rambut menjadi Mohawk, memakai baju dan jaket serba hitam dengan emblem-emblem band kesayangan, celana ketat, serta sepatu boots hitam mengkilap.

Menurut Arida, punk tidak seperti demikian. “Banyak orang-orang yang menilai punk hanya dari luarnya saja,” ujarnya.

Menurutnya, punk adalah sebuah prinsip untuk terus mandiri dalam kehidupan. Tidak bergantung banyak pada orang lain.

Untuk fashion yang mencuat di publik tersebut, Arida mengatakan seorang anak punk tidak harus memakai mode pakaian tersebut.

Di Banjarmasin, kehidupan komunitas punk sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. “Dulu sering ngumpul di belakang Hotel A,” ujarnya.

Dalam aktivitas nongkrong tersebut, Arida menceritakan banyak hal yang sering dibahas bersama teman-temannya. “Seringkali bahas isu-isu seputar musik, khususnya musik punk itu sendiri,” ujarnya.

Selain itu, Arida mengatakan komunitasnya juga aktif melakukan diskusi serta pergerakan yang berhubungan dengan isu-isu sosial politik di Indonesia. “Kami ingin seperti punk yang di luar, aktif melakukan pergerakan,” jelasnya.

Isu apa paling sering mereka bahas? Arida bersama teman-temannya seringkali mengangkat diskusi mengenai persoalan Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi di Indonesia.

Misalnya seperti bahas soal Marsinah dan Wiji Thukul. Selain itu mereka juga berusaha peduli terhadap nasib-nasib buruh, petani, serta nelayan. “Punk harus dekat dengan golongan yang termarjinalkan,” jelasnya.

Pada tanggal 1 Mei 2015 lalu, mereka bahkan mengadakan aksi damai memperingati Hari Buruh Internasional di bundaran Hotel A. “Ini sebagai bentuk kontribusi kami terhadap perjuangan buruh, khususnya di Kalsel,” ceritanya.

Biasanya, hasil-hasil diskusi sering diubah menjadi karya musik. Pantas saja musik-musik punk seringkali memiliki lirik kritis terhadap pemerintahan yang sewenang-wenang.

Menurut Arida, dengan cara aktif melakukan pergerakan sosial dengan semangat kemandirian yang dipegang komunitas punk itu sendiri, mereka menjadi lebih kritis terhadap jalannya roda pemerintahan. “Kami seringkali mengadakan acara-acara musik tanpa sponsor. Murni urunan dari teman-teman punk, mandiri,” tegasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 24 September 2017 15:50

Pancing Patin Dapat Hadiah

BANJARMASIN – Sabtu (23/9) pagi, ruang terbuka di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin…

Minggu, 24 September 2017 15:39

BANYAK BANAR..! Masih Ada 90.000 Warga Miskin di Kabupaten Banjar

MARTAPURA - Kemiskinan masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Banjar. Berdasarkan data dari Bappelitbang…

Minggu, 24 September 2017 15:38

Model Baru, PJU di Banjarbaru Menyala Zig-zag

BANJARBARU - Penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Guntung Manggis, tak berfungsi dengan baik.…

Minggu, 24 September 2017 14:39

KERREEN..! PKK Tabalong Taklukan PKK se-Kalsel

TANJUNG - Wajah gembira ditampakan rombongan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)…

Sabtu, 23 September 2017 16:14

Pemilik Mobil yang Dirusak itu Ternyata Seorang Pengacara

BANJARMASIN - Mobil Honda Brio warna hitam milik salah satu pengacara menjadi amukan massa. Aksi itu…

Sabtu, 23 September 2017 15:47

KAPAN DIPERBAIKI? Jalan Lingkar Dalam Selatan Rusak Berat

BANJARMASIN – Kerusakan beberapa ruas jalan di Lingkar Dalam Selatan, Kota Banjarmasin mulai dikeluhkan…

Sabtu, 23 September 2017 15:35

Cegah Gangguan Kamtibmas

MARABAHAN - Kapolsek Berangas memerintahkan kepada anggota Bhabinkamtibmas melakukan patroli dan koordinasi…

Sabtu, 23 September 2017 14:47

Nonbar Film G30S/PKI Disarankan Sambil Diskusi, Setuju?

BANJARMASIN – Ajakan untuk nonton bareng (Nonbar) film G30S/PKI terus jadi perbincangan di tengah…

Sabtu, 23 September 2017 14:27

Nonbar Film G30S/PKI, Dandim: Itu Perintah Panglima

BANJARBARU - Pekan depan film Pengkhianatan G30S/PKI akan diputar di dua tempat, Lapangan Murjani Banjarbaru…

Sabtu, 23 September 2017 14:20

Kubah Masjid Agung Bocor, Pemko Banjarbaru Rencanakan Rehab

BANJARBARU - Masjid Agung Al Munawwarah yang merupakan kebanggaan masyarakat Banjarbaru membutuhkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .