MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Minggu, 07 Mei 2017 11:39
Penemu Intan Trisakti Gugat Pemerintah Rp10 Triliun
KONFERENSI PERS: Masdari Tasmin, Sabri Noor Herman dan Muhammad Mustangin siap mengorek kembali sejarah penemuan intan Trisakti seberat 166,75 karat itu.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Kasus 52 tahun lalu kini terbuka kembali. Raibnya intan Trisakti yang ditemukan 25 orang penambang intan di Kabupaten Banjar pada tahun 1965 silam, kembali mencuat. Tiga orang penambang yang masih hidup mengajukan gugatan kepada pemerintah pusat melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Tak tanggung tanggung mereka menggugat ganti rugi senilai Rp10 triliun.

Dasar mereka adalah janji pemerintah yang belum membayar sisa pelunasan pembayaran intan yang didapat mereka puluhan tahun silam lalu. Untuk mengawal gugatan, tiga pengacara asal Kalsel yang dikuasakan oleh penambang rakyat yang menemukan intan tersebut, terdiri dari Masdari Tasmin, Sabri Noor Herman dan Muhammad Mustangin siap mengorek kembali sejarah penemuan intan Trisakti seberat 166,75 karat itu.

“Kami sudah mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Jakarta Pusat tanggal 15 Maret 2017 lalu,” kata Sabri Noor Herman, Sabtu (6/5) kemarin kepada awak media di Banjarmasin.

Dia menerangkan sidang sudah berjalan dua kali. Namun, pemerintah RI tak hadir pada saat sidang tersebut. Sidang pertama dilaksanakan pada 27 April lalu. Dan sidang kedua digelar pada 4 Mei 2017 tadi. Disebutkan pengacara senior itu, agenda sidang ketiga akan dihelat kembali pada 18 Mei mendatang.

“Sudah dua kali digelar sidang. Namun, pemerintah RI dalam hal ini Kementrian Sekretariat Negara RI belum juga berhadir, kami menyesalkan ini,” tutur Sabri.

Diterangkannya, sampai saat ini janji tertulis pemerintah RI melalui nota dinas Departemen Pertambangan tahun 1965 silam, menjanjikan akan membayarkan sisa harga intan Trisakti setelah adanya nilai harga yang ditentukan, setelah pemerintah mendapat keterangan dan penjelasan dari para ahli dalam dan luar negeri.

“Namun hingga kini tak kunjung ada kejelasan kapan pembayaran sisa yang dijanjikan itu. Sebab, hingga kini yang sudah diterima oleh 25 penambang, baru uang panjar senilai Rp200 juta, dan ketika itu uang tersebut dipakai untuk bertolak haji bagi semua penemu intan Trisakti,” katanya.

Sabri menambahkan, tak mau tahu keberadaan intan Trisakti tersebut. Mereka hanya menuntut haknya sebagai penemu intan yang kabarnya terbesar di Negara ini itu. “Berat intan Trisakti yang 166,75 karat itu, jika ditaksir saat ini nilainya mencapai Rp10 triliun. Jadi sangat jauh dari harga yang dibayarkan oleh pemerintah dahulu,” tukasnya.

Kenapa mereka baru menggugat? Masdari Tasmin menambahkan, tuntutan pembayaran yang dijanjikan pemerintah hingga kini belum juga dibayar. “Yang dibayarkan sebelumnya hanya panjar, jadi kami menagih janji,” tambah Masdari.

Masdari mengatakan, kondisi tiga penemu yang menuntut pelunasan itu, saat ini ada yang sedang sakit hingga strok. Karena itu, pihaknya juga berharap gugatan ini dapat dipenuhi oleh pemerintah RI. Sebab, ini adalah cidera janji (Wanprestasi) yang dilakukan oleh pemerintah pusat. “Kami juga berharap kepada wakil Kalsel yang ada di pusat untuk turut memperjuangkan kasus ini hingga tuntas,” ujarnya. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 15:08

Memilih Pejabat, Nadjmi: Bukan karena Teman, Apalagi Bayaran

BANJARBARU - Sebanyak 21 nama peserta pemilihan jabatan pimpinan tinggi pratama yang lolos tiga besar…

Sabtu, 16 Desember 2017 15:05

Tahun ini Penyerahan Bantuan Alat Tangkap Ikan Tak Selesai

BANJARBARU – Penyerahan ribuan paket bantuan alat tangkap ikan (API) dari Kementerian Perikanan…

Sabtu, 16 Desember 2017 14:54

Alhamdulillah, Banjir di HSS Akhirnya Surut

KANDANGAN – Jalan empat kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS); jalan di Kecamatan Kandangan,…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:56

PRIHATIN..!!! Tiap Tahun 15 Miliar Pohon Lenyap

BATULICIN - Hutan di Indonesia sudah masuk kategori kritis. Dalam jurnal terbaru, setiap tahunnya…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:54

Besok, SMPC Digelar di RTH Pasar Minggu

BATULICIN - Kegiatan Senam Minggu Pagi Ceria (SMPC) akan kembali digelar Minggu (17/12), di Ruang…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:50

Permudah Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah

BATULICIN - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tanah Bumbu menggelar Sosialisasi…

Jumat, 15 Desember 2017 15:59

SMS Ancaman Gagal Halangi Angket

MARTAPURA - Sebuah SMS dikirimkan seseorang ke handphone H Akhmad Rozani. Isinya adalah ancaman kepada…

Jumat, 15 Desember 2017 15:38

Astaga..!! Empat Rumah di Desa Malutu Ditelan Sungai Amandit

KANDANGAN – Arus Sungai Amandit yang meluap dan berarus kuat setelah hujan yang turun sejak Kamis…

Jumat, 15 Desember 2017 15:26

Truk Besar Masih Kuasai Jalan Trikora

BANJARBARU - Belum ada tindakan dari instansi terkait, Bundaran Trikora berdekatan dengan Masjid Agung…

Jumat, 15 Desember 2017 15:19

Fokus Penguatan Kader Lingkungan

BANJARBARU - Para kader lingkungan Banjarbaru Go Green and Clean Kamis (14/12) kemarin mendapatkan penghargaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .