MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 16 Mei 2017 05:53
Pembobol Sarang Walet Berkeliaran, Warga Merugi Puluhan Juta
TIDAK AMAN: Pebisnis sarang burung walet mengeluh usahanya merugi lantaran pencuri sarang burung walet berkeliaran.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Aspihan Zein merugi Rp24 juta. Selepas sarang waletnya di Jalan Kurihing, Golf Landasan Ulin, dibobol maling pada Sabtu (13/5) dini hari. Ia geleng-geleng kepala, melihat tembok sarang waletnya dibor dan dipahat hingga berlubang. 

"Melihat pekerjaannya kagum juga. Paling tidak butuh waktu satu jam dengan peredam untuk melubangi tembok bata berplester setebal 15 sentimeter itu," ujarnya, kemarin. 

Lubang itu berukuran 30 x 40 sentimeter. Cukup untuk dimasuki orang dewasa berperawakan kurus. Aspihan baru menyadari pembobolan itu keesokan harinya sekitar jam 10 pagi. 

Yang dibobol tembok bagian belakang. Kebetulan, dibelakang sarang memang tak ada rumah warga, hanya padang ilalang. Sarang itu juga jauh dari pemukiman. Agar nyanyian rekaman walet tak mengganggu penduduk. 

Biasanya, Aspihan rajin berpatroli mengawasi sarangnya pada malam hari. Tapi sepekan terakhir, diakuinya ia sedang malas kesitu. Lantaran waktunya tersita untuk pekerjaan lain. "Saya kali ini lengah," akunya. 

Dari cerita warga sekitar, sepekan terakhir memang tampak dua pria dengan gelagat mencurigakan. Bolak-balik di sekitar sarang. Tapi tak ada yang berprasangka buruk bakal terjadi pembobolan. 

Tak kurang dari dua kilogram sarang walet diangkut. Dari lantai satu, dua dan tiga. Sementara lantai empatnya tak terjamah. Ada tiga buah sarang yang tercecer di lantai, rupanya si maling bergerak tergesa-gesa. 

Satu kilogram sarang walet kini dihargai Rp12,5 juta. Dalam kondisi normal, biasanya butuh waktu 45 hari untuk panen. Pria 32 tahun itu sudah menekuni bisnis budidaya sarang walet sejak tahun 2013 dan ini merupakan pembobolan pertama yang dialaminya. 

Namun, Aspihan enggan melapor ke polisi. Kalau pun ia bersedia bercerita kepada wartawan, menurutnya sekadar sebagai peringatan bagi pengusaha walet lainnya. "Saya anggap ini cobaan. Bagi kawan-kawan pengusaha walet, terutama di Banjarbaru lebih waspada. Mereka masih berkeliaran," tegasnya. 

Sekarang, ia berencana menyisihkan sebagian penghasilan untuk membeli CCTV. Memasang kamera pengintai agar insiden serupa tak lagi terulang. "Bakal saya pasang di semua sudut gedung," pungkasnya. (fud/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 15:08

Memilih Pejabat, Nadjmi: Bukan karena Teman, Apalagi Bayaran

BANJARBARU - Sebanyak 21 nama peserta pemilihan jabatan pimpinan tinggi pratama yang lolos tiga besar…

Sabtu, 16 Desember 2017 15:05

Tahun ini Penyerahan Bantuan Alat Tangkap Ikan Tak Selesai

BANJARBARU – Penyerahan ribuan paket bantuan alat tangkap ikan (API) dari Kementerian Perikanan…

Sabtu, 16 Desember 2017 14:54

Alhamdulillah, Banjir di HSS Akhirnya Surut

KANDANGAN – Jalan empat kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS); jalan di Kecamatan Kandangan,…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:56

Tiap Tahun 15 Miliar Pohon Lenyap

BATULICIN - Hutan di Indonesia sudah masuk kategori kritis. Dalam jurnal terbaru, setiap tahunnya…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:54

Besok, SMPC Digelar di RTH Pasar Minggu

BATULICIN - Kegiatan Senam Minggu Pagi Ceria (SMPC) akan kembali digelar Minggu (17/12), di Ruang…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:50

Permudah Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah

BATULICIN - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tanah Bumbu menggelar Sosialisasi…

Jumat, 15 Desember 2017 15:59

SMS Ancaman Gagal Halangi Angket

MARTAPURA - Sebuah SMS dikirimkan seseorang ke handphone H Akhmad Rozani. Isinya adalah ancaman kepada…

Jumat, 15 Desember 2017 15:38

Astaga..!! Empat Rumah di Desa Malutu Ditelan Sungai Amandit

KANDANGAN – Arus Sungai Amandit yang meluap dan berarus kuat setelah hujan yang turun sejak Kamis…

Jumat, 15 Desember 2017 15:26

Truk Besar Masih Kuasai Jalan Trikora

BANJARBARU - Belum ada tindakan dari instansi terkait, Bundaran Trikora berdekatan dengan Masjid Agung…

Jumat, 15 Desember 2017 15:19

Fokus Penguatan Kader Lingkungan

BANJARBARU - Para kader lingkungan Banjarbaru Go Green and Clean Kamis (14/12) kemarin mendapatkan penghargaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .