MANAGED BY:
MINGGU
20 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 19 Mei 2017 14:17
Raja Zenith Amuntai H Tinghui Dijerat Kasus Baru
BARANG BUKTI: Barang bukti zenith yang ditemukan polisi di apotek H Tinghui. Raja zenith amuntai ini kini dijerat dengan kasus baru pencucian uang.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Supian Sauri alias Haji Tinghui yang sempat terjerat dengan kepemilikan Zenith bernilai miliaran rupiah kini sudah ditunggu kasus lain. Polda Kalsel menemukan indikasi tindak pencucian uang yang dilakukan oleh pungusaha asal Amuntai ini.

Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Rachmat Mulyana mengatakan ditengarai hasil penjualan obat daftar G merek Zenith dan Dextro yang telah dilakoni oleh Tinghui sejak tahun 2006. Dari hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan Subdit II Bidang Fiskal, Moneter dan Devisa (Fismondev) Ditkrimsus Polda Kalsel yang dipimpin AKBP Doni Adi Santoso, hasil penjualan obat-obatan daftar G yang dilakukan pelaku diduga sengaja disimpan dalam rekening bank yang berbeda-beda. Ada 24 rekening yang ditemukan dari pelaku.

“Omsetnya 1 Miliar perbulan, total uang yang disita dari puluhan rekening itu jumlahnya Rp15.034.521.925,” sebut Kapolda, Kamis (18/5).

Menurut orang nomor satu di Polda Kalsel ini, pengungkapan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang diungkap oleh jajarannya ini merupakan yang terbesar di Kalsel. “Rencananya Mabes akan join investigastion untu menyelidiki tersangka,” jelasnya.

Jika terbukti, Tinghui akan dijerat dengan Pasal 3 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU. “Ancaman hukumannya 20 tahun penjara,” tegasnya.

Itu berarti hukuman yang berat bagi Tinghui. Pasalnya sejak dia terjerat hukum karena apotik miliknya yang berada di jalan Abdul Gani Majidi, Kelurahan Paliwara, Amuntai Tengah yang digerebek oleh jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) pada 2016 lalu, penanganan kasusnya diliputi kontroversi. Setelah divonis 9 tahun di Pengadilan Negeri Amuntai, dia banding dan akhirnya hanya divonis hukuman penjara 18 bulan dan denda Rp 10 juta subsider enam bulan di Pengadilan Tinggi Kalsel. Vonis ini hanya sedikit lebih berat dari tuntutan JPU yang menuntutnya dengan hukuman 1 tahun penjara denda Rp 10 juta subsider 6 bulan.

Haji Tinghui ditangkap dengan jumlah obat-obatan fantastis, yaitu 56 kardus zenith atau jika dihitung mencapai 1,500.900 butir dan apabila dinominalkan dalam rupiah mencapai 2,6 miliar. Sementara Dextro sebanyak empat kardus dalam dua box, dengan jumlah 374.064 butir, dengan nominal mencapai Rp 97.776.640. (gmp/yn/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:05

Gak Terima Disekap Bos Batubara, Ladies ini Lapor Polisi

BANJARMASIN - Seorang perempuan muda mendatangi Direktorat Kriminal Umum Polda Kalsel, Jumat (18/8).…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:39

Habis Salat Jumat, Motor Raib Digondol Maling

BANJARMASIN - Abdullah Hasan (45) kaget setelah mengetahui sepeda motor yang telah diparkir untuk salat…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:07

Ternyata ini Penyebab Ambruknya Jembatan di Batola

MARABAHAN – Baru dua tahun dibangun, Jembatan Mandastana- Tanipah ambruk. Peristiwa menghebohkan…

Jumat, 18 Agustus 2017 15:13

Apess..! Ambil Tas Orang Lagi Sholat, Eh Ketangkep Warga

RANTAU - Nasib sial dialami oleh seorang pemuda bernama Sugiharto (26). Ia harus merasakan amukan warga…

Jumat, 18 Agustus 2017 14:56

Judi Ding Dong di Banua Anyar Digerebek Polisi

BANJARMASIN - Tempat perjudian ding-dong digerebek jajaran Satreskrim Polresta Banjarmasin, Selasa (15/8)…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:46

Nyanyikan Lagu Kebangsaan, H Rusli Menangis

MARTAPURA – H Rusli, satu dari 83 tahanan yang mendekam di Sel Polres Banjar sampai meneteskan…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:28

Tiga Napi Lapas Kelas III Banjarbaru Bebas di 17 Agustus

BANJARBARU - Bagi sebagian orang, 17 Agustus artinya tanggal merah atau lomba makan kerupuk. Tapi bagi…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:19

Walikota Banjarbaru Jadi Korban Penipuan, Kok Bisa?

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani menjadi korban penipuan. Modusnya klasik, mengaku-ngaku…

Kamis, 17 Agustus 2017 11:01

Penambang Emas Illegal di Tambang Ulang Diamankan

PELAIHARI - Tiga penambang emas illegal diamankan oleh Jajaran Polres Tanah Laut (Tala), saat melakukan…

Kamis, 17 Agustus 2017 10:24

Kapok.. Delapan Anak Punk Digaruk Satpol PP

PELAIHARI - Delapan anak Punk saat melintas di Kabupaten Tanah Laut (Tala) diamankan oleh Satuan Polisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .