MANAGED BY:
MINGGU
20 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 19 Mei 2017 14:14
KPK Sorot Kekayaan Anggota Dewan Banua
KPK: Wakil Ketua KPK Kalsel Saut Situmorang dalam konferensi pers kemarin di Gedung Idham Chalid. | Foto Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Wakil Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Saut Situmorang bertemu dengan seluruh bupati, walikota dan Ketua DPRD di Kalsel, kemarin (18/5) di Gedung Idham Chalid. Saut menyoroti LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) milik anggota legislatif Banua. Lantaran kepatuhan pelaporan hanya mencapai 11 persen.

"Dibanding pejabat eksekutif yang kepatuhan LHKPN-nya mencapai 78 persen, anggota legislatif di Kalsel hanya 11 persen. Tingkat kepatuhannya sangat rendah," tegas Saut.

Menurutnya, ada dua faktor mengapa LHKPN molor atau tak dilaporkan. Pertama, kerumitan administrasi. Kedua, memang enggan melapor. "Yang gawat ini kalau sedari awal memang tak berniat melaporkan kekayaan. Sengaja menyembunyikan," imbuhnya.

Saat ditodong awak media mengenai masalah ini, Ketua DPRD Kalsel Burhanuddin tak bisa mengelak. "Artinya kan ada 89 persen anggota legislatif yang tidak patuh. Kami akan rapat dengan pimpinan. Bagaimana agar kewajiban pelaporan kekayaan ini ditegaskan ulang," jelas politisi Golkar itu.

Rapat supervisi KPK menuntut komitmen seluruh kepala daerah dan ketua dewan dalam memberantas korupsi, pungli, gratifikasi dan suap lewat pembubuhan tanda tangan komitmen. Dimoderatori Wakil Gubernur Kalsel Rudy Resnawan, rapat berlangsung tegang. Maklum yang hadir adalah KPK. Yang terkenal dengan operasi tangkap tangan kelas kakap.

Saut mengakui, daerah kurang terpantau oleh KPK. Karena itulah, ia merencanakan adanya Case Officer. Yang bertugas khusus memelototi angka dan kasus per regional. "Misal Kalimantan, nanti ada Case Officer KPK yang ditugasi memantau. Supaya KPK tak melulu menangkap di Jawa," tegasnya.

Ditanya indeks korupsi di Kalsel, ia menyebut belum ada angka persentase yang valid. Setidaknya, dari banyak interaksi ia menyebut kondisi Kalsel jauh lebih mendingan dibanding Jawa atau Sumatera.

"Kalsel ini kasihan. Penyumbang batubara, tapi byarpet listrik. Saya khawatir dalam beberapa tahun kedepan Kalsel tersisa gurun pasir. Mewariskan lubang-lubang tambang untuk anak cucunya," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana mengaku tak pernah menargetkan berapa tangkapan kasus korupsi per tahun. Salah satu alasan, anggaran yang cekak. "Tapi ada beberapa instansi yang memang lemah dan rawan. Makanya saya senang deklarasi komitmen begini ketimbang seremoni," ujarnya. (fud/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:05

Gak Terima Disekap Bos Batubara, Ladies ini Lapor Polisi

BANJARMASIN - Seorang perempuan muda mendatangi Direktorat Kriminal Umum Polda Kalsel, Jumat (18/8).…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:39

Habis Salat Jumat, Motor Raib Digondol Maling

BANJARMASIN - Abdullah Hasan (45) kaget setelah mengetahui sepeda motor yang telah diparkir untuk salat…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:07

Ternyata ini Penyebab Ambruknya Jembatan di Batola

MARABAHAN – Baru dua tahun dibangun, Jembatan Mandastana- Tanipah ambruk. Peristiwa menghebohkan…

Jumat, 18 Agustus 2017 15:13

Apess..! Ambil Tas Orang Lagi Sholat, Eh Ketangkep Warga

RANTAU - Nasib sial dialami oleh seorang pemuda bernama Sugiharto (26). Ia harus merasakan amukan warga…

Jumat, 18 Agustus 2017 14:56

Judi Ding Dong di Banua Anyar Digerebek Polisi

BANJARMASIN - Tempat perjudian ding-dong digerebek jajaran Satreskrim Polresta Banjarmasin, Selasa (15/8)…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:46

Nyanyikan Lagu Kebangsaan, H Rusli Menangis

MARTAPURA – H Rusli, satu dari 83 tahanan yang mendekam di Sel Polres Banjar sampai meneteskan…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:28

Tiga Napi Lapas Kelas III Banjarbaru Bebas di 17 Agustus

BANJARBARU - Bagi sebagian orang, 17 Agustus artinya tanggal merah atau lomba makan kerupuk. Tapi bagi…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:19

Walikota Banjarbaru Jadi Korban Penipuan, Kok Bisa?

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani menjadi korban penipuan. Modusnya klasik, mengaku-ngaku…

Kamis, 17 Agustus 2017 11:01

Penambang Emas Illegal di Tambang Ulang Diamankan

PELAIHARI - Tiga penambang emas illegal diamankan oleh Jajaran Polres Tanah Laut (Tala), saat melakukan…

Kamis, 17 Agustus 2017 10:24

Kapok.. Delapan Anak Punk Digaruk Satpol PP

PELAIHARI - Delapan anak Punk saat melintas di Kabupaten Tanah Laut (Tala) diamankan oleh Satuan Polisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .