MANAGED BY:
SELASA
22 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 15 Mei 2017 12:58
Kabar Tanah Bumbu
Ajak Semua Pihak Memberi Perhatian Pernikahan Dini
RAKOR: Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat HM Idjra'i saat membacakan sambutan Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Angka Perkawinan Dini di Ruang Rapat Setda, belum lama tadi.

PROKAL.CO, BATULICIN - Dampak persoalan perkawinan anak secara dini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Namun sudah saatnya menjadi perhatian bersama, sehingga dengan perhatian perkawinan seusia itu tidak berdampak pula terhadap kelangsungan rumah tangganya.

“Dengan demikian keterlibatan orang tua sangat diharapkan agar turut mendukung  program pemerintah daerah dalam upaya percepatan penurunan angka perkawinan dini,” jelas Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat HM Idjra'i saat membacakan  sambutan Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Angka Perkawinan Dini di Ruang Rapat Setda, belum lama tadi.

Menurut Idra'i, menjalani perkawinan harus seiring dengan kematangan berpikir, dengan kematangan itu pasangan perkawinan akan berpikir bagaimana hidup sejahtera demi kelangsungan hidup dan masa depan keluarga.

“Biasanya pernikahan anak usia dini lebih mengedepankan egonya, emosinya masih labil, dengan minimnya kematangan berpikir, maka akan berpotensi konflik rumah tangga hingga berujung pada sebuah perceraian,” paparnya.

Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Narni, meminta agar semua pihak ikut peduli dengan masih tingginya angka pernikahan dini yang terjadi tiap tahun. Dimana hampir 50 persen dari 2,5 juta pernikahan pertahun itu adalah kelompok usia dibawah 19 tahun.

Dia mengungkapkan, perkawinan dini dibawah usia 16 tahun untuk Kabupaten Tanah Bumbu termasuk tinggi di Kalimantan Selatan yakni 18,78 persen. Berdasarkan laporan Kementerian Agama setempat di tahun 2015 Kecamatan yang paling tinggi pernikahan sini berada di Kecamatan Satui, Kecamatan Simpang Empat dan Kecamatan Batulicin.

“Hal ini menjadi perhatian kita bersama dengan membangun kesepakatan bersama stakeholder sehingga penurunan perkawinan dini  bisa di atasi secepat mungkin,” terang Narni saat melaporkan rapat koordinasi tersebut. (kry/ema)


BACA JUGA

Senin, 21 Agustus 2017 18:07

Rakyat Kotabaru Siapkan Class Action Izin Tambang

KOTABARU - Guru besar sekaligus Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Prof Dr Syaiful Bakhri…

Senin, 21 Agustus 2017 17:20

Wabup Ziarah Makam Pahlawan

BATULICIN - Wabup Tanbu H Sudian Noor melaksanakan ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan Mattone Kecamatan…

Senin, 21 Agustus 2017 17:16

Rintik Hujan Warnai Upacara Penurunan Bendera

BATULICIN - Tim Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) angkatan XIV Kabupaten Tanah Bumbu, menurunkan bendera…

Senin, 21 Agustus 2017 17:12

Paskibra Tanbu Sukses Jalankan Tugas

BATULICIN - Resepsi kenegaraan dan malam ramah tamah HUT Kemerdekaan RI ke-72 yang dilaksanakan di Perkantoran…

Senin, 21 Agustus 2017 16:51

Hasil Survey, Penduduk Kalsel Lebih Bahagia Ketimbang di Jakarta

BANJARMASIN - DKI Jakarta, selama ini memang populer. Menjadi lokasi ibukota negara, infrastrukturnya…

Senin, 21 Agustus 2017 16:06

Sanitasi Jadi Persoalan Akreditasi di Sekolah

BANJARMASIN –  Sanitasi, ketersediaan air bersih, dan kebersihan lingkungan menjadi aspek…

Senin, 21 Agustus 2017 16:02

Ke Banjarmasin, Presiden Akan Kenakan Baju Adat Banjar

BANJARMASIN – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan mengenakan pakaian adat kerajaan Banjar…

Minggu, 20 Agustus 2017 14:05

Melihat Kesungguhan Pemprov Membangun Landmark Km 0: Belum Apa-apa, Sudah Begini...

Membangun tugu 0 Km dengan desain megah dipastikan memakan anggaran tak sedikit. Karena itu, pemerintah…

Minggu, 20 Agustus 2017 13:57

Penduduk Miskin Kalsel Bertambah 10.000

BANJARMASIN - Ironis. Baru saja memperingati momen kemerdekaan, warga Banua harus dikejutkan dengan…

Minggu, 20 Agustus 2017 13:21

Sejarah Panjang Kain Sasirangan: Semakin Dikenal Masyarakat Luar

BANJARMASIN – Kepercayaan suku Banjar terhadap makna di balik warna kain ini merupakan keberlanjutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .