MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 21 April 2017 16:10
Para Kartini Tangguh Dari Ujung Banua, Mendidik di Perbatasan

Ditanya apa harapannya di Hari Kartini, Tina Kartina mengatakan, wanita bukan lemah seperti anggapan orang. Sebaliknya. Dia pun berpesan kepada para wanita agar menjadi sosok yang menyenangkan, sederhana dan bersyukur dengan semua keadaan. "Kalau kita bisa membahagiakan orang lain itu membahagiakan diri kita sendiri juga," ujarnya.

"Perempuan, pribadi istimewa. Padanya dititipkan benih pembangun negeri, pengukir zaman. Olehnya itu harus membekali diri dengan ketaatan pada aturan Ilahi, kecerdasan dan kebijaksanaan," timpal Hikmah.

Meninggalkan gugusan pulau dan lautnya yang membingkai kesederhanaan dan kearifan lokal, di tengah perkebunan kelapa sawit, masih di Kabupaten Kotabaru, tepatnya di Desa Bakau Kecamatan Pamukan Barat, berbatasan dengan Kaltim, Fatmawati guru muda tiap pagi buta berangkat dari rumah ke sekolah TK Pembina. Nyanyian serangga biasa menjadi temannya di perjalanan.

Sudah sepuluh tahun dia menghonor, mulai tahun 2007 sampai sekarang. Awalnya hanya mendapat honor Rp250 ribu sebulan. Kecintaannya terhadap dunia pendidikan dimulai sejak lulus SMK tahun 2003. "Senang saja kalau sama anak-anak," kata Ibu muda kelahiran 1984 ini.

Gaji seperempat juta tentu saja tidak cukup, namun waktu itu dia masih sendiri. "Ya masih bujang kan. Kalau kurang ya minta sama orang tua," kenangnya tertawa. Beruntung pada 2010 dia bersuamikan Ahmad Rosyid. Gaji seperempat juta itu membantu gaji suaminya yang bekerja sebagai sopir di perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Waktu terus berlalu. Murid-murid silih berganti datang dan pergi. Mengajar anak TK poin pentingnya adalah mengajar sambil bermain untuk membentuk pola karakter yang baik anak. Banyak anggapan mengajar anak TK mudah, namun sebaliknya, TK adalah masa kritis pembentukan karakter anak saat remaja.

"Susah sebenarnya mendidik anak usia TK. Kita harus lebih hati-hati. Karena usia ini karakternya baru terbentuk," ujar Fatma.

Hingga kemudian Fatma dikarunia anak lelaki. Ibu keturunan suku Banjar ini mulai merasakan meningkatnya kebutuhan hidup. Saat itu gajihnya sudah naik di kisaran Rp700 ribu sebulan. Biaya susu, dan lainnya, gajinya habis sebulan. "Bukan cuma saya, semua guru honor merasakan ini, tapi anehnya kami tetap bertahan mengajar," kenang Fatma tertawa.

Pengeluaran semakin berat, manakala misalnya Fatma mendapat tugas ke kota. Naik kapal delapan jam lamanya. Di kota pun harus menginap di penginapan sampai urusan beres. Biaya lagi. Tentu saja saat tugas ada dana dari sekolah, namun sampai di kota pengeluaran katanya bisa lebih. Misalnya membeli mainan yang di desanya sangat minim.

Hingga kemudian pada tahun 2013 ada program sarjana pendidikan untuk guru PAUD di Unlam sekarang ULM. Namun gaji Fatma tidak cukup. Beruntung suaminya mendukung. "Biaya dia yang bantu katanya. Dia bilang, pekerjaannya penuh risiko, sehingga baik kalau saya bisa meningkatkan karier di bidang pendidikan".

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:25

Kisah Bripka Rahmadani Memediasi Blokade SMPN 4 Sungai Tabuk

Demi mendamaikan warga binaan, Bhabinkamtibmas Sungai Lulut Bripka Rahmadani rela memotong uang gaji…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:51

Wen Xianyou, Warga Negara Asing yang Tertangkap jadi Pedagang Kaki Lima di Banjarbaru

KISAH Wen Xianyou menjadi unik karena ia memilih menjadi PKL (Pedagang Kaki Lima). -------------------------------------------…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:12

Innalillah, Pencipta Lagu 'Mars Kayuh Baimbai' Tutup Usia

Syarifuddin MS meninggal dunia pada usia 63 tahun. Anak, sahabat dan rekan musisi bersedia berbagi cerita…

Senin, 16 Oktober 2017 12:01

Kunjungi SD Swasta Milik PT DMS Kebun Barat

Dua bulan berlalu. Namun peristiwa tragis yang menimpa dua murid SDS PT DMS di Desa Damit Kecamatan…

Sabtu, 14 Oktober 2017 15:37

Dulu Banyak Anak Banyak Rezeki, Sekarang Tidak Lagi

Warga di Desa Tambakan tepatnya di Dusun Kali Kunting, Kecamatan Tambakan, Kabupaten Pasuruan masih…

Jumat, 13 Oktober 2017 14:10
Melihat Kehidupan di Balik Dinding Penjara (2-Habis)

Ajak Napi Berkebun Agar Tak Sumpek

Menyiasati kesumpekan hidup di penjara, banyak jalan yang dipilih oleh para napi.  Berikut laporan…

Jumat, 13 Oktober 2017 09:49

Lihat Nih, Cara Unik KONI Banjarbaru Semangati Atlet Porprov

KONI Banjarbaru punya cara unik untuk menyemangati para atletnya yang berlaga di Porprov X Kalsel 2017…

Kamis, 12 Oktober 2017 18:23
Melihat Kehidupan di Balik Dinding Penjara (1)

Siasati Energi Bosan dengan Membaca

Hidup dibatasi dinding tinggi membuat para napi tak punya banyak pilihan untuk menghibur diri. Dari…

Rabu, 11 Oktober 2017 13:03

Ketika Penggosokan Batu Akik di Cempaka Mulai Langka

Menjadi salah satu wilayah yang memiliki lokasi pendulangan intan. Cempaka selama ini dikenal banyak…

Selasa, 10 Oktober 2017 11:31
Feature

Menyimak Sisi Lucu dan Rahasia dari Database Pengaduan Kasus KPK

Per tahun KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) rata-rata menerima enam ribu aduan kasus. Setengahnya tak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .