MANAGED BY:
SABTU
19 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 21 April 2017 16:10
Para Kartini Tangguh Dari Ujung Banua, Mendidik di Perbatasan

Pada masa inilah keuangan keluarga kecil ini benar-benar diuji. Harus benar-benar hemat. Gaji suaminya hanya gaji buruh. Sementara Fatma selain bayar semester juga harus keluarkan biaya kuliah seminggu sekali ke pusat kota kabupaten. Kalau lewat laut biaya naik kapal Rp50 ribu, tambah menginap di penginapan murah dua atau tiga hari.

Namun jika gelombang tinggi, Fatma harus keluarkan biaya hingga enam tujuh digit. Naik ojek dari desa ke jalan provinsi Rp100 ribu. Naik taksi ke Desa Tarjun, kemudian naik kapal penyeberangan feri ke Desa Stagen. Dari Stagen naik ojek lagi ke pusat kota. "Itu habis lima ratus ribuan. Belum nanti nginap di kota".

Balik ke rumah habis kuliah, Fatma kadang mengumpulkan karton. Dia membuatnya menjadi mainan, atau gambar buah dan bentuk huruf. "Daripada beli mainan. Mending bikin sendiri untuk anak-anak TK. Lebih hemat," akunya.

Waktu berjalan, tahun 2015 dia lulus, gelar SPd berhak dia sandang di ujung namanya. Dan rezeki datang lagi, gajinya kemudian naik jadi Rp800 ribu sebulan. Namun anaknya bertambah besar, sudah bisa jajan dan kebutuhan lainnya.

Kini Fatma menunggu ada tes PNS atau ada program pengangkatan. "Biar lebih enak mengajar. Tidak pusing lagi memikirkan dapur," ucapnya.

Ditanya harapannya di hari Kartini, polos Fatma menjawab agar pemerintah memperhatikan nasib guru-guru honor di pedalaman. Katanya guru-guru lokal itulah yang bisa bertahan lama mengajar di desa. Mereka besar tumbuh besar di sana dan kemudian mengajar anak-anak desa.

Tokoh masyarakat di sana, M Rabbiansyah akrab disapa Robi, menjelaskan Fatma adalah guru teladan di desa. Tetap bertahan meski dengan gaji yang sangat minim. "Pemerintah harus berani membayar gaji mereka sesuai UMK. Buruh sawit saja yang tidak sekolah wajib perusahaan membayar upah sesuai UMK yaitu dua koma tiga juta. Kenapa yang bekerja di instansi pemerintah yang tugas dan tanggung jawabnya lebih besar dibayar jauh dari UMK," ujar Ketua Serikat Pekerja di tempatnya ini.

"Guru untuk mencerdaskan anak kita, bidan dan perawat jelas bahkan untuk menolong nyawa sanak saudara kita semuanya, tetapi semua seolah diabaikan. Semoga momen hari Kartini kita semua khususnya pemangku kebijakan bisa terbuka mata hatinya," ujar lelaki yang anaknya masih sekolah dididik Fatma di TK. (zal/yn/ran)

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 18 Agustus 2017 16:33

Begini Kemeriahaan Hari Kemerdekaan di Lembaga Pemasyarakatan

Hari Kemerdekaan menjadi hari yang selalu ditunggu para narapidana setiap tahunnya. Alasannya lebih…

Jumat, 18 Agustus 2017 15:54

Ketika Warga Angkasa Gelar Apel Sendiri

Upacara bendera 17 Agustus bukan milik kantor pemerintah atau sekolah semata. Itulah yang coba dibuktikan…

Jumat, 18 Agustus 2017 15:37

Ketika Tahanan Polsekta Banjarmasin Timur Ikut Rayakan Kemerdekaan RI

Para tahanan Polsekta Banjarmasin Timur juga bisa merasakan kemeriahan HUT Kemerdekaan RI ke-72. Bahkan…

Rabu, 16 Agustus 2017 15:35

Wow, Di Banjarbaru Ada Konter Puisi, Pertama di Indonesia Loh!

Biasanya konter identik dengan handphone atau permak levis. Di Banjarbaru, ada sebuah konter yang baru…

Selasa, 15 Agustus 2017 16:40

Kisah Anak-Anak Darussalam Menyiasati Pengeluaran Uang Kiriman

Menjadi anak kos yang jauh dari orangtua, tentu harus bisa mengatur uang sebaik mungkin agar jatah bulanan…

Sabtu, 12 Agustus 2017 15:30

Melihat Kondisi Rehabilitasi Pecandu Narkoba di Kalsel

Meski gencar diperangi, kasus-kasus narkoba di Kalsel terus meningkat. Hukuman mati yang diterapkan…

Sabtu, 12 Agustus 2017 15:21

Sekolah di Tengah Perkebunan Sawit, Tidak Terurus, Siswa Tinggal Sembilan

Bangunan sekolahnya masih lengkap, ruang kelasnya pun tidak kurang. Tetapi kondisinya tidak terurus.…

Kamis, 10 Agustus 2017 11:14

Mengenal Komunitas Yamaha Vixion Club Indonesia Chapter Seribu Sungai

BANJARMASIN – Jika club motor pada umumnya melakukan touring di wilayah perkotaan dengan menyusuri…

Rabu, 09 Agustus 2017 15:02

Rio, Remaja Penderita Leukimia Perlu Pengobatan

Di saat teman-teman sebayanya sedang asik menikmati masa sekolah, M Rio Ramadhan terbaring lemas di…

Senin, 07 Agustus 2017 13:23

Suhaimi, Pria yang Taklukan Jakarta dengan Soto Kuin

Suhaimi merantau ke Jakarta, hanya berbekal resep leluhur. Doa-doa dan sisa duka masa lalu membawanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .