MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 20 April 2017 12:27
Razia Eks Pembantuan Diduga Bocor, Cuma Dua Wanita ini yang Bisa Diangkut
TERJARING: JM (kiri) dan LS (kanan) saat menghadapi interogasi di Mako Satpol PP. Keduanya coba berkelit dari petugas sebagai pedagang makanan biasa.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Operasi tangkap tangan di eks Lokalisasi Pembatuan pada Selasa (18/4) tadi diduga sudah bocor. Sebab, personel Satpol PP yang menyamar berpakaian preman, diketahui dengan mudah oleh PSK (Pekerja Seks Komersial) sebagai aparat yang sedang menyamar.

"Di depan saya ada empat PSK. Saya coba bikin transaksi. Tapi malah ditodong sebagai anggota Satpol PP," kata Penyidik PNS Satpol PP Banjarbaru, Aries.

Mengintai sejak jam 12 siang, anggota bergerak pada jam dua siang. Aries menyadari kebocoran informasi begitu melihat suasana Pembatuan yang mendadak sepi. "Padahal dari pengintaian beberapa hari sebelumnya, saya yakin bisa mengangkut sedikitnya 10 sampai 20 PSK," imbuhnya.

Anggota lain yang sedang menyamar, juga terkaget-kaget lantaran seorang pemilik warung kelontongan, dengan santainya mengaku sudah mengetahui bakal ada razia. Entah dari mana informasi itu ia peroleh.

Setidaknya, Satpol PP tidak pulang dengan tangan kosong. Ada satu PSK, satu pelanggan, dan satu lagi yang diduga sebagai mucikari berhasil diangkut ke Mako.

PSK itu berinisial JM, 43 tahun, dan induk semangnya adalah LS, 58 tahun. Sedangkan pria hidung belang itu berinisial HN, 53 tahun, warga Jalan Kelayan A Banjarmasin. Mereka terjaring dari sebuah warung makan milik LS saat transaksi seks itu berlangsung.

LS mengaku membangun warung makan itu dari uang pesangon yang diberikan pemerintah saat penutupan Pembatuan. "Iya, modalnya dari pesangon itu," ujarnya.

Sementara JM, mengaku sudah setahun terakhir bekerja untuk LS. Setiap hari ia bolak-balik dari Banjarmasin ke Banjarbaru. "Anak saya masih sekolah di Banjarmasin, tepatnya di Tatah Bangkal," kisahnya. JM juga mengaku masih bersuami. Ditanya apakah suaminya tahu tentang pekerjaannya, ia hanya tertawa pahit.

Ketiganya dipastikan dikenai tipiring (tindak pidana ringan) dan dibawa ke persidangan. Ikut diamankan barang bukti berupa selembar kasur, 26 bungkus kondom, plus handbody yang diduga digunakan sebagai pelumas.

Kepala Satpol PP Banjarbaru, Marhain Rahman mengaku tak bisa berkomentar banyak soal dugaan kebocoran informasi razia. "Kebocoran informasi ini bisa dirasakan, tapi sulit untuk dibuktikan," ujarnya.

Menurutnya, ini menjadi pelajaran penting, bahwa ke depan mereka harus ekstra hati-hati. "Razia berikutnya harus lebih (super) senyap," tegasnya. Marhain menggelar operasi ini lantaran setelah ditutup, praktek prostitusi itu malah kembali marak. (fud/al/ram) 


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 15:53

Ngamuk Bawa Parang, Polisi Datang Langsung Bercebur ke Sungai

BARABAI – Warga Barabai Darat Hulu Sungai Tengah Rabu (13/12) malam kemarin sempat dibuat heboh…

Jumat, 15 Desember 2017 15:50

Terdakwa Kasus Suap Beberkan Suap Lain di PDAM

Terdakwa kasus suap untuk pengesahan Raperda Penyertaan Modal PDAM Bandarmasih, Muslih akhirnya membuka…

Jumat, 15 Desember 2017 15:32

ADA APA? Ratusan Warga Serbu KPUD HSS

KANDANGAN –  Merasa tidak puas dengan hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten…

Jumat, 15 Desember 2017 15:05

Banjarmasin Bakal Miliki Perda untuk Pil Teler

BANJARMASIN - Sebentar lagi Banjarmasin memiliki perda larangan pil untuk teler. Patut dicatat, pasal…

Jumat, 15 Desember 2017 14:56

Sengketa, Rumah Mewah di Kayutangi Dieksekusi

BANJARMASIN - Sebuah rumah dan lahan kosong yang berlokasi di jalan Hasan Basri Banjarmasin,  Rt…

Kamis, 14 Desember 2017 16:05

Rugikan Negara Rp 1,7 Miliar, Mantan Kadisdik HST Ditahan

BARABAI - Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) HST Dia Udini akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Negeri…

Kamis, 14 Desember 2017 10:43

Satu Tahanan di Rutan Polda Kalsel Terjangkit TBC

BANJARMASIN - Satu orang dari sembilan puluh tahanan di Rutan Polda Kalsel terjangkit  Tubercolosis…

Rabu, 13 Desember 2017 15:37

Waduh..! Bupati Kotabaru Dituntut Rp102 Miliar

KOTABARU - Pernah mendengar pegawai menuntut kepala daerah ganti kerugian jabatan senilai Rp100 miliar…

Rabu, 13 Desember 2017 15:11

Polisi Razia Knalpot Blong ke Sekolah

BANJARBARU - Banyaknya keluhan dari masyarakat tentang masih adanya balapan liar dan penggunaan knalpot…

Rabu, 13 Desember 2017 14:32

KNKT Investigasi Kapal Karam di Sungai Barito

BANJARMASIN - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedang menginvestigasi insiden karamnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .