MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 21 April 2017 13:58
Kreatif Banget, Siswa ini Bikin Abon dari Kulit Nenas dan Pisang
IDE GOKIL: Rusminah (kiri) dan Eka (kanan) menunjukkan produknya, abon dari kulit pisang dan kulit nenas.

PROKAL.CO, Rusminah keranjingan buah nenas. Namun, setelah kenyang ia selalu merasa terganggu, melihat tumpukan sampah kulit buah tropis itu. Bersama temannya, Eka Fajriati, ia iseng membuat abon dari kulit nenas.

---------------------------------------------

SYARAFUDDIN, Banjarbaru

---------------------------------------------

RUSMINAH dan Eka memamerkan produknya dalam Lomba Wirausaha SMP-SMA yang digelar di halaman kantor Dinas Perdagangan Banjarbaru, Selasa (18/4).

Berkat ide gokilnya, wajar jika stan milik siswa kelas XII SMK SPP Banjarbaru itulah yang paling menyedot perhatian juri.

Saat penulis mencicipi abonnya, ada rasa kecut dan manis khas nenas. Penampilannya, tak ubahnya seperti abon ikan kebanyakan.

Dibungkus plastik dengan berat 100 gram, abon dijual Rp3.500 di koperasi sekolah. "Belum berani kami pasarkan keluar, sebab masih ngurus sertifikasi halalnya," kata Rusminah.

Keduanya terpikir mencoba membuat abon dari sampah buah itu pada awal tahun tadi lewat serangkaian eksperimen. Sukses dengan kulit buah nenas, mereka lalu mencoba membikin abon dari kulit pisang.

"Kenapa pisang? Karena ini sampah rumah tangga paling banyak. Ide awalnya adalah limbah jadi uang," imbuhnya. Penjualan abon itu setidaknya bisa menambah uang jajan sekolah.

Ternyata, ini bukanlah ide 'gila' pertama. Sebelumnya, mereka meracik kopi. Bukan dari biji kopi, tapi dari kulit petai. "Iya, pakai petai! Serius, kami tidak bercanda. Dan kopinya bebas kafein," tukas Eka.

Dan Eka memastikan, kopi petai itu aman dikonsumsi. Lantaran sudah lolos uji laboratorium. "Dijamin tidak bikin sakit perut," tukasnya tertawa.

Mereka juga bersedia berbagi resep pada pengunjung stan. Rusminah menyarankan, bagi yang tertarik mengolah sendiri abonnya, untuk memilih kulit buah yang masih segar. "Demi rasa terbaik, jangan yang sudah busuk atau berjamur," sarannya.

Sementara itu, Plt Dinas Perdagangan Muhammad Fauzie melalui Kabid Perindustrian Ritta Purnamasari mengatakan, lomba ini diikuti 17 SMP dan 13 SMA. "Lomba wirausaha pelajar ini sudah memasuki tahun kedua. Kami berharap tahun depan pesertanya makin ramai," ujarnya. (fud)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 10:21

Kisah Kehidupan Tak Layak di Kolong Jembatan Antasari

Di bawah kolong Jembatan Antasari, tinggal menetap enam janda dengan keseharian sebagai pengemis. Memiliki…

Rabu, 18 Juli 2018 16:58
Menyaksikan Pementasan Tim Kesenian Taman Budaya Kalsel di Yogyakarta (3-Habis)

Tak Ada Standar Harga

Pasar Kangen menjadi salah satu daya tarik gelaran Seni Tradisi yang digagas Taman Budaya Yogyakarta.…

Selasa, 17 Juli 2018 13:36

Belajar Otodidak, Menangis Melihat Bulan Purnama

Tanggal 1 Desember mendatang, umurnya genap 10 tahun. Umar Ikhsan, menjadi satu-satunya anggota paling…

Senin, 16 Juli 2018 15:52

Perkenalkan Seni Banua dengan Kritik Eksploitasi Lingkungan

Menampilkan seni tari, musik dan teater, Tim Kesenian Taman Budaya Kalsel tampil di panggung sederhana…

Rabu, 11 Juli 2018 15:05

Cerita Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar di Banjarmasin

Sebelum menjadi yayasan, Rumah Kreatif dan Pintar dulunya komunitas biasa. Dibentuk oleh pemuda asli…

Selasa, 10 Juli 2018 14:13

Kisah Buruh Kasur Kapuk Pasar Ujung Murung

Di sebuah gudang bekas toko tua, Guriyah (55) tampak sibuk. Duduk berselonjor, tangannya meraih tumpukan…

Senin, 09 Juli 2018 11:19

Cake Decorator Asal Banjarmasin, Beri Pelajaran Gratis untuk Konsumen

Menghias kue biasanya dilakukan oleh kaum hawa. Berani tampil beda, Ahmad (42) menekuni profesi cake…

Sabtu, 07 Juli 2018 16:07

Begini Proses Produksi Gulali Khas Amuntai yang Terkenal

Gula batu atau gulali merupakan permen tradisional khas Amuntai. Untuk membuatnya, diperlukan keterampilan,…

Kamis, 05 Juli 2018 15:06

WOW, Sebulan Paman Odong-Odong Bisa Nabung Rp 9 Juta

Kebahagiaan anak-anak itu sederhana. Cukup bisa naik odong-odong. Kebahagiaan operatornya tidak sesederhana…

Kamis, 05 Juli 2018 14:21

Sulitnya Kesempatan Kerja untuk Penyandang Disabilitas

Merekrut pekerja difabel bukanlah ide beken. Ongkos kerja yang mahal hingga sempitnya wawasan para pemberi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .