MANAGED BY:
SABTU
24 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Rabu, 03 Mei 2017 18:28
Bupati Tabalong Anang Syakhfiani Bernostalgia di Sekolahnya

Tetap Mengenali Letak Kursinya Dulu

BERNOSTALGIA: Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani berpose dengan salah seorang anak SDN 1,5 Belimbing, Selasa (2/5) kemarin.

PROKAL.CO, "Dulu saya pernah bersekolah di sini," kata Anang Syakhfiani. Bupati Tabalong ini bercerita kepada puluhan siswa di salah satu ruang kelas SDN 1,5 Belimbing sambil menunjuk bangku di tengah barisan.

-----------------------------------------------------

IBNU DWI WAHYUDI, Tabalong

 ----------------------------------------------------

Anang menyapu pandangan ke seluruh ruang kelas. Seakan berusaha mengundang lagi kenangan masa kanak-kanaknya saat menimba ilmu di sekolah tersebut. Menatap satu persatu wajah polos siswa di kelas. Tidak lepas senyum dari bibirnya.

Di tengah rasa kagum berhadapan dengan orang nomor satu di Kabupaten Tabalong, beberapa anak-anak membalas senyum sang Bupati. Terlebih bagi satu anak yang mendapat doa khusus darinya. Anak yang kebetulan duduk di kursi tempatnya duduk dulu. "Mudahan anaknda jadi bupati," ujarnya mengusap kepala siswa beruntung tersebut.

Usai menyapa anak-anak tersebut, bupati kemudian memberikan mereka buku tulis bergambar dirinya dengan sang istri Hj Syarifah Syifa Anang Syakhfiani. Sampul buku itu terdapat petikan doa sebelum dan sesudah belajar.

Satu persatu anak-anak mendapatkan buku dari tangannya langsung. Meski sebagian ada aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Tabalong yang membantunya membagikan. Setelah selesai, dia pun melanjutkan ke ruang kelas lainnya, untuk menyapa.

Dari sekian pertemuannya dengan para siswa SD, bupati terkesima dengan siswa kelas satu yang sedang menggambar. Waktu itu kebetulan memang jadwal pelajaran menggambar.

Demi melihat ada satu siswa yang menggambarnya bagus, Bupati meminta wartawan mengabadikannya. "Ini bagus," ujarnya, menyanjung.

Belakangan diketahui anak yang menggambar bagus itu bernama Bunga. Ia kini berada di kelas satu B. Ketika ditanya siapa yang tadi mengajaknya berfoto, dia pun malu-malu menjawab. "Senang. Itu tadi bupati," katanya.

Selanjutnya, seperti di kelas sebelumnya, Bupati pun kembali membagi buku tulis yang sama dibagikan sebelumnya. Terlihat anak-anak sangat senang mendapatkan buku tersebut.

Kepala SDN 1,5 Belimbing, Hj Norhana mengaku sangat senang dengan kehadiran Bupati Tabalong ke sekolahnya, karena bisa memotivasi siswanya. "Supaya bisa memacu anak-anak belajar, supaya bisa mereka bisa jadi bupati. Apalagi bupati alumni SDN 1,5 Belimbing," cetusnya.

Bupati Tabalong menjelaskan kedatangannya ke bekas sekolahnya dulu sebagaimana anjuran Menteri Pendidikan RI Muhadjir Effendy. Oleh karenanya dia pun menuju SDN 1,5 Belimbing. "Tadi dalam sambutan menteri ada anjuran supaya mengunjungi sekolah kita dulu," katanya.

Maksud kedatangannya tidak lain untuk memotivasi agar anak-anak paling tidak bisa meraih prestasi dan menjabat sebagaimana dirinya. Itu menjadi kepala daerah. "Makanya tadi saya menunjuk dulu bangku saya di situ, dan mengatakan siapa tahu bisa jadi bupati," cetusnya.

Bupati menjadi siswa SDN 1,5 Belimbing di tahun 1970. Ia menyadari kondisi sekolahnya sudah sangat berbeda sekali, dan sudah lebih baik. Dengan begitu, diharapkannya sebaiknya anak-anak di sana harus lebih berprestasi lagi. (by/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 11:52

Ekspedisi Islam 3: Habib Penjaga Kotabaru (habis)

  Situs makam Assyarif Al-Habib Husein menjadi makam keramat paling tertua di Kotabaru. Apabila…

Kamis, 22 Juni 2017 16:58

Berpuasa di Negeri Ratu Elizabeth; Belajar Toleransi dan Persaudaraan

  Hari itu adalah puasa hari kelima. Setelah bersahur, saya teringat bahwa saya harus bertemu dengan…

Rabu, 21 Juni 2017 15:45

Ekspedisi Islam 3: Kain Hijau di Nisan & Kisah Pembantaian Pangeran

Ada makam misterius yang nisannya dibalut kain hijau di Desa Mantewe, kecamatan Mantewe kabupaten Tanah…

Selasa, 20 Juni 2017 17:06

Ekspedisi Islam 3: Keteguhan Iman & Raksasa Mata Satu (Bagian 25)

Praktik melawan tahayul pernah dilakukan habis-habisan oleh warga transmigran di Desa Rejosari, Kecamatan…

Minggu, 18 Juni 2017 18:03

Ekspedisi Islam 3: Meraba Islam di Kampung Tionghoa

Jika Balangan punya Majelis Ta'lim untuk menampung mualaf di punggung Pegunungan Meratus, Tanah Laut…

Sabtu, 17 Juni 2017 14:46

Ekspedisi Islam Kalsel 3: Nyala Pelita di Malam Suka Cita (Bagian 22)

Malam-malam terakhir di bulan Ramadan selalu dinanti warga Desa Kiram Atas. Salah satu desa di pelosok…

Jumat, 16 Juni 2017 15:14

Ekspedisi Islam Jilid 3: Dianugerahi Kemampuan Menyembunyikan Warga

Syiar Islam di daerah punggung Meratus Balangan juga tak luput dari peran seorang habib. Sisi lain Habib…

Jumat, 16 Juni 2017 14:29

Ekspedisi Islam Jilid 3: Setitik Asa di Kampung Muallaf

Bagaimana jadinya apabila para muallaf yang tinggal di punggung Pegunungan Meratus membentuk sebuah…

Senin, 12 Juni 2017 09:05

Ekspedisi Islam Jilid 3: Tinggalkan Jejak Islam di Tanah Dayak

Khatib Dayan tak main-main soal misinya menyebarkan ajaran agama. Setelah Pangeran Sultan Suriansyah…

Sabtu, 10 Juni 2017 11:28

Ekspedisi Islam Jilid 3: Dapat Amanah Berdakwah Dari Rasulullah (Bagian 13)

Perintah Rasulullah SAW membawa Syekh Abubakar akhirnya hijrah ke Tanah Banjar untuk berdakwah. Kini,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .