MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 17 April 2017 15:45
Jangan Indah Saja, Tapi Juga Harus Bebas dari Banjir
BANTARAN KEMUNING: Beginilah kondisi bantaran Sungai Kemuning sekarang, indah tapi masih dibayangi banjir.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Pemukiman di bantaran Sungai Kemuning, Kelurahan Guntung Paikat belakangan ini menjadi tempat wisata baru bagi masyarakat.

Itu dikarenakan, siring di sepanjang sungai sudah dibangun dan ditata rapi oleh Pemkot Banjarbaru.

Selain itu, sebagian rumah warga sekitar yang ada di bantaran sungai juga dicat dengan beraneka ragam warna. Kemudian dinamai dengan Kampung Pelangi.

Hal itu menjadi salah satu daya tarik bagi para wisatawan. Perpaduan antara penataan siring dengan rumah berwarna-warni membuat Sungai Kemuning saat ini begitu indah.

Meski indah, namun masih ada persoalan yang masih belum diselesaikan oleh Pemko Banjarbaru. Setiap kali hujan turun deras, pemukiman di bantaran Sungai Kemuning masih saja terendam.

"Percuma saja indah, kalau masih saja terendam," kata Miraswati, salah seorang warga sekitar.

Dia mengungkapkan, hingga kini apabila hujan turun berdurasi lebih dari setengah jam. Maka sudah hampir dipastikan rumahnya akan terendam. "Pokoknya kalau sudah hujan setengah jam, kami mulai siap-siap meletakan barang-barang di atas meja supaya tidak terendam air," ungkapnya.

Warga yang mengaku sudah tinggal di bantaran Sungai Kemuning sejak tahun 1970 an ini meminta kepada Pemkot Banjarbaru, agar dapat segera mengatasi permasalahan meluapnya air Sungai Kemuning.

"Jadi jangan hanya indah saja, yang penting tidak banjir," harapnya.

Sementara itu, Walikota Nadjmi Adhani menuturkan, persoalan Sungai Kemuning Pemkot Banjarbaru mulai mengatasinya dengan cara melakukan normalisasi dengan empat tahapan.

Di mana saat ini tahapan yang dikerjakan baru sampai di tahap dua. "Kalau normalisasi belum selesai maka sungai akan tetap meluap, karena kondisi Sungai Kemuning itu menyempit.

Sehingga, ketika air datang dari daerah luas menuju ke sempit maka akan meluap," ujarnya.

Dia menjelaskan, empat tahapan normalisasi yang dikerjakan yaitu fase pertama pekerjaan normalisasi dari Jembatan Sungai Besar hingga ke Jembatan Kembar.

Kemudian fase kedua, normalisasi dari Jembatan Kembar sampai ke Jembatan Balitan. "Fase kedua ini yang masih kami kerjakan," jelasnya.

Lalu fase ketiga nantinya ialah, pekerjaan normalisasi dari Jembatan Balitan hingga Jembatan Lingkar Utara. "Fase keempat atau yang terakhir ialah normalisasi dari Jembatan Lingkar Utara sampai ke embung," ungkap Nadjmi.

Dia mengungkapkan, proyek normalisasi Sungai Kemuning ditargetkan selesai pada tahun ini. "Mudah-mudahan dengan dinormalisasinya sungai, air tidak lagi meluap," pungkasnya. (ris)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 15:14
Pemkab Balangan

Jemaah Haji Balangan Tiba di Banua

PARINGIN – Penyambutan jemaah haji Balangan Rabu (19/9) kemarin  berlangsung haru. Ratusan…

Kamis, 20 September 2018 15:07
Pemkab Balangan

Bupati Balangan Reshuffle Sejumlah Pejabat

PARINGIN – Bupati Balangan H Ansharuddin telah resmi melakukan reshuffle kabinetnya. Pelantikan…

Kamis, 20 September 2018 10:24
Berita Tabalong

PKK Tabalong Dapat 13 Piala di Jambore PKK Kalsel

TANJUNG - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tabalong sukses besar…

Kamis, 20 September 2018 09:42

Jaringan Narkotika Internasional Masuk dengan KTP Palsu

BANJARBARU - Jaringan narkotika Pekanbaru-Banjarmasin ternyata telah mempersiapkan diri dengan baik.…

Kamis, 20 September 2018 09:31

Total 328 Formasi CPNS di Kalsel, Guru Matematika Paling Banyak Dicari

BANJARBARU – Pemprov Kalsel secara resmi merilis kualifikasi formasi penerimaan calon pegawai…

Kamis, 20 September 2018 09:26

Fikry Lanjutkan Program, Arifin ingin Bikin Jalan, Sukamta Beri Pinjaman

BANJARMASIN – Suara tabuhan drum band mengiringi langkah Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tapin,…

Kamis, 20 September 2018 09:07

HARUS TEGAS..! Aturan Kawasan Tanpa Rokok Masih Longgar

BANJARMASIN - Penerapan perda tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) banyak pengecualian. Diketuk sejak tahun…

Kamis, 20 September 2018 09:00

Ibnu Terperangah, di Pusat Kota Masih Ada Pemukiman Seperti ini

WALI Kota Banjarmasin, Ibnu Sina terperangah ketika mengunjungi rumah milik Slamet di Gang Kembang Jalan…

Kamis, 20 September 2018 08:58

Kelamaan Menunggu Diangkat PNS, Honorer: Keburu Kami Jadi Almarhum

Formasi honorer K2 untuk Banjarmasin cuma dijatah tiga orang. Forum guru honorer bereaksi. Mengadu ke…

Kamis, 20 September 2018 08:55

Festival Pasar Rakyat Angkat Derajat Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pasar tradisional merupakan jantung perekonomian masyarakat. Sayang sekali, keberadaannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .