MANAGED BY:
MINGGU
30 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 21 April 2017 16:10
Para Kartini Tangguh Dari Ujung Banua, Mendidik di Perbatasan

Ditanya apa harapannya di Hari Kartini, Tina Kartina mengatakan, wanita bukan lemah seperti anggapan orang. Sebaliknya. Dia pun berpesan kepada para wanita agar menjadi sosok yang menyenangkan, sederhana dan bersyukur dengan semua keadaan. "Kalau kita bisa membahagiakan orang lain itu membahagiakan diri kita sendiri juga," ujarnya.

"Perempuan, pribadi istimewa. Padanya dititipkan benih pembangun negeri, pengukir zaman. Olehnya itu harus membekali diri dengan ketaatan pada aturan Ilahi, kecerdasan dan kebijaksanaan," timpal Hikmah.

Meninggalkan gugusan pulau dan lautnya yang membingkai kesederhanaan dan kearifan lokal, di tengah perkebunan kelapa sawit, masih di Kabupaten Kotabaru, tepatnya di Desa Bakau Kecamatan Pamukan Barat, berbatasan dengan Kaltim, Fatmawati guru muda tiap pagi buta berangkat dari rumah ke sekolah TK Pembina. Nyanyian serangga biasa menjadi temannya di perjalanan.

Sudah sepuluh tahun dia menghonor, mulai tahun 2007 sampai sekarang. Awalnya hanya mendapat honor Rp250 ribu sebulan. Kecintaannya terhadap dunia pendidikan dimulai sejak lulus SMK tahun 2003. "Senang saja kalau sama anak-anak," kata Ibu muda kelahiran 1984 ini.

Gaji seperempat juta tentu saja tidak cukup, namun waktu itu dia masih sendiri. "Ya masih bujang kan. Kalau kurang ya minta sama orang tua," kenangnya tertawa. Beruntung pada 2010 dia bersuamikan Ahmad Rosyid. Gaji seperempat juta itu membantu gaji suaminya yang bekerja sebagai sopir di perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Waktu terus berlalu. Murid-murid silih berganti datang dan pergi. Mengajar anak TK poin pentingnya adalah mengajar sambil bermain untuk membentuk pola karakter yang baik anak. Banyak anggapan mengajar anak TK mudah, namun sebaliknya, TK adalah masa kritis pembentukan karakter anak saat remaja.

"Susah sebenarnya mendidik anak usia TK. Kita harus lebih hati-hati. Karena usia ini karakternya baru terbentuk," ujar Fatma.

Hingga kemudian Fatma dikarunia anak lelaki. Ibu keturunan suku Banjar ini mulai merasakan meningkatnya kebutuhan hidup. Saat itu gajihnya sudah naik di kisaran Rp700 ribu sebulan. Biaya susu, dan lainnya, gajinya habis sebulan. "Bukan cuma saya, semua guru honor merasakan ini, tapi anehnya kami tetap bertahan mengajar," kenang Fatma tertawa.

Pengeluaran semakin berat, manakala misalnya Fatma mendapat tugas ke kota. Naik kapal delapan jam lamanya. Di kota pun harus menginap di penginapan sampai urusan beres. Biaya lagi. Tentu saja saat tugas ada dana dari sekolah, namun sampai di kota pengeluaran katanya bisa lebih. Misalnya membeli mainan yang di desanya sangat minim.

Hingga kemudian pada tahun 2013 ada program sarjana pendidikan untuk guru PAUD di Unlam sekarang ULM. Namun gaji Fatma tidak cukup. Beruntung suaminya mendukung. "Biaya dia yang bantu katanya. Dia bilang, pekerjaannya penuh risiko, sehingga baik kalau saya bisa meningkatkan karier di bidang pendidikan".

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 18 April 2017 10:56

Sejarah Masjid Jami Banjarmasin, Kisah yang Perlu Diketahui

Sebagai salah satu masjid tertua di Kota Banjarmasin, Masjid Jami Sungai Jingah tentu memiliki kisah…

Minggu, 16 April 2017 18:39

Menyicipi Nikmatnya Kue Cinta di Pasar Amuntai

Kue Cincin Talipuk lazim disebut wadai cinta.  DI Amuntai, ini telah menjadi jajanan yang cukup…

Jumat, 14 April 2017 18:27

Mahasiswa Asal Tanbu Rancang Jembatan Kaca Khusus Pejalan Kaki

Kabupaten Tanah Bumbu boleh berbangga memiliki mahasiswa berprestasi seperti Khairul Ahmad (22). Mahasiswa…

Jumat, 14 April 2017 18:09

Kala Gubernur Keliling Naik Sepeda Motor, Curi Kesempatan Lepas Pengawalan

Mengikuti atau mengawal Gubernur Sahbirin Noor bukan perkara mudah, ketika Gubernur melakukan kunjungan…

Minggu, 09 April 2017 17:06
Kiprah Para Novelis Wanita Kalsel

Cantik itu Pujangga

Dunia kepenulisan di Kalimantan Selatan semakin bergairah akhir-akhir ini karena diramaikan para novelis…

Jumat, 07 April 2017 15:14

Kisah Abdulrahman, Lulusan Sarjana Teknik yang Setia Berjualan Koran

Pelintas Jalan A Yani Km 33, Banjarbaru pasti pernah melihatnya. Abdulrahman, adalah lulusan sarjana…

Jumat, 07 April 2017 11:22

Mengunjungi Rumah Lanting Tersisa di Kampung Sasirangan

Di tengah gencarnya pembangunan siring beton yang menggusur pinggiran sungai, masih ada tersisa warga…

Kamis, 06 April 2017 16:30

Saprah Amal, Tradisi Lelang Tradisional yang Masih Dipertahankan di HSU

Saprah Amal atau proses lelang jajanan atau barang lekat pada tradisi masyarakat Hulu Sungai Utara.…

Rabu, 05 April 2017 16:10

Kisah Pilu Yuda, Pengamen Banjarmasin Bersuara Mirip Charly Setia Band

Yuda Karsa Saputra, pengamen bersuara merdu yang suaranya mirip Charly ‘Setia Band’ belakangan…

Rabu, 05 April 2017 15:21

Mengenal LK3, Pengawal Keberagaman di Banua

Di tengah hiruk-pikuk persoalan sentimen SARA yang terjadi akhir-akhir ini, di Banjarmasin ternyata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .