MANAGED BY:
RABU
23 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Rabu, 10 Mei 2017 16:15
Tax Amnesty DJP KalSelTeng Raup Rp946,48 miliar
LEWATI TARGET: Hingga berakhirnya program tax amnesty yang ditutup pada 31 Maret lalu, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Selatan dan Tengah meraup capaian hingga Rp946,48 miliar.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Hingga berakhirnya program tax amnesty yang ditutup pada 31 Maret lalu, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Selatan dan Tengah meraup capaian hingga Rp946,48 miliar. Jumlah tersebut melebihi dari yang ditargetkan, yakni hanya Rp225 miliar.

Meski demikian, Kantor Wilayah DJP Kalselteng masih terus mendekati wajib pajak yang belum melaporkan harta kekayaan mereka. Kepala Kantor Wilayah (DJP) Kalselteng, Imam Ariffin, mengatakan, pihaknya memberi tenggat waktu dua tahun bagi wajib pajak agar merapikan surat pemberitahuan tahunan mereka.

Ariffin mengungkapkan, wajib pajak yang ada di Kalselteng masih ada yang nakal dan belum menyampaikan laporan harta kekayaan yang dimiliki. Meski sudah ada wajib pajak yang di endus pihaknya, namun Ariffin tak mau membeberkan wajib pajak tersebut.

“Masih ada wajib pajak yang nakal. Namun, setidaknya capaian tax amnesty di Kalselteng memuaskan, terbukti melebihi target yang diharapkan,” kata Ariffin di sela media gathering di kantor Wilayah DJP Kalselteng, Senin malam (8/5) tadi.

Pada kesempatan itu, Radar Banjarmasin menerima penghargaan dari DJP Kalselteng karena perannya turut serta memberitakan tax amnesty lalu.

Dengan masih adanya wajib pajak yang nakal tersebut, dirinya secara khusus meminta media untuk terus mengedukasi masyarakat soal pentingnya pembayaran pajak ini. “Ketika program tax amnesty lalu, peran media begitu besar, untuk itu kami sangat berterimakasih,” tutur Ariffin.

Bagaimana dengan pengemplang pajak yang masih nakal tersebut? Ariffin menegaskan, pihaknya tak segan akan memidanakan yang bersangkutan dan menjebloskan ke penjara. Dibeberkannya, sudah ada dua orang pengemplang pajak di Kalselteng yang sempat di bui karena pengemplang pajak.

Sementara, dalam jangka dua tahun ke depan, DJP Kalselteng terangnya akan terus melakukan verifikasi data wajib pajak yang belum menyampaikan SPT. “Kami tak segan memidanakan pengemplang pajak, karena sudah sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Terlebih sebutnya, saat ini transaksi semua wajib pajak termonitor karena adanya pembukaan data kerahasiaan bank. Untuk itu ia menyerukan, yang belum ikut segera melaporkan harta kekayaan mereka. “Pajak itu sifatnya memaksa. Dan manfaatnya pun untuk semua rakyat di negeri ini,” ujarnya.

Untuk diketahui, tahun ini Kanwil DJP Kalselteng menarget penerimaan pemasukan negara melalui pajak orang pribadi, badan, PPN dan PPH mencapai Rp14,8 triliun. Diakuinya, tanpa bantuan dan peran media, susah merealisasikan target tersebut. “Kami minta dukungan media untuk kembali bersama-sama aktif menyosialisasikan masalah perpajakan kepada masyarakat, agar target yang dicanangkan bisa kembali tercapai,” tandasnya. (mof/ram/ema)


BACA JUGA

Jumat, 18 Agustus 2017 16:28

Masuk Musim Haji Permintaan Telur Ayam Sepi

BANJARMASIN – Memasuki musim haji tahun 2017 ini, permitaan telur di pasaran sepi. Praktis, sejumlah…

Kamis, 17 Agustus 2017 18:36

PLN Merdekakan 17 Desa di Kalimantan Selatan

BANJARBARU - Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, Kamis (17/8) hari ini, PLN Wilayah…

Rabu, 16 Agustus 2017 15:27

Tenang, Harga Sembako Stabil Jelang Idul Adha

BANJARMASIN - Hingga Idul Adha nanti, Dinas Perdagangan Kalsel menjamin harga sembako aman dan stabil.…

Sabtu, 12 Agustus 2017 05:05

Kalsel Belum Perlu Garam Impor

BANJARMASIN - Dinas Perdagangan Kalsel terus memantau harga garam di pasaran. Sampai saat ini harga…

Jumat, 11 Agustus 2017 17:16

Tahun ini Permintaan Hewan Kurban Semakin Menurun

BANJARMASIN - Permintaan hewan kurban makin menurun dalam beberapa tahun belakangan ini. Itu juga terjadi…

Jumat, 11 Agustus 2017 16:00

Kisah Pedagang Musiman Atribut 17 Agustus, Gadai Rumah Demi Dagang Bendera

Datang dari Paris Van Java, 60 orang tiba dan menyebar di Pulau Kalimantan, sebagian singgah di Banjarbaru.…

Selasa, 08 Agustus 2017 14:23

Oleh-oleh Haji Sudah Banjir Permintaan

BANJARMASIN - Meski ibadah haji masih beberapa minggu, namun oleh-oleh haji sudah mulai banjir pesanan.…

Sabtu, 05 Agustus 2017 18:13

Langka, Tabung Gas 3 Kg Tembus Rp27 Ribu

BANJARBARU - Bosan diteror pembeli, Ian memutuskan memajang pengumuman. Karton sisa kardus air mineral…

Rabu, 02 Agustus 2017 15:36

Kotabaru Mau Bangun Tambak Garam

KOTABARU – Langkanya garam berdampak pada ribuan nelayan di daerah. Pemkab pun mewacanakan pembangunan…

Rabu, 02 Agustus 2017 10:05

Warga Banua Menunggak Pajak Rp200 Miliar

BANJARMASIN - Lesunya perekonomian saat ini, ternyata berdampak pada menurunnya pembayaran pajak kendaraan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .