MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Sabtu, 13 Mei 2017 13:18
Amuntai Hulu Sungai Utara
Waspada, Sempat Surut Amuntai Terendam Lagi
TERENDAM - Air Sungai Nagara di Jalan Nasional Desa Palampitan Kecamatan Amuntai Tengah, naik ke jalan.

PROKAL.CO, AMUNTAI - Kiriman air dari hulu Sungai Tabalong dan Balangan belum menandakan surut sejak Kamis (11/5) sampai kemarin. Sejumlah rumah yang berada di tepi Sungai Nagara digenangi air sampai meluber ke jalan Palampitan yang merupakan jalan nasional.

Masyarakat terlihat santai. Seakan sudah terbiasa dengan air kiriman dari hulu sungai tersebut. Dalam kurun waktu lima bulan 2017 ini, HSU sudah beberapa kali dilanda banjir baik skala besar maupun kecil. "Bertahan di rumah saja. Calap belum cukup tinggi. Mudahan tidak naik lagi," sebut Sulai warga Palampitan.

Dia berharap pemerintah daerah atau pihak terkait membuatkan tanggul penahan air untuk lokasi rawan calap. Setiap kali HSU mendapatkan kiriman air selalu melampaui bibir sungai. "Lihat saja sungai dan pemukiman sejajar airnya. Jika daerah ini diguyur hujan bisa lebih tinggi lagi banjirnya," yakinnya.

Kepala BPBD HSU Faturrakhman mengatakan bahwa kondisi air memang mengalami kenaikan di atas normal. Namun warga tetap diminta untuk waspada, khususnya pemukim di bantaran sungai. "Saat ini lokasi yang terendam yakni Palampitan, Paliwara termasuk Danau Teratai di Kecamatan Banjang," sebutnya.

Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) tetap diminta untuk melaporkan setiap perkembangan kenaikan air di wilayah. "Camat dan kades juga kami minta untuk terus melaporkan perkembangan ketinggian air di wilayah masing-masing," sebut Aman, sapaan akrab Kepala BPBD HSU.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan aliran listrik. Sebab dapat menimbulkan kasus kesetruman. "Perhatikan aliran listrik rumah Anda, jangan sampai terendam banjir," pesannya.

Aman menyebut untuk fase banjir besar biasanya siklus lima tahunan. "Contoh tahun 2009, 2014 dan sempat besar pada tahun 2016 tadi," bandingnya.

Faktor yang menyebabkan HSU calap dominan disebabkan oleh kiriman air dari hulu sungai Tabalong dan Balangan, ditambah kantong-kantong air yang penuh dalam hal ini Polder Alabio. "Jika HSU hujan, dikirim air, dan ditambah kantong air penuh maka potensi banjir besar sangat tinggi," runutnya.

Dari pengamatan Radar Banjarmasin, warga di jalan Palampitan menyiapkan kantong-kantong pasir untuk membendung air yang meluber agar tak masuk ke dalam rumah.(mar/dye/ema)


Data Banjir HSU tahun 2017
- Januari Tanggal 29 tahun 2017
Sungai meluap merendam jalan protokol. Seperti Ahmad Yani dan Kuripan.

- Tanggal 1 Februari 2017
Air kembali merendam sebagian wilayah di HSU seperti Kecamatan Banjang, Amuntai Utara, Tengah dan Haur Gading.

- Tanggal 13 Februari 2017
Air kembali merendam HSU. Penyebab kiriman, ditambah wilayah ini memasuki musim penghujan.

- Tanggal 17 Februari 2017
Merendam fasilitas sekolah termasuk SDN 1 Pekapuran Kecamatan Amuntai Tengah, SD Danau Teratai Kecamatan Banjang.

- Tanggal 7 Maret 2017
Air kembali naik, dan merendam sebagian wilayah pertanian di HSU. Menyebabkan masa tanam padi molor.

- Tanggal 15 Maret 2017
Air juga merendam fasilitas Pasar Alabio yang berada di bibir Sungai Nagara.

- Tanggal 8 April 2017
Bajir terulang lagi, meski tidak besar, BPBD mengeluarkan peta rawan banjir. Empat kecamatan rawan yakni Amuntai Tengah, Utara, Banjang dan Haur Gading.

- Tanggal 12 Mei 2017
Kembali wilayah di HSU direndam banjir. Sampai saat ini air belum menunjukkan tanda-tanda surut.

(Sumber Radar Banjarmasin dan BPBD HSU)


BACA JUGA

Senin, 23 Oktober 2017 13:34

Pilkada Empat Kabupaten di Kalsel, Golkar Pilih Pertahana

BANJARMASIN – Menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) di empat kabupaten tahun 2018 mendatang,…

Senin, 23 Oktober 2017 13:30

Sahbirin: Kader Golkar Tak Boleh Minta Proyek Macam-Macam

BANJARMASIN – Penangkapan mantan Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali harus dijadikan pelajaran…

Senin, 23 Oktober 2017 13:23

Titik Api Turun Dibandingkan Tahun Lalu

KANDANGAN – Meski status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan…

Senin, 23 Oktober 2017 12:08

800 Penghapal Alquran Rumah Tahfidz se-Kalsel Diwisuda

BANJARBARU - Sebanyak 800 penghapal Alquran dari berbagai rumah tahfidz yang tersebar di Kalsel Minggu…

Senin, 23 Oktober 2017 12:03

Sedikit Lagi, Jalan ke Sungai Gampa Nyaris Rampung

BANJARMASIN – Perintisan jalan di Jalan Sungai Gampa RT 22, RW 05, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan…

Senin, 23 Oktober 2017 11:57

Ayo ke Disdukcapil Banjarmasin, 6 Ribu Blangko E-KTP Sudah Datang

BANJARMASIN – Percetakan KTP-el kembali bisa dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)…

Senin, 23 Oktober 2017 09:31

Pemkab Batola Gelar Peringatan Wafatnya Pahlawan Pangeran Antasari

MARABAHAN - Pangeran Antasari selain dikenal sebagai sosok yang berani, gigih, dan ahli strategi perang…

Senin, 23 Oktober 2017 09:24

Kadis Kesehatan Tanbu: Begini Deteksi Dini Penyakit Malaria

BATULICIN - Dinkes Tanbu bekerjasama dengan Balai Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit…

Senin, 23 Oktober 2017 09:17

Resmikan Asrama Ponpes Azzikra DDI Tanbu

BATULICIN - Yayasan DDI (Darud Da’wah Wal Irsyad) Tanah Bumbu menggelar Milad Ponpes Azzikra…

Senin, 23 Oktober 2017 09:13
Kabar Tanah Bumbu

Bupati Tanbu Lantik 50 Kepala Desa

BATULICIN - Bupati Tanbu Mardani H Maming melantik dan mengambil sumpah 50 kepala desa terpilih hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .