MANAGED BY:
MINGGU
24 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Kamis, 20 April 2017 13:08
Sulit Cegah Pakaian Bekas Masuk ke Kalsel
GAYENG: Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) Agus Sudarmadi berbincang dengan Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad di gedung Biru Radar Banjarmasin, Rabu (19/4).

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) Agus Sudarmadi, Rabu (19/4) kemarin berkunjung ke Kantor Pusat Radar Banjarmasin.

Dia datang bersama delapan Kepala Kantor Bea Cukai yang ada di wilayah Kalbagtim. Yaitu, Kepala Kantor Bea Cukai Banjarmasin, Kotabaru, Tarakan, Sangata, Balikpapan, Samarinda, Nunukan dan Bontang.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad, dan Redaktur Pelaksana Budian Noor. Rasa Keakaraban pun sangat terasa saat perbincangan dimulai, sesekali gelak tawa pecah di sela-sela perbincangan.

Mengawali pembicaraan, Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad menjelaskan sedikit tentang Koran Harian Radar Banjarmasin dan grup Jawa Pos yang tersebar di Indonesia.

Kemudian, giliran Kakanwil Bea Cukai Kalbagtim Agus Sudarmadi yang memperkenalkan nama-nama kepala kantor yang ikut bersamanya. Usai perkenalan, pembicaraan lalu mengarah ke tugas-tugas yang diemban bea cukai.

Agus mengatakan, selama ini masyarakat hanya menganggap Bea Cukai hanya bertugas sebagai pemungut pajak. Padahal menurutnya masih banyak tugas yang dilakukan Bea dan Cukai. "Tugas kami padahal ada di sembilan Nawacita. Di antaranya, membangun ekonomi, meningkatkan daya saing, produktivitas, menjaga keutuhan bangsa, dan lain-lain," katanya.

Mengenai tugas mereka sebagai pemungut pajak impor dan ekspor barang, Bea Cukai tak segan menindak barang ilegal dari luar negeri yang masuk ke wilayahnya. Barang-barang ilegal yang biasa diselundupkan ialah obat-obatan terlarang, rokok ilegal dan lain-lain. "Meski begitu, masih ada barang ilegal yang lolos. Karena biasanya masuk dari daerah lain," ujar Agus.

Salah satu barang yang sulit dicegah masuk ialah pakaian bekas. Padahal sesuai dengan regulasi, barang bekas dari luar negeri tidak boleh diimpor ke Indonesia. "Barang dari luar waktu masih baru harganya Rp25 juta, kalau sudah bekas maka harganya akan murah. Jadi itu yang membuat masyarakat membelinya," ungkapnya.

Aturan yang melarang barang bekas masuk ke Tanah Air, ialah Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 51/M-DAG/PER/7/2015 tentang perdagangan yang menyatakan setiap importir wajib mengimpor barang dalam keadaan baru.

Dia menuturkan, barang bekas tidak bisa dicegah masuk karena dikirim melalui daerah lokal. Sehingga tidak lagi menjadi kewenangan Bea dan Cukai. "Masuknya bisa dari daerah lain, atau juga dari perbatasan wilayah," ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Bea Cukai Banjarmasin Hannan Budiharto. Dia mengungkapkan, jalan masuk pakaian bekas ke Kalsel ialah dari Surabaya. "Pakaian bekas dari luar negeri masuknya dari Surabaya, lalu dari sana dikirim ke sini," ungkapnya.

Dia menuturkan, kalau pengiriman antar pulau pihaknya tidak dapat menindak. Karena hal itu bukan kewenangan Bea dan Cukai. "Kami pernah menangkap, tapi setelah di pengadilan kami kalah. Mungkin karena hal itu bukan kewenangan kami," pungkasnya. (ris)


BACA JUGA

Sabtu, 23 September 2017 16:14

Pemilik Mobil yang Dirusak itu Ternyata Seorang Pengacara

BANJARMASIN - Mobil Honda Brio warna hitam milik salah satu pengacara menjadi amukan massa. Aksi itu…

Sabtu, 23 September 2017 15:47

KAPAN DIPERBAIKI? Jalan Lingkar Dalam Selatan Rusak Berat

BANJARMASIN – Kerusakan beberapa ruas jalan di Lingkar Dalam Selatan, Kota Banjarmasin mulai dikeluhkan…

Sabtu, 23 September 2017 15:35

Cegah Gangguan Kamtibmas

MARABAHAN - Kapolsek Berangas memerintahkan kepada anggota Bhabinkamtibmas melakukan patroli dan koordinasi…

Sabtu, 23 September 2017 14:47

Nonbar Film G30S/PKI Disarankan Sambil Diskusi, Setuju?

BANJARMASIN – Ajakan untuk nonton bareng (Nonbar) film G30S/PKI terus jadi perbincangan di tengah…

Sabtu, 23 September 2017 14:27

Nonbar Film G30S/PKI, Dandim: Itu Perintah Panglima

BANJARBARU - Pekan depan film Pengkhianatan G30S/PKI akan diputar di dua tempat, Lapangan Murjani Banjarbaru…

Sabtu, 23 September 2017 14:20

Kubah Masjid Agung Bocor, Pemko Banjarbaru Rencanakan Rehab

BANJARBARU - Masjid Agung Al Munawwarah yang merupakan kebanggaan masyarakat Banjarbaru membutuhkan…

Sabtu, 23 September 2017 11:58

Pemko Banjarmasin Serius Kaji Rumah Lanting, ini Buktinya

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini gencar melakukan revitalisasi sungai. Baik…

Sabtu, 23 September 2017 11:47

INGAT! Air Ledeng Akan Mati Total di Wilayah-wilayah ini

BANJARMASIN - Perbaikan dan koneksi pipa PDAM Bandarmasih kembali akan dilakukan di sejumlah wilayah.…

Jumat, 22 September 2017 19:03
Parlementaria Banjarbaru

Cegah PCC Masuk Banjarbaru, Begini Kata Politisi Golkar

BANJARBARU - Belum tuntas pemberantasan peredaran zenith, muncul lagi obat keras baru yaitu PCC. Meski…

Jumat, 22 September 2017 19:02
Kabar Banjarbaru

Pemko Banjarbaru Jalin Kerja Sama Dengan PLN Kalselteng

BANJARBARU - Pemkot Banjarbaru Selasa (19/9) kemarin, menjalin kesepakatan kerjasama dengan PLN Kalselteng…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .