MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 17 April 2017 15:45
Jangan Indah Saja, Tapi Juga Harus Bebas dari Banjir
BANTARAN KEMUNING: Beginilah kondisi bantaran Sungai Kemuning sekarang, indah tapi masih dibayangi banjir.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Pemukiman di bantaran Sungai Kemuning, Kelurahan Guntung Paikat belakangan ini menjadi tempat wisata baru bagi masyarakat.

Itu dikarenakan, siring di sepanjang sungai sudah dibangun dan ditata rapi oleh Pemkot Banjarbaru.

Selain itu, sebagian rumah warga sekitar yang ada di bantaran sungai juga dicat dengan beraneka ragam warna. Kemudian dinamai dengan Kampung Pelangi.

Hal itu menjadi salah satu daya tarik bagi para wisatawan. Perpaduan antara penataan siring dengan rumah berwarna-warni membuat Sungai Kemuning saat ini begitu indah.

Meski indah, namun masih ada persoalan yang masih belum diselesaikan oleh Pemko Banjarbaru. Setiap kali hujan turun deras, pemukiman di bantaran Sungai Kemuning masih saja terendam.

"Percuma saja indah, kalau masih saja terendam," kata Miraswati, salah seorang warga sekitar.

Dia mengungkapkan, hingga kini apabila hujan turun berdurasi lebih dari setengah jam. Maka sudah hampir dipastikan rumahnya akan terendam. "Pokoknya kalau sudah hujan setengah jam, kami mulai siap-siap meletakan barang-barang di atas meja supaya tidak terendam air," ungkapnya.

Warga yang mengaku sudah tinggal di bantaran Sungai Kemuning sejak tahun 1970 an ini meminta kepada Pemkot Banjarbaru, agar dapat segera mengatasi permasalahan meluapnya air Sungai Kemuning.

"Jadi jangan hanya indah saja, yang penting tidak banjir," harapnya.

Sementara itu, Walikota Nadjmi Adhani menuturkan, persoalan Sungai Kemuning Pemkot Banjarbaru mulai mengatasinya dengan cara melakukan normalisasi dengan empat tahapan.

Di mana saat ini tahapan yang dikerjakan baru sampai di tahap dua. "Kalau normalisasi belum selesai maka sungai akan tetap meluap, karena kondisi Sungai Kemuning itu menyempit.

Sehingga, ketika air datang dari daerah luas menuju ke sempit maka akan meluap," ujarnya.

Dia menjelaskan, empat tahapan normalisasi yang dikerjakan yaitu fase pertama pekerjaan normalisasi dari Jembatan Sungai Besar hingga ke Jembatan Kembar.

Kemudian fase kedua, normalisasi dari Jembatan Kembar sampai ke Jembatan Balitan. "Fase kedua ini yang masih kami kerjakan," jelasnya.

Lalu fase ketiga nantinya ialah, pekerjaan normalisasi dari Jembatan Balitan hingga Jembatan Lingkar Utara. "Fase keempat atau yang terakhir ialah normalisasi dari Jembatan Lingkar Utara sampai ke embung," ungkap Nadjmi.

Dia mengungkapkan, proyek normalisasi Sungai Kemuning ditargetkan selesai pada tahun ini. "Mudah-mudahan dengan dinormalisasinya sungai, air tidak lagi meluap," pungkasnya. (ris)


BACA JUGA

Senin, 23 Oktober 2017 13:34

Pilkada Empat Kabupaten di Kalsel, Golkar Pilih Pertahana

BANJARMASIN – Menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) di empat kabupaten tahun 2018 mendatang,…

Senin, 23 Oktober 2017 13:30

Sahbirin: Kader Golkar Tak Boleh Minta Proyek Macam-Macam

BANJARMASIN – Penangkapan mantan Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali harus dijadikan pelajaran…

Senin, 23 Oktober 2017 13:23

Titik Api Turun Dibandingkan Tahun Lalu

KANDANGAN – Meski status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan…

Senin, 23 Oktober 2017 12:08

800 Penghapal Alquran Rumah Tahfidz se-Kalsel Diwisuda

BANJARBARU - Sebanyak 800 penghapal Alquran dari berbagai rumah tahfidz yang tersebar di Kalsel Minggu…

Senin, 23 Oktober 2017 12:03

Sedikit Lagi, Jalan ke Sungai Gampa Nyaris Rampung

BANJARMASIN – Perintisan jalan di Jalan Sungai Gampa RT 22, RW 05, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan…

Senin, 23 Oktober 2017 11:57

Ayo ke Disdukcapil Banjarmasin, 6 Ribu Blangko E-KTP Sudah Datang

BANJARMASIN – Percetakan KTP-el kembali bisa dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)…

Senin, 23 Oktober 2017 09:31

Pemkab Batola Gelar Peringatan Wafatnya Pahlawan Pangeran Antasari

MARABAHAN - Pangeran Antasari selain dikenal sebagai sosok yang berani, gigih, dan ahli strategi perang…

Senin, 23 Oktober 2017 09:24

Kadis Kesehatan Tanbu: Begini Deteksi Dini Penyakit Malaria

BATULICIN - Dinkes Tanbu bekerjasama dengan Balai Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit…

Senin, 23 Oktober 2017 09:17

Resmikan Asrama Ponpes Azzikra DDI Tanbu

BATULICIN - Yayasan DDI (Darud Da’wah Wal Irsyad) Tanah Bumbu menggelar Milad Ponpes Azzikra…

Senin, 23 Oktober 2017 09:13
Kabar Tanah Bumbu

Bupati Tanbu Lantik 50 Kepala Desa

BATULICIN - Bupati Tanbu Mardani H Maming melantik dan mengambil sumpah 50 kepala desa terpilih hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .