MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 28 April 2017 15:30
Kala Bandar –Bandar Zenith Tak Kunjung Jera di HSU
TAK ADA HABISNYA: Meski pemusnahan barang bukti kerap dilakukan, namun peredaran zenith tak kunjung redup.

PROKAL.CO, Peredaran Charnophen atau Zenith di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU)  menjamur bak cendawan di musim hujan. Bandar gede sampai bandar kelas teri berkali-kali diringkus dan dimeja hijaukan, namun bukannya berkurang, pelaku di bisnis menggiurkan ini malah semakin bertambah.

------------------------------------------------

Yang paling heboh tentu saja kasus H Tinghui atau Saupian Sauri yang tertangkap memiliki zenith mencapai Rp 1,2 miliar pada Maret 2016 lalu.

Baru-baru tadi, Resnarkoba Polres HSU menangkap para pemain baru lagi. Adalah Amat dan Rida yang  diringkus di Desa Kota Raja dengan jumlah zenith 3.500 butir pil jin.

Selain mereka, Resnarkoba Polres HSU juga meringkus bandar yang lebih besar atas nama Rustam alias Utam dengan kepemilikan 20.582 butir Zenith.  Di bulan April ini, Polres telah meringkus 6 tersangka baru kepemilikan zenith.

"Memang tak ada efek jera melihat fenomena makin banyaknya pelaku (bandar) zenith yang diringkus polisi. Mungkin karena hukuman yang lebih ringan dibandingkan dengan kasus narkotika lainnya," sebut Husnul Fajeri, tokoh masyarakat HSU.

Menurutnya, sekelas Tinghui saja, hanya dituntut satu tahun penjara, namun ditingkat banding di Pengadilan Tinggi Banjarmasin, Tinghui diganjar kurungan 1 tahun 6 bulan penjara.

"Efek yang ditimbulkan Pil Jin kepada warga yang jadi budaknya, tentu tak sebanding dengan hukuman bagi para pengedar," terangnya.

Dia mengatakan baru-baru ini  berkonsultasi di Badan Narkotika Nasional (BNN) Jakarta dan menemukan fakta bahwa obat ini mampu membuat penikmatnya menjadi gila kurang dari 3 tahun setelah menjadi pecandu Zenith. "Jadi dari dua butir, jadi lima sampai 7 butir sekali teguk, dampaknya ke saraf. Jadi ini obat sangat berbahaya apabila jadi obat favorit generasi kita," terangnya.

  Husnul yang juga komisioner KPU HSU ini  tetap mengapresiasi kinerja kepolisian untuk membongkar praktek peredaran obat zenith di daerahnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Balangan AKBP A Muthalif mengatakan  zenith tentu memiliki efek ketergantungan pada pemakainya. "Efek halusinasi yang berlebihan dan rasa pede yang tinggi, membawa penikmat obat ini makin bertambah. Mulai pelajar sampai dewasa jadi pasar bandar potensial, sebab harganya yang murah ketimbang jenis narkotika lainnya," terang Muthalif

Dia mengimbau warga yang terlanjur menjadi pecandu obat ini, pihaknya memiliki solusi dengan melakukan konseling dan rehabilitasi pada pecandu obat zenith ini. "Konseling dan rehabilitasi gratis. Jadi jangan sungkan untuk ikut program kami," sampainya.

Menanggapi maraknya peredaran obat daftar G dan narkotika di wilayah HSU, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat melakukan pengajuan tujuh buah raperda inisiatif diantaranya raperda tes narkotika. Hal ini sebagai upaya pencegahan atau memutus mata rantai narkoba dan obat-obat terlarang lainnya di HSU.

"Kalau raperda inisiatif ini kami ajukan ke pemerintah daerah atas audiensi atau pun laporan warga yang ingin adanya tes narkotika termasuk obat terlarang lainnya untuk dijadikan perda," sebut Ketua DPRD Sahrujani.

Menurutnya, langkah ini ditempuh sebagai upaya menyelamatkan generasi muda penerus bangsa. "Terkait aksi kepolisian yang terus menangkap para pelaku zenith, secara pribadi dan kelembagaan kami mendukung dan mengapresiasi," sampainya.

  Kepala Dinas Pendidikan HSU, Rahmat menyampaikan, upaya yang dilakukan pihaknya mengatasi penyalahgunaan obat di kalangan pelajar khususnya zenith, telah membentuk Satgas Anti Narkoba.

Petugas yang merupakan siswa, wajib melaporkan apabila ada teman (siswa,red) yang terindikasi narkoba atau zenith. "Kami mulai laksanakan sejak 2014 lalu. Dan sampai saat ini masih berjalan," singkat Rahmat. (mar/ay/ran)

 


BACA JUGA

Minggu, 22 Oktober 2017 15:58

DUUAARRR...! Kapal Dagang di Amuntai Meledak dan Terbakar

AMUNTAI - Kesunyian Desa Bitin Kecamatan Danau Panggang Minggu (22/10) sekitar pukul 06:30 wita,…

Minggu, 22 Oktober 2017 14:42

Adu Banteng Tiga Pria Temui Ajal di Muara Tapus

AMUNTAI - Jalan Brigjend Hasan Basri yang merupakan jalan trans kalimantan di Kabupaten Hulu Sungai…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:34

Ketua RT di Kotabaru Disangkur Oknum Satpol

KOTABARU – Menjadi Ketua RT di daerah tertentu kadang bertaruh nyawa. Seperti dialami Zamzanie,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:11

Dorr.. Spesialis Pembobol Kos Cewek Ditembak, Begini Caranya Beraksi

BANJARBARU - IW bukan spesialis pembobol rumah kosong biasa. Lelaki 38 tahun ini gemar mengincar kos…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:08

Laporan Masyarakat, Pengepul Togel di HSS Diringkus

KANDANGAN – Bukannya memperbanyak amal ibadah di usianya 51 tahun, Kaspul Anwar malah menjadi pengepul…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:03

Enam Orang Pemilik Sabu dan Ineks itu Resmi Tersangka

BANJARMASIN-Enam tersangka kasus kepemilikan sabu-sabu yang diungkap anggota Buser Polsekta Banjarmasin…

Jumat, 20 Oktober 2017 10:21

28 Napi Banjarmasin Dipindahkan ke Surabaya

BANJARMASIN – Sebanyak 28 Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banjarmasin dipindahkan…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:59

Residivis Pembobol Gudang Tertangkap Lagi, Begini Caranya Beraksi

BANJARMASIN - Imam Hanapi (38), warga jalan Belitung Utara,  Gang Teuku Umar Rt 13,  Banjarmasin…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:37

Tangkapan Besar, Jaringan Pengedar Sabu Dibongkar

BANJARMASIN - Anggota Buser Polsekta Banjarmasin Timur berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis sabu…

Kamis, 19 Oktober 2017 14:03

NGERI..! Akibat Bandel Nyetrum Ikan, Serapang Melayang ke Badan

KANDANGAN – Meski telah diperingatkan, tetapi aksi menyetrum ikan di Danau Bangkau kembali terjadi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .