MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 13 Mei 2017 13:18
Amuntai Hulu Sungai Utara
Waspada, Sempat Surut Amuntai Terendam Lagi
TERENDAM - Air Sungai Nagara di Jalan Nasional Desa Palampitan Kecamatan Amuntai Tengah, naik ke jalan.

PROKAL.CO, AMUNTAI - Kiriman air dari hulu Sungai Tabalong dan Balangan belum menandakan surut sejak Kamis (11/5) sampai kemarin. Sejumlah rumah yang berada di tepi Sungai Nagara digenangi air sampai meluber ke jalan Palampitan yang merupakan jalan nasional.

Masyarakat terlihat santai. Seakan sudah terbiasa dengan air kiriman dari hulu sungai tersebut. Dalam kurun waktu lima bulan 2017 ini, HSU sudah beberapa kali dilanda banjir baik skala besar maupun kecil. "Bertahan di rumah saja. Calap belum cukup tinggi. Mudahan tidak naik lagi," sebut Sulai warga Palampitan.

Dia berharap pemerintah daerah atau pihak terkait membuatkan tanggul penahan air untuk lokasi rawan calap. Setiap kali HSU mendapatkan kiriman air selalu melampaui bibir sungai. "Lihat saja sungai dan pemukiman sejajar airnya. Jika daerah ini diguyur hujan bisa lebih tinggi lagi banjirnya," yakinnya.

Kepala BPBD HSU Faturrakhman mengatakan bahwa kondisi air memang mengalami kenaikan di atas normal. Namun warga tetap diminta untuk waspada, khususnya pemukim di bantaran sungai. "Saat ini lokasi yang terendam yakni Palampitan, Paliwara termasuk Danau Teratai di Kecamatan Banjang," sebutnya.

Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) tetap diminta untuk melaporkan setiap perkembangan kenaikan air di wilayah. "Camat dan kades juga kami minta untuk terus melaporkan perkembangan ketinggian air di wilayah masing-masing," sebut Aman, sapaan akrab Kepala BPBD HSU.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan aliran listrik. Sebab dapat menimbulkan kasus kesetruman. "Perhatikan aliran listrik rumah Anda, jangan sampai terendam banjir," pesannya.

Aman menyebut untuk fase banjir besar biasanya siklus lima tahunan. "Contoh tahun 2009, 2014 dan sempat besar pada tahun 2016 tadi," bandingnya.

Faktor yang menyebabkan HSU calap dominan disebabkan oleh kiriman air dari hulu sungai Tabalong dan Balangan, ditambah kantong-kantong air yang penuh dalam hal ini Polder Alabio. "Jika HSU hujan, dikirim air, dan ditambah kantong air penuh maka potensi banjir besar sangat tinggi," runutnya.

Dari pengamatan Radar Banjarmasin, warga di jalan Palampitan menyiapkan kantong-kantong pasir untuk membendung air yang meluber agar tak masuk ke dalam rumah.(mar/dye/ema)


Data Banjir HSU tahun 2017
- Januari Tanggal 29 tahun 2017
Sungai meluap merendam jalan protokol. Seperti Ahmad Yani dan Kuripan.

- Tanggal 1 Februari 2017
Air kembali merendam sebagian wilayah di HSU seperti Kecamatan Banjang, Amuntai Utara, Tengah dan Haur Gading.

- Tanggal 13 Februari 2017
Air kembali merendam HSU. Penyebab kiriman, ditambah wilayah ini memasuki musim penghujan.

- Tanggal 17 Februari 2017
Merendam fasilitas sekolah termasuk SDN 1 Pekapuran Kecamatan Amuntai Tengah, SD Danau Teratai Kecamatan Banjang.

- Tanggal 7 Maret 2017
Air kembali naik, dan merendam sebagian wilayah pertanian di HSU. Menyebabkan masa tanam padi molor.

- Tanggal 15 Maret 2017
Air juga merendam fasilitas Pasar Alabio yang berada di bibir Sungai Nagara.

- Tanggal 8 April 2017
Bajir terulang lagi, meski tidak besar, BPBD mengeluarkan peta rawan banjir. Empat kecamatan rawan yakni Amuntai Tengah, Utara, Banjang dan Haur Gading.

- Tanggal 12 Mei 2017
Kembali wilayah di HSU direndam banjir. Sampai saat ini air belum menunjukkan tanda-tanda surut.

(Sumber Radar Banjarmasin dan BPBD HSU)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 15:14
Pemkab Balangan

Jemaah Haji Balangan Tiba di Banua

PARINGIN – Penyambutan jemaah haji Balangan Rabu (19/9) kemarin  berlangsung haru. Ratusan…

Kamis, 20 September 2018 15:07
Pemkab Balangan

Bupati Balangan Reshuffle Sejumlah Pejabat

PARINGIN – Bupati Balangan H Ansharuddin telah resmi melakukan reshuffle kabinetnya. Pelantikan…

Kamis, 20 September 2018 10:24
Berita Tabalong

PKK Tabalong Dapat 13 Piala di Jambore PKK Kalsel

TANJUNG - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tabalong sukses besar…

Kamis, 20 September 2018 09:42

Jaringan Narkotika Internasional Masuk dengan KTP Palsu

BANJARBARU - Jaringan narkotika Pekanbaru-Banjarmasin ternyata telah mempersiapkan diri dengan baik.…

Kamis, 20 September 2018 09:31

Total 328 Formasi CPNS di Kalsel, Guru Matematika Paling Banyak Dicari

BANJARBARU – Pemprov Kalsel secara resmi merilis kualifikasi formasi penerimaan calon pegawai…

Kamis, 20 September 2018 09:26

Fikry Lanjutkan Program, Arifin ingin Bikin Jalan, Sukamta Beri Pinjaman

BANJARMASIN – Suara tabuhan drum band mengiringi langkah Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tapin,…

Kamis, 20 September 2018 09:07

HARUS TEGAS..! Aturan Kawasan Tanpa Rokok Masih Longgar

BANJARMASIN - Penerapan perda tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) banyak pengecualian. Diketuk sejak tahun…

Kamis, 20 September 2018 09:00

Ibnu Terperangah, di Pusat Kota Masih Ada Pemukiman Seperti ini

WALI Kota Banjarmasin, Ibnu Sina terperangah ketika mengunjungi rumah milik Slamet di Gang Kembang Jalan…

Kamis, 20 September 2018 08:58

Kelamaan Menunggu Diangkat PNS, Honorer: Keburu Kami Jadi Almarhum

Formasi honorer K2 untuk Banjarmasin cuma dijatah tiga orang. Forum guru honorer bereaksi. Mengadu ke…

Kamis, 20 September 2018 08:55

Festival Pasar Rakyat Angkat Derajat Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pasar tradisional merupakan jantung perekonomian masyarakat. Sayang sekali, keberadaannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .