MANAGED BY:
SENIN
29 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Kamis, 20 April 2017 13:08
Sulit Cegah Pakaian Bekas Masuk ke Kalsel
GAYENG: Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) Agus Sudarmadi berbincang dengan Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad di gedung Biru Radar Banjarmasin, Rabu (19/4).

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) Agus Sudarmadi, Rabu (19/4) kemarin berkunjung ke Kantor Pusat Radar Banjarmasin.

Dia datang bersama delapan Kepala Kantor Bea Cukai yang ada di wilayah Kalbagtim. Yaitu, Kepala Kantor Bea Cukai Banjarmasin, Kotabaru, Tarakan, Sangata, Balikpapan, Samarinda, Nunukan dan Bontang.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad, dan Redaktur Pelaksana Budian Noor. Rasa Keakaraban pun sangat terasa saat perbincangan dimulai, sesekali gelak tawa pecah di sela-sela perbincangan.

Mengawali pembicaraan, Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad menjelaskan sedikit tentang Koran Harian Radar Banjarmasin dan grup Jawa Pos yang tersebar di Indonesia.

Kemudian, giliran Kakanwil Bea Cukai Kalbagtim Agus Sudarmadi yang memperkenalkan nama-nama kepala kantor yang ikut bersamanya. Usai perkenalan, pembicaraan lalu mengarah ke tugas-tugas yang diemban bea cukai.

Agus mengatakan, selama ini masyarakat hanya menganggap Bea Cukai hanya bertugas sebagai pemungut pajak. Padahal menurutnya masih banyak tugas yang dilakukan Bea dan Cukai. "Tugas kami padahal ada di sembilan Nawacita. Di antaranya, membangun ekonomi, meningkatkan daya saing, produktivitas, menjaga keutuhan bangsa, dan lain-lain," katanya.

Mengenai tugas mereka sebagai pemungut pajak impor dan ekspor barang, Bea Cukai tak segan menindak barang ilegal dari luar negeri yang masuk ke wilayahnya. Barang-barang ilegal yang biasa diselundupkan ialah obat-obatan terlarang, rokok ilegal dan lain-lain. "Meski begitu, masih ada barang ilegal yang lolos. Karena biasanya masuk dari daerah lain," ujar Agus.

Salah satu barang yang sulit dicegah masuk ialah pakaian bekas. Padahal sesuai dengan regulasi, barang bekas dari luar negeri tidak boleh diimpor ke Indonesia. "Barang dari luar waktu masih baru harganya Rp25 juta, kalau sudah bekas maka harganya akan murah. Jadi itu yang membuat masyarakat membelinya," ungkapnya.

Aturan yang melarang barang bekas masuk ke Tanah Air, ialah Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 51/M-DAG/PER/7/2015 tentang perdagangan yang menyatakan setiap importir wajib mengimpor barang dalam keadaan baru.

Dia menuturkan, barang bekas tidak bisa dicegah masuk karena dikirim melalui daerah lokal. Sehingga tidak lagi menjadi kewenangan Bea dan Cukai. "Masuknya bisa dari daerah lain, atau juga dari perbatasan wilayah," ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Bea Cukai Banjarmasin Hannan Budiharto. Dia mengungkapkan, jalan masuk pakaian bekas ke Kalsel ialah dari Surabaya. "Pakaian bekas dari luar negeri masuknya dari Surabaya, lalu dari sana dikirim ke sini," ungkapnya.

Dia menuturkan, kalau pengiriman antar pulau pihaknya tidak dapat menindak. Karena hal itu bukan kewenangan Bea dan Cukai. "Kami pernah menangkap, tapi setelah di pengadilan kami kalah. Mungkin karena hal itu bukan kewenangan kami," pungkasnya. (ris)


BACA JUGA

Minggu, 28 Mei 2017 14:34

SEGER, Hujan Deras Guyur Pasar Wadai Dihari Pertama

BANJARMASIN – Hujan lebat yang mengguyur Kota Banjarmasin, Sabtu (27/5) sore kemarin sempat menunda…

Minggu, 28 Mei 2017 12:48

Pemkab Banjar Menjamin Makanan di Pasar Wadai Aman

MARTAPURA - Pasar Wadai Ramadan 1438 H di Martapura Sabtu (27/5) kemarin resmi dibuka oleh Bupati Banjar…

Sabtu, 27 Mei 2017 08:57

Begini Tradisi Warga Tanjung Sambut Ramadan

TANJUNG - Ratusan warga berpawai keliling Kota Tanjung membawa properti-properti khas keagamaan, Jumat…

Sabtu, 27 Mei 2017 08:54

Dukung Ekspedisi Islam Jilid III, Ini Hadiah Dari TiKi

BANJARBARU – Banyak pihak yang ingin menyukseskan Ekspedisi Islam Jilid 3. Direktur Tiki Banjarmasin…

Sabtu, 27 Mei 2017 08:53

NGERI..!! Makanan yang Dijual Bebas di Sentra Antasari Ini Ternyata BERBAHAYA..!!

BANJARMASIN – Bahan makanan berbahaya ditemukan di Sentra Antasari, kemarin pagi. Mulai dari opak,…

Sabtu, 27 Mei 2017 08:28

Gedung DPRD Kalsel Disweeping Mahasiswa

BANJARMASIN – Kericuhan hampir saja terjadi di DPRD Kalsel, Jumat (26/5) kemarin. Belasan…

Jumat, 26 Mei 2017 17:57

AWAS, Kehabisan Tiket Mudik

BANJARMASIN - Bagi yang mudik tahun ini lekas-lekaslah memesan tiket. Pasalnya, bahkan sebelum Ramadan…

Jumat, 26 Mei 2017 17:24

Di Tapin, Ratusan Wanita Menjanda Setiap Tahunnya

RANTAU – Berbagai macam penyebab kasus perceraian di Kabupaten Tapin, tercatat sepanjang tahun…

Jumat, 26 Mei 2017 17:14
Kabar Tanah Bumbu

Ini Ternyata Tugas Utama Putera Puteri Tenun Terpilih

BATULICIN - Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Tanbu menggelar malam Grand Final Pemilihan Putra Putri…

Jumat, 26 Mei 2017 17:12
Kabar Tanah Bumbu

MULAI SEKARANG, Tamu Datang ke Tanbu Bakal Disuguhi Kuliner ini

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming meminta menu pangan serba ikan harus menjadi suguhan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .