MANAGED BY:
SELASA
25 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Kamis, 20 April 2017 13:08
Sulit Cegah Pakaian Bekas Masuk ke Kalsel
GAYENG: Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) Agus Sudarmadi berbincang dengan Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad di gedung Biru Radar Banjarmasin, Rabu (19/4).

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) Agus Sudarmadi, Rabu (19/4) kemarin berkunjung ke Kantor Pusat Radar Banjarmasin.

Dia datang bersama delapan Kepala Kantor Bea Cukai yang ada di wilayah Kalbagtim. Yaitu, Kepala Kantor Bea Cukai Banjarmasin, Kotabaru, Tarakan, Sangata, Balikpapan, Samarinda, Nunukan dan Bontang.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad, dan Redaktur Pelaksana Budian Noor. Rasa Keakaraban pun sangat terasa saat perbincangan dimulai, sesekali gelak tawa pecah di sela-sela perbincangan.

Mengawali pembicaraan, Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad menjelaskan sedikit tentang Koran Harian Radar Banjarmasin dan grup Jawa Pos yang tersebar di Indonesia.

Kemudian, giliran Kakanwil Bea Cukai Kalbagtim Agus Sudarmadi yang memperkenalkan nama-nama kepala kantor yang ikut bersamanya. Usai perkenalan, pembicaraan lalu mengarah ke tugas-tugas yang diemban bea cukai.

Agus mengatakan, selama ini masyarakat hanya menganggap Bea Cukai hanya bertugas sebagai pemungut pajak. Padahal menurutnya masih banyak tugas yang dilakukan Bea dan Cukai. "Tugas kami padahal ada di sembilan Nawacita. Di antaranya, membangun ekonomi, meningkatkan daya saing, produktivitas, menjaga keutuhan bangsa, dan lain-lain," katanya.

Mengenai tugas mereka sebagai pemungut pajak impor dan ekspor barang, Bea Cukai tak segan menindak barang ilegal dari luar negeri yang masuk ke wilayahnya. Barang-barang ilegal yang biasa diselundupkan ialah obat-obatan terlarang, rokok ilegal dan lain-lain. "Meski begitu, masih ada barang ilegal yang lolos. Karena biasanya masuk dari daerah lain," ujar Agus.

Salah satu barang yang sulit dicegah masuk ialah pakaian bekas. Padahal sesuai dengan regulasi, barang bekas dari luar negeri tidak boleh diimpor ke Indonesia. "Barang dari luar waktu masih baru harganya Rp25 juta, kalau sudah bekas maka harganya akan murah. Jadi itu yang membuat masyarakat membelinya," ungkapnya.

Aturan yang melarang barang bekas masuk ke Tanah Air, ialah Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 51/M-DAG/PER/7/2015 tentang perdagangan yang menyatakan setiap importir wajib mengimpor barang dalam keadaan baru.

Dia menuturkan, barang bekas tidak bisa dicegah masuk karena dikirim melalui daerah lokal. Sehingga tidak lagi menjadi kewenangan Bea dan Cukai. "Masuknya bisa dari daerah lain, atau juga dari perbatasan wilayah," ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Bea Cukai Banjarmasin Hannan Budiharto. Dia mengungkapkan, jalan masuk pakaian bekas ke Kalsel ialah dari Surabaya. "Pakaian bekas dari luar negeri masuknya dari Surabaya, lalu dari sana dikirim ke sini," ungkapnya.

Dia menuturkan, kalau pengiriman antar pulau pihaknya tidak dapat menindak. Karena hal itu bukan kewenangan Bea dan Cukai. "Kami pernah menangkap, tapi setelah di pengadilan kami kalah. Mungkin karena hal itu bukan kewenangan kami," pungkasnya. (ris)


BACA JUGA

Selasa, 25 Juli 2017 17:31

Wahid Bantah Menganakemaskan Polder Alabio

AMUNTAI – Gelontoran dana yang mengalir deras ke Polder Alabio mendapat sorotan anggota Dewan…

Selasa, 25 Juli 2017 17:30
Kabar Tanah Bumbu

Stikes Gelorakan Germas

BATULICIN - Stikes Darul Azhar Batulicin melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Rejowinangun…

Selasa, 25 Juli 2017 17:29
Kabar Tanah Bumbu

Menkes: Jadilah Manusia Produktif

BATULICIN - Menteri Kesehatan RI Nila Juwita Farid Moeloek mengajak para pemuda dan pemudi melalui Pramuka…

Selasa, 25 Juli 2017 17:28
Kabar Tanah Bumbu

Ratusan Peserta Ikut Senam

BATULICIN - Ratusan peserta mengikuti kegiatan Senam Minggu Pagi Ceria (SMPC) gelaran Radar Banjarmasin…

Selasa, 25 Juli 2017 17:26

Sudah 13 Kasus Kekerasan Diadukan

BANJARMASIN – Kasus kekerasan pada anak dan perempuan memang sering terjadi di Indonesia, tak…

Senin, 24 Juli 2017 17:06

Tata Ulang Kawasan Kamboja

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin bakal membuat perencanaan pembangunan Taman Kamboja…

Senin, 24 Juli 2017 16:46

Berantas Mafia Pendidikan: Biar Jera, Usut Semuanya!

Pungutan liar di sekolah mulai menjadi target penegak hukum. Banyaknya pengaduan mengindikasikan sudah…

Senin, 24 Juli 2017 16:37

Warga Tolak Tinggalkan Tanah

BANJARBARU - Hediyanto Mahyani berteriak dengan lantang saat memimpin warganya di pinggir Jalan A Yani…

Senin, 24 Juli 2017 16:02

Sekolah Perketat Penjagaan, Pasca Upaya Pembakaran di SMPN 4

BANJARBARU - Kasus nyaris terbakarnya SMPN 4 Banjarbaru, akibat ulah orang misterius yang dengan sengaja…

Senin, 24 Juli 2017 14:13
BREAKING NEWS

Gempur Demo Angkutan PT Conch di DPRD HST

BARABAI - Aksi unjuk rasa menolak angkutan semen PT Conch melewati jalan negara yang digelar Gerakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .