MANAGED BY:
KAMIS
29 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 21 April 2017 16:10
Para Kartini Tangguh Dari Ujung Banua, Mendidik di Perbatasan

PROKAL.CO, Tina Kartina membiarkan air matanya tumpah di pipi. Gempuran angin dan riuh ombak Laut Jawa mengantarnya ke Pulau Sembilan, daerah paling ujung, terpisah laut dengan Pulau Kalimantan. Guru muda asal Garut Jawa Barat harus rela pisah dari suami dan anak lelakinya yang masih kecil.

----

"Saya belum pernah ke Kalimantan, dan lulus PNS ditugaskan ke SMPN 1 Pulau Sembilan. Dimana itu?" kenang lulusan STKIP Garut, 2007, ini kepada penulis belum lama tadi.

Dalam peta, guru matematika ini melihat sembilan pulau. Berada paling luar dari batas geografis Kalsel. Pulau-pulau kecil itu hanya berbatasan dengan luasnya Laut Jawa dan Selat Makassar.

Berbeda jauh dengan Garut. Dan di internet dia banyak membaca kisah-kisah mistis soal penduduk pulau yang mayoritas suku Mandar. Dia gamang dan khawatir.

Tiga tahun lalu, dia diantar suaminya, Hendrik Setiawan, yang juga guru di Jawa Barat. Mereka terbang melintasi Laut Jawa menuju Pulau Kalimantan.

Sampai di Kabupaten Kotabaru, dilanjutkan menggunakan kapal laut namanya Perintis, dua belas jam terapung sampailah mereka di Pulau Sembilan di pusat kota kecamatan.

Kekhawatirannya soal penduduk suku Mandar tidak terbukti. Yang dia lihat alam indah memesona dan senyum mengembang dari warganya. "Dan ternyata warga di sini luar biasa baiknya. Meski saya merasa berbeda karena masalah biasa, tapi sambutan dan penghargaan mereka luar biasa. Semua menyambut kayak keluarga," kata Kartina.

Hanya sebentar suaminya di sana, karena harus kembali mengajar di Jawa Barat. Tinggallah Kartina sendiri. Berat sekali awalnya berpisah dengan keluarga. Dia pun mengaku kerap menangis ketika memandang laut luas di depan, ribuan mil jaraknya dengan keluarga. Jika rindu memuncak, dia berjalan ke dermaga Desa Tanjung Nyiur, di sana sinyal hape lumayan baik.

Namun apa boleh buat, hidup tetap berjalan. Tugas sudah menanti. Anak-anak pulau menuntut ilmu.

Di sana Kartina tidak sendiri. Pada waktu hampir bersamaan, Nurhikmah gadis hitam manis berlesung pipit yang belum menikah tiba di sana. Nurhikmah juga diangkat jadi guru PNS, di SMAN 1 Pulau Sembilan. Nurhikmah sudah biasa di pedalaman, pada tahun 2012 dia sudah mengajar di pedalaman Watu Linggai Manggarai Timur NTT.

"Bedanya kalau di Linggai itu daratan, di sini itu laut semua. Tapi sama-sama daerah tertinggal," ujar Hikmah kepada penulis.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 11:52

Ekspedisi Islam 3: Habib Penjaga Kotabaru (habis)

  Situs makam Assyarif Al-Habib Husein menjadi makam keramat paling tertua di Kotabaru. Apabila…

Kamis, 22 Juni 2017 16:58

Berpuasa di Negeri Ratu Elizabeth; Belajar Toleransi dan Persaudaraan

  Hari itu adalah puasa hari kelima. Setelah bersahur, saya teringat bahwa saya harus bertemu dengan…

Rabu, 21 Juni 2017 15:45

Ekspedisi Islam 3: Kain Hijau di Nisan & Kisah Pembantaian Pangeran

Ada makam misterius yang nisannya dibalut kain hijau di Desa Mantewe, kecamatan Mantewe kabupaten Tanah…

Selasa, 20 Juni 2017 17:06

Ekspedisi Islam 3: Keteguhan Iman & Raksasa Mata Satu (Bagian 25)

Praktik melawan tahayul pernah dilakukan habis-habisan oleh warga transmigran di Desa Rejosari, Kecamatan…

Minggu, 18 Juni 2017 18:03

Ekspedisi Islam 3: Meraba Islam di Kampung Tionghoa

Jika Balangan punya Majelis Ta'lim untuk menampung mualaf di punggung Pegunungan Meratus, Tanah Laut…

Sabtu, 17 Juni 2017 14:46

Ekspedisi Islam Kalsel 3: Nyala Pelita di Malam Suka Cita (Bagian 22)

Malam-malam terakhir di bulan Ramadan selalu dinanti warga Desa Kiram Atas. Salah satu desa di pelosok…

Jumat, 16 Juni 2017 15:14

Ekspedisi Islam Jilid 3: Dianugerahi Kemampuan Menyembunyikan Warga

Syiar Islam di daerah punggung Meratus Balangan juga tak luput dari peran seorang habib. Sisi lain Habib…

Jumat, 16 Juni 2017 14:29

Ekspedisi Islam Jilid 3: Setitik Asa di Kampung Muallaf

Bagaimana jadinya apabila para muallaf yang tinggal di punggung Pegunungan Meratus membentuk sebuah…

Senin, 12 Juni 2017 09:05

Ekspedisi Islam Jilid 3: Tinggalkan Jejak Islam di Tanah Dayak

Khatib Dayan tak main-main soal misinya menyebarkan ajaran agama. Setelah Pangeran Sultan Suriansyah…

Sabtu, 10 Juni 2017 11:28

Ekspedisi Islam Jilid 3: Dapat Amanah Berdakwah Dari Rasulullah (Bagian 13)

Perintah Rasulullah SAW membawa Syekh Abubakar akhirnya hijrah ke Tanah Banjar untuk berdakwah. Kini,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .