MANAGED BY:
KAMIS
27 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Kamis, 20 April 2017 13:08
Sulit Cegah Pakaian Bekas Masuk ke Kalsel
GAYENG: Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) Agus Sudarmadi berbincang dengan Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad di gedung Biru Radar Banjarmasin, Rabu (19/4).

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) Agus Sudarmadi, Rabu (19/4) kemarin berkunjung ke Kantor Pusat Radar Banjarmasin.

Dia datang bersama delapan Kepala Kantor Bea Cukai yang ada di wilayah Kalbagtim. Yaitu, Kepala Kantor Bea Cukai Banjarmasin, Kotabaru, Tarakan, Sangata, Balikpapan, Samarinda, Nunukan dan Bontang.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad, dan Redaktur Pelaksana Budian Noor. Rasa Keakaraban pun sangat terasa saat perbincangan dimulai, sesekali gelak tawa pecah di sela-sela perbincangan.

Mengawali pembicaraan, Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad menjelaskan sedikit tentang Koran Harian Radar Banjarmasin dan grup Jawa Pos yang tersebar di Indonesia.

Kemudian, giliran Kakanwil Bea Cukai Kalbagtim Agus Sudarmadi yang memperkenalkan nama-nama kepala kantor yang ikut bersamanya. Usai perkenalan, pembicaraan lalu mengarah ke tugas-tugas yang diemban bea cukai.

Agus mengatakan, selama ini masyarakat hanya menganggap Bea Cukai hanya bertugas sebagai pemungut pajak. Padahal menurutnya masih banyak tugas yang dilakukan Bea dan Cukai. "Tugas kami padahal ada di sembilan Nawacita. Di antaranya, membangun ekonomi, meningkatkan daya saing, produktivitas, menjaga keutuhan bangsa, dan lain-lain," katanya.

Mengenai tugas mereka sebagai pemungut pajak impor dan ekspor barang, Bea Cukai tak segan menindak barang ilegal dari luar negeri yang masuk ke wilayahnya. Barang-barang ilegal yang biasa diselundupkan ialah obat-obatan terlarang, rokok ilegal dan lain-lain. "Meski begitu, masih ada barang ilegal yang lolos. Karena biasanya masuk dari daerah lain," ujar Agus.

Salah satu barang yang sulit dicegah masuk ialah pakaian bekas. Padahal sesuai dengan regulasi, barang bekas dari luar negeri tidak boleh diimpor ke Indonesia. "Barang dari luar waktu masih baru harganya Rp25 juta, kalau sudah bekas maka harganya akan murah. Jadi itu yang membuat masyarakat membelinya," ungkapnya.

Aturan yang melarang barang bekas masuk ke Tanah Air, ialah Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 51/M-DAG/PER/7/2015 tentang perdagangan yang menyatakan setiap importir wajib mengimpor barang dalam keadaan baru.

Dia menuturkan, barang bekas tidak bisa dicegah masuk karena dikirim melalui daerah lokal. Sehingga tidak lagi menjadi kewenangan Bea dan Cukai. "Masuknya bisa dari daerah lain, atau juga dari perbatasan wilayah," ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Bea Cukai Banjarmasin Hannan Budiharto. Dia mengungkapkan, jalan masuk pakaian bekas ke Kalsel ialah dari Surabaya. "Pakaian bekas dari luar negeri masuknya dari Surabaya, lalu dari sana dikirim ke sini," ungkapnya.

Dia menuturkan, kalau pengiriman antar pulau pihaknya tidak dapat menindak. Karena hal itu bukan kewenangan Bea dan Cukai. "Kami pernah menangkap, tapi setelah di pengadilan kami kalah. Mungkin karena hal itu bukan kewenangan kami," pungkasnya. (ris)


BACA JUGA

Kamis, 27 April 2017 14:57
Berita Tanah Bumbu

Wabup Lepas Peserta Roadbike Touring 2017

BATULICIN - Wabup Tanbu H Sudian Noor melepas peserta Road Bike Touring Tahun 2017, Minggu (23/4) di…

Kamis, 27 April 2017 13:26

Pemko Banjarmasin Rekrut 17 Karyawan Kontrak untuk Bagian Keuangan

BANJARMASIN – Untuk menutupi kekurangan karyawan di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin, Badan…

Kamis, 27 April 2017 13:13

Sungai Miai Wakili Banjarmasin di Lomba Kelurahan se-Kalsel

BANJARMASIN – Kelurahan Sungai Miai mewakili Kota Banjarmasin untuk lomba tingkat Provinsi Kalimantan…

Kamis, 27 April 2017 10:34

Semarakan Hardiknas, Pemkab Batola Adakan Lomba Kesenian Tradisional

MARABAHAN - Halaman Kantor Bupati Barito Kuala (Batola), Rabu (26/04), dipenuhi para siswa TK, SD, dan…

Kamis, 27 April 2017 10:01
Berita Batola

Batola Optimis Mampu Eliminasi Filariasis

MARABAHAN - Setelah melaksanakan program penanggulangan melalui Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM)…

Rabu, 26 April 2017 13:58

Anak TK Ini Minta Mobil, Ibu Negara Malah Beri Ini....

BANJARBARU - Sesuai dengan rencana, Ibu Negara RI Iriana Joko Widodo bersama Mufidah Jusuf Kalla dan…

Rabu, 26 April 2017 13:48

Balita Penderita Atresia Ani Diunjungi Kadinkes Banjar

MARTAPURA - Sehari setelah pemberitaan soal Winda Bungsu Selvina (4), balita penderita Atresia Ani atau…

Rabu, 26 April 2017 13:36

DPRD Kalsel Kesal Lihat Jalan Gubernur Syarkawi Rusak Parah

BANJARMASIN – Rusak parahnya Jalan Gubernur Syarkawi yang merupakan jalur alternatif menuju kota…

Rabu, 26 April 2017 13:19

Asosiasi Angkutan Semen Minta Dispensasi Bisa Lewat Melebihi Tonase

TANJUNG – Di tengah tuntutan masyarakat dan semakin seringnya penertiban yang dilakukan Dinas…

Rabu, 26 April 2017 13:10

Warga Adat Dayak Meratus Demo, Mereka Menuntut Agar..

BATULICIN - Puluhan warga Adat Dayak Meratus berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Tanah Bumbu, kemarin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .