MANAGED BY:
JUMAT
18 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 21 April 2017 15:12
MIRIS..!! Pembagian Beras Sejahtera Bermasalah, Jatah Terpaksa Dibagi Rata
RASTRA: Warga Tabalong menerima pembagian beras sejahtera (Rastra) dari pemerintah.

PROKAL.CO, TANJUNG - Permasalahan pembagian beras sejahtera (Rastra) terjadi di Desa Takulat Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. Warga Miskin penerimanya terpaksa harus berbagi jatah dengan penerima yang tidak kebagian, sehingga jatah yang diterima kali ini tidak seperti biasanya.

Kemunculan persoalan ini lantaran jumlah penerima yang layak di Desa Takulat sebagian tidak masuk daftar. Akhirnya, aparat pemerintah desa setempat mengeluarkan kebijakan untuk membagi rata jatah yang ada.

Keputusan tersebut terpaksa diambil demi untuk meredam perselisihan antar warga. Agar tidak terjadi kecemburuan antara warga yang satu dengan lainnya.

Kepala Desa Takulat, Asdin Lambause mengungkapkan, pola pembagian Rastra untuk warga miskin itu dengan cara membentuk dua kelompok penerima. "Pembagian pertama diterima kelompok A, selanjutnya jika pembagian lagi baru diterima kelompok B," terangnya, Kamis (20/4) kemarin.

Di Desa Tamiyang sedikitnya ada sebanyak 40 kepala keluarga (KK) miskin yang layak menerima Rastra. Sementara yang terdaftar baru sebanyak 18 KK. "Banyak warga miskin di desa kami," terangnya.

Pembagian Rastra sendiri sesuai petunjuk pemerintah pusat hanya diberi 15 kilogram beras dalam satu kemasan karung per bulan per KK. Namun, karena masalah ini, terpaksa jatah sebulan pun menjadi dua bulan.

Permasalahan ini pun disampaikan Pembakal di hadapan Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani ketika menggelar pertemuan di salah satu rumah warga di Desa Tamiyang. Pertemuan digelar atas permintaan warga ke Pemkab Tabalong.

Setelah mendengarkan dulu persoalannya, bupati memutuskan akan membantu warga yang tidak menerima Rastra. Khusus keluarga miskin namun tidak terdaftar sebagai penerimanya.

"Sebetulnya tidak boleh dibagi. Tapi saya akan perjuangkan, dari 18 KK penerima menjadi 40 KK," tutur Anang Syakhfiani di hadapan warga Desa Tamiyang.

Untuk memastikan pembagiannya berjalan lancar, dia meminta Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tabalong H Yuhani agar bisa melaksanakan sebagaimana permintaan warga. Yaitu, memasukan mereka sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Pemkab Tabalong.

Meski begitu, dia berharap warga tidak bergantung pada Rastra dalam pemenuhan kebutuhan keseharian. Melainkan tetap harus berupaya dengan rajin bertani atau menanam padi sawah miliknya.

Kepala Dinsos Kabupaten Tabalong menyatakan jika pembagian Rastra di Desa Takulat tidak sesuai aturan. "Itu memang tidak boleh," ucapnya. “Seharusnya, kepala desa membawa masalah ini ke musyawarah kecamatan untuk memutuskan penerima Rastra. Kemudian, data yang disepakati di musyawarah menjadi rujukan Dinsos dan pemerintah pusat untuk membantu.”

Pun begitu, Yuhani memberitahukan, masalah tersebut akan segera diselesaikan dengan cara memenuhi permintaan warga desa, sesuai kebijakan bupati. "Nanti kami tambah, apalagi ini untuk kepentingan warga," imbuhnya. (ibn/by/ram)


BACA JUGA

Kamis, 17 Agustus 2017 18:21
Parlementaria Banjarbaru

Dalam Hitungan Hari Giliran Rancangan APBD 2018 Dibahas

BANJARBARU - DPRD Banjarbaru bergerak cepat. Selepas nota kesepakatan KUA-PPA APBD Perubahan 2017 diteken…

Kamis, 17 Agustus 2017 18:19
Kabar Banjarbaru

Walikota Kukuhkan Anggota Paskibra 2017

BANJARBARU - Pasukan pengibar bendera (Paskibra) Banjarbaru tahun 2017, dikukuhkan Walikota Banjarbaru…

Kamis, 17 Agustus 2017 17:48
BREAKING NEWS

Jembatan Rp 17 Miliar di Barito Kuala Ambruk

MARABAHAN – Baru dua tahun dibangun, Jembatan Mandastana- Tanipah ambruk, Kamis (17/8) sekitar…

Kamis, 17 Agustus 2017 14:00

Kisah HM Syamsi, Pengagum Soekarno dari Tanah Laut

Demi Soekarno yang dikagumi, H Muhammad Syamsi (73), warga Jln Pusaka, RT 8, Kelurahan Pelaihari, Kabupaten…

Kamis, 17 Agustus 2017 13:57

Sepenggal Kisah Heroik Sang Proklamator di Tanah Banua

Sosoknya penuh yang kharisma dengan gaya pidato berapi-api menjadi magnet yang mampu menarik semua pengagumnya…

Kamis, 17 Agustus 2017 13:52

Penambangan PT SILO, Sjachrani dan Hendry Saling Tunjuk

KOTABARU - Polemik rencana penambangan Pulau Laut oleh SILO Group terus bergulir. Adalah pernyataan…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:52

Aneh, Anggaran Belum Ada, Proyeknya Sudah Dikerjakan

KOTABARU - Pekerjaan perbaikan jalan dan pelebaran bahu jalan di Kecamatan Pulau Laut Timur mengundang…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:36

Dewan Kembalikan Mobdin, Gantinya Tunjangan Transportasi

BANJARMASIN - Terbitnya PP 18 Tahun 2017 tentang Hak keuangan dan Administratif Dewan Perwakilan Rakyat…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:10

WOW..! Tunjangan Anggota Dewan Naik Lima Kali Lipat

BANJARBARU - Di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang seret, anggota DPRD malah menikmati kenaikan…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:03

Serunya Lomba Permainan Tradisional di Tanbu

BATULICIN - Lomba Permainan Tradisional digelar Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tanah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .