MANAGED BY:
SELASA
23 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 19 Mei 2017 14:14
KPK Sorot Kekayaan Anggota Dewan Banua
KPK: Wakil Ketua KPK Kalsel Saut Situmorang dalam konferensi pers kemarin di Gedung Idham Chalid. | Foto Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Wakil Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Saut Situmorang bertemu dengan seluruh bupati, walikota dan Ketua DPRD di Kalsel, kemarin (18/5) di Gedung Idham Chalid. Saut menyoroti LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) milik anggota legislatif Banua. Lantaran kepatuhan pelaporan hanya mencapai 11 persen.

"Dibanding pejabat eksekutif yang kepatuhan LHKPN-nya mencapai 78 persen, anggota legislatif di Kalsel hanya 11 persen. Tingkat kepatuhannya sangat rendah," tegas Saut.

Menurutnya, ada dua faktor mengapa LHKPN molor atau tak dilaporkan. Pertama, kerumitan administrasi. Kedua, memang enggan melapor. "Yang gawat ini kalau sedari awal memang tak berniat melaporkan kekayaan. Sengaja menyembunyikan," imbuhnya.

Saat ditodong awak media mengenai masalah ini, Ketua DPRD Kalsel Burhanuddin tak bisa mengelak. "Artinya kan ada 89 persen anggota legislatif yang tidak patuh. Kami akan rapat dengan pimpinan. Bagaimana agar kewajiban pelaporan kekayaan ini ditegaskan ulang," jelas politisi Golkar itu.

Rapat supervisi KPK menuntut komitmen seluruh kepala daerah dan ketua dewan dalam memberantas korupsi, pungli, gratifikasi dan suap lewat pembubuhan tanda tangan komitmen. Dimoderatori Wakil Gubernur Kalsel Rudy Resnawan, rapat berlangsung tegang. Maklum yang hadir adalah KPK. Yang terkenal dengan operasi tangkap tangan kelas kakap.

Saut mengakui, daerah kurang terpantau oleh KPK. Karena itulah, ia merencanakan adanya Case Officer. Yang bertugas khusus memelototi angka dan kasus per regional. "Misal Kalimantan, nanti ada Case Officer KPK yang ditugasi memantau. Supaya KPK tak melulu menangkap di Jawa," tegasnya.

Ditanya indeks korupsi di Kalsel, ia menyebut belum ada angka persentase yang valid. Setidaknya, dari banyak interaksi ia menyebut kondisi Kalsel jauh lebih mendingan dibanding Jawa atau Sumatera.

"Kalsel ini kasihan. Penyumbang batubara, tapi byarpet listrik. Saya khawatir dalam beberapa tahun kedepan Kalsel tersisa gurun pasir. Mewariskan lubang-lubang tambang untuk anak cucunya," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana mengaku tak pernah menargetkan berapa tangkapan kasus korupsi per tahun. Salah satu alasan, anggaran yang cekak. "Tapi ada beberapa instansi yang memang lemah dan rawan. Makanya saya senang deklarasi komitmen begini ketimbang seremoni," ujarnya. (fud/ema)


BACA JUGA

Selasa, 23 Mei 2017 06:10

EDAN, Istri Napi Selundupkan Sabu ke Penjara, Ketahuan Begini Jadinya

BANJARMASIN - Lusia Lisnawati (34) harus menerima akibat ulah nekatnya menyelundupkan sabu ke dalam…

Senin, 22 Mei 2017 14:49

Di Banjarbaru Karaoke Dilarang Beroperasi

  BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan, selama Ramadan, tempat hiburan karaoke dilarang…

Senin, 22 Mei 2017 12:58
BREAKING NEWS

KASIHAN, Nenek Pemulung Ditemukan Tewas

BANJARMASIN-Kehebohan terjadi seketika di kawasan Pasar Lima Banjarmasin, Senin (21/5) pagi ini sekitar…

Senin, 22 Mei 2017 00:28

TRAGIS, MR X Ditemukan Mengapung di Sungai Barito

MARABAHAN –  Seorang pemuda tanpa identintas atau Mr X ditemukan tewas dalam keadaan tertelungkup…

Minggu, 21 Mei 2017 13:08

Diamuk Warga, Pengantin Baru Ini Bertobat

BANJARBARU - Ramadhan Syah mendapat pelajaran berharga. Aksinya menjambret yang berujung pada amukan…

Minggu, 21 Mei 2017 06:28

DARAH DINGIN, Membunuh Lalu Telan Jin

BANJARMASIN-Cukup tenang  bawaan M Nurdin ketika berada di markas Polsekta Banjarmasin Selatan. …

Minggu, 21 Mei 2017 05:38

Obok-obok Karaoke, Belasan Pengunjung Terindikasi Narkoba

BANJARMASIN-Empat belas orang yang terjaring dari hasil operasi Bersinar yang dilakukan tim Gabungan…

Sabtu, 20 Mei 2017 15:39

Polres Kotabaru Panen 1.000 Pelanggar Lalu Lintas

KOTABARU – Polres Kotabaru terus menggelar operasi Intan, hasilnya sudah lebih lima ratus pelanggaran…

Sabtu, 20 Mei 2017 15:20

ASTAGA Eeii GILANYA, Bawa Janda Malah Dianiaya

RANTAU - Penganiayaan terjadi di Kampung Kalakahangit, Kecamatan Bakarangan Rt 01 Kabupaten Tapin, dengan…

Jumat, 19 Mei 2017 14:17

Raja Zenith Amuntai H Tinghui Dijerat Kasus Baru

BANJARMASIN – Supian Sauri alias Haji Tinghui yang sempat terjerat dengan kepemilikan Zenith bernilai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .