MANAGED BY:
RABU
23 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 12 Mei 2017 08:16
Tersangka Perkosaan Marabahan Kompak Tak Mengaku
DIGELAR: Sidang kasus perkosaan yang terjadi di Desa Antar Baru, Tabukan, Kabupaten Batola, kembali digelar di Pengadilan Negeri Marabahan, Rabu (10/5).

PROKAL.CO, MARABAHAN - Sidang kasus perkosaan yang terjadi di Desa Antar Baru, Tabukan, Kabupaten Batola,  kembali digelar di Pengadilan Negeri Marabahan, Rabu (10/5). Kali ini sidang menghadirkan saksi a de charge atau saksi meringankan. Pada sidang ke-12 ini para terdakwa masih tetap dengan pendiriannya bahwa mereka tidak melakukan perbuatan pemerkosaan yang dituduhkan korban. 

Kuasa hukum terdakwa, Abdul Halim Shahab mengatakan, sidang kali ini adalah pemeriksaan terdakwa. Dalam persidangan, para terdakwa menyatakan tidak ada melakukan perbuatan perkosaan. “Dari beberapa orang saksi yang diperiksa tidak ada mengatakan bahwa terdakwa melakukan perbuatan itu,  kecuali korban dan suami,” ujarnya. 

Terkait alat bukti, Halim menegaskan, untuk membuktikan unsur kekerasan seharusnya ada bukti seperti sprai, celana dalam, dan baju sobek. “Dalam hal ini tidak ada perkosaan. Yang ada itu hanya cerita yang dibuat-buat dan tidak didukung dengan alat bukti yang lain. Bahkan dokter menjelaskan tidak ada kekerasan dalam alat kelamin. Korban menuduh 7 terdakwa melakukan perkosaan, tapi pada waktu itu suaminya juga melakukan hubungan badan,” bebernya.

Ketika korban hamil, lanjut Halim, tuhan menunjukkan bahwa tes DNA-nya ternyata sama dengan suami korban. “Jadi kesimpulannya jaksa terlalu berani menyatakan berkas ini sempurna. Saya 30 tahun beracara, baru kali ini saya menemukan ada perbuatan perkosaan mengetuk pintu dulu dan setelah melakukan perbuatan pemerkosaan seperti yang dituduhkan korban,” ujarnya yang mengaku heran.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Deni Niswansyah mengatakan, dalam KUHAP disebutkan bahwa keterangan yang disampaikan terdakwa tersebut untuk diri sendiri dan mereka boleh mengingkari. Mengenai kuat tidaknya alat bukti, silakan penasehat menilainya dan berbeda dengan pendapat JPU. “Sesuai dengan KUHAP, kasus ini punya dua alat bukti sehingga layak untuk dinaikkan,” tegasnya.  (hni/ema)


BACA JUGA

Rabu, 23 Agustus 2017 15:56

Kasus Joki Kunker DPRD Banjar, Anggota Dewan Mulai Diperiksa

MARTAPURA - Kasus perjalanan dinas anggota dewan ternyata memang bikin repot di mana-mana. Jika Kejaksaan…

Rabu, 23 Agustus 2017 15:14

Warga HSU Temukan Dua Granat Peninggalan Perang

AMUNTAI – Dua pekerja proyek peninggian jalan di Desa Danau Teratai Kecamatan Banjang Kabupaten…

Rabu, 23 Agustus 2017 15:09

ASTAGA.. Digrebek Satpol PP, Karyawati Salon ini Sudah Bugil

BANJARBARU - Seorang karyawati salon berinisial AS digerebek Satpol PP Banjarbaru di Salon At Tin di…

Rabu, 23 Agustus 2017 12:50

Baru Berniat Jadi Bandar Zenith, Janda Ini Ditangkap

BANJARBARU - Gelar kasus di halaman Mapolsek Banjarbaru Timur tadi siang (23/8) menjadi tontonan…

Rabu, 23 Agustus 2017 11:54

Listrik Tiang PJU Siring Dibobol PKL, Kepala Dinas PUPR Geram

BANJARMASIN - Sejumlah tiang penerangan jalan umum (PJU) jadi sasaran sumber listrik yang diduga dicuri…

Rabu, 23 Agustus 2017 11:16

Patroli di Kawasan Kelayan, Aparat Ringkus Pengedar Sabu ini

BANJARMASIN-Supiani alias Supian (46) tertangkap tangan anggota Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel,…

Rabu, 23 Agustus 2017 10:38
BREAKING NEWS

Dua dari Tiga Korban Tenggelam Batola Ditemukan

MARABAHAN - Dua dari tiga orang penumpang yang tenggelam di Perairan Sungai Barito,  Desa Belandean,…

Selasa, 22 Agustus 2017 16:44

Fokus Kembalikan Selisih Uang, Jaksa: Kami Bekerja Profesional

BANJARMASIN - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel sedang menangani kasus dugaan korupsi perjalanan dinas…

Selasa, 22 Agustus 2017 16:22

WOW! Sopir Pengunggah Video Pungli Oknum Polisi Itu Diberi Hadiah Android

BANJARMASIN –  Puas sudah Ade Irawan. Sopir truk itu  akhirnya menuai hadiah dari keberaniannya…

Selasa, 22 Agustus 2017 11:11

NGERI..! Versus Dum Truk, Pedagang Pentol Tewas di Pengayuan

BANJARBARU - Seorang pedagang pentol tewas terkapar di Jalan Ahmad Yani kilometer 24 Pengayuan jurusan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .