MANAGED BY:
SELASA
27 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 21 April 2017 16:10
Para Kartini Tangguh Dari Ujung Banua, Mendidik di Perbatasan

Pada masa inilah keuangan keluarga kecil ini benar-benar diuji. Harus benar-benar hemat. Gaji suaminya hanya gaji buruh. Sementara Fatma selain bayar semester juga harus keluarkan biaya kuliah seminggu sekali ke pusat kota kabupaten. Kalau lewat laut biaya naik kapal Rp50 ribu, tambah menginap di penginapan murah dua atau tiga hari.

Namun jika gelombang tinggi, Fatma harus keluarkan biaya hingga enam tujuh digit. Naik ojek dari desa ke jalan provinsi Rp100 ribu. Naik taksi ke Desa Tarjun, kemudian naik kapal penyeberangan feri ke Desa Stagen. Dari Stagen naik ojek lagi ke pusat kota. "Itu habis lima ratus ribuan. Belum nanti nginap di kota".

Balik ke rumah habis kuliah, Fatma kadang mengumpulkan karton. Dia membuatnya menjadi mainan, atau gambar buah dan bentuk huruf. "Daripada beli mainan. Mending bikin sendiri untuk anak-anak TK. Lebih hemat," akunya.

Waktu berjalan, tahun 2015 dia lulus, gelar SPd berhak dia sandang di ujung namanya. Dan rezeki datang lagi, gajinya kemudian naik jadi Rp800 ribu sebulan. Namun anaknya bertambah besar, sudah bisa jajan dan kebutuhan lainnya.

Kini Fatma menunggu ada tes PNS atau ada program pengangkatan. "Biar lebih enak mengajar. Tidak pusing lagi memikirkan dapur," ucapnya.

Ditanya harapannya di hari Kartini, polos Fatma menjawab agar pemerintah memperhatikan nasib guru-guru honor di pedalaman. Katanya guru-guru lokal itulah yang bisa bertahan lama mengajar di desa. Mereka besar tumbuh besar di sana dan kemudian mengajar anak-anak desa.

Tokoh masyarakat di sana, M Rabbiansyah akrab disapa Robi, menjelaskan Fatma adalah guru teladan di desa. Tetap bertahan meski dengan gaji yang sangat minim. "Pemerintah harus berani membayar gaji mereka sesuai UMK. Buruh sawit saja yang tidak sekolah wajib perusahaan membayar upah sesuai UMK yaitu dua koma tiga juta. Kenapa yang bekerja di instansi pemerintah yang tugas dan tanggung jawabnya lebih besar dibayar jauh dari UMK," ujar Ketua Serikat Pekerja di tempatnya ini.

"Guru untuk mencerdaskan anak kita, bidan dan perawat jelas bahkan untuk menolong nyawa sanak saudara kita semuanya, tetapi semua seolah diabaikan. Semoga momen hari Kartini kita semua khususnya pemangku kebijakan bisa terbuka mata hatinya," ujar lelaki yang anaknya masih sekolah dididik Fatma di TK. (zal/yn/ran)

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 11:52

Ekspedisi Islam 3: Habib Penjaga Kotabaru (habis)

  Situs makam Assyarif Al-Habib Husein menjadi makam keramat paling tertua di Kotabaru. Apabila…

Kamis, 22 Juni 2017 16:58

Berpuasa di Negeri Ratu Elizabeth; Belajar Toleransi dan Persaudaraan

  Hari itu adalah puasa hari kelima. Setelah bersahur, saya teringat bahwa saya harus bertemu dengan…

Rabu, 21 Juni 2017 15:45

Ekspedisi Islam 3: Kain Hijau di Nisan & Kisah Pembantaian Pangeran

Ada makam misterius yang nisannya dibalut kain hijau di Desa Mantewe, kecamatan Mantewe kabupaten Tanah…

Selasa, 20 Juni 2017 17:06

Ekspedisi Islam 3: Keteguhan Iman & Raksasa Mata Satu (Bagian 25)

Praktik melawan tahayul pernah dilakukan habis-habisan oleh warga transmigran di Desa Rejosari, Kecamatan…

Minggu, 18 Juni 2017 18:03

Ekspedisi Islam 3: Meraba Islam di Kampung Tionghoa

Jika Balangan punya Majelis Ta'lim untuk menampung mualaf di punggung Pegunungan Meratus, Tanah Laut…

Sabtu, 17 Juni 2017 14:46

Ekspedisi Islam Kalsel 3: Nyala Pelita di Malam Suka Cita (Bagian 22)

Malam-malam terakhir di bulan Ramadan selalu dinanti warga Desa Kiram Atas. Salah satu desa di pelosok…

Jumat, 16 Juni 2017 15:14

Ekspedisi Islam Jilid 3: Dianugerahi Kemampuan Menyembunyikan Warga

Syiar Islam di daerah punggung Meratus Balangan juga tak luput dari peran seorang habib. Sisi lain Habib…

Jumat, 16 Juni 2017 14:29

Ekspedisi Islam Jilid 3: Setitik Asa di Kampung Muallaf

Bagaimana jadinya apabila para muallaf yang tinggal di punggung Pegunungan Meratus membentuk sebuah…

Senin, 12 Juni 2017 09:05

Ekspedisi Islam Jilid 3: Tinggalkan Jejak Islam di Tanah Dayak

Khatib Dayan tak main-main soal misinya menyebarkan ajaran agama. Setelah Pangeran Sultan Suriansyah…

Sabtu, 10 Juni 2017 11:28

Ekspedisi Islam Jilid 3: Dapat Amanah Berdakwah Dari Rasulullah (Bagian 13)

Perintah Rasulullah SAW membawa Syekh Abubakar akhirnya hijrah ke Tanah Banjar untuk berdakwah. Kini,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .