MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Kamis, 20 April 2017 13:08
Sulit Cegah Pakaian Bekas Masuk ke Kalsel
GAYENG: Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) Agus Sudarmadi berbincang dengan Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad di gedung Biru Radar Banjarmasin, Rabu (19/4).

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) Agus Sudarmadi, Rabu (19/4) kemarin berkunjung ke Kantor Pusat Radar Banjarmasin.

Dia datang bersama delapan Kepala Kantor Bea Cukai yang ada di wilayah Kalbagtim. Yaitu, Kepala Kantor Bea Cukai Banjarmasin, Kotabaru, Tarakan, Sangata, Balikpapan, Samarinda, Nunukan dan Bontang.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad, dan Redaktur Pelaksana Budian Noor. Rasa Keakaraban pun sangat terasa saat perbincangan dimulai, sesekali gelak tawa pecah di sela-sela perbincangan.

Mengawali pembicaraan, Direktur Radar Banjarmasin Suriansyah Achmad menjelaskan sedikit tentang Koran Harian Radar Banjarmasin dan grup Jawa Pos yang tersebar di Indonesia.

Kemudian, giliran Kakanwil Bea Cukai Kalbagtim Agus Sudarmadi yang memperkenalkan nama-nama kepala kantor yang ikut bersamanya. Usai perkenalan, pembicaraan lalu mengarah ke tugas-tugas yang diemban bea cukai.

Agus mengatakan, selama ini masyarakat hanya menganggap Bea Cukai hanya bertugas sebagai pemungut pajak. Padahal menurutnya masih banyak tugas yang dilakukan Bea dan Cukai. "Tugas kami padahal ada di sembilan Nawacita. Di antaranya, membangun ekonomi, meningkatkan daya saing, produktivitas, menjaga keutuhan bangsa, dan lain-lain," katanya.

Mengenai tugas mereka sebagai pemungut pajak impor dan ekspor barang, Bea Cukai tak segan menindak barang ilegal dari luar negeri yang masuk ke wilayahnya. Barang-barang ilegal yang biasa diselundupkan ialah obat-obatan terlarang, rokok ilegal dan lain-lain. "Meski begitu, masih ada barang ilegal yang lolos. Karena biasanya masuk dari daerah lain," ujar Agus.

Salah satu barang yang sulit dicegah masuk ialah pakaian bekas. Padahal sesuai dengan regulasi, barang bekas dari luar negeri tidak boleh diimpor ke Indonesia. "Barang dari luar waktu masih baru harganya Rp25 juta, kalau sudah bekas maka harganya akan murah. Jadi itu yang membuat masyarakat membelinya," ungkapnya.

Aturan yang melarang barang bekas masuk ke Tanah Air, ialah Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 51/M-DAG/PER/7/2015 tentang perdagangan yang menyatakan setiap importir wajib mengimpor barang dalam keadaan baru.

Dia menuturkan, barang bekas tidak bisa dicegah masuk karena dikirim melalui daerah lokal. Sehingga tidak lagi menjadi kewenangan Bea dan Cukai. "Masuknya bisa dari daerah lain, atau juga dari perbatasan wilayah," ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Bea Cukai Banjarmasin Hannan Budiharto. Dia mengungkapkan, jalan masuk pakaian bekas ke Kalsel ialah dari Surabaya. "Pakaian bekas dari luar negeri masuknya dari Surabaya, lalu dari sana dikirim ke sini," ungkapnya.

Dia menuturkan, kalau pengiriman antar pulau pihaknya tidak dapat menindak. Karena hal itu bukan kewenangan Bea dan Cukai. "Kami pernah menangkap, tapi setelah di pengadilan kami kalah. Mungkin karena hal itu bukan kewenangan kami," pungkasnya. (ris)


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 14:54

Dewan: Bekas Kantor Gubernur Pasti Dibongkar

BANJARMASIN – Gedung bekas kantor Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) dipastikan dibongkar tahun…

Jumat, 17 November 2017 14:38

Kabar Baik, Orang Utan Kalsel Masuk SRAK

BANJARMASIN – Orang Utan Kalsel akhirnya dimasukkan dalam perencanaan strategi dan rencana aksi…

Jumat, 17 November 2017 14:35

Godok Proposal, Pembangunan PJU Trikora Dibantu CSR

BANJARBARU – Minimnya penerangan di Jalan Trikora, Kota Banjarbaru membuat pengendara bermotor…

Jumat, 17 November 2017 14:28

Sambil Susur Sungai Kenalkan Cawapres

BANJARMASIN – Pemilu presiden (Pilpres) memang masih dua tahun lagi. Namun sudah bermunculan sejumlah…

Jumat, 17 November 2017 13:35

Riduansyah Gantikan Hamsiah

BATULICIN - DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Paripurna Istimewa, Rabu (15/11), dengan agenda…

Jumat, 17 November 2017 13:35

Luncurkan Aplikasi Salam Tanbu

BATULICIN - Pemkab Tanbu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tanbu meluncurkan sebuah…

Jumat, 17 November 2017 13:31

Tenaga Kesehatan Teladan Diberi Penghargaan

BATULICIN - Pemkab Tanbu memberikan penghargaan kepada tenaga kesehatan teladan berupa uang tunai Rp15.000.000…

Kamis, 16 November 2017 14:38

Gubernur Kalsel Raih Ki Hajar Dewantara Award 2017

BANJARMASIN – Usai meraih anugerah Pandu Negeri 2017, Gubernur Kalse Sahbirin Noor kembali mendapat…

Kamis, 16 November 2017 14:36

LOH..!! 26 Target Perda di Akhir Tahun, Baru Delapan Selesai

BANJARMASIN – Target DPRD Kalsel untuk menyelesaikan 26 perda tahun ini terancam tak tercapai.…

Kamis, 16 November 2017 13:41

Panen Padi di HSS, Mentan Ceburkan Diri ke Rawa

KANDANGAN – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan aksi mengejutkan saat syukuran panen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .