MANAGED BY:
SELASA
23 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Kamis, 11 Mei 2017 12:45
Kebutuhan Pokok di Kandangan Masih Stabil
PANTAU HARGA: Tim gabungan memantaug stok barang dan harga kebutuhan pokok di Kandangan, Hulu Sungai Selatan.

PROKAL.CO, KANDANGAN – Untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok dan mengantisipasi harganya menjelang bulan Ramadan, tim gabungan terdiri dari Polres Hulu Sungai Selatan (HSS), Dinas Perdagangan dan pengelola Pasar Kandangan melakukan operasi pasar, Selasa (9/5) pagi.

Satu persatu pedagang Pasar Kandangan yang menjual kebutuhan pokok didatangi untuk dilakukan pengecekan barang yang dijual dan ketersediaan barangnya.

Kepala Dinas Perdagangan HSS, M Sufiani mengatakan, dari hasil operasi pasar yang dilakukan tim, stok dan harga kebutuhan pokok masih cukup dan tidak ada kenaikan yang berarti menjelang bulan Ramadan. “Stok barang aman dan harga masih stabil tidak ada kenaikan yang berarti,” ujarnya kemarin (10/5) saat dikonfirmasi.

Diungkapkannya, dari beberapa kebutuhan pokok yang mendasar seperti beras, daging, gula, gas elpiji sampai beras tidak ada kenaikan. Hanya telur ayam ras mengalami kenaikan sebesar seribu rupiah per kilogramnya.

Kemudian telur itik atau bebek naik sebesar seratus rupiah dan bawang putih naik menjadi Rp50 ribu, di mana sebelumnya hanya Rp45 ribu per Kg.

Untuk cabai rawit yang di awal tahun harganya melambung tinggi saat ini sudah normal, per Kg saat ini sudah Rp40 ribu. Bahkan, bawang merah yang sempat mengalami kenaikan sekarang sudah turun, sebelumnya Rp35 ribu kini turun menjadi Rp28 ribu. “Kenaikan yang terjadi masih dalam tahap wajar dan tidak terlalu signifikan,” tuturnya.

Dijelaskan mantan Camat Kandangan ini, untuk terus memantau ketersediaan dan harga kebutuhan pokok, jajarannya dalam setiap minggu rutin melakukan pemantauan di sejumlah pasar di Kandangan.  “Seminggu dua kali kami memantaunya. Data hasil setiap pemantauan kami kirim ke pihak-pihak terkait,” imbuhnya.

Ditambahkan Sufiani, menghadapi harga melonjak menjelang Ramadan atau saat Ramadan, jajarannya juga sudah siap dengan pasar murah yang akan dilakukan di 11 Kecamatan di daerah ini.

Ada 16 kali pasar murah nanti akan dilaksanakan. Sebelas kali khusus Dinas Perdagangan HSS bekerjasama dengan pihak terkait dan lima kali lagi dilakukan dinas provinsi. “Khusus 11 kali pasar murah dari Dinas Perdagangan HSS pelaksanaannya melihat kondisi pasar. Sedangkan dari dinas provinsi sudah satu kali dilakukan dan tersisa empat lagi belum,” pungkasnya. (shn/ram/ema)


BACA JUGA

Rabu, 10 Mei 2017 16:15

Tax Amnesty DJP KalSelTeng Raup Rp946,48 miliar

BANJARMASIN – Hingga berakhirnya program tax amnesty yang ditutup pada 31 Maret lalu, Kantor Wilayah…

Rabu, 10 Mei 2017 12:05

Mudahnya Sambungan Baru Listrik PLN

Dengan kondisi sistem kelistrikan yang semakin membaik, PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan…

Rabu, 10 Mei 2017 12:01

Tambah Pasokan Listrik Sistem Barito, PLN Optimalkan Pelayanan di KalSeTeng

PLN terus memperkuat sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah untuk mendorong…

Senin, 08 Mei 2017 10:47

Presiden RI Apresiasi Langkah BRI

PELAIHARI - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melakukan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan…

Selasa, 02 Mei 2017 13:26

Tantangan Notaris 2016, Harus Ektra Hati-hati

MARTAPURA - Persoalan kepemilikan tanah masih menjadi problem yang ramai diperbincangkan.  Duplikat…

Senin, 01 Mei 2017 14:03

AWAS..!! Penimbun Sembako Jelang Ramadan Akan Ditindak Tegas

BANJARMASIN - Menjelang Ramadan dan lebaran mendatang, harga kebutuhan pokok menjadi sorotan. Terutama…

Sabtu, 29 April 2017 20:05

Ini Nih Penyebab Harga Bawang Putih Terus Naik

BANJARMASIN - Dalam beberapa hari terakhir harga bawang putih terus melonjak. Ini dipicu terganggunya…

Jumat, 28 April 2017 15:18

Lihat nih, Bandara Syamsudin Noor Komitment Tingkatkan Keramah-tamahan

BANJARBARU – Bandara Syamsudin Noor ingin memberikan pelayanan sebaik mungkin untuk para calon…

Kamis, 27 April 2017 15:44

Ritel Modern Lagi Menjamur, Lah.. yang ini Malah Tutup

Disaat beberapa toko modern sedang semangat-semangatnya beroperasi, meski belum memiliki izin. Ternyata…

Selasa, 11 April 2017 16:00

Waspada..!! 80 Perusahaan Bodong Diindikasi Hadir di Kalsel

BANJARMASIN - Masyarakat Kalsel diminta lebih hati-hati saat berinvestasi, sebab Otoritas Jasa Keuangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .