MANAGED BY:
JUMAT
21 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Kamis, 20 April 2017 13:08
Sulit Cegah Pakaian Bekas Masuk ke Kalsel
GAYENG: Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) Agus Sudarmadi berbincang dengan Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad di gedung Biru Radar Banjarmasin, Rabu (19/4).

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) Agus Sudarmadi, Rabu (19/4) kemarin berkunjung ke Kantor Pusat Radar Banjarmasin.

Dia datang bersama delapan Kepala Kantor Bea Cukai yang ada di wilayah Kalbagtim. Yaitu, Kepala Kantor Bea Cukai Banjarmasin, Kotabaru, Tarakan, Sangata, Balikpapan, Samarinda, Nunukan dan Bontang.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad, dan Redaktur Pelaksana Budian Noor. Rasa Keakaraban pun sangat terasa saat perbincangan dimulai, sesekali gelak tawa pecah di sela-sela perbincangan.

Mengawali pembicaraan, Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad menjelaskan sedikit tentang Koran Harian Radar Banjarmasin dan grup Jawa Pos yang tersebar di Indonesia.

Kemudian, giliran Kakanwil Bea Cukai Kalbagtim Agus Sudarmadi yang memperkenalkan nama-nama kepala kantor yang ikut bersamanya. Usai perkenalan, pembicaraan lalu mengarah ke tugas-tugas yang diemban bea cukai.

Agus mengatakan, selama ini masyarakat hanya menganggap Bea Cukai hanya bertugas sebagai pemungut pajak. Padahal menurutnya masih banyak tugas yang dilakukan Bea dan Cukai. "Tugas kami padahal ada di sembilan Nawacita. Di antaranya, membangun ekonomi, meningkatkan daya saing, produktivitas, menjaga keutuhan bangsa, dan lain-lain," katanya.

Mengenai tugas mereka sebagai pemungut pajak impor dan ekspor barang, Bea Cukai tak segan menindak barang ilegal dari luar negeri yang masuk ke wilayahnya. Barang-barang ilegal yang biasa diselundupkan ialah obat-obatan terlarang, rokok ilegal dan lain-lain. "Meski begitu, masih ada barang ilegal yang lolos. Karena biasanya masuk dari daerah lain," ujar Agus.

Salah satu barang yang sulit dicegah masuk ialah pakaian bekas. Padahal sesuai dengan regulasi, barang bekas dari luar negeri tidak boleh diimpor ke Indonesia. "Barang dari luar waktu masih baru harganya Rp25 juta, kalau sudah bekas maka harganya akan murah. Jadi itu yang membuat masyarakat membelinya," ungkapnya.

Aturan yang melarang barang bekas masuk ke Tanah Air, ialah Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 51/M-DAG/PER/7/2015 tentang perdagangan yang menyatakan setiap importir wajib mengimpor barang dalam keadaan baru.

Dia menuturkan, barang bekas tidak bisa dicegah masuk karena dikirim melalui daerah lokal. Sehingga tidak lagi menjadi kewenangan Bea dan Cukai. "Masuknya bisa dari daerah lain, atau juga dari perbatasan wilayah," ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Bea Cukai Banjarmasin Hannan Budiharto. Dia mengungkapkan, jalan masuk pakaian bekas ke Kalsel ialah dari Surabaya. "Pakaian bekas dari luar negeri masuknya dari Surabaya, lalu dari sana dikirim ke sini," ungkapnya.

Dia menuturkan, kalau pengiriman antar pulau pihaknya tidak dapat menindak. Karena hal itu bukan kewenangan Bea dan Cukai. "Kami pernah menangkap, tapi setelah di pengadilan kami kalah. Mungkin karena hal itu bukan kewenangan kami," pungkasnya. (ris)


BACA JUGA

Kamis, 20 Juli 2017 15:27

Bupati Batola Terpilih Siap Kembalikan Uang Perjalanan Dinas

BANJARMASIN - Setelah sebelumnya Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah yang akan mengembalikan uang…

Kamis, 20 Juli 2017 15:18

Kecewa, Warga Barabai Akan Kembali Turun ke Jalan

BARABAI – Toleransi terakhir yang diberikan Pemerintah Kabupaten HST terhadap angkutan semen selama…

Kamis, 20 Juli 2017 15:06

Lubang Menganga Dibiarkan, Sudah Banyak Pengendara Jadi Korban

BANJARBARU - Lubang di mulut Jalan Peramuan sudah sering makan korban. Apalagi lubang itu posisinya…

Kamis, 20 Juli 2017 14:42

Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat

BATULICIN - Plt Sekda Tanbu H Erno Rudi Handoko melepas peserta jalan sehat antara Pemkab Tanbu bersama…

Kamis, 20 Juli 2017 14:41

Momentum Silaturahmi PKK se-Indonesia

BATULICIN - Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXIV dilaksanakan di Bandar Lampung,…

Kamis, 20 Juli 2017 14:41

Ribuan Jemaah Hadiri Haul Habib Sholeh

BATULICIN - Ribuan jemaah umat muslim di Kabupaten Tanah Bumbu tumpah ruah mendengarkan tausyiah agama…

Kamis, 20 Juli 2017 11:15

AR Iwansyah Bantu Penuhi Target 100 Kantong Darah

BANJARBARU - Ketua DPRD Banjarbaru H AR Iwansyah, Personil TNI, Polri, Avsec, Basarnas, relawan pemadam…

Rabu, 19 Juli 2017 19:48

Bantuan Pemerintah Tak Cukup, Sekolah Swasta Tetap Tarik Pungutan

MARTAPURA - Tak banyak mendapatkan bantuan dari pemerintah membuat sekolah swasta harus memutar otak…

Rabu, 19 Juli 2017 19:29

Undang Investor Cina ke Kalsel, Gubernur Malah Dikritik

BANJARBARU – Langkah Gubernur Kalsel mengundang investor Cina untuk berinvestasi di Kalsel mengundang…

Rabu, 19 Juli 2017 18:13

Tak Ketinggalan, Muslim Banua Juga Tolak Perppu Pembubaran Ormas

BANJARMASIN – Penolakan terhadap Peraturan Pemerintah (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .