MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 21 April 2017 15:12
MIRIS..!! Pembagian Beras Sejahtera Bermasalah, Jatah Terpaksa Dibagi Rata
RASTRA: Warga Tabalong menerima pembagian beras sejahtera (Rastra) dari pemerintah.

PROKAL.CO, TANJUNG - Permasalahan pembagian beras sejahtera (Rastra) terjadi di Desa Takulat Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. Warga Miskin penerimanya terpaksa harus berbagi jatah dengan penerima yang tidak kebagian, sehingga jatah yang diterima kali ini tidak seperti biasanya.

Kemunculan persoalan ini lantaran jumlah penerima yang layak di Desa Takulat sebagian tidak masuk daftar. Akhirnya, aparat pemerintah desa setempat mengeluarkan kebijakan untuk membagi rata jatah yang ada.

Keputusan tersebut terpaksa diambil demi untuk meredam perselisihan antar warga. Agar tidak terjadi kecemburuan antara warga yang satu dengan lainnya.

Kepala Desa Takulat, Asdin Lambause mengungkapkan, pola pembagian Rastra untuk warga miskin itu dengan cara membentuk dua kelompok penerima. "Pembagian pertama diterima kelompok A, selanjutnya jika pembagian lagi baru diterima kelompok B," terangnya, Kamis (20/4) kemarin.

Di Desa Tamiyang sedikitnya ada sebanyak 40 kepala keluarga (KK) miskin yang layak menerima Rastra. Sementara yang terdaftar baru sebanyak 18 KK. "Banyak warga miskin di desa kami," terangnya.

Pembagian Rastra sendiri sesuai petunjuk pemerintah pusat hanya diberi 15 kilogram beras dalam satu kemasan karung per bulan per KK. Namun, karena masalah ini, terpaksa jatah sebulan pun menjadi dua bulan.

Permasalahan ini pun disampaikan Pembakal di hadapan Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani ketika menggelar pertemuan di salah satu rumah warga di Desa Tamiyang. Pertemuan digelar atas permintaan warga ke Pemkab Tabalong.

Setelah mendengarkan dulu persoalannya, bupati memutuskan akan membantu warga yang tidak menerima Rastra. Khusus keluarga miskin namun tidak terdaftar sebagai penerimanya.

"Sebetulnya tidak boleh dibagi. Tapi saya akan perjuangkan, dari 18 KK penerima menjadi 40 KK," tutur Anang Syakhfiani di hadapan warga Desa Tamiyang.

Untuk memastikan pembagiannya berjalan lancar, dia meminta Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tabalong H Yuhani agar bisa melaksanakan sebagaimana permintaan warga. Yaitu, memasukan mereka sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Pemkab Tabalong.

Meski begitu, dia berharap warga tidak bergantung pada Rastra dalam pemenuhan kebutuhan keseharian. Melainkan tetap harus berupaya dengan rajin bertani atau menanam padi sawah miliknya.

Kepala Dinsos Kabupaten Tabalong menyatakan jika pembagian Rastra di Desa Takulat tidak sesuai aturan. "Itu memang tidak boleh," ucapnya. “Seharusnya, kepala desa membawa masalah ini ke musyawarah kecamatan untuk memutuskan penerima Rastra. Kemudian, data yang disepakati di musyawarah menjadi rujukan Dinsos dan pemerintah pusat untuk membantu.”

Pun begitu, Yuhani memberitahukan, masalah tersebut akan segera diselesaikan dengan cara memenuhi permintaan warga desa, sesuai kebijakan bupati. "Nanti kami tambah, apalagi ini untuk kepentingan warga," imbuhnya. (ibn/by/ram)


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 19:58
Berita Tabalong

Bupati Anang Syakhfiani Wisuda 1.781 Santri TKA

TANJUNG - Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani beserta istri Hj Syarifah Syifa Anang Syakhfiani,…

Rabu, 22 November 2017 13:06

Ini Poin-poin Kesepakatan Taksi Online-Konvensional di Kalsel

BANJARMASIN – Babak baru perselisihan moda transportasi di Banua menemui titik terang. Dalam rapat…

Rabu, 22 November 2017 12:42

AKHIRNYAA.. Angkutan Semen Conch Dilarang Melintas Jalan Tabalong

TANJUNG - Angkutan perusahaan semen dari perusahaan Conch akhirnya dilarang melintasi jalanan Tabalong.…

Rabu, 22 November 2017 12:32

Jalan Nasional Angkinang Longsor

KANDANGAN – Intensitas hujan yang terus menerus mengguyur Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)…

Rabu, 22 November 2017 12:22

Warga Dibuat Susah, Harga Gas Melebihi HET

BANJARMASIN – Kelangkaan gas elpiji ukuran tiga kilogram di eceran masih sering terjadi di Banjarmasin.…

Rabu, 22 November 2017 12:17

Dinas PUTR Benahi Jalan Alternatif Banjarmasin-Martapura

BANJARMASIN - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Kalimantan Selatan tengah melakukan…

Rabu, 22 November 2017 12:13

Pilkades di Tala Disinyalir Ada Kecurangan

PELAIHARI – Buntut protes yang dilakukan Calon Kepala Desa Salaman Kecamatan Kintap Kabupaten…

Rabu, 22 November 2017 11:22

BPKP Kalsel Dukung SIMDA Perencanaan

BATULICIN - Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalsel mendorong Pemkab Tanbu yang…

Rabu, 22 November 2017 11:20

Mardani Inginkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming menyambut baik dengan dilaksanakannya launching SIMDA…

Rabu, 22 November 2017 11:17

HEBAT! Larang Kresek, Pemko Banjarmasin Diapresiasi Dunia

BANJARMASIN – Keberanian Pemko Banjarmasin melarang penyediaan kantong plastik atau kresek di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .