MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 21 April 2017 16:10
Para Kartini Tangguh Dari Ujung Banua, Mendidik di Perbatasan

Pada masa inilah keuangan keluarga kecil ini benar-benar diuji. Harus benar-benar hemat. Gaji suaminya hanya gaji buruh. Sementara Fatma selain bayar semester juga harus keluarkan biaya kuliah seminggu sekali ke pusat kota kabupaten. Kalau lewat laut biaya naik kapal Rp50 ribu, tambah menginap di penginapan murah dua atau tiga hari.

Namun jika gelombang tinggi, Fatma harus keluarkan biaya hingga enam tujuh digit. Naik ojek dari desa ke jalan provinsi Rp100 ribu. Naik taksi ke Desa Tarjun, kemudian naik kapal penyeberangan feri ke Desa Stagen. Dari Stagen naik ojek lagi ke pusat kota. "Itu habis lima ratus ribuan. Belum nanti nginap di kota".

Balik ke rumah habis kuliah, Fatma kadang mengumpulkan karton. Dia membuatnya menjadi mainan, atau gambar buah dan bentuk huruf. "Daripada beli mainan. Mending bikin sendiri untuk anak-anak TK. Lebih hemat," akunya.

Waktu berjalan, tahun 2015 dia lulus, gelar SPd berhak dia sandang di ujung namanya. Dan rezeki datang lagi, gajinya kemudian naik jadi Rp800 ribu sebulan. Namun anaknya bertambah besar, sudah bisa jajan dan kebutuhan lainnya.

Kini Fatma menunggu ada tes PNS atau ada program pengangkatan. "Biar lebih enak mengajar. Tidak pusing lagi memikirkan dapur," ucapnya.

Ditanya harapannya di hari Kartini, polos Fatma menjawab agar pemerintah memperhatikan nasib guru-guru honor di pedalaman. Katanya guru-guru lokal itulah yang bisa bertahan lama mengajar di desa. Mereka besar tumbuh besar di sana dan kemudian mengajar anak-anak desa.

Tokoh masyarakat di sana, M Rabbiansyah akrab disapa Robi, menjelaskan Fatma adalah guru teladan di desa. Tetap bertahan meski dengan gaji yang sangat minim. "Pemerintah harus berani membayar gaji mereka sesuai UMK. Buruh sawit saja yang tidak sekolah wajib perusahaan membayar upah sesuai UMK yaitu dua koma tiga juta. Kenapa yang bekerja di instansi pemerintah yang tugas dan tanggung jawabnya lebih besar dibayar jauh dari UMK," ujar Ketua Serikat Pekerja di tempatnya ini.

"Guru untuk mencerdaskan anak kita, bidan dan perawat jelas bahkan untuk menolong nyawa sanak saudara kita semuanya, tetapi semua seolah diabaikan. Semoga momen hari Kartini kita semua khususnya pemangku kebijakan bisa terbuka mata hatinya," ujar lelaki yang anaknya masih sekolah dididik Fatma di TK. (zal/yn/ran)

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 15:23

Setengah Hari di Hutan Mangrove Langadai Kelumpang Hilir Kotabaru

Tombak ulin yang tengahnya berlubang mereka angkat ke depan wajah. Kemudian mereka tiup pangkalnya,…

Senin, 11 Desember 2017 13:14

Melihat Tradisi Mandi Kebal di Hulu Sungai Selatan

Masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) selain akrab dengan tradisi membawa senjata tajam (sajam)…

Senin, 11 Desember 2017 10:38

Wayang Kulit Banjar Hibur Pengunjung Perpusda

Asam pauh dalima pauh, rama-rama batali banang. Ndiiiiiiih yaaaaaing. Ikam jauh aku jauh, sama-sama…

Rabu, 06 Desember 2017 12:05

Meriahnya Perayaan Baayun Maulid di Masjid Nurul Amilin

Ribuan manusia berjejal di Masjid Nurul Amilin, di Jalan Kelayan B Timur, Kelurahan Haur Kuning, Kecamatan…

Selasa, 05 Desember 2017 14:01

Masyarakat Lawan Pemburu Telur Penyu

Sejak dinyatakan sebagai salah satu hewan langka oleh pemerintah, penyu dan telurnya tak lagi diperjualbelikan.…

Selasa, 05 Desember 2017 11:49

Duel Berdarah Lagi di Kelayan, Begini Kronologisnya

BANJARMASIN - Dua orang pria dilarikan ke rumah sakit berbeda karena terlibat perkelahian menggunakan…

Sabtu, 02 Desember 2017 19:47

Naik Kapal Perang, Terjang Gelombang Dua Meter

Dengan kecepatan angin 15 sampai 30 knot, kapal perang yang kami tumpangi bertolak dari Dermaga Stagen,…

Jumat, 01 Desember 2017 15:06

Pukulan Telak Bagi Guru Daerah Terpencil

Tiga edisi laporan masyarakat Paminggir sudah diterbitkan. Tulisan ini ibarat catatan kaki. Menyuarakan…

Kamis, 30 November 2017 15:20

ML Siang-Malam, Iwak Karing Bikin Hipertensi

JELANG AZAN ISYA, diawali lampu yang berkedap-kedip, listrik mendadak padam. Tanpa dikomando, para guru…

Rabu, 29 November 2017 13:44

Bekantan dan Kerbau Rawa Terancam Tergusur

Bekantan liar hidup bebas di Paminggir. Habitat monyet hidung panjang kebanggaan Kalsel ini bukti bahwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .