MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Sabtu, 13 Mei 2017 08:04
Penting untuk Bekantan, BKSDA Sosialisasikan KPHK Kuala Lupak
SOSIALISASI: KSDA sosialisasi di Barito Kuala.

PROKAL.CO, MARABAHAN - Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyelenggarakan Sosialisasi Kawasan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Kuala Lupak yang terdapat di Kecamatan Tabunganen, Barito Kuala (Batola), belum lama tadi

Kegiatan yang berlangsung di Aula Bahalap Kantor Bupati Batola dan dibuka Sekdakab Batola Ir H Supriyono MIP ini melibatkan SOPD terkait, pihak kecamatan, dan para kades.  Sosialisasi KPHK yang dipandu Asisten Bidang Pembangunan M Anthony SSos MIP ini menghadirkan dua pembicara yakni Lukito Andi Widyarto MP (Kepala BKSDA Kalsel) dan Ir HA Ridani MP (Kabid PKSDAE Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel). 

Sekdakab Batola Ir H Supriyono MIP saat membuka kegiatan mengatakan, bicara Kuala Lupak keberadaannya sangat penting bagi konservasi perikanan di Batola. Walau pun 15 tahun lalu kawasan ini sering menjadi sasaran perambah hutan. 

Dalam perjalanan waktu Kuala Lupak akhirnya juga ditetapkan menjadi batas kawasan suaka marga satwa dengan kawasan budidaya lainnya. Untuk mengembalikan fungsi kawasan suaka margasatwa khususnya terhadap habitat Bekantan atau dalam bahasa ilmiah disebut Nasalis Larvatus ini maka dilakukan penanaman pegitasi danau melalui jalur TNI.

Hal-hal yang perlu dipahami dalam  dalam pengelolaan kawasan konservasi Kuala Lupak, sebut mantan Kadishutbun Batola ini, selain mengedukasi kepada masyarakat kawasan Kuala Lupak sendiri juga masyarakat luar Kuala Lupak tentang pentingnya memelihara keberadaan habitat asli Kalsel khususnya Kabupaten Batola. 

Dengan adanya KPHK ini, diharapkan keberadaan habitat yang dilindungi ini tak saja dikenal secara nasional namun bahkan internasional. Hanya saja, lanjut Sekda yang akrap pak Pri itu, masyarakat diimbau agar tidak memburu dan membunuh habitat langka ini.

Masyarakat sebut dia, harus diberi pemahaman agar memberikan alokasi ruang agar menjadikan habitat ini memungkinkan untuk berkembang biak dan bebas berkeliaran di alam terbuka sesuai kebutuhan dan kenyamanannya. 

Supriyono menyebut di Batola terdapat 3 lokasi yang ditetapkan menjadi ruang konservasi dalam menjaga kepunahan habitat yakni Pulau Kaget, Kuala Lupak, dan Pulau Bakut. 

Kabid PKSDAE Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Ir HA Ridani MP dalam makalahnya berjudul Dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel Dalam Upaya Penanganan Permasalahan di Kawasan Konservasi menguraikan, upaya penanganan masalah di antaranya melaksanakan sosialisasi/penyuluhan kepada masyarakat yang berada di dalam dan sekitar kawasan hutan. 

Selanjutnya, melaksanakan patroli pengamanan hutan, melaksanakan operasi gabungan, penyelesaian tata batas kawasan konservasi, membentuk kelompok Pamhut Partisipatif, membentuk kelompok MPA, pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan perhutanan sosial. (hni/ema)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 12:20
Parlementaria Balangan

Dewan Balangan Imbau Masyarakat Beralih Dari Karet

PARINGIN – Hingga saat ini, mayoritas masyarakat Kabupaten Balangan masih ketergantungan dengan…

Rabu, 21 Februari 2018 11:35

Harga Elpiji 3 Kg di Banua Makin Sulit Dikendalikan

Kelangkaan tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram bikin rakyat kecil Banua menjerit. Dalam beberapa…

Rabu, 21 Februari 2018 11:30
BREAKING NEWS

HMI Demo, Minta Kasus Penganiayaan Usman Diusut Tuntas

KOTABARU - Mahasiswa yang tergabung dalam naungan HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Kotabaru berunjuk rasa…

Rabu, 21 Februari 2018 11:29

Gugatan Sengketa Pilkada Tabalong Dipersidangkan

TANJUNG - Akhirnya sengketa gugatan Pilkada Kabupaten Tabalong yang disampaikan pasangan calon H Norhasani…

Rabu, 21 Februari 2018 11:07

Warga Kelayan Selatan Rela Antri Demi Satu Tabung Gas

BANJARMASIN - Puluhan warga di Laksana Intan, Kelayan Selatan, terpaksa antre di depan Pangkalan gas…

Rabu, 21 Februari 2018 11:04

Berkat Kapal Sapu-sapu, Invasi Eceng Gondok Digagalkan

BANJARMASIN - Eceng gondok kembali menyerang kota. Kemarin (20/2), tanaman yang tumbuh di permukaan…

Rabu, 21 Februari 2018 11:00

Dirut Baru PDAM Nanti Bakal Ditunggu Utang

BANJARMASIN - Posisi Direktur Utama PDAM Bandarmasih sebentar lagi dilelang. Siapapun nanti yang terpilih,…

Rabu, 21 Februari 2018 09:48

Para Badut Banjarbaru di Panggil Satpol PP, Ini Kesepakatannya

BANJARBARU - Badut jalanan akhirnya bisa beraktivitas dengan tenang. Sebab, Satpol PP Banjarbaru telah…

Rabu, 21 Februari 2018 09:44
Parlementaria

Dewan Minta Tingkatkan Fasilitas Peserta Didik Disabilitas

BANJARBARU - Dari total 48 ribu peserta didik SD dan SMP di Banjarbaru, 500 di antaranya merupakan penyandang…

Rabu, 21 Februari 2018 09:42
Pemko Banjarbaru

Wawali Banjarbaru Sambut Kedatangan Menteri Perdagangan

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi Kepala Dinas Perdagangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .