MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 21 April 2017 13:58
Kreatif Banget, Siswa ini Bikin Abon dari Kulit Nenas dan Pisang
IDE GOKIL: Rusminah (kiri) dan Eka (kanan) menunjukkan produknya, abon dari kulit pisang dan kulit nenas.

PROKAL.CO, Rusminah keranjingan buah nenas. Namun, setelah kenyang ia selalu merasa terganggu, melihat tumpukan sampah kulit buah tropis itu. Bersama temannya, Eka Fajriati, ia iseng membuat abon dari kulit nenas.

---------------------------------------------

SYARAFUDDIN, Banjarbaru

---------------------------------------------

RUSMINAH dan Eka memamerkan produknya dalam Lomba Wirausaha SMP-SMA yang digelar di halaman kantor Dinas Perdagangan Banjarbaru, Selasa (18/4).

Berkat ide gokilnya, wajar jika stan milik siswa kelas XII SMK SPP Banjarbaru itulah yang paling menyedot perhatian juri.

Saat penulis mencicipi abonnya, ada rasa kecut dan manis khas nenas. Penampilannya, tak ubahnya seperti abon ikan kebanyakan.

Dibungkus plastik dengan berat 100 gram, abon dijual Rp3.500 di koperasi sekolah. "Belum berani kami pasarkan keluar, sebab masih ngurus sertifikasi halalnya," kata Rusminah.

Keduanya terpikir mencoba membuat abon dari sampah buah itu pada awal tahun tadi lewat serangkaian eksperimen. Sukses dengan kulit buah nenas, mereka lalu mencoba membikin abon dari kulit pisang.

"Kenapa pisang? Karena ini sampah rumah tangga paling banyak. Ide awalnya adalah limbah jadi uang," imbuhnya. Penjualan abon itu setidaknya bisa menambah uang jajan sekolah.

Ternyata, ini bukanlah ide 'gila' pertama. Sebelumnya, mereka meracik kopi. Bukan dari biji kopi, tapi dari kulit petai. "Iya, pakai petai! Serius, kami tidak bercanda. Dan kopinya bebas kafein," tukas Eka.

Dan Eka memastikan, kopi petai itu aman dikonsumsi. Lantaran sudah lolos uji laboratorium. "Dijamin tidak bikin sakit perut," tukasnya tertawa.

Mereka juga bersedia berbagi resep pada pengunjung stan. Rusminah menyarankan, bagi yang tertarik mengolah sendiri abonnya, untuk memilih kulit buah yang masih segar. "Demi rasa terbaik, jangan yang sudah busuk atau berjamur," sarannya.

Sementara itu, Plt Dinas Perdagangan Muhammad Fauzie melalui Kabid Perindustrian Ritta Purnamasari mengatakan, lomba ini diikuti 17 SMP dan 13 SMA. "Lomba wirausaha pelajar ini sudah memasuki tahun kedua. Kami berharap tahun depan pesertanya makin ramai," ujarnya. (fud)


BACA JUGA

Minggu, 17 September 2017 16:51

Mengenang Kejayaan Bioskop Tua di Banjarmasin

BANJARMASIN - Sejak awal tahun 2000, bioskop-bioskop rakyat mulai tergerus oleh zaman. Keberadaannya…

Minggu, 10 September 2017 20:43

Berkenalan dengan Komunitas Pecinta Anime di Banua

Setiap tampil di sebuah acara, para cosplayer selalu menjadi pusat perhatian. Kecantikan seperti komik…

Minggu, 10 September 2017 20:38

Bisnis Sawit di Tanbu Kembali Menggeliat

Kabupaten Tanah Bumbu dikenal surganya penambang batu bara. Namun, seiring berjalannya waktu, saat ini…

Sabtu, 09 September 2017 15:40

Semakin Merosotnya Hutan Galam di Kabupaten Batola

Pembuatan pondasi bangunan di lahan rawa membutuhkan batang galam yang tak sedikit. Namun harga galam…

Jumat, 08 September 2017 15:12

Guru Sekolah Terpencil Keluhkan Minimnya Media Pembelajaran di Meratus

Daerah pedalaman tetap sulit untuk mendapatkan keadilan pemerataan pendidikan. Jika di kota, media pembelajaran…

Kamis, 07 September 2017 14:36

Gimana Nasib Mereka? Ibu Meninggal, Ayah Gangguan Jiwa

Usia mereka masih anak-anak, namun tiga bersaudara berinisial Z (11), R (5) dan V (3) tak lagi mendapatkan…

Rabu, 06 September 2017 14:30

Menyaksikan Tradisi Badandang di Desa Andhika: Dengung Menyayat di Atas Langit Tapin

Cuaca terik tidak menyurutkan keinginan ratusan pasang mata warga yang ingin melihat bedandang (layang-layang…

Minggu, 03 September 2017 12:22

Mengulik Kisah Ritual Kebal Tubuh di Kalsel: Bisa Kebal Sejak Lahir

Masyarakat Banjar kaya dengan berbagai macam fenomena dan ritual budaya yang bersifat khas. Salah satu…

Rabu, 30 Agustus 2017 14:32

Menengok Tradisi Warga Kandangan Membawa Senjata Tajam

Kandangan dikenal sebagai tanah jawara. Konon dulu di daerah ini ada banyak jagau. Warganya dikenal…

Selasa, 29 Agustus 2017 16:31

Fotografer Banua Menggali Ilmu Fotografi Komersial

Selain dituntut profesional, seorang fotografer komersial juga harus pintar mengkhayal. Pelajaran itu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .