MANAGED BY:
SENIN
18 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Sabtu, 13 Mei 2017 08:04
Penting untuk Bekantan, BKSDA Sosialisasikan KPHK Kuala Lupak
SOSIALISASI: KSDA sosialisasi di Barito Kuala.

PROKAL.CO, MARABAHAN - Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyelenggarakan Sosialisasi Kawasan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Kuala Lupak yang terdapat di Kecamatan Tabunganen, Barito Kuala (Batola), belum lama tadi

Kegiatan yang berlangsung di Aula Bahalap Kantor Bupati Batola dan dibuka Sekdakab Batola Ir H Supriyono MIP ini melibatkan SOPD terkait, pihak kecamatan, dan para kades.  Sosialisasi KPHK yang dipandu Asisten Bidang Pembangunan M Anthony SSos MIP ini menghadirkan dua pembicara yakni Lukito Andi Widyarto MP (Kepala BKSDA Kalsel) dan Ir HA Ridani MP (Kabid PKSDAE Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel). 

Sekdakab Batola Ir H Supriyono MIP saat membuka kegiatan mengatakan, bicara Kuala Lupak keberadaannya sangat penting bagi konservasi perikanan di Batola. Walau pun 15 tahun lalu kawasan ini sering menjadi sasaran perambah hutan. 

Dalam perjalanan waktu Kuala Lupak akhirnya juga ditetapkan menjadi batas kawasan suaka marga satwa dengan kawasan budidaya lainnya. Untuk mengembalikan fungsi kawasan suaka margasatwa khususnya terhadap habitat Bekantan atau dalam bahasa ilmiah disebut Nasalis Larvatus ini maka dilakukan penanaman pegitasi danau melalui jalur TNI.

Hal-hal yang perlu dipahami dalam  dalam pengelolaan kawasan konservasi Kuala Lupak, sebut mantan Kadishutbun Batola ini, selain mengedukasi kepada masyarakat kawasan Kuala Lupak sendiri juga masyarakat luar Kuala Lupak tentang pentingnya memelihara keberadaan habitat asli Kalsel khususnya Kabupaten Batola. 

Dengan adanya KPHK ini, diharapkan keberadaan habitat yang dilindungi ini tak saja dikenal secara nasional namun bahkan internasional. Hanya saja, lanjut Sekda yang akrap pak Pri itu, masyarakat diimbau agar tidak memburu dan membunuh habitat langka ini.

Masyarakat sebut dia, harus diberi pemahaman agar memberikan alokasi ruang agar menjadikan habitat ini memungkinkan untuk berkembang biak dan bebas berkeliaran di alam terbuka sesuai kebutuhan dan kenyamanannya. 

Supriyono menyebut di Batola terdapat 3 lokasi yang ditetapkan menjadi ruang konservasi dalam menjaga kepunahan habitat yakni Pulau Kaget, Kuala Lupak, dan Pulau Bakut. 

Kabid PKSDAE Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Ir HA Ridani MP dalam makalahnya berjudul Dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel Dalam Upaya Penanganan Permasalahan di Kawasan Konservasi menguraikan, upaya penanganan masalah di antaranya melaksanakan sosialisasi/penyuluhan kepada masyarakat yang berada di dalam dan sekitar kawasan hutan. 

Selanjutnya, melaksanakan patroli pengamanan hutan, melaksanakan operasi gabungan, penyelesaian tata batas kawasan konservasi, membentuk kelompok Pamhut Partisipatif, membentuk kelompok MPA, pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan perhutanan sosial. (hni/ema)


BACA JUGA

Senin, 18 Desember 2017 15:00

Sahbirin Bawa Keluarga Balanting Paring Susuri Sungai Amandit

KANDANGAN – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengajak keluarganya menyusuri Sungai Amandit di Loksado,…

Senin, 18 Desember 2017 14:52

MANTAP..!! Sehari, Listrik Padam Tujuh Kali

BANJARBARU - Permasalahan jaringan listrik di Banua tak ada habisnya. Minggu (17/12) kemarin misalnya,…

Senin, 18 Desember 2017 14:46

Dana Desa 2018 untuk Kalsel Akan Dipangkas

BANJARBARU - Jika tahun sebelumnya Kalimantan Selatan mendapat Rp1,4 triliun untuk pengembangan desa,…

Senin, 18 Desember 2017 14:43

Kerbau Rawa HSU Terancam Punah

AMUNTAI – Peternak hadangan atau kerbau rawa di Kecamatan Paminggir sedang risau. Puluhan hewan…

Senin, 18 Desember 2017 14:37

Ini Dia Taman Kedelapan Milik Kota Idaman

BANJARBARU - Kota Banjarbaru punya satu taman baru lagi, dilengkapi dengan peralatan fitnes. Taman itu…

Senin, 18 Desember 2017 14:36

HEBOH! Mobil Terobos Pagar Bandara, ini Pengakuan Sopir

BANJARBARU - Pagar besi Bandara Syamsudin Noor lagi-lagi jadi sasaran kecelakaan lalu lintas. Satu unit…

Senin, 18 Desember 2017 11:01

Walikota Banjarmasin Inginkan JPO di Flyover

BANJARMASIN - Terlepas dari kontroversi jembatan kaca, rupanya masih ada jembatan penyeberangan pejalan…

Senin, 18 Desember 2017 10:52

SPBU: Pasokan Premium Memang Tidak Bisa Ditambah

BANJARMASIN - Sesekali, antrean mengular di SPBU masih jadi pemandangan khas di Banjarmasin. Jelang…

Senin, 18 Desember 2017 10:44

Kontrak Habis, PKL Baiman Harus Bayar Sewa Lahan Sendiri

BANJARMASIN - Sejak 25 Januari 2018, masa penyewaan lahan Kuliner Baiman berakhir. Karena masalah anggaran…

Senin, 18 Desember 2017 09:56

Tim Penilai Lomba LBS Kunjungi Tanbu

BATULICIN - Tim Penilai Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) Tingkat Provinsi Kalsel berkunjung ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .