MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Minggu, 30 April 2017 16:51
Mengikuti Kampung Purun Banjarbaru Studi Banding ke Desa Palimbangan Sari

Lebih Semangat, Ingin Kembangkan Kreativitas

BELAJAR: Mujiatni (jilbab biru) menunjukkan hasil belajarnya menganyam bersama Hustaniah (tengah, jilbab hitam).

PROKAL.CO, Pagi masih buta. Tiga buah mobil dipenuhi para pengrajin purun yang kebanyakan perempuan terlihat melaju memecah keheningan desa menuju jalan A Yani, Kamis (27/4). Bersama pihak Kelurahan Palam, Radar Banjar Peduli (sayap sosial Radar Banjarmasin) turut mengantarkan pengrajin di Kampung Purun studi banding ke Desa Palimbangan Sari Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
----------------------------

Kegembiraan terpancar di wajah-wajah mereka. Bagaimana tidak, keinginan untuk berkunjung ke sesama pengrajin di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, sebenarnya sudah lama diidam-idamkan. “Amuntai sudah dikenal lebih dahulu, jadi kami ingin belajar ke sana, baik dari teknik menganyam ataupun pemasarannya,” ujar Siti Mariana, salah satu pengrajin di Kampung Purun yang mengaku sangat senang keinginan mereka ke Amuntai akhirnya terkabul.

Kegiatan studi banding itu terlaksana tak lepas dari dukungan Pemko Banjarbaru. Kegiatan itu dimasukkan sebagai salah satu rangkaian syukuran hari jadi Kota Banjarbaru ke-18 yang puncaknya jatuh pada tanggal 2 Mei yang akan datang. Hal ini disampaikan langsung oleh Walikota Banjarbaru Nadjmi Adani dan Wakil Walikota Darmawan Jaya Setiawan pada saat berkunjung ke Kampung Purun, Selasa (25/4) lalu. “Semoga dengan adanya studi banding bisa mendorong kreativitas di Kampung Purun,” ujar Nadjmi.

Ungkapan rasa terima kasih juga disampaikan oleh Lurah Palam M Agus Adrian yang turut mendampingi para pengrajin. “Kegiatan ini sangat bermanfaat menambah wawasan dan pengetahuan pengrajin. Semoga setelah ini produk kerajinan Kampung Purun semakin berkualitas dan bervariasi sehingga dapat memenuhi harapan konsumen,” ungkapnya. Selain Agus, juga turut mendampingi Kasi Ekobang Syafrudin Prawira Buana, Kasi Pemerintahan Ciptadi Sunaryo, Seksi Pemerintahan Rakhli, dan Irwandi Hidayat.

Di Desa Palimbangan Sari, rombongan disambut oleh Pembakal Ali Sadikin dan pendamping desa Mujahadah. “Alhamdulillah akhirnya bisa bersilaturahmi dengan pengrajin dari Banjarbaru, bisa saling tukar pendapat dan belajar bersama,” ucapnya. Meski telah menempuh perjalanan panjang sejauh 180 km, para pengrajin dari Kampung Purun terlihat antusias untuk belajar.

Ditemani Mujahadah, mereka mengunjungi rumah Mulyani dan Hustaniah. Di sana mereka belajar membuat motif anyaman dan cara menyimpan purun agar kualitasnya tetap terjaga. “Kebiasaan di sini purun yang telah dijemur disimpan di loteng rumah jadi tidak lembab dan tingkat kekeringannya terjaga sehingga bisa disimpan lebih lama,” Ali Sadikin menjelaskan. “Bahkan ada purun yang tersimpan sampai 2 tahun,” ungkapnya. Ali juga memberikan tips menumbuk yang baik agar purun tidak pecah.

Para pengrajin Kampung Purun mengaku terbantu sekali dengan kegiatan studi banding itu. “Ada banyak hal yang kami pelajari. Kami jadi lebih semangat berkreativitas dan yang paling penting kami bisa bertemu saudara perjuangan,” tutur Mujiatni di tengah perjalanan kembali pulang ke Banjarbaru. Bersinergi memang membahagiakan. Pemerintah dan lembaga sosial bergandengan tangan membuka pintu pengetahuan bagi warga agar wawasan merata hingga ke pelosok desa. (rbp)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Minggu, 13 Mei 2018 05:50

Surat Terakhir Erik Petersen Pria Keturunan Bangsa Viking di Banua Anyar

Erik Petersen adalah keturunan Bangsa Viking. Yang memilih meninggal dunia di Banua Anyar. Warisan Erik,…

Kamis, 10 Mei 2018 18:57

Kisah Nelayan Pulau Laut yang Menolak Keras Pertambangan

Sama seperti hari cerah lainnya, Ari si pemancing ikan gabus, beberapa hari lalu dapat puluhan kilogram…

Selasa, 08 Mei 2018 13:36

Bukan Sibuk Main Mobile Legends, Bocah ini Malah Asik Koleksi Perangko

Kecil-kecil, berani tampil beda. Itulah Muhammad Fahriza. Hobinya tak biasa. Jika anak seusianya sibuk…

Senin, 07 Mei 2018 14:17

Mengunjungi Pasar Kajut Edisi ke-IV, Menjual Apa Saja yang Penting Keren

Orang Indonesia mengenal Pasar Kaget. Anak muda Banjarmasin mengenal Pasar Kajut. Inilah wadah banyak…

Sabtu, 05 Mei 2018 19:41

Curahan Lirih dari Pulau Laut: "Mau Tinggal di Mana Kami"

Aksi menolak penambangan batubara di Pulau Laut, Kotabaru, terus dilancarkan. Beragam cara dilakukan…

Sabtu, 05 Mei 2018 12:39

Kisah Mereka yang Ditolak Pulang dari Rumah Singgah Baiman

Rumah Singgah Baiman didirikan untuk menampung ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), pengemis, gelandangan,…

Jumat, 04 Mei 2018 14:17

Mengintip Aktifitas Pelatih Karate Cantik di Banjarmasin

Helda Wahdini punya paras cantik. Tapi di balik kecantikannya orang tidak menduga kalau dia ternyata…

Kamis, 03 Mei 2018 12:27

Eter Nabiring, Penjaga Adat dan Tradisi Suku Dayak Halong

Gelisah akan kemajuan zaman yang menggerus kearifan lokal dan budaya warisan nenek moyang, Eter Nabiring,…

Kamis, 03 Mei 2018 12:03

Hardiknas Berbarengan dengan USBN SLB

Ricky Joevani begitu pendiam. Saat diwawancara, dia lebih banyak mengangguk dan tersenyum. Sesekali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .