MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 20 April 2017 12:38
Nah.. Dana Rp4,7 Miliar di PDAM Barabai Diduga Diselewengkan
Ilustrasi

PROKAL.CO, BARABAI – PDAM Barabai dirundung masalah keuangan. Total Rp 4.741.187.139 tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh manajemen lama sehingga diduga menimbulkan kerugian keuangan negara. Temuan ini berdasarkan hasil audit Dewan Pengawas dan audit investigasi dari BPKP Kalsel periode 2012-2016, penyimpangan ini dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Barabai.

Dewan Pengawas PDAM Barabai Ahmad Fathoni dan Hamsinah membenarkan temuan tersebut, kemarin (19/4) di Barabai. Dari keterangan mereka, awal temuan itu berdasarkan surat perintah Bupati HST per tanggal 14 April 2016 yang memerintahkan Inspektorat HST melaksanakan pemeriksaan mulai 11-29 April 2016. Audit itu meliputi pelayanan PDAM HST, penggunaan dana penyertaan modal, dan kepatuhan terhadap aturan.

Inspektur menemukan dua kegiatan seperti perencanaan pekerjaan reservoir dan bangunan senilai Rp 249.200.000 serta pemasangan jaringan distribusi sebesar Rp 667.500.000 yang tidak dilengkapi dokumen. Dari sisi kepatuhan aturan, juga ditemukan kegiatan penyewaan 2 unit mobil dan 7 unit sepeda motor, padahal dalam rencana kerja perusahaan atau RKP tidak ditemukan.

“Dewan Pengawas langsung melakukan rapat kerja dan memanggil Direktur PDAM Barabai yang lama sebagai bentuk klarifikasi atas temuan tersebut pada 21 Juli dan 11 Oktober 2016 tadi. Tapi tidak dipatuhi oleh pejabat lama,” terang Ketua Dewan Pengawas PDAM Barabai Ahmad Fathoni.

Belum ada iktikad baik untuk mempertanggungjawabkan keuangan, sehingga Bupati HST kembali melayangkan surat ke BPKP Provinsi Kalsel dengan keperluan audit investigasi. Audit itu dimulai pada 2 Desember 2016 silam. Hasil investigasi ini menyimpulkan tentang temuan sangat besar yaitu Rp4,7 miliar lebih.

Dijelaskan Fathoni, temuan itu meliputi pencairan dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan sebesar Rp3,5 miliar, pekerjaan yang tidak terlaksana Rp920 juta, dan pengadaran kendaraan operasional yang dialihkan menjadi sewa atas nama pegawai sebesar Rp307 juta.

Hasil audit investigasi ini, ditambahkan Hamsinah ditindaklanjuti dengan memanggil kembali Direktur PDAM Barabai yang lama dan berjanji mengembalikan mobil dan kendaraan menggunakan nama pribadi namun milik PDAM tersebut. Sedangkan untuk kerugian uang masih minta waktu untuk mengklarifikasi kepada auditor BPKP.

“Setelah ditunggu selama dua bulan tidak mengembalikan serta belum bisa mempertanggungjawabkan sehingga temuan ini kami laporkan ke Kejaksaan Negeri Barabai,” pungkasnya. (mam/by/ram)


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 15:53

Ngamuk Bawa Parang, Polisi Datang Langsung Bercebur ke Sungai

BARABAI – Warga Barabai Darat Hulu Sungai Tengah Rabu (13/12) malam kemarin sempat dibuat heboh…

Jumat, 15 Desember 2017 15:50

Terdakwa Kasus Suap Beberkan Suap Lain di PDAM

Terdakwa kasus suap untuk pengesahan Raperda Penyertaan Modal PDAM Bandarmasih, Muslih akhirnya membuka…

Jumat, 15 Desember 2017 15:32

ADA APA? Ratusan Warga Serbu KPUD HSS

KANDANGAN –  Merasa tidak puas dengan hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten…

Jumat, 15 Desember 2017 15:05

Banjarmasin Bakal Miliki Perda untuk Pil Teler

BANJARMASIN - Sebentar lagi Banjarmasin memiliki perda larangan pil untuk teler. Patut dicatat, pasal…

Jumat, 15 Desember 2017 14:56

Sengketa, Rumah Mewah di Kayutangi Dieksekusi

BANJARMASIN - Sebuah rumah dan lahan kosong yang berlokasi di jalan Hasan Basri Banjarmasin,  Rt…

Kamis, 14 Desember 2017 10:43

Satu Tahanan di Rutan Polda Kalsel Terjangkit TBC

BANJARMASIN - Satu orang dari sembilan puluh tahanan di Rutan Polda Kalsel terjangkit  Tubercolosis…

Rabu, 13 Desember 2017 15:37

Waduh..! Bupati Kotabaru Dituntut Rp102 Miliar

KOTABARU - Pernah mendengar pegawai menuntut kepala daerah ganti kerugian jabatan senilai Rp100 miliar…

Rabu, 13 Desember 2017 15:11

Polisi Razia Knalpot Blong ke Sekolah

BANJARBARU - Banyaknya keluhan dari masyarakat tentang masih adanya balapan liar dan penggunaan knalpot…

Rabu, 13 Desember 2017 14:32

KNKT Investigasi Kapal Karam di Sungai Barito

BANJARMASIN - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedang menginvestigasi insiden karamnya…

Selasa, 12 Desember 2017 12:30

Dua Pengedar Sabu Kena Jebak Polisi

BANJARMASIN - Dua sekawan Zainal Aqli alias Dhana dan Maulana alias Lana,   memang bernasib…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .