MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 21 April 2017 15:12
MIRIS..!! Pembagian Beras Sejahtera Bermasalah, Jatah Terpaksa Dibagi Rata
RASTRA: Warga Tabalong menerima pembagian beras sejahtera (Rastra) dari pemerintah.

PROKAL.CO, TANJUNG - Permasalahan pembagian beras sejahtera (Rastra) terjadi di Desa Takulat Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. Warga Miskin penerimanya terpaksa harus berbagi jatah dengan penerima yang tidak kebagian, sehingga jatah yang diterima kali ini tidak seperti biasanya.

Kemunculan persoalan ini lantaran jumlah penerima yang layak di Desa Takulat sebagian tidak masuk daftar. Akhirnya, aparat pemerintah desa setempat mengeluarkan kebijakan untuk membagi rata jatah yang ada.

Keputusan tersebut terpaksa diambil demi untuk meredam perselisihan antar warga. Agar tidak terjadi kecemburuan antara warga yang satu dengan lainnya.

Kepala Desa Takulat, Asdin Lambause mengungkapkan, pola pembagian Rastra untuk warga miskin itu dengan cara membentuk dua kelompok penerima. "Pembagian pertama diterima kelompok A, selanjutnya jika pembagian lagi baru diterima kelompok B," terangnya, Kamis (20/4) kemarin.

Di Desa Tamiyang sedikitnya ada sebanyak 40 kepala keluarga (KK) miskin yang layak menerima Rastra. Sementara yang terdaftar baru sebanyak 18 KK. "Banyak warga miskin di desa kami," terangnya.

Pembagian Rastra sendiri sesuai petunjuk pemerintah pusat hanya diberi 15 kilogram beras dalam satu kemasan karung per bulan per KK. Namun, karena masalah ini, terpaksa jatah sebulan pun menjadi dua bulan.

Permasalahan ini pun disampaikan Pembakal di hadapan Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani ketika menggelar pertemuan di salah satu rumah warga di Desa Tamiyang. Pertemuan digelar atas permintaan warga ke Pemkab Tabalong.

Setelah mendengarkan dulu persoalannya, bupati memutuskan akan membantu warga yang tidak menerima Rastra. Khusus keluarga miskin namun tidak terdaftar sebagai penerimanya.

"Sebetulnya tidak boleh dibagi. Tapi saya akan perjuangkan, dari 18 KK penerima menjadi 40 KK," tutur Anang Syakhfiani di hadapan warga Desa Tamiyang.

Untuk memastikan pembagiannya berjalan lancar, dia meminta Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tabalong H Yuhani agar bisa melaksanakan sebagaimana permintaan warga. Yaitu, memasukan mereka sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Pemkab Tabalong.

Meski begitu, dia berharap warga tidak bergantung pada Rastra dalam pemenuhan kebutuhan keseharian. Melainkan tetap harus berupaya dengan rajin bertani atau menanam padi sawah miliknya.

Kepala Dinsos Kabupaten Tabalong menyatakan jika pembagian Rastra di Desa Takulat tidak sesuai aturan. "Itu memang tidak boleh," ucapnya. “Seharusnya, kepala desa membawa masalah ini ke musyawarah kecamatan untuk memutuskan penerima Rastra. Kemudian, data yang disepakati di musyawarah menjadi rujukan Dinsos dan pemerintah pusat untuk membantu.”

Pun begitu, Yuhani memberitahukan, masalah tersebut akan segera diselesaikan dengan cara memenuhi permintaan warga desa, sesuai kebijakan bupati. "Nanti kami tambah, apalagi ini untuk kepentingan warga," imbuhnya. (ibn/by/ram)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 16:38

Ketua Harian DPD Golkar Gagal Temui Iwan Rusmali di Jakarta

BANJARMASIN - Ketua Harian DPD Golkar Supian HK baru saja kembali ke Banjarmasin. Ia diutus untuk menemui…

Jumat, 22 September 2017 16:03

Habib Zakaria: Ada Hikmah Dibalik Perppu

BANJARMASIN - Perppu Ormas yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 10 Juli 2017, terus menuai…

Jumat, 22 September 2017 16:00

Kalau Jokowi Bagi Sepeda, Nah Paman Birin Bagi-bagi Duit

BATULICIN – Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dikenal sebagai kepala daerah yang dermawan. Tidak…

Jumat, 22 September 2017 15:51

Musim Hujan Diprakirakan Terjadi Akhir Oktober

BANJARBARU - Bulan September diprakirakan bakal menjadi puncak musim kemarau. Artinya, memasuki bulan…

Jumat, 22 September 2017 15:43

Dinas Pendidikan Banjarbaru Buat Situs Pengaduan Pelayanan PAUD

BANJARBARU - Anda tidak puas dengan penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), lalu ingin mengadu?…

Jumat, 22 September 2017 15:36

Mahasiswa ULM Galang Dana untuk Rohingya

BANJARBARU - Kepedulian tragedi kemanusiaan yang dialami etnis Rohingya di Myanmar terus mengalir. Rabu…

Jumat, 22 September 2017 15:34

Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Muharram di Banjarbaru

BANJARBARU - Perayaan 1 Muharram 1439 H, Kamis (21/9) kemarin digelar sangat meriah. Masyarakat menyambutnya…

Jumat, 22 September 2017 15:27

Tanah Bumbu Bersalawat Bersama Habib Syech

BATULICIN - Dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 Hijriah, Pemkab Tanbu menggelar…

Jumat, 22 September 2017 15:25

Gubernur Ajak Makmurkan Masjid

BATULICIN - Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengatakan kehidupan beragama di kalangan umat Islam mengalami…

Jumat, 22 September 2017 15:16

Anggaran Bangun Masjid Ar-Raudah Rp20 Miliar

BATULICIN - Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .